Rabu, 09 Januari 2019

AYO HIDUP SEHAT:ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT).

INFEKSI saluran pernafasan akut atau sering disebut sebagai ISPA adalah :infeksi yang mengganggu proses pernafasan seseorang.Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri yang menyerang hidung dan tenggorokan.Menurut ISPA menyebabkan fungsi pernafasan menjadi terganggu.Jika tidak segera ditangani,infeksi ini dapat menyebar ke seluruh sistem pernafasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.Kondisi ini bisa berakibat fatal,bahkan sampai berujung pada kematian.ISPA merupakan penyakit yang mudah sekali menular.Orang-orang yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh dan orang-orang lanjut usia akan lebih mudah terserang penyakit ini.Anak-anak juga memiliki risiko yang sama,karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sepenuhnya.Seseorang bisa tertular ISPA ketika dia menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri.Virus atau bakteri ini dikeluarkan oleh penderita infeksi saluran pernafasan ketika batuk.Selain itu,cairan yang mengandung virus atau bakteri yang menempel pada permukaan benda bisa menular ke orang lain saat mereka menyentuhnya.Ini disebut sebagai penularan secara tidak langsung Untuk menghindari penyebaran virus maupun bakteri,sebaiknya mencuci tangan secara teratur,terutama setelah anda melakukan aktivitas di tempat umum.ISPA akan menimbulkan gejala yang terutama terjadi pada hidung & tenggorokan.Umumnya,gejala ini muncul sebagai respons terhadap racun yang dikeluarkan oleh virus atau bakteri yang menempel di saluran pernafasan.gejala ISPA antara lain :
-Sering bersin
-Hidung tersumbat atau berair
-Nafas terasa tidak lega
-Batuk & tenggorokan terasa sakit serta gagal
-Kerap merasa kelelahan
-Timbul demam
-Sendi-sendi terasa sakit
Apabila ISPA bertambah parah,gejala yang lebih serius akan muncul seperti :
-Pusing
-Kesulitan bernafas
-Demam tinggi & menggigil
-Kesadaran menurun & bahkan pingsan
Gejala ISPA antara biasanya berlangsung antara 1 sampai 2 minggu,dimana hampir sebagian besar penderita akan mengalami perbaikan gejala setelah minggu pertama.Belum ada obat efektif yang membunuh kebanyakan virus yang menyerang manusia.Pengobatan yang dilakukan selama ini biasanya hanya untuk meredakan gejala yang muncul akibat inveksi virus,karena inveksi virus termasuk self limiting disease yang artinya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan,selama sistem kekebalan tubuh penderita baik.Istirahat yang cukup & mengonsumsi banyak air mineral bisa membantu meredakan gejala flu.Beberapa jenis obat yang sering diberikan dokter untuk meredakan gejala-gejala ISPA diantaranya :
<Obat anti inflamasi non asteroid (OAINS) & asetaminofen untuk mengurangi efek demam & nyeri di tubuh
<Obat antithistamin,dekongestan & ipratopium,untuk mengatasi hidung yang berair & tersumbat
<Obat batuk antitusif,untuk mengurangi batuk-batuk.Madu juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini.
<Obat steroid,mungkin diresepkan pada kondisi tertentu untuk mengurangi peradangan & pembengkakan yang terjadi disaluran nafas bagian atas.
Apabila infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri,serangkaian tes akan dilakukan untuk mengetahui jenis bakteri .Setelah itu,dokter bisa menentukan antibiotik yang paling tepat untuk membasmi bakteri penyebab infeksi.Agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya,antibiotik harus sesuai dengan resep dokter.Jika dibiarkan tanpa penanganan,kompilasi yang terjadi akibat ISPA sangat serius & bisa berakibat fatal.Kompikasi berat yang jarang terjadi sehubungan dengan ISPA adalah gagal nafas & gagal jantung kongesif.Pencegahan adalah jalan yang terbaik dalam menangani ISPA.Berikut ini adalah beberapa pola hidup higenis yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap ISPA :
>Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas ditempat umum
>Hindari menyentuh bagian wajah,terutama mulut,hidung, & mata dengan tangan agar anda dapat terlindung dari penyebaran virus & bakteri
>Hindari merokok
>Perbanyak konsumsi makanan kaya serat & vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh
>Ketika anda bersin,pastikan menutupnya dengan tisu atau tangan.Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.
>Berolahraga secara teratur juga bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh & mengurangi resiko penularan nfeksi.
>Semakin sering berolahraga,semakin kecil pula resiko tertular ISPA.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,9 Januari 2019).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN