Jumat, 14 Agustus 2020

MOJOKERTO PUNYA CERITA: PENYEBARAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI MOJOKERTO,DIDENGAR MANSYUR LEWAT SIARAN RADIO.

 Mojokerto Kota-Sementara itu,setelah mendengar siaran proklamasi,Mansyur Solikhi bergegas untuk mendatangi Ketua GP Ansor Kota Mojokerto,Achyar Chalimy.Pemuda asal Gedeg tersebut menilai jika informasi kemerdekaan RI harus disebarluaskan pada rakyat yang sudah lama terbelenggu di bawah kaki penjajah.Ayyuhannafiq menceritakan,Mansyur Solikhi tak ingin berlama-lama untuk menyebarkan berita tentang proklamasi.Ketua GP Ansor Mojokasri itu langsung pergi kediaman Achyat Chalimi di Jalan Wachid Hasyim,Kelurahan Mentikan,Kecamatan Prajurit Kulon,Kota Mojokerto pada Jumat malam 17 Agustus 1945 atau bertepatan dengan 9 Ramadan 1334 Hijriyah.Saat itu,Abah Yat .sapaan Achyat Chalimi,tengah mengadakan tadarus di musala yang persis di depan tempat tinggalnya.Di rumah ibadah yang kini menjadi masjid sekaligus pesantren Sabilul Muttaqin itulah Mansyur Solikhi menyampaikan berita tentang proklamasi yang didengarnya dari radio."Abah Yat langsung mengajak semua jamaah di langgar itu untuk bersujud syukur,"imbuhnya.Senada dengan Mansyur Solikhi,Ketua GP Ansor Mojokerto itu pun juga menilai bahwa proklamasi harus segera disebarkan.Akan tetapi,penyebaran kemerdekaan RI tersebut belum bisa diumumkan secara terbuka.Pasalnya,saat itu tentara Jepang masih berkedudukan di Mojokerto & akan menangkap siapa saja yang menyebarluaskan proklamasi.Yuhan menyebutkan,Abah Yat bersama Mansyur Solikhi kemudian menyusun rencana agar kemerdekaan Republik Indonesia bisa disebarluaskan dengan senyap."Proklamasi itu kemudian menyebar secara berantai menyebar secara berantai dari mulut ke mulut.Khususnya di kalangan Ansor & Nahdratul Ulama/NU Mojokerto,"imbuhnya.Lambat laun,berita kekalahan Jepang atas sekutu juga semakin terdengar luas di telinga masyarakat.Yuhan menyatakan,animo kemerdekaan semakin tampak setelah selebaran teks proklamasi yang dicetak para pemuda Surabaya berdear di Mojokerto.Sehingga pada awal September telah banyak bendera merah putih yang dikibarkan di jalan-jalan protokol hingga perkampungan.Tak hanya itu,para pemuda Mojokerto juga turun ke jalan-jalan protokol hingga perkampungan.Tak hanya itu,para pemuda Mojokerto juga turun ke jalan untuk pasang badan agar sang saka tetap berkibar."Keputusan Mansyur Solikhi untuk mendatangi Abah Yat merupakan langkah yang berani.Sehingga,berita tentang lahirnya negara Indonesia bisa disebarkan pada warga Mojokerto,"tandasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,13 Agustus 2020).

BINROHTAL 930: JANGAN LOCKDOWN IMAN.

 Saat ngaji di Masjid Al Amin Kelurahan Jelakombo Jombang,Minggu (9/8),KH Taufiqurrahman Muchid menjelaskan pentingnya menjaga iman.Agar tidak sampai menurun dalam kondisi apapun."Walaupun sedang ada korona,jangan sampai lockdown iman"pesannya.Kiai Taufiq menjelaskan,korona tidak beda dengan penyakit lain."Korona itu juga makhuk Allah seperti kita"ungkapnya.Korona juga diciptakan Allah agar Ibadah.Seperti halnya tujuan penciptaan manusia dan jin.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Adzariyat 56.Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka ibadah kepada-Ku."Cara korona beribadah adalah dengan menempel pada manusia"paparnya.Sehingga manusia yang ditempeli menjadi sakit."Karena sama-sama makhluk dan sama-sama ibadah kepada Allah,jangan sampai korona menggangu ibadah kita"sarannya.Harus tetap salat jamaah ngaji mencari ilmu,baca Alquran dan bersalawat.Meskipun salat jamaahnya ada yang di rumah bersama keluarga.Mencari ilmunya dengan ngaji online."Selama korona saya tetap ngaji.Bahkan malah setiap usai salat fardu"bebernya.Karena ada ngaji yang dilaksanakan secara online.Adanya korona harus membuat kita makin mendekat kepada Allah.Bukan malah menjauh.Karena semua hal yang kita hadapi adalah ujian dari Allah Sebagaimana ditegaskan dalam QS Almalk 2.Allah menjadikan mati dan hidup untuk menguji,siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.Orang yang imannya meningkat selama pandemi korona akan beruntung.Jika mati,dia mati khusnul khotimah.Jika hidup,derajatnya akan meningkat di sisi Allah.Sebaliknya,orang yang imanya menurun selama korona akan rugi.Jika mati suul khotimah.Jika hidup akan susah dan gelisah."Korona termasuk tanda akan datangnya kiamat".paparnya.Banyak orang mati,termasuk ulama dan kiai."Di saat seperti ini,berpegang pada ajaran agama itu berat.Namun orang yang tetap berpegang pada agama,akan mulia di sisi Allah SWT"urainya.Orang yang bisa tetap mempertahankan iman di saat mendekati kiamat,diberi pahala seperti pahalanya. 50 sahabat.Padahal amal kita tidak akan pernah bisa menandingi para sahabat.Abu Bakar misalnya rela memberikan semua hartanya.Umar memberikan separo hartanya untuk menopang perjuangan Nabi Muhammad SAW.Ustman selain dermawan,tiap malam juga mengkhatamkan Quran dalam salat witir.Sayidina Ali selain luman,juga berani menggantikan tidur di tempat Nabi kala Nabi hendak dibunuh musuh.(Dikutip Radar Jombang,13 Agustus 2020).

Rabu, 12 Agustus 2020

NING ITA PENUHI KELENGKAPAN PENYERTAAN MODAL BPRS,SETELAH TERTUNDA 10 TAHUN,KEMARIN SERTIFIKAT DISERAHKAN.

 MOJOKERTO KOTA-Menindaklanjuti Pemda 13 Tahun 2016,Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan sertifikat tanah aset untuk kelengkapan penyertaan modal Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Mojokerto di Rumah Rakyat,Jl Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto Selasa (11/8).Penyerahan Sertifikat tersebut kepada Direktur Utama BPRS Kota Mojokerto,Choirudin,di saksikan perwakilan dari OJK Regional IV,Aris Budiman & Adi Sucipto.Lebih lanjut,Ning Ita menjelaskan,sertifikat yang diberikan adalah aset tanah milik Pemkot."Aset tanah & bangunan tersebut sudah ditepati sejak 2011,awal beroperasionalnya BPRS Kota Mojokerto.Namun,sebagai kelengkapan penyertaan modal sertifikat belum diserahkan sampai tadi sore.Selanjutnya,sertifikat akan dibalik nama oleh BPRS & dicatat nilainya di neraca agar diakui oleh OJK,"jelas Ning Ita.Dalam kesempatan ini,Choirudin menyampaikan terima kasih atas penyerahan kelengkapan penyertaan modal dari Pemkot."Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Mojokerto khususnya kepada Bu Ita,karena sudah 3 Kepala Daerah yang mengawal proses inberg ini,& baru selesai di era beliau,"kata Choirudin.Ia menambahkan,penyetoran modal ini sangat menguatkan kedudukan BPRS,terutama saat pandemi Covid-19."Dengan adanya pencatatan penyetoran modal ini akan memperkuat posisi permodalan BPRS Kota Mojokerto,khususnya bagi perhitungan kecukupan modal minimum bagi BPRS,"pungkas Choirudin.(Di kutip dari Radar Mojokerto,12 Agustus 2020).

JPRM DUKUNG PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT.

 MOJOKERTO KOTA-Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) M.Nur Kholis bersama kru melakukan kunjungan ke Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Rumah Rakyat,Selasa (11/8).Agenda pertemuan itu membahas tentang sejumlah isu di Kota Onde-Onde.Termasuk terkait program Pemkot Mojokerto ke depan.Ning Ita mengatakan,sejauh ini komunikasi antara Pemkot Mojokerto dan JPRM sudah terjalin cukup intens.Baik tentang program pembangunan insfrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.Karena itu,pihaknya berharap jika sinergitas dengan JPRM terus berjalan dan lebih ditingkatkan.Termasuk terkait dukungan JPRM terhadap Forum Kota Sehat."Karena saya ingin di dalam pencapaian predikat Kota Sehat di 2021 sudah bisa naik ke level yang paling tinggi secara nasional"tandasnya.Untuk meningkatkan ke level tersebut,diakuinya,tidak mudah.Karena butuh peran serta masyarakat dan media massa dalam memberikan dukungan dan edukasi kepada warga.Sementara itu,Direktur JPRM M.Nur Kholis berterima kasih kepada Wali Kota Ika Pupitasari atas terjalinnya sinergi dengan JPRM selama ini.Pihaknya juga menyatakan akan tetap berkomitmen untuk melanjutkan komunikasi yang berjalan baik selama ini dengan Pemkot Mojokerto.Termasuk dukungannya dalam keterlibatan pemberdayaan masyarakat melalui Forum Kota Sehat Mojokerto."Kami akan lebih intens lagi untuk komunikasi dengan Pemkot Mojokerto.Terutama dalam mendukung kebijakan terkait pemberdayaan masyarakat"tegasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,12 Agustus 2020). 

BINROHTAL 929: JANGAN MARAHI ANAK.

 Saat ngaji usai salat Subuh di Masjid Agung Baitul Mukminin Jumat (7/8),KH Achmad Cholil Alhafid berpesan jangan gampang memarahi anak."Anak yang sering dimarahi justru akan menjadi pemarah dan kecerdasannya rendah"tuturnya.Anak adalah peniru.Ketika dimarahi,dia akan belajar memarahi.Sebaliknya ketika dicintai,anak pun akan belajar mencintai.Nabi Muhammad SAW memberi contoh sangat menyayangi anak kecil.Suatu ketika Nabi sedang salat mengimami para sahabat.Kala Nabi sujud,cucunya naik ke punggung Nabi pun tidak bangkit dari sujudnya hingga si cucu turun.Akibatnya,Nabi sujud lama.Sampai-sampai para sahabat mengira sedang turun wahyu.Usai salam,Nabi menjelaskan,sujudnya lama karena memberi kesempatan cucunya bermain di punggungnya.Setiap ketemu putrinya.Nabi juga selalu memeluk.Hingga seorang sahabat merasa heran dan berkata,ia tak pernah memeluk anaknya.Nabi pun menyahut,memeluk anak bisa melembutkan hati.Orang yang tak pernah memeluk anaknya dikhawatirkan bakal keras hatinya.Allah memerintahkan kita berkata yang baik kepada anak,Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annisa 9.Dan hendaklah takut kepada Allah untuk meninggalkan anak-anak yang lemah.Karena itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar.Di situ ada dua solusi yang diberikan agar anak tidak mudah lemah.Yakni takwa & berkata yang baik kepada anak."Setiap kata yang keluar dari mulut orang tua adalah doa bagi anak,"tegasnya.Ustad Cholil lalu mencontohkan Nabi Ibrahim AS.Sejak Ismail belum lahir,Nabi Ibrahim sudah berdoa sebagaimana diabadikan dalam QS Assaffat 100.Ya Tuhanku,berilah aku anak yang termasuk orang-orang yang saleh.Ketika Ismail sudah lahir,Nabi Ibrahim berdoa sebagaimana diabadikan dalam QS Ibrahim 40.Ya Tuhanku,jadikanlah aku & anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat.Ismail pun tumbuh menjadi anak saleh bahkan diangkat menjadi Nabi.Ketika Allah perintah Nabi Ibrahim menyembelih Ismail,bapak & anak itu langsung taat tanpa syarat.Dari mereka akhirnya lahir banyak Nabi termasuk Nabi Muhammad SAW."Kalau ingin punya keluarga seperti Ibrahimi.Ingin punya keturunan seperti Ismail.Ingin punya keturunan seperti Ismail.maka jangan mudah memarahi anak,"pesannya.Di masa pandemi,selama anak belajar di rumah,justru anak sering dimarahi orang tua."Jangan seperti itu.Jadikanlah rumah kita surga bagi anak,"pesannya.Dalam kitab Lubbabul hadits Rasulullah Muhammad SAW bersabda,muliakanlah anak-anak itu tabir dari neraka.Muliakanlah anak-anak kalian karena sesungguhnya orang yang memuliakan anak akan dimuliakan Allah di surga.Sesungguhnya di surga ada rumah bernama Daarul Farah (rumah kegembiraan) yang tidak akan memasukinya terkecuali orang yang membahagiakan anak kecil.(Dikutip Radar Jombang,12 Agustus 2020). 

Selasa, 11 Agustus 2020

NING ITA SEMPROT DISINFEKTAN PAKAI MOBIL GUNNER.

 MOJOKERTO KOTA-Penyemprotan disinfektan atau strerilisasi sebagai upaya penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto kembali dilakukan.Kali ini,Pemkot Mojokerto kembali dilakukan.Kali ini,Pemkot Mojokerto bersama TNI,Polri,& PMI Kota Mojokerto melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil gunner PMI Provinsi Jawa Timur.Apel penyemprotan disinfektan dengan armada gunner di pimpin langsung Walikota Ika Puspitasari di Kantor PMI,Jalan Hayam Wuruk Nomor 2,Kota Mojokerto,Senin (10/8).Turut hadir Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi,Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto,sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto.Sekretaris PMI Kota Mojokerto Choirul Anwar menyatakan,penyemprotan disinfektan dengan armada gunner dilakukan sebagai upaya preventif percepatan penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto."Kegiatan ini juga sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat supaya taat protokol kesehatan,"ujar Anwar.Sementara itu,dalam amanatnya,Ning Ita menyatakan,tindakan utama dalam memutuskan mata rantai Covid-19 di Kota Mojokerto adalah tindakan promotif & preventif."Kegiatan simulasi yang kita lakukan dalam rangka edukasi & sosialisasi masyarakat terus kita upayakan dengan bersinergi & bergotong-royong antar semua unsur di seluruh sektor,"ujar Ning Ita.Walikota juga menjabat sebagai Ketua PMI Kota Mojokerto ini juga menyatakan,pandemi Covid-19 di Kota Mojokerto masih dinamis."Artinya sinergitas kita harus terus terus diingkatkan,tidak boleh lengah & tidak boleh surut semangat.Ini sudah menjadi tugas kita untuk memberi penglindungan untuk warga Kota Mojokerto,"lanjut Ning Ita.Masih dalam amanatnya,Ning Ita juga mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan dengan armada gunner merupakan bentuk sinergitas dalam penanganan Covid-19.Ning Ita berpesan agar semua yang bertugas dalam penanganan Covid-19 melakukan tugas masing-masing dengan penuh keikhlasan & kesabaran,terutama dalam menghadapai masyarakat dengan berbagai latar belakang.Penyemprotan dengan mobil gunner ini akan dilakukan selama 2 hari.Hari pertama,armada pertama melintasi PMI Jalan Majapahit,Jalan Raden Wijaya,Jalan Pahlawan,Jalan Gajah Mada,Jalan Pemuda,Jalan Letkol Sumarjo,& jalan A.Yani,& kembali ke PMI.Sedangkan armada kedua akan melintasi Jalan Majapahit,Jalan Bhayangkara,Jalan PB.Sudirman,Letkol Sumarjo,Jalan Hayam Wuruk,Jalan Gajah Mada,Jalan Pahlawan,Jalan Raden Wijaya (nihil semprot),Jalan Majapahit,Jalan Brawijaya,& kembali ke PMI.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,11 Agustus 2020). 

Senin, 10 Agustus 2020

TORIQOH 113: ISTIGFAR DAN NERIMAN.

 Menghadapi situasi apapun,kita harus neriman & banyak membaca Istighfar."Sebab 2 hal inilah yang akan membuat kita bahagia di dunia & akhirat,"kata KH Cholil Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang,kemarin.Kiai Cholil lalu mengingatkan pesan Syekh abdul Qodir Jailani yang di sampakan di pondoknya Jumat pagi 8 Syawal 545 H.Wahai orang yang betul-betul butuh kepada Allah SWT,janganlah engkau berangan-angan menjadi orang yang kaya.Sebab bisa jadi kekayaanmu akan menyebabkan kehancuranmu.Contohnya banyak,seperti Qorun & Saklabah.Mulanya Qorun pengikut setia Nabi Musa.Ketika semakin kaya,dia kian menjauh dari Nabi Musa.Bahkan ketika dimintai zakat,Qorun tidak mau membayar.Justru malah menyewa orang untuk membunuh Nabi Musa.Hingga akhirnya Qorun ditelan bumi bersama seluruh hartanya.Saklabah juga demikian.Semula dia misikin & rajin jamaah bersama Nabi Muhammad SAW.Dia lantas meminta didoakan kaya.Nabi 3 kali menolaknya.Namun Saklabah memaksa.Hingga akhirnya Nabi menurutinya.Setelah kaya,Saklabah justru meninggalkan salat & tidak mau membayar zakat.Pada masa khalifah Abu Bakar,Saklabah ikut diperangi & mati dalam keadaan suul khotimah."Kekayaan seringkali memfasilitasi untuk untuk memuaskan hawa nafsu,"ungkapnya.Untuk judi,membeli minuman keras,& mengonsumsi narkoba butuh uang banyak.Demikian pula untuk membeli pelacur.Sehingga yang bisa melakukannya hanya orang-orang kaya."Yang dianjurakan Rasulullah Muhammad SAW adalah minta ampunan & afiyat,"katanya.Seperti berdoa Allahumma inna nas alukal afwa wal afiyata wal muafatad daimah.Fiddini wad dunya wal akhirah.Sebagaimana disebutkan dalam kitab Nasiohil Ibad,Rasulullah Muhammad SAW bersabda ; Afiyat mengandung 10 kebaikan.5 kebaikan di dunia adalah : ilmu manfaat,ibadah yang diterima & rezeki halal.Syukur serta sabar dalam taat,menjauhi maksiat & menghadapi musibah.Sedangkan 5 kebaikan di akhirat yakni didatangi malaikat maut kasih sayang & kelembutan.Tidak dikagetkan malaikat Munkar & Nakir di alam kubur.Aman dari segala ketakutan padang maghsyar.Dihilangkan kejelekan & diterima saat timbangan amal..Serta melewati sirat seperti kilat sehingga bisa masuk surga dengan selamat."Rasulullah Muhammad SAW bersabda,sumbernya penyakit adalah dosa.Dan sumbernya obat adalah Istighfar,'tegasnya.Sebagaimana dijelaskan dalam QS Nuh 10-13.Setiap kali kita melakukan dosa,hati akan gundah,resah,susah,& khawatir.Ini meyebabkan hati gelap & tubuh kita sakit.Sebaliknya,ketika kita membaca Istighfar,dosa akan dihapus.hati akan menjadi terang.Serta tubuh menjadi sehat.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,10 Agustus 2020).

Sabtu, 08 Agustus 2020

FACEBOOK HINGGA TIKTOK KINI JUGA KENA PAJAK.

 JAKARTA,Jawa Pos- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kembali menunjuk sepuluh perusahaan global sebagai pemungut pajak pertambahan nilai (PPN).Sepuluh perusahaan itu melengkapi enam perusahaan global sebelumnya,antara lain.Netflix CS,yang dipungut PPN atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia."Penunjukan sepuluh entitas ini menjadikan total PPN produk digital luar negeri menjadi 16 perusahaan setelah penetapan perdana dilakukan Juli 2020 atas enam perusahaan luar negeri"ujar Direktur Penyuluhan,Pelayanan,&Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama di Jakarta,kemarin (7/8).10 pelaku usaha yang telah menerima surat keterangan terdaftar & nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN pada gelombang kedua itu adalah facebook ireland ltd,Facebook Payement International Ltd,Facebook Technologies International Ltd,Amazon.com,Services Ltd,& Audible Inc.Selain itu,ada Alexa Internet,Audible Ltd,Apple Distribution International Ltd,Tiktok Pte Ltd,& The Walt Disney Company/South East Asia-Pte Ltd."Dengan penunjukan ini,sejak 1 September 2020,10 pelaku usaha tersebut mulai memungut PPN atas produk & layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia,"imbuh Yoga.Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10% dari harga sebelum pajak,& harus dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.Yoga melanjutkan,pihaknya terus mengindentifikasi & berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke indonesia.Hal itu dilakukan untuk sosialisasi & mengetahui kesiapan mereka dalam waktu dekat jumlah pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN produk digital akan terus bertambah.DJP juga berharap selruh perusahaan yang telah memenuhi kriteria,termasuk penjualan Rp.600 juta setahun,atau Rp.50 juta/bulan,agar dapat mengambil inisiatif & menginormasikan kepada DJP.Dengan demikian,proses persiapan penunjukan,termasuk sosialisasi secara one-on-one,dapat segera dilaksanakan.Yoga mengingatkan,PPN atas pemanfaatan produk digital dari luar negeri bukan jenis pajak baru.Itu telah lama diatur dalam UU PP,tetapi kurang efektif karena hanya mengandalkan pemungutan & penyetoran sendiri oleh konsumen/pembeli yang sifatnya ritel & masif dalam ekonomi digital saat ini."Untuk meningkatkan evektifitas & kesederhanaan,pemerintah mengubah mekanisme pemungutan PPN tersebut menjadi dipungut penjual produk digital luar negeri,"jelasnya.Pemungutan PPN itu juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meniptakan kesetaraan berusaha/level playing field bagi semua pelaku usaha,khususnya antara pelaku di dalam negeri & luar negeri serta antar usaha konvensional & usaha digital (Di kutip dari Jawa Pos,8 Agustus 2020).

BINROHTAL 927: BERPRASANGKA BAIK.

 Saat khutbah di Masjid Al Ikhlas Perumda Candimulyo Jombang,Jumat (7/8),ustad Moch Seruji mengajak berprasangka baik."Prasangka baik membuat kita berkata positif,berfikir opimistis serta hati memancarkan cahaya Allah,"tuturnya.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Azhab 70-7.Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kamu kepada Allah & katakanlah perkataan yang benar.Niscaya Allah memperbaiki amalmu & mengampuni dosa-dosamu.Sebaliknya,kita harus menjauhi prasangka buruk.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Alhujurat 51.Hai orang-orang yang beriman,jauhilah buruk sangka,karena sebagian dari buruk sangka itu dosa."Prasangka buruk membuat kita berpikiran negatif,berfikir pesimistis & hati menjadi gelap,"jelasnya.Para Nabi,Wali,& pendiri bangsa memberi contoh selalu berprasangka baik.Seperti ketika Nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih Nabi Ismail AS."Walaupun tidak masuk akal,Nabi Ibrahim tetap menjalankan karena berprasangka baik kepada Allah SWT,"tegasnya.Hingga akhirnya Ismail diganti kambing dari surga.Nabi Muhammad SAW juga demikian.Ketika diperintah hijrah langsung berangkat karena berprasangka baik kepada Allah.Hingga akhirnya dakwah Rasul membuahkan hasil gemilang di Madinah."Para Wali Songo juga demikian.Ketika awal masuk tanah Jawa,kondisinya masih berat.Masyarakat masih banyak yang menyembah batu.Namun para Wali berprasangka baik kepada Allah.Sehingga dakwah di Jawa akhirnya sukses."Para pejuang kemerdekaan juga sangat optimistis karena berprasangka baik kepada Allah,"tuturnya.Pada perang 10 November di Surabaya misalnya.Dari sisi persenjataan,jelas kita kalah.Bambu runcing melawan meriam.Namun hanya di Surabaya jenderal sekutu terbunuh.Ini karena para pejuang berprasangka positif akan ditolong Allah.Sehingga sangat optimistis & penuh semangat membara.Allah pun akhirnya benar-benar menolong sehingga kita bisa merdeka."Sekarang ini,kita juga harus berprasangka baik kepada pemerintah,"ajaknya.Semua bidang sudah ada yang mengurus.Dan mereka pasti memikirkan yang terbaik.di tengah kondisi seperti apapun,selama kita berprasangka baik,pasti pikiran optimistis & hati memancarkan cahaya Allah.Sehingga mudah mendapatkan pertolongan Allah."Dari dulu sampai sekarang,yang bernilai baik akan tetap ada.Sedangkan yang buruk akan sirna,"tandasnya.Sebagaimana perumpamaan yang dijelaskan dalam QS Araa'd 17.Di kuti dari Radar Jombang,Jawa Pos,8 Agustus 2020).

DUKUNG GERAKAN JATIM BERMASKER,NING ITA SIAPKAN PULUHAN RIBU MASKER.

 MOJOKERTO KOTA-Walikota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kalporesta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi,Dandim 0815 Letkol Infa.Dwi Mawan Sutanto,serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi me-launching Gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru Surodinawan,Kamis (6/8).Pada kegiatan yang di gelar secara serentak & virtual di Jawa Timur itu,Ning Ita menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda & seluruh elemen masyarakat,tokoh agama,berbagai organisasi profesi masih terus mengampanyekan gerakan memakai masker secara masif."Gerakan Jatim Bermasker merupakan bersama-sama,bersinergi,bergotong-royong dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 di seluruh Jawa Timur,"kata Ning Ita.Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat & masih memiliki stok 5 ribu yang siap dibagikan.Lebih lanjut,Ning Ita mengungkapkan,UMKM di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140 ribu."Gerakan untuk menyebarkan masker & mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar dasar bahwa masker bukan keinginan kami,bukan ajakan kami,bukan imbauan kami,tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindungi dirinya & orang lain agar terbebas dari Covid-19,"tutur Ning Ita.Ia menargetkan,targetnya kampanye memakai masker adalah mereka sadar bahwa masker adalah kebutuhan masing-masing."Seperti hal-nya kita butuh kita sehat,"katanya.Dalam kesempatan tersebut,Ning Ita juga menyampaikan,warga Kota Mojokerto saat ini semakin memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan."Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker,disiplin menjaga jarak,disiplin cuci tangan.Karena disiplin terhadap protokol kesehatan adalah kunci menjadi pemutus Covd-19"ujar wali kota.Lanching Jatim Bermasker ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada perwakilan komuitas yang membantu memerangi Covid-19 di Kota Mojokerto.Di antaranya Persit,Bhayangkara,PKK,Karang Taruna Banser,Remaja Masjid.(Dikutip Radar Mojokerto,7 Agustus 2020),     

BINROHTAL 926: Bersyukur Dengan Cerita.

 Saat ngaji kitab Muhratul Ahadist di Masjid Agung Baitul Mukminin usai Maghrib,Rabu (5/8),KH Khairil Anam Denanyar menjelaskan cara bersyukur."Menceritakan nikmat-nikmat Allah merupakan salah satu cara bersyukur"tuturnya.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Adduha 11.Dan terhadap nikmat Tuhanmu,maka hendaklah kamu siarkan.Juga sabda Rasulullah Muhammad SAW riwayat Baihaqi.Menceritakan nikmat Allah tandanya syukur,dan tidak menceritakan berarti kufur nikmat.Siapa yang tidak bersyukur terhadap nikmat yang sedikit,tak akan bisa mensyukuri nikmat yang besar.Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia,tak akan bisa berterima kasih kepada Allah SWT.
1.Bersyukur dengan menceritakan nikmat Allah."Kalau bisa,jangan hanya cerita.Tapi beri incipnya"sarannya.Misalnya ketika kita masak yang aromanya sampai ke tetangga,Maka kita dianjurkan mengirim tetangga.Ketika kita bahagia melangsungkan pernikahan,maka dianjurkan menyembelih kambing untuk walimah mengundang tetangga,Menikah merupakan nikmat karena tidak semua orang bisa menikah seumur hidupnya.Ketika kita mendapat nikmat punya anak,maka dianjurkan aqiqah.Jika anaknya anak-anak,dianjurkan menyembelih dua ekor kambing.Jika anaknya perempuan,menyembelih seekor kambing.Dimasak yang manis manis lalu dibagikan kepada tetangga.Itu semua merupakan teknis menceritakan nikmat Allah kepada orang lain."Ketika ulang tahun,kita biasanya mentraktir teman-teman.Itu juga salah satu bentuk menceritakan nikmat Allah.Sebab panjang umur itu juga nikmat"bebernya.Namun yang sering terjadi sebaliknya."Kalau dapat musibah diceritakan kemana-mana Tapi bila dapat nikmat diam saja.Tidak mau cerita"ungkapnya.Karena kalau cerita baru dapat nikmat,khawatir diminta syukurannya.Padahal berdasar hadist Nabi diatas,tidak menceritakan nikmat Allah termasuk kufur nikmat.
2.Tidak mensyukuri nikmat kecil tak akan bisa mensyukuri nikmat besar."Dalam hal dunia manusia tak akan bisa mensyukuri nikmat besar."Dalam hal dunia manusia tak akan pernah puas"bebernya.Nabi sampai menyatakan,manusia jika punya satu gunung emas pasti masih ingin punya yang kedua.Jika punya dua gunung emas,pasti masih ingin punya yang ketiga.Manusia tak akan pernah puas hingga segumpal tanah menyumpai mulutnya dalam kuburan.Makanya kita diharuskan mensyukuri nikmat sekecil apapun.
3.Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tak bersyukur kepada manusia.Hakikatnya semua nikmat dari Allah.Namun perantaranya adalah manusia.Maka kita harus bisa berterima kasih kepada manusia.Agar bisa bererima kasih kepada Allah.Sebab yang menggerakkan manusia adalah Allah.(Dikutip Radar Jombang,7 Agustus 2020). 

Label : KEGIATAN