Senin, 14 Januari 2019

PEMKOT MOJOKERTO DIGEROJOK BANTUAN PUSAT.

MOJOKERTO KOTA-Pemkot Mojokerto memastikan pengajuan rehabilitasi di sentra PKL Benteng Pancasila (Benpas) akan terealisasi tahun ini.Itu setelah pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah menyetujui usulan pembangunan sentra PKL yang pernah dilanda musibah kebakaran 2017 lalu itu.Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.mengatakan sebelumnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) telah melakukan upaya pengajuan anggaran kepada pemerintah pusat untuk rehabilitasi di dua titik lokasi.Yakni:sentra PKL Benpas dan Pasar Prapanca.Masing-masing telah mendapat Rp 1,6 miliiar tahun ini dari DAK (dana alokasi khusus) di tahun 2019 ini"ungkapnya.kemarin (11/1).Di sisi lain,di dua alokasi tersebut,pihaknya juga melakukan pendekatan kepada Kemendag untuk kembali mengajukan dukungan anggaran.Hasilnya,usulan tersebut mendapat lampu hijau.Bahkan,keduanya kembal mendapatkan kucuran anggaran yang lebih besar."Sentra PKL Benpas nanti akan mendapatkan bantuan sejumlah kebutuhan untuk membangun pasar sebesar Rp 10.6 miliiar"ujarnya.Menurut Ning Ita,bentuk bantuan itu bukan berupa dana,melainkan bantuan pembangunan fisik yang akan dibawahi langsung Kemanterian PUPR.Dengan perkiraan nominal pembangunan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disodorkan Disperindag sebesar Rp 10.6 miliiar."Kalau sentra PKL Benteng Pancasila itu kan karena pernah terbakar,maka masuk kategori 'pasar terkena bencana'paparnya".Tidak hanya itu,Ning Ita menyatakan,Kemendag juga menyetujui usulan dana tugas pembantuan (TP) di Pasar Prapanca.Pusat ekonomi yang dikenal dengan Pasar Cakarayam di Kelurahan Mentikan,Kecamatan Prajurit Kulon itu mendapat tambahan alokasi Rp 6 miliiar."Dua-duanya akan direalisasi tahun 2019 ini"tandasnya.Ning Ita menyebut,bantuan DAK yang sebelumnya didapatkan oleh sentra PKL Benpas dan Pasar Prapanca masing-masing Rp 1,6 milliar akan dialihkan.Alokasi bantuan itu dialihkan untuk membangun pusat perdagangan dan dan perekonomian baru di kota.Beberapa waktu lalu,pihaknya sudah mensurvei di tiga lokasi yang memiliki aser daerah.Antara lain :di Jalan Ketidur,Kelurahan Surodinawan,Kelurahan Pulorejo dan Jalan Kedungsari,Kelurahan Gunung Gedangan."Jadi alternatifnya dua di antara tiga titik lokasi itu kita jadikan sebagai sentra ekonomi rakyat baru untuk pengalihan dana DAK Rp 1.6 miliiar"pungkasnya.

DAK Dialihkan,Dipakai Bangun Baru.

Sementara itu,digelontornya bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat membuat Pemkot Mojokerto harus melalukan pengalihan.Rencananya,dana bantuan itu akan dialihkan untuk melakukan renovasi pasar lama serta membangun pasar baru.Sebagaimana diketahui.pada tahun anggaran 2019 ini Pemkot Mojokerto mendapatkan kucuran bantuan dana cukup besar dari pemerintah pusat.Kepala Dinas Perdagangan Kota Mojokerto,Ruby Hartoyo mengungkapkan,ada 4 jenis bantuan yang digelontorkan Pemerintah Pusat ke Kota Mojokerto.Semuanya menyasar Sentra PKL Benteng pancasila & Pasar Prapanca,Kelurahan Mentikan,Kecamatan Prajurit Kulon.Dia menyebutkan,untuk Pasar Prapanca,total alokasi yang diterima sekitar Rp 7,6 Miliar.Masing-masing terdiri dari dana Alokasi Khusus/DAK sebanyak Rp.1,6 Miliar & talangan Tugas Pembantuan/TP sebesar Rp.6 Miliar."jadi dua-duanya dapat,"terangnya.Dia menjelaskan,dana TP merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan/Kemendag.Ruby merincikan,lokasi yang dikenal dengan Pasar Cakarayam di Kelurahan Mentikan itu akan dibangun semi modern.Luasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan berkisar 55 X 25 meter."kita tidak bisa membentuk selain itu (prototype).Model bentuk & petunjuknya sudah ada,kita  tinggal mengikuti saja,"paparnya.Seluruh kebutuhan pembangunan pasar tersebut diserap dari dana TP.Dengan demikian,DAK Rp 1,6 Miliar yang sudah didapatkan sebelumnya akan dilakukan pengalihan.sama halnya dengan Sentra PKL BenPas.tahun ini,sentra perekonomian yang pernah mengalami kebakaran pada tahun 2017 lalu juga mendapatkan alokasi bantuan bantuan DAK sebesar Rp 1,6 Miliar,tetapi harus dialihkan karena pembangunan akan dicover dari bantuan lain Dia mengatakan,perwakilan Kemandag bersama Wali Kota telah melakukan peninjauan di beberapa lokasi yang menjadi aset pemkot.Hasilnya,telah disetujui di dua titik lokasi yang dijadikan sebagai pengalihan DAK.Masing-masing untuk pembangunan rehabilitasi pasar dan pembangunan baru.Ruby menyebutkan,masing-masing pengalihan dana itu menyasar Pasar Prajurit Kulon untuk renovasi bangunan.Sementara itu,pengalihan lainnya adalah untuk pembangunan pusat ekonomi baru."Lokasi pembangunannya di Jalan Bypass di Kelurahan Gunung Gedangan"tandasnya.Sementara itu pembangunan sentra PKL yang menampung pedagang eks Alun-Alun Kota Mojokerto akan dicover dari bantuan Kementerian PUPR.Nilainya sekitar Rp 10,6 milliar sesuai dengan pengajuan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan."Jadi bukan dapat bantuan uang,tapi akan dibangunkan Kementerian PUPR.Setelah selesai,nanti dihibahkan ke pemerintah daerah"pungkasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,14 Januari 2019)..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN