Kamis, 27 Agustus 2020

BINROHTAL 936: GUPUH AKHIRAT.

 Saat ngaji kisah Muhtarul Alhadist di Masjid Agung Baitul Mukminin usai Magrib,Rabu (12/8),KH Khairil Anam Denanyar menjelaskan pentingnya mempercepat urusan akhirat."Rasulullah Muhammad SAW bersabda,pelan-pelan dalam semua hal itu bagus kecuali dalam urusan amal akhirat"tuturnya.Ini berarti kita dianjurkan untuk kalem-kalem.Misalnya saat berkendara di jalan,jangan tergesa-gesa.Apalagi sampai menerobos palang pintu kereta api.Ini bisa memicu kecelakaan.Makan minum juga demikian,harus 'genah-genah'.Makan minum cepat-cepat bisa menyebabkan tersedak.Ketika tersedak,jalan nafas bisa tertutup makanan.Sehingga dapat menyebabkan kematian.Kasus anak-anak mati,karena tersedak makanan dan minuman tidak sekali dua kali terjadi.Makanya ketika makan minum kita dilarang berbicara.Makan disambi bicara biasanya karena tergesa-gesa.Makan ya makan.Bicara ya bicara.Tidak usah gupuh.Namun dalam urusan amal akhirat,kita diharuskan cepat-cepat.Ketika dengar azan,kita dianjurkan langsung salat.Jangan menunda akhir waktu.Sebab kita belum tentu hidup hingga akhir waktu.Ketika sedekah,dianjurkan pagi hari.Orang yang sedekah pagi hari didoakan malaikat penjaga malam dan siang.Dalam hadist lain Rasulullah Muhammad SAW bersabda,kesusu dan tergesa-gesa itu termasuk kelakuan setan.Kecuali dalam lima hal."Jadi ada lima hal yang kita harus tergesa-gesa"kata Gus Anam.-Pertama,dalam hal menguburkan jenazah.Orang yang mati sebaliknya cepat di kubur.Makanya dianjurkan menguburkan dimana orang itu meninggal.Nabi Muhammad lahir di Makkah namun meninggal di Madinah,maka dimakamkan di Madinah,KH Maimun Zubair lahir di Indonesia,wafat di Makkah.Maka dimakamkan di Makkah.Semakin cepat dimakamkan,orang baik akan semakin cepat merasakan balasan amal baiknya."Orang yang sudah merasakan nikmat akhirat,tidak akan mau balik ke dunia"jelasnya.Seperti bayi yang sudah lahir di dunia,tidak akan mau balik ke dalam perut.-Hal kedua yang harus dipercepat yakni menikahkan anak perawan.Apalagi kalau sudah punya calon.Harus dipercepat nikahnya.Untuk menghindari fitnah pacaran.-Ketiga membayar hutang.Ini juga harus dipercepat.Kalau bisa sebelum jatuh tempo.Kalau bisa sebelum jatuh tempo.Kalau bisa juga dilebihi.Nabi Muhammad SAW pernah hutang anak unta kemudian mengembalikan berupa unta dewasa."Yang tidak boleh itu kalau pemberi hutang minta dilebihi di depan.Pakai perjanjian itu namanya 'riba'.Tapi kalau yang hutang suka rela memberi tambahan,tanpa ada perjanjian di depan,ini yang bagus"jelasnya.Orang yang niat melunasi hutang akan dimudahkan oleh Allah.Tapi kalau tidak niat melunasi,justru akan dipersulit oleh Allah.-Keempat Bertaubat.Ini juga harus cepat-cepat karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput.Nabi Yakub pernah pesan kepada malaikat maut agar kalau ajalnya hendak tiba diberi tanda.Suatu hari malaikat maut hendak mencabut nyawanya.Nabi Yakub pun protes,kok tidak beri tanda sebelumnya.Malaikat maut menjawab,rambut putih,fisik yang melemah itu merupakan tanda akan datang maut.-Kelima Memberi makan tamu dan musafir.Ini juga harus cepat-cepat agar tidak sampai kelaparan.(Dikutip Radar Jombang,21 Agustus 2020). 


BINROHTAL 985: MENSYUKURI UMUR.

 Saat ngaji usai salat Magrib di Masjid Agung Baitul Mukminin,Sabtu (15/8),KH Lukman Hakim Tambakberas,mengajak bersyulur."Kita harus mensyukuri HUT kemerdekaan 17 Agustus & Tahun Baru 1 Muharram 1442 H,"tuturnya.Semakin bertambahnya usia kemerdekaan harus membuat kita semakin baik dalam beribadah,"ajaknya.Karena dengan bertambahnya tahun,sejatinya kita semakin mendekati kematian.Kiai Lukman lalu cerita Nabi Ibrahim yang pernah bertanya kepada Allah bagaimana menghidupkan orang mati.Sebagaimana diabadikan dalam QS Al Baqarah 260.Allah lalu memerintahkan Nabi Ibrahim mengambil 4 burung.Kemudian membunuhnya & memotong-motongnya.Lalu mencampur & menguburnya di 4 penjuru.Utara,Selatan,Timur & Barat.Setelah itu,Ibrahim disuruh memanggil 4 burung itu.Keempat burung itu pun langsung hidup kembali & mendatangi Nabi Ibrahim.Inilah gambaran manusia diakhirat kelak.Manusia dikubur dimanapun,walaupun dunia seisinya telah hancur.Namun ketika Allah menyeru agar semua manusia bangkit & berkumpul dipadang mahgsyar,seluruh manusia akan langsung bangkit & berkumpul.Untuk menjalani hisab seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia."4 burung yang dipakai contoh diatas seluruhnya menggambarkan manusia yang punya sisi buruk,"kata Kiai Lukman.Pertama burung merak.Ini perlambang orang sombong.Merak mersa punya bulu yang bagus.Setiap ada orang mendekat,dia akan pamer dengan memekarkan bulunya.Kedua burung alap-alap yang selalu makan hewan piaraan manusia.Gambaran untuk orang yang serakah yang suka makan harta orang lain.Ketiga burung gagak pamakan bangkai.Gambaran orang yang suka menggunjing dengan makan bangkai teman.Sebagaimana disebutkan dalam QS Alhujurat 13.Keempat ayam jago yang suka mencari ayam betina.Sebagai lambang orang yang suka zina.Ketika didatangi malaikat maut,Nabi Ibrahim yang berjuluk kekasih Allah sempat berkata.Bagaimana mungkin seorang kekasih ingin kekasihnya mati?.Malaikat maut lantas mengadukan hal ini kepada Allah.Kemudian Allah minta malaikat maut bertanya balik.Apakah seorang kekasih tidak ingin bertemu kekasihnya?Nah,untuk bertemu Allah,Nabi Ibrahim harus mati lebih dulu.Hingga akhirnya Nabi Ibrahim legowo dicabut nyawanya.Nabi Ibrahim menjadi kekasih Allah karena selalu menomorsatukan Allah.Tidak khawatir dengan apapun yang telah dijamin oleh Allah seperti rezeki.Serta tidak pernah makan sendirian.Ibrahim selalu mencari orang untuk diberi & diajak makan.Jika kita bisa meniru Nabi Ibrahim,niscaya kelak pun kita akan mati dengan bahagia seperti kekasih yang hendak pergi menemui kekasihnya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,20 Agustus 2020).

CEGAH STUNTING,NING ITA KAMPAYEKAN GEMARIKAN.

 MOJOKERTO KOTA-Gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) terus digaungkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto Langkah ini,tidak lepas untuk mencegah kondisi gagal pertumbuhan pada anak bayi dan usia dini (stunting).Untuk itu,Wali Kota Ika Puspitasari mengajak seluruh masyarakat agar lebih sering mengonsumsi ikan sebagai sumber protein utama bagi anak.Kampanye Gemarikan yang digelar di Gedung Pramuka.Turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Nur Chasanah,Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Happy Dwi Prasetyawan,Kepala Seksi Akses Pasar,Promosi dan Logistik Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Farida dan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan)."Ikan merupakan salah satu penyumbang protein paling besar.Terlebih,protein tersebut jika di rupiahkan sangat murah.Untuk itu,kami ajak melalui Kampanye Gemarikan.Agar,kebutuhan pangan sehari-hari seimbang sehingga dapat mencegah terjadinya anak mengalami 'stunting'.kata Ning Ita,sapaan akrab wali kota,Selasa (18/8).Melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan,Pemerintah Kota Mojokerto mendapatkan bantuan pangan sebanyak 150 paket.Berupa 2 kaleng ikan sarden,2 kaleng ikan tuna,1 tas berisi olahan ikan beku sebanyak 10 buah dengan total berat 5 kg,masker 3 buah serta 1 kg ikan bandeng & 1 kg ikan gurame dari Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Jawa Timur.paket tersebut,diberikan kepada keluarga yang mengalami stunting."Paket ini,kami berikan kepada masyarakat yang memiliki anak dalam keadaan dalam kondisi stunting.Penyaluran paket pangan ini,telah sesuai data dari Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian & Dinas Kesehatan yang selama terus memantau perkembangan konsumsi masyarakat.Terlebih dalam mengonsumsi ikan,"jelas Walikota perempuan pertama di Mojokerto ini.Ning Ita berharap dengan adanya paket pangan berbagai macam ikan,dapat mencukupi kebutuhan protein.Terlebih,pada kondisi pandemi Covid-19.Untuk itu,dirinya berharap agar anak-anak dapat diberi makanan bergizi dengan kandungan protein yang tinggi dari ikan.Sehingga,kedepannya dapat menurunkan angka stunting di Kota Mojokerto.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,19 Agustus 2020).

BINROHTAL 934: DOA AKHIR DAN AWAL TAHUN.

Saat khutbah di Masjid Candimulyo,Jombang Jumat (14/8),KH Sahal Afhami mengingatkan pergantian tahun Hijriyah."Rabu (19/8) kita akan memasuki tahun baru 1442 H".tuturnya.Makanya usai salat Asar dianjurkan membaca doa akhir tahun.Dan usai Magrib membaca doa awal tahun.Pergantian kalender hijriyah ditandai dengan terbenamnya matahari."Usahakan puasa akhir dan awal tahun"sarannya.Puasa akhir tahun dilakukan hari ini.Sedangkan puasa awal tahun dilaksanakan besok,1 Muharram\ 1442 H.Diantara keutamaan puasa akhir & awal tahun dilaksanakan besok,1 Muharram 1442 H.Diantara keutamaan puasa akhir dan awal tahun,dosa kita selama 50 tahun dihapus.Kiai Sahal juga mengingatkan pesan Nabi Isa As tentang waktu.Seperti yang dijelaskan di buku Dorotun Nasihin.Nabi Isa As mengatakan,dunia ini ada tiga hari.Hari kemarin yang telah yang telah berlalu dan tidak ada sesuatu yang dapat engkau lakukan dengan hari itu.Hari besok yang engkau tidak mengetahui apakah engkau dapat menemukannya atau tidak? Dan hari sekarang yang sedang engkau hadapi,maka gunakanlah sebaik mungkin.Dunia ini ada tiga jam.Jam yang telah lewat.Jam yang engkau tidak mengetahui apakah engkau akan menenukan atau tidak? Dan jam yang sekarang sedang engkau hadapi,maka hendaklah engkau menggunakannya sebaik mungkin.Karena engkau pada hakikatnya tidak memiliki kecuali satu jam itu saja.Kematian selalu mengancam dari jam yang satu ke jam yang berikutnya.Makanya dalam segala hal kita harus niat ibadah.Agar setiap detik yang kita lewati bernilai zikir dan berpahala.Rasulullah Muhammad SAW menyatakan,penduduk surga kelak akan menyesali setiap detik waktunya di dunia yang dilewati tanpa zikir.Bekerja kita niatkan ibadah melaksanakan perintah Allah dan Rasulullah untuk mencari rezeki yang halal.Olahraga kita niatkan agar badan sehat sehingga bisa istikomah ibadah.Makan minum kita niatkan agar kuat ibadah.Istirahat kita niatkan agar energi pulih sehingga bisa kembali semangat ibadah.Usai salat Subuh kita niat menunggu salat Duhur.Usai salat Duhur kita niat menunggu salat Magrib.Usai salat Magrib kita niat menunggu salat Isya.Usai salat Isya kita niat menunggu salat Subuh.Selama kita punya wudhu dan niat seperti diatas,maka waktu yang kita lewati dicatat seperti sedang salat.Sebab menunggu kebaikan,hakikatnya sama dengan melakukan kebaikan.Menunggu salat,diberi pahala seperti salat.Terkait pentingnya waktu,Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan.Jagalah lima hal sebelum lima hal.Mudamu sebelum datang masa tuamu.Sehatmu sebelum datang,masa sakitmu.Waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu.Kayamu sebelum miskinmu.Serta hidupmu sebelum matimu.Dan setiap pergantian tahun,sejatinya jarak kita dengan kematian semakin dekat.(Dikutip Radar Jombang,19 Agustus 2020).    

Sabtu, 22 Agustus 2020

MERASAKAN RUANG KELAS BAPAK PROKLAMATOR,NING ITA-FORKOPIMDA UPACARA DI SEKOLAH SOEKARNO KECIL.

 MOJOKERTO KOTA-Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 di Kota Mojokerto,dirayakan berbeda tahun ini.Di tengah kondisi pandemi Covid-19,Walikota Ika Puspitasari sengaja memilih SMPN 2 sebagai lokasi upacara,Senin (17/8).Salah satu sekolah menengah pertama di Kota Mojokerto tersebut tidaklah terlepas dari kenangan & sejarah bagi warga kota.Karena,di sekolahnya yang dulunya dikenal sebagai Europsche Lagere School/ELS itu merupakan tempat sang proklamator kemerdekaan mengenyam pendidikan pada tahun 1911.Tak hanya upacara,Walikota & Forkopimda juga masuk & merasakan belajar di ruang kelas Soekarno kecil."Tempat ini telah menjadi kebanggaan kita bersama masyarakat Kota Mojokerto.bahwa,sang proklamator IR Soekarno atau Kusno pernah tinggal selama 8 tahun lebih & mengenyam pendidikan di Kota Mojokerto.Salah satunya di sekolah ini yang dulu disebut sebagai ELS.Untuk itu,kami ingin merayakannya kebahagiaan ini disini,"kata Ning Ita,sapaan akrab Walikota.Upacara HUT Ke-75 RI tersebut digelar secara hikmat bersama seluruh jajaran Forkopimda.Organisasi Perangkat Daerah/OPD,Korps Pegawai Republik Indonesia/Korpri,Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga/PKK,Dharma Wanita Persatuan/DWP,& Persatuan Guru Republik Indonesia/PGRI.Usai upacara peringatan Hari Kemerdekaan,walikota perempuan pertama di Mojokerto ini juga meresmikan patung Soekarno kecil di SMPN 2.Patung Soekarno ini merupakan tanda bahwa sosok sang proklamator kekerdekaan pernah menempuh pendidikan selama menetap di Kota Mojokerto."Kami ingin kebanggaan yang dimiliki warga kota Mojokerto ini dapat menjadi semangat & motivasi bagi kita semuanya.Bagaimana kita & anak-anak generasi melanjutkan perjuangan sang proklamator melalui semangat "Spirit of Majapahit".Kita semua ingin membangun Mojokerto ini sebagai kota yang memiliki kebanggan & kemajuan bagi wilayah Jawa Timur khususnya,"tegasnya.Di tengah peringatan Hari Kemerdekaan,Ning Ita mengajak seluruh Forkopimda untuk membagikan masker kepada masyarakat.Melalui Gerakan Berbagi Masker.Sebanyak 75 ribu masker berwarna merah-putih dibagikan kepada pengendara jalan sebagai bentuk ajakan & kepedulian terhadap kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sejak beberapa bulan lalu."Karena kondisi saat ini masih pandemi Covid-19,& kita merayakan Hari Kemerdekaan pun dengan cara berbeda.Untuk itu,melalui Gerakan Berbagi Masker,kami ingin memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat agar lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.Karena salah satu kunci agar tidak terpapar Covid-19 adalah melalui masker.Hari ini,kami bagikan 75 ribu masker yang merupakan repsentasi dari usia Kemerdekaan RI ke-75 tahun,"tegasnya.Selain meresmikan patung Sokarno kecil & membagikan masker sebanyak 75 ribu,Ning Ita juga menyempatkan menyapa perwakilan veteran secara virtual.Dan pada kesempatan tersebut,Ning Ita memberikan bingkisan sebagai tanda apresiasi & terima kasih atas jasa serta perjuangannya pada masa lampau,saat memperjuangkan Kemerdekaan RI."suasana Hari Kemerdekaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.Jika 75 tahun lalu kita melawan musuh secara nyata.Tahun ini kita juga melawan musuh tapi musuh yang berbeda.Saat ini yang kita butuhkan adalah sinergi untuk bersama-sama melawan musuh yang tak kasat mata.Kita optimis,dengas segala kesabaran & keikhlasan ini ,kita bisa melawan pandemi Covid-19,"ajaknya.Sementara itu,salah satu perwakilan veteran,Budi Laksana,menyampaikan terima kasihnya kepada Walikota Mojokerto Ika Puspitasari beserta seluruh ajjaran Forkopimda,yang senantiasa ingat & peduli kepada para veteran.Terlebih,ditegah kondisi pandemi,Covid-19ini,para veteran mengajak seluruh masyaralat untuk berani melawan musuh yang saat ini dihadapi."Terima kasih kepada ibu walikota atas perhatian & kepeduliannya kepada kami,para veteran.Kami hanya ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk terus menggelorakan semangat kemerdekaan,jangan putus asa & terus bersama-sama melawan musuh pada pandemi yang saat ini kita hadapi.Jika kita bersatu,kita pasti bisa melawan musuh,"tandas Budi Laksana.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Head Line,18 Agustus 2020). 

Jumat, 21 Agustus 2020

Sehari Mampu Uji 45 Sampel SWAB,Mesin PCR RSUD Kota Mojokerto,2 Jam Diketahui Hasilnya

 Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Pendeteksian Kasus Covid-19 di Kota Mojokerto akan lebih cepat dilakukan.Itu menyusul telah beroperasinya mesin Polymesare Chain Reaction/PCR di RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo.Setidaknya,alat penguji tersebut mampu menguji 45 sampel SWAB dalam sehari.Plt Direktur RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo dr.Triastutik menjelaskan,bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB yang diterima sejak  Juli lalu sebenarnya telah dioperasikan untuk mendiagnosis Covid-19.Namun,masih terbatas difungsikan untuk metode pemeriksaan Tes Cepat Molekul/TCM.Mulai saat ini,perangkat laboratorium tersebut telah di-running untuk melakukan pemeriksaan PCR."Sudah running kemarin.Jadi bisa untuk TCM & PCR,"terangnya Minggu (16/8).Triasutik menyebutkan,dalam sekali running alat tersebut memiliki kemampuan uji SWAB PCR sampel & TCM 4 sampel.Untuk sementara,pengoperasian mesin mesin PCR baru dilakukan dalam 1 shift.Mulai pukul 07.00 hingga 14.00.Dengan demikian,dalam sehari mesin bisa melakukan running sebanyak 3 kali dengan total 45 sampel.Masing-masing terdiri dari 33 sampel PCR & 12 sampel TCM/hari."Sebenarnya sampai berapapun bisa.Tapi kami operasikan hanya 1 shift.Sehingga kemampuannya sekitar 45 sampel/hari,"tandasnya.Wadir Pelayanan Medis & Perawatan RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo ini menambahkan,dengan beroperasinya mesin PCR itu,secara otomatis akan memangkas durasi pendeteksian kasus Covid-19 di Kota Mojokerto.Sebab,selama ini sampel SWAB hanya dikirim ke laboratorium yang ditunjuk oleh Pemprov Jatim.Karena harus menunggu antrean,hingga hasil uji swab baru diketahui beberapa hari kemudian.Sedangkan dengan alat PCR di rumah sakit pelat merah itu,hasilnya dapat diketahui tidak lebih dari sehari."Untuk PCR membutuhkan waktu kurang dari 2 jam & untuk TCM sekitar 1-1,5 jam,"paparnya.Dengan demikian,saat ini RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo menampung seluruh kiriman sampel SWAB dari hasil tracing yang dilakukan oleh Tim Dinas Kesehatan/Dinkes Kota Mojokerto.Di samping itu,mesin PCR juga digunakan untuk memeriksa sampel pasien yang dirawat di RSUD sendiri."Atau bisa juga dari pasien atau masyarakat yang periksa secara mandiri,"paparnya.Jadi,PCR itu menampung semua pasien masyarakat kota hasil tracing dari Dinkes.Kemudian dari perusahaan-perusahaan kantor.Atau pasien-pasien yang kita rawat di rumah sakit.Baik berasal dari kota maupun luar kota onde-onde.Dokter spesilialis anak ini menyebutkan,metode pemeriksaan TCM & PCR sebenarnya tidak jauh berbeda.Pasalnya,untuk mendeteksi adanya virus SARS_CoV-2,keduanya sama-sama menguji dari sampel SWAB atau usapan lendir dari saluran tenggorokan & hidung.Namun,tingkat keakuratannya lebih valid hasil tes PCR."Dua-duanya molekuler.Tapi berbeda dibandingkan rapid test yang itu antibodi/antigen,sehingga hasilnya kurang presisi,"pungkas Triastutik.Untuk diketahui,berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto per 16 Agustus kemarin,jumlah spesimen yang telah dilakukan uji SWAB sebanyak 1.589 sampel.Dari jumlah tersebut sebanyak 298 orang terkonfirmasi posit Covid-19.Sejauh ini,sebanyak 85% atau 255 orang telah dinyatakan telah sembuh.Sedangkan 5,33% atau 16 orang lainnya meninggal dunia.Dengan demikian,kasus konfirmasi aktif hanya menyisakan 27 orang.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,17 Agustus 2020).

NAIK TRUK BERSAMA KAPOLRESTA DAN DAMDIM,NING ITA SISIR WARGA TAK BERMASKER.

 MOJOKERTO KOTA-Pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 di Kota Mojokerto terus dikawal oleh Pemkot Mojokerto beserta Jajaran Forkopimda.Bermula di alun-alun,Wali Kota Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi dan Dandim 0815 Mojokerto Letkol,Inf Dwi Mawan Sutanto mengelar Apel Besar Monitoring Inpres tentang Protokol Kesehatan,Sabtu (15/8) malam.Apel diikuti oleh tim gabungan dari Polresta Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto serta Satpol PP Kota Mojokerto.Usai apel,Ning Ita bersama Kapolresta Mojokerto dan Damdim 0815 dengan menaiki truk patroli berkeliling Kota Mojokerto melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat publik yang menjadi pusat keramaian.Tentang pengawasan penegakan protokol kesehatan,Ning Ita menjelaskan,kegiatan ini telah rutin dilakukan tim gabungan."Pengawasan physical distanding sebenarnya dilaksanakan setiap weekend.Sabtu malam Minggu dan Minggu malam Senin ada tim gabungan yang turun ke area-area yang menjadi keramaian.Seperti salah satunya Benpas (Jalan Benteng Pancasila) yang menjadi pusat keramaian wisata kuliner"kata Ning Ita.Dalam operasi penegakan protokol kesehatan sabtu malam ini.Ning Ita bersama tim gabungan mendapati warga yang tidak memakai masker dan memberikan sanksi seperti push-up dan pengambilan KTP."Orang yang tidak memakai masker diberi sanksi dalam rangka mengajak mereka untuk lebih disiplin lain waktu supaya mereka taat untuk menggunakan masker"jelas Ning Ita.Ia menambahkan,bagi warga yang diambil KTP-nya bisa mengambil di kantor Satpol PP."Untuk sanksi para pelanggar akan kita kasih rompi dan disuruh bersih-bersih di jalan,itu salah satu upaya untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan".tutur wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto.Ning Ita mengatakan,pemberian sanksi semacam ini adalah sebagaimana Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 50,yaitu mengutamakan sanksi administratif bagi para pelanggar protokol kesehatan.Pada operasi malam itu,Ning Ita bersama Kapolresta Mojokerto dan Damdim 0815 selain menindak para pelanggar protokol kesehatan juga kembali membagikan masker gratis."Dalam rangka menyambut HUT Ke-75 RI,kami telah menyediakan 75.000 masker merah putih berlogo 75 untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat"ujarnya.Selain memberikan masker gratis,juga kembali dilakukan penyemprotan desinfektan di jalan-jalan protokol Kota Mojokerto.(Dikutip Radar Mojokerto,17 Agustus 2020). 

TORIQOH 114: TANAMKAN TAUHID.

 Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.Salah satunya yang diabadikan dalam QS Albaqarah 125.Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat salat.Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail.Sucikanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf,yang i'tikaf yang ruku' dan yang sujud.'Dari sisi akidah,ini mengajarkan tauhid.Ajaran Nabi Ibrahim,Nabi Ismail dan Nabi Muhammad sama,yakni menyembah kepada Allah SWT"kata KH Cholil Dahlan,pengasuh PP Darul Ulum Rejoso,sekaligus ketua MUI Jombang.Ajaran pokoknya sama,yakni Tauhid.Hanya saja cabang dan teknisnya beda."Cara Nabi Ibrahim menyembah Allah pokoknya salat.Sedangkan cara kita salat sebagaimana yang dicontohkan.Rasulullah Muhammad SAW"paparnya.Rasul adalah guru terbaik.Yang diwariskan Rasulullah hanyalah ilmu.Dan orang yang mau mewarisi ilmu itu disebut ulama.Maka kita tidak boleh jauh dari ulama.Sebab ibadah kita hanya akan diterima Allah jika disertai ilmu."Ibadah dan amal saleh yang disertai ilmu akan membuahkan hikmah.Hikmah inilah yang membuat hidup menjadi mudah dan nyaman'terangnya.Sebagaimana dijelaskan dalam QS Al Ankabut 45.diantara hikmah salat yakni mencegah perbuatan keji dan munkar.Jika kita sudah salat,namun masih suka berbuat keji dan munkar,maka salat kita harus dikoreksi.Kita harus terus menambah ilmu tentang salat agar kita semakin baik.Diantara bentuk perbuatan keji yakni berkata buruk,maupun mencaci maki.Kita tidak boleh berkata buruk apalagi mencaci orang lain.Terlebih kepada anak maupun anggota keluarga sendiri.Kepada mereka kita harus menanamkan kalimat tauhid sejak dini.Seperti diingatkan dalam QS Albaqarah 125 diatas.Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail.Sucikanlah rumah-Ku.Ibrahim sejak kecil telah membiasakan Ismail dengan ajaran tauhid.Menomorsatukan Allah SWT.Mereka juga tinggal dilingkungan yang suci yakni baitullah.Ibrahim mengajak Ismail bersama-sama membersihkan lingkungan Kakbah.Sehingga ketika Nabi Ibrahim diperintah Allah menyembelih Ismail,Ibrahim langsung taat.Ismail yang bersedia.Merekapun melahirkan banyak keturunan yang jadi nabi termasuk Nabi Muhammad SAW.Agar anak kita baik dan melahirkan generasi yang baik,orang tua harus membiasakan berkata yang baik.Lingkungan juga harus bersih.Anak bikin khawatir,orang tua berucap innalillah.Anak bikin capek,berucap masya Allah.Anak bikin kewalahan,berucap lahaula wala quwata illa billah.Membiasakan kalimat tauhid seperti itu akan membuat kita lebih tenang.Serta dalam diri anak akan tertanam kalimat tauhid sehingga ketika dewasa akan selalu menomorsatukan Allah SWT.(Dikutip Radar Jombang,17 Agustus 2020). 

NING ITA BAGIKAN RATUSAN ALAT CTPS PEDAL,UNTUK MASJID DAN PONDOK PESANTREN DI KOTA MOJOKERTO.

 MOJOKERTO KOTA-Tempat ibadah dan pondok pesantren jadi salah satu perhatian utama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam menjalankan tatanan normal baru.Masjid yang menjadi salah satu tempat berkumpul warga diharapkan tidak menjadi tempat penyebaran Covid-19.Seharian kemarin,Ning Ita bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto berkeliling ke masjid-masjid dan ponpes di Kota Mojokerto untuk membagikan alat cuci tangan pakai sabun.Sekaligus memastikan bantuan dari Pemerintah Kota Mojokerto sudah diterima dan digunakan dengan baik di tempat-tempat ibadah tersebut.Sebelumnya,Pemerintah Kota Mojokerto melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto telah membagikan ribuan masker untuk warga.Tidak hanya itu,thermo gun dan flashdisk yang berisi imbauan ketaatan protokol kesehatan juga sudah dibagikan kepada 116 masjid dan pondok pesantren di Kota Mojokerto.Ning Ita menjelaskan,cara utama memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah taat kepada protokol kesehatan.Untuk itu,sosialisasi protokol kesehatan terus menerus digencarkan oleh pemkot."Ini semua untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan.Pemerintah akan terus membagikan masker kepada masyarakat.Imbauan melalui baliho juga sudah dipasang di berbagai tempat,ditambah flashdisk praktis yang juga berisi himbauan tentang mentaati protokol kesehatan"ujarnya."Flashdisk ini akan diputar menjelang salat berjamaah.Sehingga,diharapkan bisa didengar oleh seluruh masyarakat,untuk terus mengingatkan supaya masyarakat selalu taat dan patuh protokol kesehatan"ujar Ning Ita.Pihaknya menambahkan,dengan diputarnya imbauan tersebut paling tidak lima kali sehari melalui sound system di masjid,imbauan akan sering didengar masyarakat.Harapannya,ini bisa menjadi sebuah pembiasaan untuk selalu taat pada protokol kesehatan.Yaitu,menggunakan masker,menjaga jarak,dan cuci tangan pakai sabun.Dalam kesempatan ini,Ning Ita juga membagikan alat cuci tangan terbaru."Alat CPTS yang kita bagi kali ini berbeda dengan sebelumnya.Untuk mengambil sabun tidak perlu dipencet,untuk mengalirkan air juga tidak perlu memutar keran air,cukup menginjak pedal dengan kaki.Sehingga,semakin meminimalisir menyentuh benda-benda yang menjadi media penyebaran Covid-19"katanya.Lebih lanjut Ning Ita mengimbau agar masyarakat bisa menggunakan semua sarana dan prasarana yang telah disiapkan dengan sebaik-baiknya."Kami telah menyiapkan sarprasnya seperti masker,thermo gun,& alat CTPS.Maka kami imbau kepada masyarakat untuk menggunakannya,karena itu bagian dari protokol kesehatan yang harus diterapkan untuk memutus mata rantai Covid-19,"pungkas Ning Ita.Dengan adanya bantuan tersebut,para takmir masjid merasa sangat terbantu dalam pelaksanaan protokol kesehatan di tempat ibadah.Takmir Masjid Baiturrahman  Taufik menyatakan,bantuan thermo gun & alat CTPS sangat membantu jamaah & pengurus masjid."Untuk itu kami berterima kasih dengan bantuan ini,"ujar Taufik.Taufik menambahkan,flash disk yang sudah dibagikan juga sudah diputar & bisa menjadi alat untuk mengimbau para jamaah."Adanya CTPS ini jelas akan sangat membantu para jamaah & takmir masjid tanpa ribet.Cukup menginjak pedal.Sehingga meminimalisir kontak langsung tangan dengan benda umum,"pungkas Taufik.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,15 Agustus 2020).

Kamis, 20 Agustus 2020

BINROHTAL 932: PENGARUH PEMIMPIN DAN PEREMPUAN.

 Saat ngaji tafsir Jalalain di Pesantren Tebuireng Rabu (12/8),KH Ahmad Mustain Syafile Alhafid menjelaskan QS Alqasas 8-9."Ada dua pelajaran yang dapat diambil dari sini"tuturnya.Tentang kepemimpinan dan rumah tangga.Pelajaran tentang kepemimpinan bisa diambil dari penegasan QS Alqasas 8.Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah."Ini menunjukkan bahwa pemimpin yang jelek,cenderung memilih anak buah yang jelek juga,"tandasnya.Presiden yang jelek,akan memilih menteri & tentara yang jelek.Kepala daerah yang jelek,juga pasti akan memilih pejabat-pejabat yang jelek.Fir'aun pemimpin yang zalim.Programnya membunuh semua bayi laki-laki yang baru lahir.Tentu program ini hanya bisa dilaksanakan oleh menteri & para prajurit yang juga zalim.Fir'aun bersama menteri & bala tentaranya akhirnya ditenggelamkan di laut merah.Kebijakan pemimpin otoriter seperti Fir'aun tidak akan bisa diubah oleh siapapun."Kecuali oleh istrinya,"tegasnya.Fir'aun sudah menetapkan akan membunuh semua bayi yang lahir.Ketika bayi Musa ditemukan di sungai oleh para pegawai istana,Fir'aun hendak membunuhnya.Namun si istri melarang.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Alqasas 9.Fir'aun pun membatalkan keputusannya.Bayi Nabi Musa tidak jadi dibunuh."Pejabat yang baik,bisa menjadi jahat karena istri,"ucapnya.Ketika si pejabat tak bisa disuap,maka penyuap akan mencari jalan lewat sang istri.Ketika istri sudah disuap,maka ia akan mempengaruhi sang suami.Seperti ketika iblis menggoda Adam AS agar memakan buah kuldi di surga.Adam menolak.Namun iblis tak menyerah.Iblis merayu Hawa,sang istri.Setelah terbujuk,Hawa pun akhirnya mengajak Adam memakan khuldi."Kalau kalian sudah meluruskan langkah besar yang baik,jangan mudah tergoyahkan oleh istri,"bebernya.Nabi Ibrahim idak musyawarah dengan Hajar,isrinya,pesan Kiai Tain.Seperti mencontohkan Nabi Ibrahim ketika diperintah menyembelih Nabi Ismail ketika diperintah membunuh Nabi Ismail.Anak semata wayang yang sedang lucu-lucunya."Setelah mendengar perintah itu,Nabi Ibrahim tidak musyawarah dengan Hajar,istrinya,"bebernya.Tapi Nabi Ibrahim langsung bertanya kepada Ismail.Sebagaimana dikisahkan dalam dalam QS.Assaffat 102."Pelajaran lainnya,dalam berumah tangga,kepada istri,jangan pandang jabatan,"terangnya.Meski profeor,doktor,& pejabat tinggi,bos besar,jangan menggunakan status itu ketika berhadapan dengan istri."Meski kiai,meski doktor seperti saya,kalau diurung-uring istri harus tetap diam"jelasnya.(Dikutip Radar Jombang,15 Agustus 2020). 

BINROHTAL 913: KEUTAMAAN MENGUCAPKAN SALAM.

 Saat ngaji usai salat Magrib di Masjid Agung Baitul Mukminin,Senin (10/8).Pengasuh PP Umar Zahid Semelo Bandar Kedungmulyo KH Asrori Maksum,menjelaskan keutamaan salam."Rasulullah Muhammad SAW bersabda,seseorang tidak akan masuk surga hingga beriman.Tidak beriman hingga saling menyayangi.Dan agar saling menyayangi,sebarkanlah salam"tuturnya.Mengucapkan salam adalah perintah Allah SWT.Sebagaimana disebutkan dalam QS Annur 27."Hai orang-orang yang beriman,janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.Gus Maksum cerita,suatu ketika Nabi didatangi tiga orang.Orang Pertama mengucapkan assalamu alaikum.Nabi pun menjawab waalaikum salam dan berkata:bagimu 10 kebaikan.Orang Kedua mengucapkan assalamu alaikum wa rahmatullah dan bagimu 20 kebaikan.Orang Ketiga mengucapkan assalamu alakum wa rahmatullahi wa barakatuh.Nabi pun menjawab seperti itu dan berkata:bagimu 30 kebaikan."Mengucap salam itu sunah,sedangkan menjawabnya wajib"tegasnya.Yang lebih utama dari dua orang yang bertemu yakni yang mengucap salam.Sampai-sampai ada orang yang tiap hari ke pasar.Tidak jualan,juga tidak beli.Dia berdiri di pasar agar bisa mengucapkan salam kepada orang-orang yang lewat.Suatu ketika Abu Bakar ketemu Umar.Namun keduanya saling diam.Tidak ada yang mendahului salam.Abu Bakar lantas mengadukan hal itu kepada Nabi.Nabi pun memanggil Umar.Umar berkata,dia tidak mendahulukan salam akan dibangunkan rumah di surga.Umar ingin Abu Bakar memperoleh hal itu."Ketika masuk rumah sendiri pun,meski didalam rumah tak ada orang kita tetap dianjurkan salam"kata Gus Maksum.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Annar 61.Maka apabila kamu memasuki rumah,hendaklah kamu memberi salam kepada dirimu sendiri,salam yang ditetapkan dari sisi Allah,yang diberkati lagi baik."Kalau di rumah tidak ada orang,salamnya diganti.Assalamu alaika ayyuhanannabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh.Assalamu alaina wa ala ibadillahis solihin"terangnya.Gus Maksum cerita,ada orang sambat.Nabi karena rezekinya seret.Nabi lantas berpesan,agar tiap masuk rumah salam kemudian baca QS Al Ikhlas.Sahabat itu pun mempraktikkan dan rezekinya menjadi luas.(Dikutip Radar Jombang,14 Agustus 2020)..

Label : KEGIATAN