Saat khutbah di Masjid Candimulyo,Jombang Jumat (14/8),KH Sahal Afhami mengingatkan pergantian tahun Hijriyah."Rabu (19/8) kita akan memasuki tahun baru 1442 H".tuturnya.Makanya usai salat Asar dianjurkan membaca doa akhir tahun.Dan usai Magrib membaca doa awal tahun.Pergantian kalender hijriyah ditandai dengan terbenamnya matahari."Usahakan puasa akhir dan awal tahun"sarannya.Puasa akhir tahun dilakukan hari ini.Sedangkan puasa awal tahun dilaksanakan besok,1 Muharram\ 1442 H.Diantara keutamaan puasa akhir & awal tahun dilaksanakan besok,1 Muharram 1442 H.Diantara keutamaan puasa akhir dan awal tahun,dosa kita selama 50 tahun dihapus.Kiai Sahal juga mengingatkan pesan Nabi Isa As tentang waktu.Seperti yang dijelaskan di buku Dorotun Nasihin.Nabi Isa As mengatakan,dunia ini ada tiga hari.Hari kemarin yang telah yang telah berlalu dan tidak ada sesuatu yang dapat engkau lakukan dengan hari itu.Hari besok yang engkau tidak mengetahui apakah engkau dapat menemukannya atau tidak? Dan hari sekarang yang sedang engkau hadapi,maka gunakanlah sebaik mungkin.Dunia ini ada tiga jam.Jam yang telah lewat.Jam yang engkau tidak mengetahui apakah engkau akan menenukan atau tidak? Dan jam yang sekarang sedang engkau hadapi,maka hendaklah engkau menggunakannya sebaik mungkin.Karena engkau pada hakikatnya tidak memiliki kecuali satu jam itu saja.Kematian selalu mengancam dari jam yang satu ke jam yang berikutnya.Makanya dalam segala hal kita harus niat ibadah.Agar setiap detik yang kita lewati bernilai zikir dan berpahala.Rasulullah Muhammad SAW menyatakan,penduduk surga kelak akan menyesali setiap detik waktunya di dunia yang dilewati tanpa zikir.Bekerja kita niatkan ibadah melaksanakan perintah Allah dan Rasulullah untuk mencari rezeki yang halal.Olahraga kita niatkan agar badan sehat sehingga bisa istikomah ibadah.Makan minum kita niatkan agar kuat ibadah.Istirahat kita niatkan agar energi pulih sehingga bisa kembali semangat ibadah.Usai salat Subuh kita niat menunggu salat Duhur.Usai salat Duhur kita niat menunggu salat Magrib.Usai salat Magrib kita niat menunggu salat Isya.Usai salat Isya kita niat menunggu salat Subuh.Selama kita punya wudhu dan niat seperti diatas,maka waktu yang kita lewati dicatat seperti sedang salat.Sebab menunggu kebaikan,hakikatnya sama dengan melakukan kebaikan.Menunggu salat,diberi pahala seperti salat.Terkait pentingnya waktu,Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan.Jagalah lima hal sebelum lima hal.Mudamu sebelum datang masa tuamu.Sehatmu sebelum datang,masa sakitmu.Waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu.Kayamu sebelum miskinmu.Serta hidupmu sebelum matimu.Dan setiap pergantian tahun,sejatinya jarak kita dengan kematian semakin dekat.(Dikutip Radar Jombang,19 Agustus 2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar