Senin, 07 Desember 2020

SEBELUM MASUK KELAS,LEPAS SEPATU GANTI SANDAL.

 MOJOKERTO KOTA-Berseragam lengkap siswa SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Mojokerto satu per satu memasuki gerbang sekolah.Menyusul kebijakan pemerintah setempat menggelar uji coba terbatas pembiasaan pembelajaran tatap muka mulai kemarin (30/11).Seperti terpantau di SDN Miji,siswa mulai dari kelas 1 hingga VI tampak rapi menempati bangku yang dilengkapi bilik-bilik."Senang bisa diajar Pak Guru lagi.Kalau di rumah bosen.Kangen teman-teman"ujar Kresna Hari Saputra,siswa kelas II SDN Miji 2.Siswa masuk sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).Mereka memakai masker lengkap dengan face shield sesuai dengan pihak sekolah untuk mencegah penyebaran Covid-19.Para guru menyambut siswa dengan alat pengecek suhu tubuh.Jika ada yang tidak memakai masker sekolah sudah menyediakan dan nantinya diberikan kepada siswa yang bersangkutan.Sebelum masuk kelas,siswa diwajibkan mencuci tangan.Dan mengganti sepatu mereka dengan sandal yang telah disediakan sekolah.Kemudian satu per satu siswa menempati bangku berbilik dengan tetap menggunakan masker selama pelajaran berlangsung.Pihak sekolah sudah menggatur sedemikian rupa untuk keamanan jaga jarak masing-masing meja."Ini sudah kami awasi jarak bangkunya,satu kelas untuk yang SD maksimal diisi separo dari jumlah siswa.Alhamdulillah kondusif tidak ada kerumunan siswa"ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto Amin Wachid sembari mengecek jarak bangku siswa.Dewik,48 orang tua (ortu) siswa,mengungkapkan dia mengetahui informasi uji coba PTM sejak 10 hari yang lalu.Warga yang tinggal di Jalan Brawijaya ini mengaku sangat setuju digelarnya uji coba pembelajaran tatap muka.Lantaran ia sendiri kesulitan mengajari anaknya selama di rumah.Tidak bisa seperti guru ketika di kelas."Saya sangat setuju,ada uji coba tatap muka ini,alhamdulillah.Biar anak saya dapat tambahan belajar yang lebih jelas.Soalnya saya sendiri tidak bisa jelaskan pelajarannya ke anak saya"papar ibu dari siswa kelas III SDN Miji 4 tersebut.Dewik mengaku merasa terbantu dan tidak takut dengan adanya uji coba PTM di tengah pandemi.Sebab ia percaya,guru kelas anaknya merupakan guru yang tegas dan disiplin.Sehingga anaknya bakal kembali sekolah dengan aman.Sementara itu,bertepatan hari pertama uji coba PTM kemarin,siswa di SMP Negeri 1 Kota menggelar penilaian akhir semester (PAS).Dibatasi bilik-bilik,mereka mengerjakan soal-soal PAS secara manual atau di kertas.Waktu pengerjaan PAS dibatasi tiga jam untuk dua mata pelajaran tanpa ada istirahat."Ini giliran sistemnya kan kombinasi.Yang hari ini kelas VII dulu yang masuk.Yang kelas VIII dan IX ujiannya daring,tapi waktunya sama tiga jam untuk dua pelajaran"tutur Kepala SMP Negeri 1 Kota Mojokerto,Suwar.Sama dengan SD,kuota siswa yang masuk per harinya dibatasi.Bedanya jumlah siswa SMP yamg masuk merupakan sepertiga dari jumlah siswa satu kelas atau 33 persen.Dari jumlah tersebut siswa dibagi menjadi dua kelas.Karena jumlah kelas VII ada 10 kelas,maka total 20 ruang kelas ditempati untuk pelaksanaan PAS."Kami memprioritaskan anak-anak yang baru masuk dulu.Soalnya otomatis mereka tidak tahu ruangannya.Jadi,makanya kami kasih di hari pertama"lanjutnya.Berbeda dengan siswa SD salah seorang siswa SMPN 1 Kota Mojokerto Shalom Ramala Prasetnya Wardahana mengaku agak kesulitan menghadapi hari pertama masuk sekolah.Lantaran,ia masih merasa aneh datang ke sekolah dengan memakai masker dengan fase sheild."Kalau menggunakan masker saja sudah biasa,tapi untuk fase shield kesusahan karena mau ngerjain soal pandangan agak terganggu karena ada face sheid ini"tutupnya.

Ning Ita Wanti-Wanti Terapkan Protokol Kesehatan/Prokes 

Sementara itu,9 bula lamanya para siswa di Kota Mojokerto menjalani pembelajaran jarak jauh/PJJ atau setelah daring dari rumah.Dan kemarin,uji coba pembelajaran terbatas secara tatap muka mulai dilakukan untuk SD & SMP Negeri maupun Swasta.Untuk memastikan seluruh sekolah mentaati protokol pencegahan Covid-19,Walikota Ika Puspitasari melakukan sidak di sejumlah sekolah.Dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan/Dispendik Amin Wachid,Walikota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini meninjau pembelajaran di sekolah kompleks.Yakni SD Negeri Miji 1,2 & 4.Di lokasi pertama,ia melihat secara langsung model pembelajaran yang dilakukan untk para siswa.Mulai dari tempat cuci tangan/CTPS,disinfektan,bilik atau pelindung di meja para siswa,kelengkapan masker & pelindung wajah,hingga ketersediaan air minum."Tentunya,yang pertama kali kita lihat adalah sarana & prasarana.Apakah sudah memenuhi standar prosedur tetap/protap yang telah ditentukan.Mulai dari ketersediaan masker,CTPS,desinfektan,bilik bangku,& tentunya air minum .Karena,para siswa ini kan tidak ada jam istirahat & tidak ada kantin buka,maka pihak sekolah yang harus menyediakan kebutuhan tersebut.Dan Alhamdulllah,berjalan lancar,nanti kita akan  evaluasi kembali setelah 3 hari.Bagaimana kendala & dinamikanya,"jelas Ning Ita,sapaan akrab Walikota.Mengingat pembelajaran klasikal cukup lama,yakni 3,5 jam,lanjut Ning Ita,maka pihak sekolah harus mampu memberikan model pembelajaran yang cukup mengasyikkan agar siswa tidak merasa jenuh.Sekaligus untuk menghindari interaksi antar siswa saat pembelajaran."Mereka ini kan lama tidak bertemu dengan teman-temannya,ada kerinduan diantara mereka.Maka guru & pihak sekolah harus paham psikologis siswa,"imbuhnya.Sementara itu,Kepala Dispendik,Amin Wachid menambahkan,dalam pelaksanaan uji coba terbatas pembelajaran tatap muka SD & SMP Negeri maupun swasta di Kota Mojokerto di mulai sejak 30 November 2020.Untuk pembelajaran secara terbatas SD Negeri & Swasta,dari 63 SD Negeri & Swasta,ada 6 sekolah yang menjalani pembelajaran secara daring,& 57 lainnya menjalani uji coba pembelajaran tatap muka.Sedangkan 20 SMP Negeri lainnya menjalani uji coba pembelajaran tatap muka.Dengan demikian dari 83 sekolah Negeri & swasta di Kota Mojokerto,yang menjalani secara daring sebanyak 11 sekolah.Dan sisanya,72 sekolah mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka.Adapun mekanisme dalam uji coba pembelajaran tatap muka adalah dengan memberikan pembatasan jumlah siswa."Dalam 1 kelas,maksimal siswa yang mengkuti adalah 50%.Dengan pembagian 2 sif pembelajaran setiap harinya.Selain itu,setiap siswa yang menjalani uji coba pembelajaran tata muka,harus memenuhi syarat.Salah satunya mendapatkan persetujuan secara tertulis dari orang tua/wali murid.Jika siswa tersebut sedang sakit,maka tidak dianjurkan untuk mengkuti uji coba pembelajaran ini,"jelas Amin Wachid.Pada kesempatan itu,Walikota Ning Ita juga menyempatkan berbincang dengan para siswa,salah satunya dengan siswa kelas 2,Bima Tri Vagani & Iven Putrilia Wahid kelas 4.Di hadapan Ning Ita,para pelajar ini pun mengaku senang dengan adanya uji coba pembelajaran tatap muka ini."Senang sekali bisa belajar di sekolah,bisa ketemu teman-teman.Lebih enak belajar disekolah daripada dirumah,"kata Iven saat menjawab pertanyaan Walikota Ning Ita,terkait pembelajaran tatap muka.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,1 Desember 2020).

BINROHTAL 1.016: POSITIF DAN NEGATIF.

 Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (30/11),KH Khairil Anam dar Denanyar menjelaskan sisi positif & negatif.Dua hal ini selalu ada dimanapun."Allah SWT membuat perumpamaan,sesuatu yang tidak bermanfaat seperti buih akan hilang sedangkan memberi manfaat kepada manusia akan tetap di bumi,"tuturnya mengutip QS Arra'd 17.Segala sesuatu ada sisi positif & negatifnya."Ambillah sisi positifnya & tinggalkan sisi negatifnya,"ungkapnya.Dia lantas mencontohkan handphone/HP."HP itu manfaatnya besar namun bahayanya juga besar,"jelasnya.Banyak orang jadi korban kecanggihan HP.Mulai penipuan,perzinaan,rumah tangga bubrah,sampai pembunuhan gara-gara HP.Aktifitas menjadi mudah & cepat gara-gara HP."Karena itu harus pandai menggunakannya untuk hal-hal yang positif,"paparnya.Dalam urusan keluarga & harta juga demikian."Jika seseorang tidak bisa mengatur dengan baik,justru keluarga & harta jadi ancaman besar yang merugikan diri sendiri,"paparnya.Allah mengingatkan dalam surah Al Munafiqun ayat 9.Wahai orang-orang yang beriman,janganlah hartamu & anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah SWT.Siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.Rasulullah Muhammad SAW menjelaskan,ada 5 sisi negatif dari orang yang bekerja mengumpulkan harta benda."Ini hanyalah peringatan,agar manusia tidak terjerumus dalam sisi negatifnya.Namun,bisa mengambil sisi positifnya,"urainya.Sisi negatif pertama dari mengumpulkan harta yakni kepayahan.Agar payah bekerja ini bermakna & berpahala maka harus dilakukan dengan cara yang benar & halal.Nabi bersabda,sesunggguhnya Allah senang melihat hamba-Nya bersusah payah alias lelah dalam mencari rezeki yang halal.Bahkan kelelahan bekerja menjadi pelebur dosa."Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,siapa pada malam hari merasakan kelelahan dalam bekerja pada siang hari,maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah SWT,"tegasnya.

Sisi negatif yang kedua,melupakan kewajiban beribadah.Karena sibuk dengan pekerjaan kadang ibadah salatnya ditinggalkan."Sungguh ironis,ibadah salat hanya 10 menit tidak sempat padahal pekerjaan yang dilakukan bisa 6 sampai dengan 7 jam,"paparnya.Seperti inilah yang membuat kehidupan kurang barokah.hasil yang diperoleh besar namun tidak memperoleh ketenangan & ketenteraman dalam kehidupan.Agar sisi negatif ini hilang,maka bekerja seperti apapun jangan sampai melupakan ibadah.

Ketiga,rasa khawatir pada hartanya dari tangan para perampok & pencuri."agar tidak dihantui perasaan takut & khawatir maka yakinilah bahwa semua itu titipan Allah & mendekatlah kepada Allah,"sarannya.Harta akan lebih berkah jika ditasarufkan untuk menyantuni fakir misikin,anak yatim,untuk kegiatan keagamaan,memakmurkan tempat ibadah atau apa saja yang bermanfaat bagi umat.Sehingga Allah lah yang akan menjaganya.

Keempat,rawan terhadap julukan bakhil.Oleh karena itu harus mau berbagi dengan sesama.Sebab di dalam harta kita ada hak orang lain yang haus diberikan."Jika tidak diberikan,sama hal nya mencaplok hak orang lain,"tandasnya.Harta yang diberikan kepada orang lain hakikatnya tidak hilang,justru malah membuat harta bertambah & barokah.

Kelima,menjauhi orang yang saleh.karena uangnya banyak,kadang-kadang dorongan nafsu mengajak untuk bersenang-senang ditempat maksiat.Tidak mau bergaul dengan orang-orang yang saleh.Hal ini tentu berbahaya karena tidak pernah mendapatkan nasehat sehingga terus menerus larut dalam kemaksiatan yang berakibat celaka,baik didunia maupun diakhirat.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,1 Desember 2020).

PERINGATAN HUT KE-49 KORPRI DI TENGAH PANDEMI,NING ITA APRESIASI KEPEDULIAN ANGGOTA KORPRI.

 MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Ika Puspitasari mengapresiasi seluruh anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Mojokerto yang telah peduli dengan sesama di tengah pandemi Covid-19.Hal ini disampaikannya saat memperingati HUT Ke-49 Korpri di Aula Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,Minggu (29/11).Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,acara peringatan HUT Ke-49 Korps Tahun 2020 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.Tahun ini,mengangkat tema "Korpri Peduli,Berkontribusi,Melayani dan Mempersatu Bangsa diharapkan oleh wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini,menjadi landasan kuat bagi seluruh anggota Korpri dalam melayani masyarakat."Karena pada hakikatnya,kita adalah pelayan masyarakat.Saya berharap,Korpri dapat berkontribusi secara langsung untuk memberikan kemanfaatan tidak hanya dengan anggotanya tapi dengan masyarakat secara luas terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.Dengan harapan,mampu membawa perubahan yang siginifikan demi kemajuan dan perkembangan Kota Mojokerto"kata Ning Ita yang juga sebagai Penasehat Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto.Peringatan HUT Korpri Ke-49 yang dikemas dengan Doa untuk Bangsa secara daring yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia tersebut,juga disisipkan dengan pemberian penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah patuh dalam menjalankan protokol kesehatan.Sekaligus memberikan santunan kepada keluarga aparatur sipil negara (ASN) yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 serta kepada ASN yang telah sembuh dari Covid-19."Tidak hanya itu,Korpri juga memberikan bantuan masker sebanyak 1.000 masker dan 1.000 hand sanitizer.Selain itu,seluruh anggota Korpri juga telah menyisihkan uangnya untuk membantu masyarakat di tengah pandemi sejak bulan April hingga Oktober.Bantuan tersebut  berupa uang tunai senilai Rp 165 juta setiap bulan,yang diserahkan langsung kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19"kata Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto Halistyati.Dalam kesempatan ini,turut hadir Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria,Danrem 082/CPY diwakili Mayor (K) Caj Candra Yuniati,S,S (Pasi Pers Rem 082/CPY).Dandim 0815 Mojokerto diwakili Lettu Inf Zainuddin Talasa (Pasi Pers Kodim 0815 Mojokerto),Dandempom 2 Mojokerto diwakili Kapten Cpm Agus A(Pasi Lidpam),Kapolresta diwakili Kompol Iwan Sebastian,S,ST,SH,MH (Wakapolresmota) dan Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahjudi,S,H.(Dikutip Radar Mojokerto,30 November 2020).     

TORIQOH 126: KEINDAHAN DUNIA MENDUSTAKAN.

 Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang,KH Cholil Dahlan,mengingatkan agar kita tidak panik setiap hari mendengar kabar kematian.Karena pesona keindahan dunia itu mendustakan."Keindahan dan keenakan dunia itu mendustakan.Bukan keindahan dan keenakan yang sebenar-benarnya"tuturnya.Kiai Cholil lalu mengutip QS Ali Imron 185.Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.Barangsiapa dijauhkan dari neraka & dimasukkan ke dalam surga,maka sungguh ia lebih beruntung.Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan alias mataul gurur.Didunia,tidak ada keindahan yang diliputi keindahan.Tidak ada keenakan yang diliputi keenakan.Bunga mawar itu indah,tapi diliputi duri.Kita bisa menikmati keindahan mawar,namun bisa juga kena durinya.Durian itu enak,tapi juga dilindungi duri.Kita bisa menikmati enaknya,tapi juga bisa kena durinya."Seenak-enaknya makan durian,pasti ada bosannya,"tegasnya.Bagi orang kota,sesekali melihat gunung & air terjun akan terasa indah & nikmat.Tapi bagi orang yang tinggal digunung,hal iu akan terasa biasa bahkan membosankan.Sehingga mereka kalau rekreasi justru ke luar kota."Di akhirat nanti,tidak ada bosannya,"tegasnya.Makan durian berapapun ttap terasa nikmat.Makan sate berapa tusuk pun tidak akan bosan.Bahkan,setiap hari berhubungan dengan 100  bidadari pun tetap kuat & nikmat.Makanya orang bertakwa itu gembira & bahagia menyongsong kematian.Karena mereka akan mendapati kenikmatan & keindahan yang hakiki.Di kubur pun,mereka sudah menikmati taman surga.Ilmu yang mereka amalkan,Al Quran yang dia baca serta sedekah yang dia keluarkan akan menemani dalam wujud orang yang menyenangkan.Sehingga dikubur terasa indah,nikmat & sebentar.Kiai Cholil juga menjelaskan,kehidupan dunia hanyalah senda gurau & mainan.Sebagaimana disebut dalam QS Al An'am 32 & Al Ankabut 64."Dunia itu hanya sawang sinawang,"urainya.Orang yang kita sawang enak,belum tentu benar-benar enak,belum tentu benar-benar enak.Sebaliknya,orang yang kita sawang susah,belum tentu benar-benar susah.Ini berbeda dengan akhirat kelak.Kehidupan akhirat bersifa hakiki.Orang yang bertakwa yang hidup disurga,yang benar-benar memperoleh kehidupan yang nikmat & enak.Sebaliknya,pendosa yang di neraka akan benar-benar merasakan siksa yang pedih.Rasulullah Muhammad SAW menyarankan,orang beriman dalam menjalani kehidupan harus senantiasa sabar syukur.Dengan sabar & syukur,kehidupan dunia seperti apapun akan terasa tenang,nyaman & bahagia.Orang baru bisa menjalani kehidupan dunia dengan abar & syukur jika senantiaa zikir kepada Allah SWT.Lisannya tak pernah berhenti menyebut asma Allah serta hatinya selalu ingat Allah SWT.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,30 November 2020).

CEGAH SEJAK DINI DENGAN 3T (TESTING,TRACING,DAN TREATMENT).

 JAKARTA-Banyak hal yang harus dilakukan agar pandemi korona bisa segera usai.Salah satunya,protokol kesehatan tidak boleh dilupakan.Yakni,memakai masker,mencuci tangan dengan sabun,serta menjaga jarak dan menjauhi kerumunan atau disingkat 3M.Namun,ada beberapa hal lagi yang harus dikerjakan supaya korona benar-benar lenyap dari bumi Nusantara.Sejak pandemi Covid-19 menyerbu Indonesia,pemerintah langsung menggiatkan 'testing,tracing dan treatment atau disingkat 3T.Dilansir dari president.go.id dalam rapat terbatas mengenai percepatan penanganan dampak Covid-19 di Istana Merdeka pada 13 Juli 2020.Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pentingnya menggalakkan 3T.Hal itu dilakukan agar rantai persebaran virus korona segera terputus.Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa 3T dimasifkan & diprioritaskan pada provinsi-provinsi yang memiliki tingkat peredaran tertinggi."Program 3T,yakni testing,tracing,& treatment,harus betul-betul dilakukan secara masif & agresif,"kata Presiden Jokowi.

- Testing adalah peningkatan pengujian tes PCR.Jumlah lab & mobile lab PCR ditambah agar target pengujian sebanyak 30 ribu orang/hari bisa tercapai.Dengan melakukan testing,akan ada lebih banyak orang yang teridentifikasi,apakah terserang virus korona atau tidak.Jika sudah terinfeksi,proses penanganan juga akan lebih mudah.Dengan melakukan itu,persebaran virus korona diharapkan bisa teratasi.

- Tracing dilakukan untuk menelusuri kasus suspect,kasus probable,& kasus konfirmasi.Tujuannya,dapat diberlakukan isolasi mandiri.Isolasi mandiri dilakukan agar virus Covid tidak tersebar pada orang lain.

- Treatment adalah upaya perawatan sebaik-baiknya bagi orang yang terpapar Covid-19.Bagi provinsi-provinsi yang diprioritaskan dalam 3T,ada penambahan fasilitas kesehatan rumah sakit,seperti bed,alat pelindung diri/APD,ventilator,kamar isolasi,& obat-obatan.

Ketua Satuan Tugas/Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengajak masyarakat untuk mengikuti prosedur 3T (Testing,Tracing,& Treatment) guna menekan penularan Covid-19."Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menolah testing & tracing.Sebab,penanganan kseshatan adalah sebuah kerja kemanusiaan,"tuturnya.Doni menjelaskan,tenaga kesehatan yang diterjunkan ke lapangan hendak memastikan gejala Covid-19 di masyarakat.Diharapkan gejala Covid-19 seseorang dapat dikenali lebih awal.D\em\ikian juga riwayat kontak pasien tersebut."Semakin cepat diketahui,penularan lebih luas bisa dicegah.Ini disebabkan mayoritas penderita Covid-19 adalah OT (orang tanpa gejala),"terangnya.Menurut Doni,titik paling krusial saat ini dalam memperkecil resiko kematian akibat Covid-19 adalah dengan menjaga agar pasien tidak berpindah fase atau kategori sakit."Diusahakan agar pasien Covid-19 tetap dengan gejala ringan sehingga lebih mudah disembuhkan.Ini adalah prioritas 3T,jadi jangan menghindar,"jelasnya.(Di kutip dari Jawa Pos,28 November 2020).


---- Efektif Memutus Rantai Penularan ----

Penerapan praktek 3T (tracing,testing,& treatment) sama pentingnya dengan perilaku 3M (Menggunakan masker,mencuci tangan & menjaga jarak).Dua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.Penasehat Menteri Koordinator Bidang Maritim & Investasi (Menkomarinves) Monica Nirmala menyatakan,3M membicarakan peran sebagai individu.Sementara itu,3T berbicara tentang bagaimana memberikan notifikasi atau pemberitahuan kepada orang sekitar untuk waspada."Jadi memang ada satu proses yang tidak hanya melibatkan individu,tapi juga orang yang\ lebih\ banyak"ujar Monica dalam Dialog Produktif bertema (Optimisme Masyarakat terhadap 3T (Tracing,Testing,Treatment) yang diselanggarakan KPCPEN,Kamis.Menurut Monica,ada beberapa strategi yang dilaksanakan pemerintah untuk memperkuat upaya 3T.Yakni,fokus melakukan deteksi awal persebaran Covid-19 lewat testing dan tracing yang tepat sasaran.Kemudian untuk treatment pemerintah memperkuat manajemen perawatan pada pasien Covid-19.Dia menambahkan,3T sama pentingnya dengan 3M karena itu harus menjadi satu kesatuan."Kita berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan kita melindungi diri sesama.Setiap orang harus mengambil peran untuk memutus rantai dengan berpartisipasi kooperatif menerapkan 3M dan 3T"sebut Monica.


Masih Terkendala Saat Harus Tracing.

Sejauh ini pemerintah cukup berhasil meningkatkan kapasitas testing (pemeriksaan) & treatment (perawatan) pasien Covid-19.Namun,Juru Bicara Satgas Penaganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengakui bahwa kendala terbesar 3T adalah Teacing."Banyak resistensi dari masyarakat di lapangan akibat adanya stigma negatif terhadap penderita Covid-19.Dan ini harus dihindari.Sebab,3T merupakan upaya yang tidak mudah sehingga membutuhkan sinergi dari masyarakat,"ujar Wiku.Dia mengimbau masyarakat untuk betul-betul memahami bahwa keterbukaan merupakan hal yang sangat penting bagi pemerintah dalam upaya mengurangi penularan Covid-19."Masyarakat harus terbuka terkait riwayat perjalanan & interaksi yang dilakukan,"tegasnya.SElain itu,msayarakat diminta tidak memberikan stigma terhadap penderita positif Covid-19."Kemudian,jangan lupa,ingat pesan ibu.Wajib pakai masker,mencuci tangan dengan sabun,serta menjaga jarak & menjauhi kerumunan,"tegasnya.(Di kutip dari Jawa Pos,28 November 2020).


----- Ayo Bersatu Lawan Covid-19 ---- 

* Testing

Pengujian PCR atau tes swab terus ditambah.Dengan melakukan testing,akan lebih banyak orang yang teridentifikasi,apakah terkena serangan virus korona atau tidak.Jika sudah terinfeksi,proses penagananan juga lebih mudah.Dengan melakukan itu,persebaran virus korona diharapkan bisa teratasi.

*Tracing

Tindakan ini dilakukan untuk menelusuri kasus suspect,kasus probable,&kasus konfirmasi.Tujuannya,dapat diberlakukan isolasi mandiri dilakukan agar virus Covid-19 tidak tersebar kepada orang lain.

* Treatment

Adalah upaya perawatan yang sebaik-baiknya bagi orang-orang yang terpapar Covid-19.Bagi provinsi-provinsi yang diprioritaskan dalam 3T,ada penambahan fasilitas kesehatan rumah sakit,seperti bed,alat pelindung diri/APD,ventilator,kamar isolasi,& obat-obatan.


======= Ingat Pesan Ibu =======

01.Memakai masker kemanapun kalian pergi

02.Mencuci tangan dengan sabun minimal 30 detik

03.Menjaga jarak & menjauhi kerumunan.

(Di kutip dari Layanan Tugas Penagangan Covid-19).

Kamis, 03 Desember 2020

Binrohtal 1.014 : Penyayang Pasti Disayang

 Saat ngaji usai salat Duh\ur di  Masjid Junnatul Fuadah,Polres Jombang Kamis\ (26/11),pengasuh Pesantren Tebu Ireng Putri,KH Fahmi Amrullah Had\zik,menjelaskan pentingnya menjadi orang yang punya kasih sayang."Kalau kita ingin disayangi,m\aka kita harus menjadi orang yang mau menyayangi,"tuturnya.Orang-orang yang penyayang,akan tetap menyayangi walaupun tersakiti.Mereka menyayangi bukan karena manusia,melainkan karena Allah SWT..Sebagaimana disebut dal\am QS Al furqon 63.Da\n hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu ialah orang-\orang berjalan diatas bumi dengan rendah hati & apabila orang-orang jahil menyapa mereka,mereka mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan.Seperti Rasulullah Muhammad SAW yang walaupun dilempari oleh penduduk Toif,tetap mendoakan kebaikan.Ya Allah,berikanlah mereka petunjuk karena sesungguhnya mereka tidak tahu.Kepada pengemis buta yang tiap hari mencacinya,Rasul bahkan selalu menyuapinya setiap hari.Gus Fahmi lalu menjelaskan hadits yang terdapat dalam kitab Al Mawa'izh Al-'Usfuriyah.Rasulullah SAW bersabda : Orang-orang yang pengasih akan dikasihi Allah Sang Maha Pengasih.Kasihilah siapapun dimuka bumi maka yang dilangit akan mengasihimu.Alkisah,suatu hari Sayyidina Umar bin Khattab RA berjalan kaki ke Madinah.Umar melihat anak kecil yang mempermainkan burung ditangannya hingga burung itu kesakitan.Umar RA kasihan terhadap burung itu.Umar lantas membelinya kemudian melepaskannya.Nah,ketika Umar wafat,banyak orang yang melihat beliau dalam mimpi & mereka menanyakan keadaannya."Apa yang Allah lakukan kepadamu?"Umar menjawab"Allah telah mengampuniku & memaafkanku,"Mereka kemabali bertanya,"Dengan amal apa dengan kedermawananmu atau kezuhudanmu?"Umar menjawab :"Ketika kalian meletakkanku didalam kubur,datanglahkepadaku 2 malaikat gagah hingga membuat akalku tak bisa berfikir & persendianku gemetar.Kedua malaikat itu menundukkanku & tidak menayaiku.Saat itu aku mendengar "Tinggalkan hamba-Ku & jangan kalian menakutinya.Aku menyayanginya & memaafkannya.Dia telah menyayangi seekor burung di dunia,maka Aku menyayanginya diakhirat,"Kisah lain,dulu ada seorang ahli ibadah dari kalangan Bani Israil sedang dilanda kelaparan.Dia lantas berangan-angan,andai gundukan pasir ini adalah gandum milikku,pastilah aku akan mengenyangkan perut Bani Israil.Kemudian Allah mewahyukan kepada salah satu Nabi dari para Nabi-Nya untuk mengatakan kepada orang tua.Allah Ta'ala telah memberinya pahala seakan-akan telah sedekah gandum sebanyak tumpukan pasir yang dia andaikan.Siapa yang menyayangi hamba Allah maka Allah akan menyayanginya.Ketika hamba itu menyayangi hamba hamba Allah dengan perkataannya."Andai ini adalah gandum,pastilah aku akan mengenyangkan orang-orang,"Maka dia mendapat pahala sebagaimana telah melakukan hal tersebut.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,27 November 2020).

Rabu, 02 Desember 2020

Binrohtal 1.013 : Bahaya Tamak & Serakah

 Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Junnatul Fuadah,Polres Jombang,Rabu (25/11),Ustad Agung Bahroni menjelaskan bahaya tamak & serakah."Orang yang tamak & serakah akan dimasukkan neraka Huthamah,"tuturnya mengutip QS Alhumazah 1-9.Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat & pencela.Yang mengumpulkan harta & menghitung-hitungnya.Dia mengira hartanya itu dapat mengekalkannya.Sekali-kali tidak!.Sesunggguhnya dia kan benar-benar ditempatkan kedalam Huthamah.Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?Yaitu api yang disediakan Allah yang dinyalakan.Yang membakar sampai kehati.Sesungguhnya api itu ditutup apa diatas mereka.Sedang mereka itu diikat pada tiang-tiang yang panjang."Orang yang tamak & serakah akan kehilangan rasa malu,"tegasnya.Orang yang tamak & serakah akan kehilangan rasa malu,"tegasnya.Orang yang tamak & serakah juga pasti akan celaka.Ustad Agung lalu cerita zaman Nabi Isa.Suatu hari Nabi Isa & seorang sahabatnya berjalan di tepi sungai.Keduanya punya 3 roti.Satu potong untuk Nabi Isa.AS,satu potong untuk orang itu.adapun sisa satu potong roti lagi untuk disimpan.Namun,sesudah Nabi Isa pergi minum ke sungai & kembali,beliau mendapati sepotong roti yang tersisa sudah tidak ada.Maka,beliau pun bertanya,siapakah yang telah mengambil sepotong roti sisa untuk disimpan ini?Sahabat itu menjawab,"Aku tidak tahu,Tiba-tiba,mereka melihat seekor rusa & kedua anaknya.Nabi Isa AS menyuruh sahabatnya itu untuk menangkap anak rusa.Kemudian,hewan itu disembelih & dimasak.Keduanya lantas memakannya.Sesudah itu,Nabi Isa memohon kepada Allah SWT agar anak rusa yang telah disembelih itu hidup kembali.Hiduplah ia atas izin Allah SWT.Nabi Isa bertanya kepada sahabatnya,"Demi Allah,yang memperhatikan kepadamu bukti kekuasaan-Nya ini,siapa ]kah yang telah mengambil sepotong roti yang disimpan itu?"Jawab sahabatnya,"Aku tidak tahu,"Mereka melanjutkan perjalanan.Sampailah keduanya di hutan belantara.Saat sedang duduk-duduk,Nabi Isa lantas mengambil tanah & kerikil kemudian berkata,"Jadilah emas dengan izin Allah,".Tiba-tiba,tanah & kerikil itu berubah menjadi emas.Nabi Isa lantas membaginya jadi 3 bagian.Beliau berkata kepada sahabatnya."Untukku 1/3,Sepertiga lainnya,untukmu.Sepertiga sisanya untuk orang yang mengambil roti tadi,"Sontak sahabat itu berseru,"Akulah yang mengambil roti itu,"Nabi Isa berkata,"Ambillah semua bagian emas ini untukmu.Maka,Nabi Isa berpisah,melanjutkan perjalanan seorang diri.Orang tadi kemudian didatangi 2 perampok.Orang itu mencoba bernegosiasi."Lebih baik kita bagi 3 saja emas-emas ini,"Kedua perampok itu setuju.Tengah hari,mereka mulai lapar.Seseorang menyuruh kawannya pergi ke pasar untuk berbelanja makanan.Di pasar,orang yang sedang berbelanja itu ingin menguasai semua emas.Dia lantas menaburkan racun ke dalam makanan.Dua orang yang sedang menunggu juga berpikir keras untuk membagi emas hanya berdua.Sehingga,ketika yang belanja datang,langsung dibunuh.Keduanya lantas memakan makanan yang telah ditaburi racun hingga\ akhirnya keduanya pun mati.Nabi Isa lantas berkata kepada para pengikutnya."Inilah perumpamaan dunia.Maka berhati-hatilah kalian kepadanya,jangan sampai kita menghalalkan segala cara memburu dunia.Karena itu sama dengan mengabungkan ular berbisa ke leher.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,26 November 2020).

INOVASI GAYATRI MASUK TOP KIPP 2020,N|NG ITA TERIMA PENGHARGAAN DARI KEMEN PAN-RB.

 MOJOKERTO KOTA-Dipengunjung tahun 2020,Pemerintah Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi yang\ membanggakan inovasi Gerbang Layanan Informasi Terpadu dan Terintegrasi (Gayatri) yang masuk pada Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 dinyatakan lolos.Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).Tjahjo Kumolo kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Gedung Tribata,Jakarta Selatan,Rabu (25/11).Inovasi Gayatri yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto,merupakan layanan berbasis kesehatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tanpa perlu mendatangi puskesmas,klinik atau rumah sakit tertentu.Segala aspek di bidang kesehatan dapat terpenuhi dalam satu layanan aplikasi .Mulai dari,antrean pemeriksaan rumah sakit,layanan pengingat jadwal kontrol pasien,hingga update terkait jumlah kasus Covid-19,kegiatan rutin Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang sudah di-input oleh kader motivator kesehatan.Selain itu iinovasi Gayatri juga terintegrasi dengan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta layanan Primary Care (PCare) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan (BPJS-Kes)."Gayatri ini,merupakan aplikasi dalam menunjang kesehatan masyarakat Kota Mojokerto.Ia lahir dari kerisauan saya saat pertama menjabat sebagai walikota.Kala itu,kondisi kesehatan masyarakat di kota ini masih belum terpantau dengan jelas.Bahkan,masih banyak dari mereka yang kesusahan dalam mengakses kebutuhan kesehatan.Masalah pun semakin rumit ketika data-data warga tidak terorganisir dengan baik,sehingga menyusahkan kami ketika memberikan pertolongan"kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.Melihat kondisi masyarakat yang belum tertangani secara benar,membuat wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini membuat gebrakan secara drastis dengan mengerahkan 1,625 kader kesehatan dan kader motivator.Para kader yang didominasi oleh wanita ini pun,mulai menyasar satu persatu rumah untuk melakukan pendataan secara terperinci.Dari hasil probematika itulah,inovasi Gayatri mulai diterapkan sejak tahun 2019 lalu."Dengan bantuan kader,kondisi masyarakat akan terpantau setiap saat karena dilakukan secara door-to-door.Masyarakat pun,dapat terjamin kesehatannya tanpa perlu datang ke rumah sakit atau puskesmas.Bahkan,warga juga dapat mengakese aplikasi Gayatri melalui smart-phone masing-masing tanpa perlu bantuan kader.Namun,kader tetap memberikan pendampingan berupa sosialisasi terkait update informasi layanan kesehatan terbaru'jelas Ning Ita,sapaan akrab wali kota.Perlu diketahui,Kota Mojokerto merupakan salah satu daerah yang masuk dalam 2,250 inovasi dari kementerian,lembaga,badan usaha milik negara (BUMN),pemerintah provinsi,pemerintah kota / kabupaten se-Indonesia.Melalui seleksi ketat,Kota Mojokerto berhasil masuk menjadi salah satu nominasi dalam Top 99 inovasi Pelayanan Publik dan kelompok KIPP bersama 11 kota / kabupaten di Jawa Timur.Sebanyak 114 inovasi telah dinilai oleh seluruh anggota Tim Panel Independen.Penilaian pada tahap presentasi dan wawancara itu dilakukan secara 'online' melalui video confrecenre,mengingat masih mewabahnya Covid-19 di berbagai daerah.Top 99 dan 15 finalis tersebut terdiri dari enam klaster,yakni kementerian,lembaga,provinsi,kota,kabupaten dan BUMN.Selain itu,Kementerian Keuangan menetapkan hasil KIPP sebagai salah satu kategori kinerja dalam pengalokasian Dana Insentif Daerah (DID).Nantinya,inovasi terbaik akan berkesempatan dikirim untuk ikut dalam ajang international,United Nations Public Sevice Awards (UNPSA) yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).(Dikutip Radar Mojokerto,25 November 2020).    

Selasa, 01 Desember 2020

BERSIAP TERJUNKAN ANGKUTAN SEKOLAH,TERKAIT KEBIJAKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA.

 MOJOKERTO KOTA-Jelang pembelajaran tatap muka yang 30 November nanti.Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto juga melakukan persiapan.Yakni,terkait rencana menerjunkan kembali angkutan sekolah gratis yang sempat mangkrak selama pandemi."Karena pandemi kegiatan sekolah libur,otomatis angkutan juga tak jalan.Tapi dengan adanya rencana tatap muka itu,angkutan sekolah nanti pasti juga akan jalan lagi"ujar Kepala Dishub Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo,kemarin (24/11).Sebagaimana yang berlaku sebelum pandemi,sistem pengoperasian tak berubah.Yang membedakan nanti hanya penambahan peraturan (prokes).Bisa jadi nanti penumpang dari masing-masing angkutan akan dibatasi jumlahnya."Masih akan di evaluasi lagi.Tergantung dari sistemnya nanti yang berlaku gimana.Sama atau ada pengaturan lainnya,kita akan menyesuaikan"jelas Gaguk.Ditambahkannya,angkutan sekolah tersebut tak hanya diperuntukkan siswa.Guru pun juga bisa memanfaatkannya.Baik berangkat maupun pulang.Sebab,sejauh ini jumlah jumlah angkutan sekolah gratis sudah cukup untuk antar jemput siswa maupun guru.Ada 20 unit dengan rincian tiga unit bus sedang,empat unit mobil,serta 13 unit lin."Semua kendaraan tersebut sudah sesuai dengan prokes dan sudah dapat sertifikat layak operasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto"tegasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,25 November 2020). 

Suguhkan Beragam Konten,Lomba Video Pembelajaran

 Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Lomba video pembelajaran/LVP yang digelar Jawa Pos Radar Mojokerto/JPRM bareng Pemkot & Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto bakal menyuguhkan berbagai kreativitas & inovasi terkait pembelajaran.Pasalnya,ajang yang memperebutkan Piala Walikota Mojokerto ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta.Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah/K3S SD Negeri Kota Mojokerto,Endang Soenarjati mengungkapkan,sejak LVP resmi digulirkan Senin (23/10),ajang tersebut menyedot animo tinggi dari kalangan guru SD se-Kota Mojokerto.Diperkirakan,dari total 63 lembaga SD negeri maupun swasta di Kota onde-onde,masing-masing diprediksi akan berpartisipasi dalam mengikuti ajang yang mengusung tema Guruku kreatif,Walikotaku inovatif."Guru-guru SD SD sudah gereget untuk ikut serta sejak lomba dibuka"tegasnya.Oleh karena itu,para peserta kini tengah sibuk untuk memulai proses produksi."ada yang masih setting,tapi ada juga peserta yang sudah mulai take video,"terangnya.Meski sama-sama mengangkat konten video pembelajaran daring,tetapi hasil karya dipastikan akan beragam.Pasalnya,sebut Endang,masing-masing guru memiliki teknik pengajaran yang berbeda.Di samping itu,peserta juga bakal menyesuaikan materi sesuai jenjang kelas masing-masing.Terlebih,setiap peserta juga tidak dibatasi untuk mengangkat mapel maupun tematik tertentu.Dengan demikian,sebut Endang,jika LVP nanti bakal menjadi wadah yang menampung beragam kreativitas pembelajaran dari para peserta."Jadi,akan ada beragam konten,beragam substansi,beragam metodologi,& kreativitas.Karena ide masing-masing guru tidak sama,"tandas Kepala SDN Gedongan 1 ini.Peserta LVP membuka tahap pengiriman video hingga 7 Desember nanti.Teknis pengiriman ilakukan viaa google drive.Peserta cukup membagikan link video melalui WhattsApp (WA)panitia.Diantaranya ke nomor nara hubungi 081237666737 (Rizal Amrullah) & 085853000020 (Astri Rahmadani).Panitia juga mempermudah proses pengiriman dengan mengirim soft file video ke Kantor Jawa Pos Radar Mojokerto Jalan RA Basuni 96,Desa Jampirogo,Kecamatan Sooko,Kabupaten Mojokerto.LVP diselenggarakan atas kerja sama JPRM bersama Pemkot Mojokerto & Dinas Pendidikan/Dispendik Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional/HGN ke-75.Ajang bergengsi ini juga turut didukung oleh K3S SD Negeri & Swasta Kota Mojokerto,Bank Jatim Cabang Mojokerto,& Birth Beyond.LOmba video pembelajaran bakal memperebutkan hadiah jutaan rupiah.Masing-masing untuk peraih juara 1 yang berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.2 juta.Sementara juara 2 akan mendapatkan Rp.1.500.000 juta.Tak hanya itu,penyabet juara lomba video pembelajaran 2020 juga akan mendapatkan piala Walikota Mojokerto yang diserahkan langsung oleh Walikota Mojokerto,Ika Puspitasari.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,25 November 2020).

Binrohtal 1.012: Wara Perihal Rezeki.

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Selasa (24/11),Pengasuh Pesantren Hidayatul Quran,Sentul,Tembelang,Ustadz Yusuf Hidayat menjelaskan pentingnya memperhatikan masalah rezeki."Orang-orang saleh terdahulu sangat hati-hati dan waspada masalah rezeki."tuturnya.Mereka hanya mau mengambil yang benar-benar halal.Ustadz Yusuf mencontohkan Abu Bakar as-Shiddiq.Suatu ketika budaknya membawa makanan dan Abu Bakar mencicipinya.Lalu budak itu mengatakan,makanan itu di beli dari hasil menipu.Mendengar itu Abu Bakar langsung memasukkan jari-jarinya ke mulut sampai memuntahkan semua makanan yang baru dimakan.Sahabat Umar bin Khattab juga demikian.Suatu ketika dia diberi minum susu.Umar langsung menanyakan susu itu dari mana?Yang memberi menjawab susu itu hasil memerah unta yang ada di dekat sumber air.Mendengar itu Umar lantas memasukkan jari ke mulutnya hingga memuntahkan susu itu.Ustadz Yusuf juga menceritakan wanita salihah yang menasehati suami tercintanya."Wahai suamiku.Bertakwalah engkau kepada Allah saat mencari rezeki untuk kami!Karena sesungguhnya kami mampu menahan lapar dan dahaga,akan tetapi kami tak akan mampu menahan panas api neraka".Begitulah sikap wara orang-orang salih,dalam rangka menjaga agama mereka.Merealisasikan ketakwaan mereka serta menjauhkan diri mereka dari perkara-perkara syubbat yang tidak jelas.Ini karena Rasulullah Muhammad SAW menyatakan,sesungguhnya Allah Azza wa Jalla baik dan Dia tidak akan menerima kecuali yang baik.Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin dengan apa yang telah diperintahkan kepada para Rasul.Sebagaimana diabadikan dalam QS Al-Mukmini 51.Wahai sekalian para Rasul,makanlah yang baik-baik dan beramal salihlah,sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.Rasulullah juga menyatakan,doa orang yang makan haram tidak akan dikabulkan.Allah tidak akan menerima salat seseorang tanpa berwudhu atau bersuci,& tidak akan menerima sedekah dengan harta curian atau korupsi.Rasulullah juga bersabda,Wahai Ka'ab bin Ujrah,sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari makanan haram.Tidaklah daging manusia yang tumbuh dari barang yang haram kecuali neraka lebih utama atasnya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,25 November 2020).   

Label : KEGIATAN