Sabtu, 08 Agustus 2020

BINROHTAL 927: BERPRASANGKA BAIK.

 Saat khutbah di Masjid Al Ikhlas Perumda Candimulyo Jombang,Jumat (7/8),ustad Moch Seruji mengajak berprasangka baik."Prasangka baik membuat kita berkata positif,berfikir opimistis serta hati memancarkan cahaya Allah,"tuturnya.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Azhab 70-7.Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kamu kepada Allah & katakanlah perkataan yang benar.Niscaya Allah memperbaiki amalmu & mengampuni dosa-dosamu.Sebaliknya,kita harus menjauhi prasangka buruk.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Alhujurat 51.Hai orang-orang yang beriman,jauhilah buruk sangka,karena sebagian dari buruk sangka itu dosa."Prasangka buruk membuat kita berpikiran negatif,berfikir pesimistis & hati menjadi gelap,"jelasnya.Para Nabi,Wali,& pendiri bangsa memberi contoh selalu berprasangka baik.Seperti ketika Nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih Nabi Ismail AS."Walaupun tidak masuk akal,Nabi Ibrahim tetap menjalankan karena berprasangka baik kepada Allah SWT,"tegasnya.Hingga akhirnya Ismail diganti kambing dari surga.Nabi Muhammad SAW juga demikian.Ketika diperintah hijrah langsung berangkat karena berprasangka baik kepada Allah.Hingga akhirnya dakwah Rasul membuahkan hasil gemilang di Madinah."Para Wali Songo juga demikian.Ketika awal masuk tanah Jawa,kondisinya masih berat.Masyarakat masih banyak yang menyembah batu.Namun para Wali berprasangka baik kepada Allah.Sehingga dakwah di Jawa akhirnya sukses."Para pejuang kemerdekaan juga sangat optimistis karena berprasangka baik kepada Allah,"tuturnya.Pada perang 10 November di Surabaya misalnya.Dari sisi persenjataan,jelas kita kalah.Bambu runcing melawan meriam.Namun hanya di Surabaya jenderal sekutu terbunuh.Ini karena para pejuang berprasangka positif akan ditolong Allah.Sehingga sangat optimistis & penuh semangat membara.Allah pun akhirnya benar-benar menolong sehingga kita bisa merdeka."Sekarang ini,kita juga harus berprasangka baik kepada pemerintah,"ajaknya.Semua bidang sudah ada yang mengurus.Dan mereka pasti memikirkan yang terbaik.di tengah kondisi seperti apapun,selama kita berprasangka baik,pasti pikiran optimistis & hati memancarkan cahaya Allah.Sehingga mudah mendapatkan pertolongan Allah."Dari dulu sampai sekarang,yang bernilai baik akan tetap ada.Sedangkan yang buruk akan sirna,"tandasnya.Sebagaimana perumpamaan yang dijelaskan dalam QS Araa'd 17.Di kuti dari Radar Jombang,Jawa Pos,8 Agustus 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN