Kamis, 27 Agustus 2020

BINROHTAL 985: MENSYUKURI UMUR.

 Saat ngaji usai salat Magrib di Masjid Agung Baitul Mukminin,Sabtu (15/8),KH Lukman Hakim Tambakberas,mengajak bersyulur."Kita harus mensyukuri HUT kemerdekaan 17 Agustus & Tahun Baru 1 Muharram 1442 H,"tuturnya.Semakin bertambahnya usia kemerdekaan harus membuat kita semakin baik dalam beribadah,"ajaknya.Karena dengan bertambahnya tahun,sejatinya kita semakin mendekati kematian.Kiai Lukman lalu cerita Nabi Ibrahim yang pernah bertanya kepada Allah bagaimana menghidupkan orang mati.Sebagaimana diabadikan dalam QS Al Baqarah 260.Allah lalu memerintahkan Nabi Ibrahim mengambil 4 burung.Kemudian membunuhnya & memotong-motongnya.Lalu mencampur & menguburnya di 4 penjuru.Utara,Selatan,Timur & Barat.Setelah itu,Ibrahim disuruh memanggil 4 burung itu.Keempat burung itu pun langsung hidup kembali & mendatangi Nabi Ibrahim.Inilah gambaran manusia diakhirat kelak.Manusia dikubur dimanapun,walaupun dunia seisinya telah hancur.Namun ketika Allah menyeru agar semua manusia bangkit & berkumpul dipadang mahgsyar,seluruh manusia akan langsung bangkit & berkumpul.Untuk menjalani hisab seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia."4 burung yang dipakai contoh diatas seluruhnya menggambarkan manusia yang punya sisi buruk,"kata Kiai Lukman.Pertama burung merak.Ini perlambang orang sombong.Merak mersa punya bulu yang bagus.Setiap ada orang mendekat,dia akan pamer dengan memekarkan bulunya.Kedua burung alap-alap yang selalu makan hewan piaraan manusia.Gambaran untuk orang yang serakah yang suka makan harta orang lain.Ketiga burung gagak pamakan bangkai.Gambaran orang yang suka menggunjing dengan makan bangkai teman.Sebagaimana disebutkan dalam QS Alhujurat 13.Keempat ayam jago yang suka mencari ayam betina.Sebagai lambang orang yang suka zina.Ketika didatangi malaikat maut,Nabi Ibrahim yang berjuluk kekasih Allah sempat berkata.Bagaimana mungkin seorang kekasih ingin kekasihnya mati?.Malaikat maut lantas mengadukan hal ini kepada Allah.Kemudian Allah minta malaikat maut bertanya balik.Apakah seorang kekasih tidak ingin bertemu kekasihnya?Nah,untuk bertemu Allah,Nabi Ibrahim harus mati lebih dulu.Hingga akhirnya Nabi Ibrahim legowo dicabut nyawanya.Nabi Ibrahim menjadi kekasih Allah karena selalu menomorsatukan Allah.Tidak khawatir dengan apapun yang telah dijamin oleh Allah seperti rezeki.Serta tidak pernah makan sendirian.Ibrahim selalu mencari orang untuk diberi & diajak makan.Jika kita bisa meniru Nabi Ibrahim,niscaya kelak pun kita akan mati dengan bahagia seperti kekasih yang hendak pergi menemui kekasihnya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,20 Agustus 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN