Selasa, 29 Desember 2020

Binrohtal 1.021 : Pesan Imam Sahal in Abdillah

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Senin (7/12),KH Khairil Anam,Denanyar,menjelaskan pesan Imam Sahal bin Abdillah Al Tustari.Dia adalah tokoh sufi yang hidup di Basrah,Irak 818-896 M."Imam Sahal berkata,yang paling pokok dalam kehidupan ini adalah menjalankan 5 perkara,"tuturnya.

- Pertama,berpegang teguh pada Kitab Allah yakni Al Quran.Al Quran ini petunjuk bagi kehidupan manusia."Jika petunjuk itu selalu diikuti,maka akan selamat,namun bila diabaikan akan tersesat,"jelasnya.Ketika Al Quran melarang minuman keras,perjudian,perzinaan,& pembunuhan,semua itu semata-mata demi kebaikan manusia agar hidup selamat.

-Kedua,mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW.Dalam hal apapun,jika selalu mengikuti,meniru & mencontoh Rasulullah maka hidup akan berkah."Karena beliau diutus oleh Allah dimuka bumi ini untuk dijadikan teladan bagi seluruh umat manusia,"tegasnya.Bagaimana seharusnya menjadi tokoh yang banyak pengikutnya,bagaimana bersikap dengan orang-orang yang memusuhinya,sampai pada bagaimana menjadi kepala rumah tangga yang baik,ikutlah Rasulullah,"sarannya.

- Ketiga,makan yang halal.Makan itu kebutuhan pokok yang tidak bisa ditinggalkan.Karena menjadi penyangga bagi keberlangsungan hidup manusia."Agar penyangga ini benar-benar kuat & bermanfaat,tentu bahan penyangga ini harus dipastikan halal,"terangnya.Karena makanan sangat berpengaruh terhadap perilaku.Nabi pernah menasehati Ali RA siapa makan yang halal maka bersih agamanya,halus hatinya,& tidak ada penghalang bagi doanya.Sebaliknya,siapa yang makan haram,ringan agamanya,lemah imannya,Allah tidak menerima doanya & sedikit ibadahnya."Jelas sekali,pengaruh makanan sangat besar bagi kehidupan manusia.Gara-gara yang dimakan tidak halal,perilaku manusia jadi ngawur sak karepe dewe.bahkan menghalalkan segala cara,"tandasnya.

- Keempat,menjauhi perbuatan dosa.Hidup di dunia ini silakan mau melakukan apa saja,asal yang dilakukan tidak dosa."Segala sesuatu yang menimbulkan bahaya,merusak & merugikan baik untuk diri sendiri atau orang lain itu pasti dosa,"tegasnya.Misalnya menghina orang lain.Ini dosa karena akan mengakibatkan  permusuhan yang akan mengakibatkan permusuhan yang kan merugikan diri sendiri.Miras,narkoba & sejenisnya akan menjadikaa akal rusak.Judi akan membuat oran malas bekerja tapi justru menghabiskan harta.

- Kelima,melakukan Kewajiban.Apapun yang diwajibkan Allah pasti membawa kebaikan & kemanfaatan."Salat,zakat,puasa,haji,bersikap baik kepada siapa saja,semua itu membawa manfaat,"tandasnya.Jika semua itu ditinggalkan,justru akan menyesal & merugi didunia maupun akhirat.(DI kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,8 Desember 2020).

PENYEMANGAT MERAIH PRESTASI LEBIH TINGGI.

 MOJOKERTO KOTA-Rangkaian Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) 2020 akhirnya telah mencapai garis akhir.Ajang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ini ditutup dengan Penghargaan LKTI yang digelar di Grand Atrium Sunrise Mall Mojokerto,Minggu (6/12).Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) M,Nur Kholis menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pelajar dan santri yang turut berkontribusi sama dengan Loodst Coffe Mojokerto ini mampu mendapat antusias tinggi dari peserta."Walaupun dengan persiapan sangat singkat,pelaksanaan LKTI bisa berlangsung cukup baik.Bahkan ada 93 karya tulis yang masuk dari seluruh peserta"terangnya.Setelah melalui tahap seleksi oleh dewan juri,akhirnya terpilih 10 terbaik yang maju ke babak grand final.Terdiri dari 5 peserta dari kategori pelajar dan 5 peserta dari kategori santri.Dalam acara puncak Penghargaan LKTI 2020 kemarin,masing-masing menerima apresiasi berupa hadiah,trofi dan sertifikat."Mudah-mudahan LKTI 2020 ini menjadi embrio sekaligus penyemangat bagi 10 peserta yang lolos grand final untuk terus meningkatkan prestasi yang lebih tinggi ke depan"tandasnya.Dalam kesempatan tersebut,pihaknya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Qwner Loodst Cooffe Mojokerto M. Syukron Fahmi.Sebab itu,ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pendukung acara LKTI 2020.Pun demikian terhadap dewan juri yang terdiri dari Sa'dulloh Syarofi atau Gus Dulloh,drh Khoirul Inayah S,Psi,dan Pemred JPRM Abi Mukhisin yang juga membantu suksesnya acara.Nur Kholis menanbahkan,dengan terselenggarannya LKTI 2020,maka JPRM telah menjalankan amanat Undang-Undang (UU) 40 Tahun 1999 tentang Pers.Sebab,dalam salah satu pasal disebutkan jika pers memiliki fungsi sebagai media informasi,pendidikan,hiburan dan kontrol sosial."Sehingga,fungsi pers hadir semua mulai awal hingga selesai acara LKTI ini"tegasnya.Sementara itu,selain prosesi penyerahan hadiah dan trofi bagi para juara ,agenda Penganugerahan LKTI 2020 kemarin juga berjalan semarak.Masing-masing lembaga sekolah dan pondok pesantren menyajikan penampilan di atas panggung.Mulai dari seni musik,puisi,fahsion show,strory telling,hingga musikalisasi puisi.Terselenggarannya event LKTI 2020 ini didukung oleh Kemenag Kabupaten Mojokerto,Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Mojokerto.Selain itu,ajang dalam peringatan HSN ini juga mendapat support dari CV Sinar Mojokerto,Alfamart,Lands Koffir,Satlantas Polres Mojokerto Kota,Sunrise Mall Mojokerto,Depot Anda serta Olivia Bakery.(Dikutip Radar Mojokerto,7 Desember 2020).  

TORIQOH 127: ORANG BERUNTUNG.

Kita semua pasti ingin jadi orang yang beruntung.Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang,KH Cholil Dahlan,menjelaskan kriteria orang yang beruntung ini.Sebagaimana nasehat yang disampaikan Syekh Abdul Qodir Alijani di pesantrennya pagi hari,16 Jumadil Akhir 545 H."Orang yang sungguh beruntung adalah orang yang yakin semua nikmat dari Allah SWT.Yang menyerahkan semua kepada Allah SWT.Orang yang menggunakan akalnya seperti adanya"tuturnya.

1.Yakni bahwa semua nikmat yang ada pada kamu,maka dari Allah-lah datangnya.Dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan,maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.Juga seperti ditegaskan dalam QS Annahl 53.Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu maka dari Allah-lah datangnya.Dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan,maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.Juga seperti ditegaskan dalam QS Annisa 79.Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah,& apa saja bencana yang menimpamu,maka dari kesalahan dirimu sendiri.Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia.Dan cukuplah Allah menjadi saksi.Bahkan,dalam QS Arrahman.Allah sampai 31 kali mengulang pertanyaan.Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?Hidup itu nikmat.Bisa makan-minum itu juga nikmat.Bisa tidur juga nikmat.Bisa beriman kepada Allah itu juga nikmat.Dan semua itu berasal dari Allah SWT.Kita harus mensyukurinya dengan memanfaatkannya untuk ibadah.Sekarang ini banyak orang mati,kita yang diberi Allah nikmat hidup harus bersyukur.Banyak orang sulit mencari nafkah,kita yang diberi Allah nikmat bisa makan minum harus bersyukur.Jikamenyadari semua nikmat dari Allah,kita akan rajin ibadah.Dan ketika rajin ibadah,maka hidup kita akan tenang & bahagia.

2.Kedua,menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.Dalam QS Attalaq 3 Allah SWT berfirman : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah SWT,niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.Ayat ini turun berkenaan dengan denga anak Auf bin Malik.Anaknya ikut perang kemudian ditawan musuh.Auf bin Malik yang cemas lantas mengadu kepada Rasulullah Muhammad SAW.Oleh Nabi,Auf diminta banyak membaca La haula walla quwatta illabillahil aliyil adzim.Sepanjang malam,Auf & istri akhirnya membaca itu.Di dalam tahanan musuh,tiba-tiba rantai yang memutus anaknya putus.Semua pintu penjara terbuka.Anaknya pun bisa kabur dengan mudah Di tengah jalan,dia mendapati kerumunan kambing.Dia pun lantas menggiringnya pulang.Oleh Nabi,kerumunan kambing itu diberikan kepada anaknya Auf bin Malik sebagai harta rampasan.Sebab,bersrah diri pada Allah dengan memperbanyak baca hauloqah,Auf bin Malik & anaknya akhirnya beruntung & berbahagia.

3.Ketiga,menggunakan akal sesuai kedudukannya.Tidak memaksakan Allah agar seperti akalnya.Juga tidak berorientasi pahala dalam segala ibadah.Bekerja giat,namun soal rezeki pasrah kepada Allah.Tidak memaksa:tidak kerja sekian harus dapat sekian.Kulak sekian,harus untung sekian.Sebab yang memberi kita kehidupan adalah Allah.Yang menggerakkan kita bisa bekerja & ibadah adalah Allah.Allah mau memberi rezeki berapa & mau memberi pahala berapa,itu mutlak kewenangan Allah SWT.Ketika kita menggunakan akal secara maksimal untuk berusaha & beribadah,lalu menyerahkan hasilnya secara penuh kepada Allah,maka hidup akan tenang & bahagia.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,7 Desember 2020).

Kamis, 17 Desember 2020

Binrohtal 1.020 : Bahaya Menghina

 Saat khutbahdi Masjid Polres Jombang,Jumat (4/12),KH Fauzan Kamal dari MQ Tebuireng menjelaskan bahaya menghina orang lain."Orang yang menghina orang lain akan dibuat Allah menjadi lebih hina dibanding orang yang dihina"tegasnya.Kiai Fauzan lantas menjelaskan QS Alhujurat 11.Hai orang-orang yang beriman,janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain,boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka.Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya,boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengundang ejekan.Seburuk-buruknya panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat,maka mereka itulah orang-orang yang zalim.Para ahli tafsir sepakat,kalimat 'asa' (boleh jadi) dalam ayat diatas bermakna 'pasti'.Jadi Allah pasti membuat pria yang dihina menjadi lebih baik dari pria yang menghina.Allah pasti membuat perempuan yang dihina menjadi lebih baik dari perempuan yang menghina.Ini karena si penghina akan terjerumus pada kehidupan yang dilakukan oleh orang yang dihina.Sebaliknya dosa orang yang dihina akan diberikan kepada si penghina.Rasulullah Muhammad SAW bahkan menyatakan,orang yang menghina seseorang karena sebuah aib,maka orang yang menghina itu tak akan mati sebelum diuji dengan aib yang sama.Orang yang menghina pezina,tidak akan mati sebelum jatuh pada zina.Orang yang menghina pemabuk,tak akan mati sebelum mabuk.Orang yang menghina penjudi tak akan mati sebelum judi.Ini karena Islam tidak mengajarkan mengolok,mencaci dan menghina.Namun Islam mengajarkan mendoakan.Jika ketemu orang zina,mabuk atau judi,cegahlah dengan tangan jika kita punya kewenangan seperti aparat keamanan dan polisi Jika kita ulama atau guru,cegahlah dengan kata-kata menasehati.Jika kita orang awam,cegahlah dengan mendoakan semoga orang yang zina,judi dan mabuk itu diberi Allah tobat.Kita tak boleh menghina karena kita tak tahu akhir kehidupan seseorang.Bisa jadi sekarang orang itu pendosa,namun sebelum mati bertobat sehingga khusnul khotimah.Karena Allah sangat senang menerima tobat hamba-Nya.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Ali Imron 135-136.Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri,mereka ingat akan Allah,lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka.Dan siapa lagi dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah?Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,sedang mereka mengetahui.Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai,sedang mereka kekal di dalamnya,dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.(Dikutip Radar Jombang,5 Desember 2020).       

Senin, 14 Desember 2020

Ning Ita Beri Motivasi Warga Disabilitas

 Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Setiap manusia terlahir dengan kelebihan & kekurangan masing-masing,demikian halnya bagi para penyandang disabilitas.Mereka adalah masyarakat yang berhak mendapat perhatian khusus baik dari pemerintah maupun masyarakat.Penyandang disabilitas juga tidak selamanya menjadi benalu bagi keluarga maupun masyarakat.Ada sekitar 40 anak usia kelas 2 hingga 4 SD yang menyimak ceritanya.Dengan gerakan tangannya serta mimik muka,ia menghibur anak-anak tersebut.Abidin mengakui,bisa menemukan kebahagiaan dengan cara mendongeng."Ya ini tadi pas diundang ke sini,diminta untuk ngisi dongeng,"ungkapnya.Pemuda asli Desa Japanan,Kecamatan Kemlagi itu biasa mengikuti kegiatan mendongeng dari satu kegiatan komunitas ke komunitas lain.Ia mengaku baru menekuni bakat mendongeng setahun terakhir.Mulanya ia belajar kepada seorang teman yang lebih dulu mendalami seni peran tersebut.Baru setelah itu,ia mempraktikannya di hadapan anak-anak."Ini tadi cerita fabel kucing & kelinci,"ujarnya.Ia berharap dengan pertunjukan dongeng itu,bisa membantu mengurangi kejenuhan anak-anak akibat jadwal sekolah yang daring."Selain itu juga biar gak main gadget terus,buat selingan-lah,"tambahnya.Pemilik rumah baca Griyo Maos itu mengaku ingin mengajak anak-anak supaya aktif dengan lingkungan sekitarnya.Sebab,menurutnya,saat ini anak-anak tersebut memiliki ketergantungan pada gadget."Selain mendongeng,kita juga ajak main bareng.Belajar sambil bermain,"ungkapnya.Kegiatan pagi itu merupakan bagian dari program rutin salah satu komunitas pemuda di Kota Mojokerto.Mereka rutin melakukan kegiatan bersama di Gedung Yayasan Majapahit.Karyawan pabrik PLTS tersebut juga mendirikan rumah baca di kediamannya.Tempat itu dsediakannya untuk anak-anak membaca & bermain.Tujuannya sama,supaya mendekatan mereka pada kebiasaan membaca serta mengurangi ketergantungan pada gadget."Beruntung banyak teman-teman komunitas lain yang punya tujuan sama.Kita saling bantu saja,"punkasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,4 Desember 2020).

Walikota Serius Tuntaskan Persoalan Banjir,Sudah M|engantongi Kajian Drainase

 Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Penanggulangan banjir di Kota Mojokerto membutuhkan anggaran senilai Rp.107,4 miliar.Ini untuk pengerjaan redisgn saluran drainase serta pembangunan 5 titik kolam retensi beserta pompa banjir & pompa lumpur.Walikota Mojokerto Ika Pusptasari mengatakan,banjir di Kota Mojokerto menjadi masalah klasik yang butuh penanganan serius &komperehensif.Selain terus memperbaiki  saluran drainase,Pemkot juga berupaya untuk melakukan terobosan dengan membuat kolam retensi & pompa lumpur."Kegiatan pengendalian banjir terus kita laksanakan tiap tahunnya.Dan itu dapat dilihat dari besarnya alokasi anggaran penanganan banjir pada 3 tahun terakhir,"ujarnya seusai memimpin rapat pemaparan kajian pengendalian banjir drainase Kota Mojokerto di rumah rakyat,Rabu (2/12).Ning Ita merinci,tahun 2018 kemarin Pemkot sudah menangani ruas saluran drainase sebanyak 16 ruas,tahun 2019 meningkat menjadi 54 ruas."Tahun 2021 nanti akan kita tangani lagi menjadi 93 ruas saluran.Tahun 2021 nanti kita akan menangani lagi ruas 93 ruas saluran.Target kita adalah perbaikan 124 ruas dengan panjang 867,948 kilometer,"terangnya.Walikota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menyebut,letak geografis Kota Mojokerto yang cekung sangatlah mustahil untuk menghindar dari banjir & genagan.Apalagi Kota Mojokerto juga diapit beberapa sungai besar yaitu Sungai Ngotok,Sungai Brantas,Sungai Brangkal,& Sungai Sadar.:"Tatkala debit air sungai meningkat,otomatis air dari pemukiman warga tidak bisa masuk ke sungai,efeknya,terjadilah genangan.Upaya kita saat ini,bagaimana agar genangan air itu cepat surut yakni dengan menyedot menggunakan pompa air,"katanya.Sementara itu,Kepala Bappeko Mojokerto Agung Moeldjono mengatakan,pekerjaan membongkar pembangunan kembali & normalisasi membutuhkan agggaran sebesar Rp.95,3 miliar.Sedangkan untuk kolam retensi & pompa air sebesar Rp 12,1 miliar."Redesign saluran Rp.95,2 miliar ini termasuk untuk kegiatan rehabilitasi.operasi,& pemeliharaan.Rinciannya,untuk saluran primer sebesar Rp.28 miliar,sekunder Rp.36 miliar & tersire Rp.31 miliar,"terangnya Rabu (2/12) siang.Untuk kolam retensi,lanjut Agung,menyentuh lahan seluas 1,525 meter persegi,dengan volume 3.962.3 meter kubik yang dibagi menjadi 5 lokasi."Stakeholder yang bertanggung jawab terhadap kolam retensi adalah Dinas Pekerjaan Umum/DPU untuk perencanaan & pembangunannya Dinas Lingkungan Hidup untuk konservasi & pemeliharaannya,"jelasnya.Agung menyebut,sejatinya anggaran total untuk penanganan banjir kota secara menyeluruh membutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp.600 miliar.Namun karena keterbatasan kemampuan anggaran,akhirnya Pemkot melakukan skala prioritas."Kita prioritaskan dikawasan yang langsung terdampak,& menyentuh langsung daerah pemukiman serta perkotaan,"ujarnya.Mantan Kepala BPPKA ini juga menandaskan jika Pemkot Mojokerto sangat concern untuk penanganan banjir.Bahkan,program pengendalian banjir ini menjadi fokus utama dalam RPJMD era Walikota Ika Puspitasari."Setelah perjalanan dari masterplan pengendalian banjir tahun 2013 lalu,tahun 2019 & 2020 ini baru terealiasir kajian drainase.Ini menjadi bukti keseriusan kita untuk menuntaskan persoalan banjir,"Ia juga menandaskan,jika kebijakan anggaran Pemkot juga difokuskan untuk masalah banjir.Ini terlihat dari ploting anggaran yang terus meningkat tiap tahunnya."5 tahun terakhir,pada tahun 2017 sebesar Rp.6 M,Tahun 2018 Rp 12 M,& pada tahun 2019 dianggarkan Rp.34 miliar,tahun 2020 Rp.46 miliar.Dan tahun 2021 ini kita anggaran Rp.39 miliar untuk pengendalian banjir,"pungkasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,3 Desember 2020).

Minggu, 13 Desember 2020

MOJOKERTO PUNYA CERITA: PENYERAHAN kEDAULATAN DI MOJOKERTO 1949 : MENJADI DAERAH PERTAMA YANG DISERAHKAN KE R.I

Berdasarkan status kedaulatan,Mojokerto tercatat sebagai daerah bekas wilayah kekuasaan kolonial yang kali pertama diakui kemerdekaannya.Tepat pada 5 Desember 1949 atau sekitar 71 tahun silam.Belanda telah menyerahkannya sepenuhnya wilayah Mojokerto ketangan pemerintahan Indonesia atau yang kala itu masih berbentuk Republik Indonesia Serikat/RIS.Sejarawan Mojokerto,Ayyuhannafiq menyebutkan,proses penyerahan kedaulatan itu terbilang lebih awal dibanding jadwal resmi yang telah disepakati antara pihak Belanda & Indonesia.Setidaknya pengakuan kemerdekaan di Mojokerto dilaksanakan 3 pekan lebih cepat dari hasil Konferensi Meja Bulat/KMB yang digelar ditahun yang sama.Pasalnya,berdasarkan salah satu butir kesepakatan dalam perundingan di Den Haag itu,Belanda akhirnya bersedia menyerahkan kedaulatan secara resmi kepada RID pada 27 Desember 1949."Karena Mojokerto diserahkan pada 5 Desember 1949,maka menjadi daerah pertama yang diserahterimakan Belanda,"terangnya.Pria yang akrab di sapa Yuhan ini menuturkan,penyerahan kedaulatan Mojokerto yang mendahului jadwal yang ditetapkan tersebut bukan tanpa alasan.Sebab,sejak Perjanjian Roem- Roijen yang ditandatangani Mei 1949,situasi di wilayah Mojokerto belum bisa kondusif.Meski Belanda & Indonesia sama-sama bersepakat melakukan gencatan senjata,tetapi,sebut Yuhan,kedua belah pihak masih terlibat ketegangan."Pertempuran memang sudah tidak ada,tetapi Belanda sudah tidak mampu menjaga keamanan diwilayah kekuasaannya,"urainya.Akibatnya,marak terjadi gangguan keamanan & ketertiban di Mojokerto.Mulai dari kerusuhan,penjarahan,perampokan,& penculikan.Bahkan,tak jarang juga disertai dengan kasus pembunuhan.Penulis buku Revolusi di Pinggir Kali,Pergerakan di Mojokerto 1945-1950 ini memaparkan,aksi kriminalitas tersebut dilakukan oleh para pejuang untuk meneror orang-orang yang pernah menjadi kaki-tangan Belanda."Selain pejabat pemerintahan,kerusuhan juga menyasar orang-orang kaya yang berpihak pada kolonial,"tuturnya.Aksi kekerasan terus berlanjut hingga berakhirnya Konferensi Meja Bundar/KMB pada bulan November 1949.Tidak kondusifnya keamanan tersebut,membuat Pejabat Pemkab Mojokerto mendorong Belanda untuk segera menyerahkan keamanan wilayah Mojokerto menjadi Republik.Prosesi penyerahan itu,imbuh Yuhan,dilakukan oleh komandan Tentara Belanda yang diterima Mayor Isa Idris & Mayor Mansyur Sholichi pada tanggal 5 Desember 1949."Upacara penyerahan dilakukan dari jadwal yang seharusnya,karena dilaksanakan pada 5 Desember 1949,"tandasnya.


---- Ditandai Dengan Tugu Proklamasi ---

Sementara itu,dipengujung 1949,Mojokerto benar-benar lepas dari bayang-bayang Belanda.Untuk menandai peristiwa bersejarah penyerahan kedaulatan kemerdekaan itu,maka didirikan Tugu Proklamasi yang tepat berada di Alun-alun Kota Mojokerto.Ayyuhannafiq melanjutkan,pembangunan tugu peringatan itu telah direncanakan sejak menjelang penyerahan kedaulatan dari pemerintah Belanda kepada RI.Sekitar November 1949,disepakati bahwa tetenger tersebut didirikan di pusat Kota Mojokerto."tugu peringatan itu didirikan tepat ditengah-tengah Alun-alun Mojokerto,"terangnya.Menurutnya,konstruksi\ fisik dibangun dengan bentuk sederhana.Pasalnya,pendirian tugu ditargetkan rampung pada 27 Desember 1949.Jadwal tersebut sesuai dengan penyerahan kedaulatan kemerdekaan Indonesia berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar.Meski pada kenyataannya,status kedaulatan di wilayah Kota Mojokerto di serahkan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.Sebab,Belanda menyerahkan wilayah kekuasaan di Mojokerto kepada Republik pada 5 Desember.Yuhan menjelaskan,tugu dibuat dengan bangunan berupa persegi panjang.Sementara,pada bagian tengahnya terdapat sebuah marmer berbentuk segi 4.Dan satu permukaan marmer tersebut dibubuhkan ukiran naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia."Sehingga,tugu peringatan itu dinamakan dengan tugu proklamasi,"paparnya.Sejak 1949,tugu telah beberapa kali mengalami renovasi.Sehingga bangunan asli sudah tidak tersisa lagi.Namun,keberadaan marmer dengan naskah proklamasi masih tetap dipertahankan hingga kini.Bagian ini terletak di sisi selatan tugu Alun-alun Kota Mojokerto saat ini."Tugu proklamasi menjadi bukti sejarah atas pengakuan kemerdekaan Indonesia,"pungkas Yuhan.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,3 Desember 2020). 

Selasa, 08 Desember 2020

BINROHTAL 1.018: MENCEGAH MALAS.

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Rabu (2/12).Pengasuh Pesatren Falahul Muhibbin,Watugaluh,Diwek,KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan bahaya malas.Rasulullah Muhammad SAW benci orang yang malas."Tiap pagi dan sore,Rasulullah selalu membaca doa agar terhindar dari malas.Allahumma inni audrubuka minal ajri wal kasal,ya Allah jauhkanlah aku dari apes dan malas"tuturnya.Mbah Bolong menjelaskan,agar sukses dunia akhirat kita tidak boleh malas."Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu berupa kebahagiaan akhirat,dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi.Berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu,dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan"urainya mengutip QS Alqasas 77.Orang yang malas tidak akan memperoleh anugerah Allah secara maksimal."Orang yang malas juga tidak akan mendapat nikmat Allah secara maksimal"tegasnya.Orang malas selalu menunda-nunda kewajiban.Juga menunda melaksanakan tugasnya."Sehingga tugas dan kewajibannya menumpuk"urainya Penyebab rasa malas yang utama yakni melihat orang yang lebih malas."Karena itu jangan berteman dengan orang malas"sarannya.Orang yang sering malas karena punya alasan.Misalnya sakit,sehingga tidak jamaah ke masjid.Padahal aslinya sakitnya tidak seberapa."Maka untuk mencegahnya,kita harus menyelesaikan dengan diri sendiri.Kita benar sakit atau tidak.Kalau tidak,ya harus melaksanakan kewajiban,"tandasnya.Ketika badannya sedang panas,KH Hasyim Asy'ari Tebu Ireng tetap memaksakan diri berjamaah Subuh ke masjid.Ketika dicegah,Kiai Hasyim justru bilang ; apakah kamu mau menanggung hisabku diakhir nanti?Agar tidak malas,Mbah bolong menyarankan untuk mengikuti anjuran Imam Ghozali."Harus punya jadwal & mengisi setiap waktu untuk ibadah,"bebernya.Pada waktu sahur,kita banyak baca Istighfar."Istighfar waktu sahur bisa mencegah musibah & mendekatkan anugerah Allah SWT,"tandasnya.Lalu salat 2 rakaat fajar atau qobliyah Subuh."Pahalanya lebih besar dibanding dunia seisinya,'urainya.Lalu membaca Subhanallahil adzim astaghfirullah sebanyak 100 kali."Orang yang membaca ini,akan dicari oleh rezeki.Rezeki akan mengalir deras kepadanya,"ungkapnya.Kemudian salat Subuh berjamaah."Salat Subuh berjamaah pahalanya seperti salat sepanjang malam,"tegasnya.Lalu dilanjutkan zikir,membaca Quran,salawat atau ngaji kemudian diteruskan salat 2 rakaat Dhuha.Orang yang melakukan ini,diganjar seperti orang haji."Dhuha itu zakatnya tubuh,"bebernya.Orang yang melakukan Dhuha 4 rakaat akan semangat ibadah."Sedangkan orang yang salat Dhuha 6 rekaat akan dijaga dari segala kejelekan,"paparnya.Setelah itu bekerja hingga sore."yang polisi bekerja profesional.Yang guru mengajar dengan baik.Yang pedagang berjualan secara jujur.Jika semuanya niat mencari rezeki halal,akan dicatat ibadahnya,"jelasnya.Malam hari,waktunya kembali diugunakan untuk ibadah.Salat Isya' berjamaah diganjar seperti slaat sunnah separo malam.Salat sunnah 4 rakaat bakda Isya' diberi pahala seperti mendapat Lailatul Qodar di Masjidil Haram.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,3 Desember 2020).

Senin, 07 Desember 2020

SEBELUM MASUK KELAS,LEPAS SEPATU GANTI SANDAL.

 MOJOKERTO KOTA-Berseragam lengkap siswa SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Mojokerto satu per satu memasuki gerbang sekolah.Menyusul kebijakan pemerintah setempat menggelar uji coba terbatas pembiasaan pembelajaran tatap muka mulai kemarin (30/11).Seperti terpantau di SDN Miji,siswa mulai dari kelas 1 hingga VI tampak rapi menempati bangku yang dilengkapi bilik-bilik."Senang bisa diajar Pak Guru lagi.Kalau di rumah bosen.Kangen teman-teman"ujar Kresna Hari Saputra,siswa kelas II SDN Miji 2.Siswa masuk sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).Mereka memakai masker lengkap dengan face shield sesuai dengan pihak sekolah untuk mencegah penyebaran Covid-19.Para guru menyambut siswa dengan alat pengecek suhu tubuh.Jika ada yang tidak memakai masker sekolah sudah menyediakan dan nantinya diberikan kepada siswa yang bersangkutan.Sebelum masuk kelas,siswa diwajibkan mencuci tangan.Dan mengganti sepatu mereka dengan sandal yang telah disediakan sekolah.Kemudian satu per satu siswa menempati bangku berbilik dengan tetap menggunakan masker selama pelajaran berlangsung.Pihak sekolah sudah menggatur sedemikian rupa untuk keamanan jaga jarak masing-masing meja."Ini sudah kami awasi jarak bangkunya,satu kelas untuk yang SD maksimal diisi separo dari jumlah siswa.Alhamdulillah kondusif tidak ada kerumunan siswa"ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto Amin Wachid sembari mengecek jarak bangku siswa.Dewik,48 orang tua (ortu) siswa,mengungkapkan dia mengetahui informasi uji coba PTM sejak 10 hari yang lalu.Warga yang tinggal di Jalan Brawijaya ini mengaku sangat setuju digelarnya uji coba pembelajaran tatap muka.Lantaran ia sendiri kesulitan mengajari anaknya selama di rumah.Tidak bisa seperti guru ketika di kelas."Saya sangat setuju,ada uji coba tatap muka ini,alhamdulillah.Biar anak saya dapat tambahan belajar yang lebih jelas.Soalnya saya sendiri tidak bisa jelaskan pelajarannya ke anak saya"papar ibu dari siswa kelas III SDN Miji 4 tersebut.Dewik mengaku merasa terbantu dan tidak takut dengan adanya uji coba PTM di tengah pandemi.Sebab ia percaya,guru kelas anaknya merupakan guru yang tegas dan disiplin.Sehingga anaknya bakal kembali sekolah dengan aman.Sementara itu,bertepatan hari pertama uji coba PTM kemarin,siswa di SMP Negeri 1 Kota menggelar penilaian akhir semester (PAS).Dibatasi bilik-bilik,mereka mengerjakan soal-soal PAS secara manual atau di kertas.Waktu pengerjaan PAS dibatasi tiga jam untuk dua mata pelajaran tanpa ada istirahat."Ini giliran sistemnya kan kombinasi.Yang hari ini kelas VII dulu yang masuk.Yang kelas VIII dan IX ujiannya daring,tapi waktunya sama tiga jam untuk dua pelajaran"tutur Kepala SMP Negeri 1 Kota Mojokerto,Suwar.Sama dengan SD,kuota siswa yang masuk per harinya dibatasi.Bedanya jumlah siswa SMP yamg masuk merupakan sepertiga dari jumlah siswa satu kelas atau 33 persen.Dari jumlah tersebut siswa dibagi menjadi dua kelas.Karena jumlah kelas VII ada 10 kelas,maka total 20 ruang kelas ditempati untuk pelaksanaan PAS."Kami memprioritaskan anak-anak yang baru masuk dulu.Soalnya otomatis mereka tidak tahu ruangannya.Jadi,makanya kami kasih di hari pertama"lanjutnya.Berbeda dengan siswa SD salah seorang siswa SMPN 1 Kota Mojokerto Shalom Ramala Prasetnya Wardahana mengaku agak kesulitan menghadapi hari pertama masuk sekolah.Lantaran,ia masih merasa aneh datang ke sekolah dengan memakai masker dengan fase sheild."Kalau menggunakan masker saja sudah biasa,tapi untuk fase shield kesusahan karena mau ngerjain soal pandangan agak terganggu karena ada face sheid ini"tutupnya.

Ning Ita Wanti-Wanti Terapkan Protokol Kesehatan/Prokes 

Sementara itu,9 bula lamanya para siswa di Kota Mojokerto menjalani pembelajaran jarak jauh/PJJ atau setelah daring dari rumah.Dan kemarin,uji coba pembelajaran terbatas secara tatap muka mulai dilakukan untuk SD & SMP Negeri maupun Swasta.Untuk memastikan seluruh sekolah mentaati protokol pencegahan Covid-19,Walikota Ika Puspitasari melakukan sidak di sejumlah sekolah.Dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan/Dispendik Amin Wachid,Walikota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini meninjau pembelajaran di sekolah kompleks.Yakni SD Negeri Miji 1,2 & 4.Di lokasi pertama,ia melihat secara langsung model pembelajaran yang dilakukan untk para siswa.Mulai dari tempat cuci tangan/CTPS,disinfektan,bilik atau pelindung di meja para siswa,kelengkapan masker & pelindung wajah,hingga ketersediaan air minum."Tentunya,yang pertama kali kita lihat adalah sarana & prasarana.Apakah sudah memenuhi standar prosedur tetap/protap yang telah ditentukan.Mulai dari ketersediaan masker,CTPS,desinfektan,bilik bangku,& tentunya air minum .Karena,para siswa ini kan tidak ada jam istirahat & tidak ada kantin buka,maka pihak sekolah yang harus menyediakan kebutuhan tersebut.Dan Alhamdulllah,berjalan lancar,nanti kita akan  evaluasi kembali setelah 3 hari.Bagaimana kendala & dinamikanya,"jelas Ning Ita,sapaan akrab Walikota.Mengingat pembelajaran klasikal cukup lama,yakni 3,5 jam,lanjut Ning Ita,maka pihak sekolah harus mampu memberikan model pembelajaran yang cukup mengasyikkan agar siswa tidak merasa jenuh.Sekaligus untuk menghindari interaksi antar siswa saat pembelajaran."Mereka ini kan lama tidak bertemu dengan teman-temannya,ada kerinduan diantara mereka.Maka guru & pihak sekolah harus paham psikologis siswa,"imbuhnya.Sementara itu,Kepala Dispendik,Amin Wachid menambahkan,dalam pelaksanaan uji coba terbatas pembelajaran tatap muka SD & SMP Negeri maupun swasta di Kota Mojokerto di mulai sejak 30 November 2020.Untuk pembelajaran secara terbatas SD Negeri & Swasta,dari 63 SD Negeri & Swasta,ada 6 sekolah yang menjalani pembelajaran secara daring,& 57 lainnya menjalani uji coba pembelajaran tatap muka.Sedangkan 20 SMP Negeri lainnya menjalani uji coba pembelajaran tatap muka.Dengan demikian dari 83 sekolah Negeri & swasta di Kota Mojokerto,yang menjalani secara daring sebanyak 11 sekolah.Dan sisanya,72 sekolah mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka.Adapun mekanisme dalam uji coba pembelajaran tatap muka adalah dengan memberikan pembatasan jumlah siswa."Dalam 1 kelas,maksimal siswa yang mengkuti adalah 50%.Dengan pembagian 2 sif pembelajaran setiap harinya.Selain itu,setiap siswa yang menjalani uji coba pembelajaran tata muka,harus memenuhi syarat.Salah satunya mendapatkan persetujuan secara tertulis dari orang tua/wali murid.Jika siswa tersebut sedang sakit,maka tidak dianjurkan untuk mengkuti uji coba pembelajaran ini,"jelas Amin Wachid.Pada kesempatan itu,Walikota Ning Ita juga menyempatkan berbincang dengan para siswa,salah satunya dengan siswa kelas 2,Bima Tri Vagani & Iven Putrilia Wahid kelas 4.Di hadapan Ning Ita,para pelajar ini pun mengaku senang dengan adanya uji coba pembelajaran tatap muka ini."Senang sekali bisa belajar di sekolah,bisa ketemu teman-teman.Lebih enak belajar disekolah daripada dirumah,"kata Iven saat menjawab pertanyaan Walikota Ning Ita,terkait pembelajaran tatap muka.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,1 Desember 2020).

BINROHTAL 1.016: POSITIF DAN NEGATIF.

 Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (30/11),KH Khairil Anam dar Denanyar menjelaskan sisi positif & negatif.Dua hal ini selalu ada dimanapun."Allah SWT membuat perumpamaan,sesuatu yang tidak bermanfaat seperti buih akan hilang sedangkan memberi manfaat kepada manusia akan tetap di bumi,"tuturnya mengutip QS Arra'd 17.Segala sesuatu ada sisi positif & negatifnya."Ambillah sisi positifnya & tinggalkan sisi negatifnya,"ungkapnya.Dia lantas mencontohkan handphone/HP."HP itu manfaatnya besar namun bahayanya juga besar,"jelasnya.Banyak orang jadi korban kecanggihan HP.Mulai penipuan,perzinaan,rumah tangga bubrah,sampai pembunuhan gara-gara HP.Aktifitas menjadi mudah & cepat gara-gara HP."Karena itu harus pandai menggunakannya untuk hal-hal yang positif,"paparnya.Dalam urusan keluarga & harta juga demikian."Jika seseorang tidak bisa mengatur dengan baik,justru keluarga & harta jadi ancaman besar yang merugikan diri sendiri,"paparnya.Allah mengingatkan dalam surah Al Munafiqun ayat 9.Wahai orang-orang yang beriman,janganlah hartamu & anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah SWT.Siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.Rasulullah Muhammad SAW menjelaskan,ada 5 sisi negatif dari orang yang bekerja mengumpulkan harta benda."Ini hanyalah peringatan,agar manusia tidak terjerumus dalam sisi negatifnya.Namun,bisa mengambil sisi positifnya,"urainya.Sisi negatif pertama dari mengumpulkan harta yakni kepayahan.Agar payah bekerja ini bermakna & berpahala maka harus dilakukan dengan cara yang benar & halal.Nabi bersabda,sesunggguhnya Allah senang melihat hamba-Nya bersusah payah alias lelah dalam mencari rezeki yang halal.Bahkan kelelahan bekerja menjadi pelebur dosa."Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,siapa pada malam hari merasakan kelelahan dalam bekerja pada siang hari,maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah SWT,"tegasnya.

Sisi negatif yang kedua,melupakan kewajiban beribadah.Karena sibuk dengan pekerjaan kadang ibadah salatnya ditinggalkan."Sungguh ironis,ibadah salat hanya 10 menit tidak sempat padahal pekerjaan yang dilakukan bisa 6 sampai dengan 7 jam,"paparnya.Seperti inilah yang membuat kehidupan kurang barokah.hasil yang diperoleh besar namun tidak memperoleh ketenangan & ketenteraman dalam kehidupan.Agar sisi negatif ini hilang,maka bekerja seperti apapun jangan sampai melupakan ibadah.

Ketiga,rasa khawatir pada hartanya dari tangan para perampok & pencuri."agar tidak dihantui perasaan takut & khawatir maka yakinilah bahwa semua itu titipan Allah & mendekatlah kepada Allah,"sarannya.Harta akan lebih berkah jika ditasarufkan untuk menyantuni fakir misikin,anak yatim,untuk kegiatan keagamaan,memakmurkan tempat ibadah atau apa saja yang bermanfaat bagi umat.Sehingga Allah lah yang akan menjaganya.

Keempat,rawan terhadap julukan bakhil.Oleh karena itu harus mau berbagi dengan sesama.Sebab di dalam harta kita ada hak orang lain yang haus diberikan."Jika tidak diberikan,sama hal nya mencaplok hak orang lain,"tandasnya.Harta yang diberikan kepada orang lain hakikatnya tidak hilang,justru malah membuat harta bertambah & barokah.

Kelima,menjauhi orang yang saleh.karena uangnya banyak,kadang-kadang dorongan nafsu mengajak untuk bersenang-senang ditempat maksiat.Tidak mau bergaul dengan orang-orang yang saleh.Hal ini tentu berbahaya karena tidak pernah mendapatkan nasehat sehingga terus menerus larut dalam kemaksiatan yang berakibat celaka,baik didunia maupun diakhirat.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,1 Desember 2020).

PERINGATAN HUT KE-49 KORPRI DI TENGAH PANDEMI,NING ITA APRESIASI KEPEDULIAN ANGGOTA KORPRI.

 MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Ika Puspitasari mengapresiasi seluruh anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Mojokerto yang telah peduli dengan sesama di tengah pandemi Covid-19.Hal ini disampaikannya saat memperingati HUT Ke-49 Korpri di Aula Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,Minggu (29/11).Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,acara peringatan HUT Ke-49 Korps Tahun 2020 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.Tahun ini,mengangkat tema "Korpri Peduli,Berkontribusi,Melayani dan Mempersatu Bangsa diharapkan oleh wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini,menjadi landasan kuat bagi seluruh anggota Korpri dalam melayani masyarakat."Karena pada hakikatnya,kita adalah pelayan masyarakat.Saya berharap,Korpri dapat berkontribusi secara langsung untuk memberikan kemanfaatan tidak hanya dengan anggotanya tapi dengan masyarakat secara luas terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.Dengan harapan,mampu membawa perubahan yang siginifikan demi kemajuan dan perkembangan Kota Mojokerto"kata Ning Ita yang juga sebagai Penasehat Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto.Peringatan HUT Korpri Ke-49 yang dikemas dengan Doa untuk Bangsa secara daring yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia tersebut,juga disisipkan dengan pemberian penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah patuh dalam menjalankan protokol kesehatan.Sekaligus memberikan santunan kepada keluarga aparatur sipil negara (ASN) yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 serta kepada ASN yang telah sembuh dari Covid-19."Tidak hanya itu,Korpri juga memberikan bantuan masker sebanyak 1.000 masker dan 1.000 hand sanitizer.Selain itu,seluruh anggota Korpri juga telah menyisihkan uangnya untuk membantu masyarakat di tengah pandemi sejak bulan April hingga Oktober.Bantuan tersebut  berupa uang tunai senilai Rp 165 juta setiap bulan,yang diserahkan langsung kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19"kata Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto Halistyati.Dalam kesempatan ini,turut hadir Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria,Danrem 082/CPY diwakili Mayor (K) Caj Candra Yuniati,S,S (Pasi Pers Rem 082/CPY).Dandim 0815 Mojokerto diwakili Lettu Inf Zainuddin Talasa (Pasi Pers Kodim 0815 Mojokerto),Dandempom 2 Mojokerto diwakili Kapten Cpm Agus A(Pasi Lidpam),Kapolresta diwakili Kompol Iwan Sebastian,S,ST,SH,MH (Wakapolresmota) dan Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahjudi,S,H.(Dikutip Radar Mojokerto,30 November 2020).     

Label : KEGIATAN