Kamis, 12 November 2020

MUSIM PENGHUJAN,DPUPR KOTA MOJOKERTO KHAWATIR MOLOR,KEBUT PROYEK JALAN DAN SALURAN.

 MOJOKERTO KOTA-Memasuki penghujan,sejumlah proyek fisik Kota Mojokerto terus dikebut.Khususnya terhadap pekerjaan jalan & saluran yang saat ini dilakukan percepatan.Pasalnya,curah hujan dikhawatirkan berdampak pada molornya pekerjaan.Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang/DPUPR Kota Mojokerto,Endah Supriyani mengatakan,salah satu titik proyek peningkatan jalan yang dikebut adalah di KH Nawawi.Pasalnya,didalam paket proyek senilai Rp.1,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus/DAK tersebut terdiri pekerjaan saluran air,trotoar,& pengaspalan jalan."KH Nawawi progresnya saat ini adalah sudah 60%,"paparnya kemarin.Endah menyebutkan,untuk saluran air telah hampir tuntas.Hanya menyisakan clossing saluran menuju Jalan HOS Cokroaminoto.Menurutnya,peke\rjaan te\rsebut ditargetkan tuntas pada\pekan ini.Selanjutnya,papar dia,pekerjaan akan langsung dilanjut dengan pengaspalan jalan.Rencananya,pekan depan akan dilakukan trial atau uji coba terlebih dulu dengan menghamparkan aspal sebanyak 50 ton.Jika hasil uji laboratorium memenuhi spesifikasi,maka proyek pengaspalan dilanjutkan hingga tuntas.Dikebutnya pekerjaan tersebut untuk menghindari puncak musim penghujan."Kita lakukan percepatan,karena posisinya kami kan harus mempertimbangkan cuaca.Karena pas hujan kan tidak boleh ngaspal karena hasilnya akan tidak maksimal,"tandas Endah.Pekerjaan tersebut bakal dilakukan bersamaan dengan proyek peningkatan jalan di Jalan Tanjung,Jalan yang membelah Pasar Tanjung Anyar tersebut tahun ini juga mendapat alokasi Rp 928 juta dari DAK.Disinggung terkait perkiraan kapan proyek bisa terselesaikan,Endah menyebutkan,hal tersebut juga tergantung dari dukungan para pedagang.Pasalnya,saat proses pengaspalan mereka akan kembali diminta untuk mengosongkan area."Jadi kami harus sosialisasi lagi.Berakhirnya kontrak sebenarnya minggu kedua Desember tapi November ini kita kejar bisa diselesaikan"pungkasnya.Selain KH Nawawi dan Jalan Tanjung,proyek pemeliharaan jalan juga menyasar di tiga titik lainnya di tahun ini.Masing-masing di Jalan Sumolepen dengan pagu Rp 8 milliar,Jalan Durian  Rp 1,05 milliar,Jalan Cancer Rp 1,27 milliar (Dikutip Radar Mojokerto,4 November 2020)   

Rabu, 11 November 2020

Waspadai Gangguan Psikomatis Merasa Sakit Akibat Stres Saat Pandemi

 Selain harus memiliki badan yang sehat,setiap individu juga mesti punya kesehatan mental yang kuat agar daya tahan tubuh/imunitas tidak turun selama masa pandemi.Nyatanya,saat pandemi melanda,banyak orang yang merasa bebannya bertambah.Tidak bisa dimungkiri,Covid-19 memang telah memorakporandakan banyak hal.Di Indonesia,banyak pengusaha yang gulung tikar,pengangguran meningkat,& anak-anak sekolah harus bergelut dengan berat.Selain itu,banyak tempat hiburan yang tutup seperti bioskop,taman bermain anak,membuat masyarakat tidak bisa bersenang-senang.Akibatnya,banyak masyarakat yang stres."Banyak pasien saya yang tangani selama pandemi ini mengalami gejala psikosomatis.Beberapa mengaku susah tidur & kecemasan yang berlebihan.Takut tertular korona,takut usahanya bangkrut & lainnya,"ujar owner Dika Holistic Care Pradika Wati P.Secara harfiah,psikosomatis diartikan sebagai penyakit yang melibatkan pikiran/phsyche,& tubuh/shoma.Dalam hal ini,pikiran ternyata memiliki keterkaitan atau membuat penyakit seseorang bertambah parah."Sering kali ada yang merasa sakit fisik,lalu melakukan pemeriksaan ke dokter & dokter tidak menemukan sumber penyakitnya.Biasanya,itu muncul saat orang tersebut merasa cemas,takut,sedih & marah.Itu sangat mungkin gangguan psikosomatis,"ungkap profesional hypnotherapist ini.Dia menjelaskan,kekebalan tubuh dipengaruhi hormon-hormon yang kebanyakan dproduksi dari otak.Ketika mengalami stres,hormon yang dihasilkan otak akan sedikit kacau sehingga sedikit banyak memengaruhi sistem kekebalan tubuh."Itulah kenapa jika orang sedang stres mudah terserang penyakit ringan.Ketika kita gembira,hormon di otak pun akan terpengaruh dalam arti positif.Makanya kondisi pikiran sedikit banyak akan mempengaruhi kekebalan tubuh kita"tambahnya.Tidak heran,sering kali ada pasien yang sakit-sakitan,merasakan leher kaku dan kepala pusing dan sudah bergonta-ganti dokter tiba-tiba sembuh dengan sendirinya setelah pikirannya rileks."Biasanya tiba-tiba sembuh ketika harapan hidup orang tersebut sangat tinggi,lebih gembira dan berpikir positif"sebutnya.


TARIK  DAN  ATUR  NAFAS  AGAR  LEBIH  TENANG.

Jika dilihat dari sisi psikologi psikosomatis merupakan kondisi yang mengakibatkan pengidapnya merasa sakit atau mengalami gangguan fungsi tubuh.Namun,saat dilakukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang lain,tidak ada keanehan yang terjadi dalam tubuh.Anggota Ikatan Psikolog Klinis & Halodoc Emeldah mengatakan bahwa gejala psikosomatis dapat berubah-ubah,bergantung pada psikologis seseorang.Beberapa gejala yang sering dirasakan adalah jantung berdebar,sesak nafas,lemas,nyeri ulu hati,tidak nafsu makan,susah tidur,nyeri kepala,nyeri seluruh tubuh,demam,batuk dan pilek."misalnya pergi ke dokter karena sesak nafas,padahal sesaknya itu karena sedang cemas."ujar Emelda di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19.Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta.Salah satu cara untuk meredam psikosomatis adalah dengan mengatur nafas untuk relaksasi dan membiasakan hal itu secara rutin untuk mengurangi stres.Kemudian,jauhi stres dengan melakukan kegiatan yang rileks,seperti menjalankan hobi dan mencoba hal baru di luar kegiatan rutin sehari-hari bersama keluarga."Tarik dan atur nafas untuk relaksasi karena itu bisa membuat lebih tenang"tambahnya.


ANAK  JUGA  BISA  STRES

 Stres pada masa pandemi Covid-19 tidak hanya milik mereka yang bekerja.Peserta didik ternyata juga rentan depresi selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ).Belum lagi,aspek psikososial lain yang muncul bersaman di tengah pandemi.Pada diri anak juga bisa timbul di rumah,khawatir tertinggal pelajaran,timbul perasaan tidak aman,merasa takut terkena penyakit,merindukan teman-teman dan khawatir tentang penghasilan orang tua.Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (PSGI) Retno Listyarti mengatakan,dalam situasi ini,orang tua bisa menjadi penguat sekaligus sumber masalah bagi anak-anaknya.Paling sering,misalnya kekerasan verbal karena tidak memiliki kesabaran mendampingi anak belajar.Belum lagi hukuman dan sanksi yang diberikan jika anak tidak tertib saat mengikuti PJJ.Di sisi lain,orang tua menganggap hal itu bisa memantik semangat anak menjadi lebih baik."Padahal justru sebaliknya.Itu menimbulkan tekanan psikologi bagi anak"keluhnya.Melihat kondisi tersebut,PSGI meminta agar Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan turun ke lapangan untuk melihat kondisi orang tua maupun anak secara psilokogis.


BATASI   PENGGUNAAN  MEDSOS.

Selama pandemi Covid-19,masyarakat dianjurkan untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan imunitas.Salah satu caranya adalah dengan mengelola stres dan menjauhi informasi-informasi buruk yang sering kali muncul di media sosial (medsos).Dokter Konsulen Psikosomatik Rudi Putranto menjelaskan,masyarakat sebaiknya tetap tenang dalam menanggapi kabar tidak baik di media sosial.Dia menyarankan agar di masa pandemi ini membatasi membaca informasi yang berseliweran di media sosial."Bacanya sekali dua kali saja,maksimal 30 menit dalam sehari.Jangan sebelum tidur"ujar Rudi.Masyarakat juga bisa menanggapinya dengan melakukan aktivitas yang digemari.Mulai membaca,olahraga,berkebun,mendengarkan musik dengan tempo lambat.Itu akan memperbaiki daya tahan tubuh"sebutnya.Selain itu,Rudi meminta agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yakni wajib memakai masker,rajin mencuci tangan dengan sabun,& menjaga jarak serta menjauhi kerumunan.(Di kutip dari Jawa Pos,4 November 2020).


BINROHTAL 995: TAWAKAL ATAS REZEKI.

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Selasa (3/11),Pengasuh Pesantren Hidayatul Quran,Sentul,Tembelang,Ustad Yusuf Hidayat,menjelaskan pentingnya Tawakkal kepada Allah atas rezeki."Siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu,"tuturnya mengutip QS Attalaq 3.Ustad Yusu lalu cerita.Suatu hari orang-orang dari kota Asya'ri,yaitu Abu Musa,Abu Malik & Abu Amir bepergian.Di tengah perjalanan,mereka kehabisan bekal.Ketika sampai di rumah Rasulullah Muhammad SAW,utusan itu mendengar beliau menyampaikan QS Al Hud 6."Dan tidak ada suatu binatang melata pun dibumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya,"Dalam hati,utusan itu berkata,"Orang-orang iu sama sekali tidak percaya kepada Allah SWT.Akhirnya,utusan itu langsung kembali.Tidak jadi menemui Rasulullah SAW.Setelah bertemu kembali dengan mereka,utusan tersebut berkata,"Bergembiralah kalian,telah datang kepada kalian suatu pertolongan."Mereka menyangka bahwa orang yang diutus tersebut adalah memberitahu kepada Rasulullah SAW.Selang beberapa waktu,2 orang datang membawa mangkuk yang penuh dengan roti & daging.Mereka ditawari,& makan sesuka hati.Selanjutnya,sebagian berkata kepada yang lain,"Kembalikan,sisa makanan ini kepada Nabi,"Lalu,mereka melanjutkan perjalanan menuju Rasulullah SAW.Tiba di rumah Rasulullah SAW,mereka berkata,"Wahai Rasululllah,kami belum pernah melihat makanan yang lebih enak & lebih baik daripada makanan yang engkau kirim kepada kami,"Rasulullah menjawab;"Aku tidak mengirim makanan bagi kalian,"Mereka pun kaget.Kemudian,mereka bercerita telah mengutus seseorang untuk meminta makanan kepada Rasulullah SAW.Mendengar itu,Rasulullah SAW lantas bertanya kepada orang yang diutus.Utusan itu pun menyampaikan apa yang ia lakukan.Bahwa dia tidak jadi menemui Rasulullah setelah mendengar Nabi membaca QS Al Hud 6.Lalu,Rasulullah berkata,"itu adalah rezeki dari Allah SWT untuk kalian.Sehingga,kalian makan dengan kenyang,"(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,4 November 2020). 

Senin, 09 November 2020

PROYEK REVITALISASI PEMANDIAN SEKARSARI,DITARGETKAN RAMPUNG SEBELUM DEADLINE.

 MOJOKERTO KOTA-Pemkot menargetkan proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari Kota Mojokerto rampung sebelum batas akhir masa kontrak.Saat ini,pekerjaan fisik di wisata kolam renang legendaris di Kota Onde-Onde itu tinggal proses finishing.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Mojokerto Mashudi menjelaskan,sejak ikrar kontrak 12 Juni lalu,pembangunan proyek yang menyerap APBD 2020 sebesar Rp 9,6 miliar ini telah mencapai 90 persen lebih.Menurutnya,pembangunan infrastruktur di tahun ini hanya menyentuh kolam renang.Dan Mashudi menyebut seluruhnya telah rampung dikerjakan.Di antaranya kolam renang latih dengan standar atlet sepanjang 25 meter dan kedalaman 1,6 meter.Selain itu juga terdapat kolam renang khusus anak-anak."Jadi 10 persen ini tinggal pekerjaan finishing saja"terangnya kemarin (2/11).Karena itu,pihaknya optimis jika proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari bisa tuntas sebelum deadline.Sebab,PT Sasmito selaku pemenang tender masih memiliki sisa waktu hingga lima minggu ke depan untuk menuntaskannya.Sesuai kontrak,pekerjaan fisik tersebut diberi batas akhir hingga 8 Desember mendatang."Tapi kelihatannya tidak sampaii waktunya habis bisa selesai"Sehingga pihaknya memastikan jika area kolam renang telah tuntas di tahun ini.Sedangkan,kekurangan fasilitas pendukung lainnya akan kembali dianggarkan tahun depan.Namun,pihaknya belum dapat memastikan kisaran alokasi yang bakal digelontorkan pada APBD 2021 mendaang.Disebutkannya,beberapa pekerjaan fisik yang akan dilanjutkan tahun depan adalah pembangunan 'foodcourt'.Pusat kuliner tersebut bakal dibangun di sisi utara kolam renang setinggi dua lantai.Termasuk tempat parkir serta monumen perahu Majapahit.Di samping itu,pekerjaan 'landscope,juga direalisasi 2021 nanti.Meliputi pagar,taman,pavingisasi serta gapura.Rencananya akses masuk ke wisata Pemandian Sekarsari akan dialihkan dari Jalan Gajah Mada.Sementara itu,pintu keluar diarahkan langsung ke Jalan Empunala."Tapi nanti kita lihat dulu,aman dari lalu lintas dan juga pertimbangan dishub.Yang penting area keluar-masuk tidak jadi satu biar tidak terjadi kemacetan"tandasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,3 November 2020).   

Minggu, 08 November 2020

Binrohtal 994 : Gembira Dengan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

 Saat ngaji usai salat Duhur di  Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Senin (2/11),KH Khairil Anam Denanyar menjelaskan pentingnya bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW."Katakanlah : Dengan Karunia Allah & rahmat Nya yakni Nabi Muhammad SAW,hendaklah mereka bergembira.Ini lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan yakni harta dunia,"tuturnya mengutip QS Yunus 58.Orang kafir yang gembira dengan kelahiran Nabi saja dapat manfaat.Apalagi jika yang gembira itu orang Islam.Gus Anam lalu cerita Abu Lahab yang dipastikan masuk neraka sebagaimana disebut dalam QS Al Lahab.Abu Lahab sangat memusuhi Nabi sehingga masuk neraka.Namun,pada hari Senin saat Nabi lahir,dia merasa senang sehingga memerdekakan budak yang mengabarkan kelahiran Nabi Muhammad yakni Suwaibah.Abu Lahab senang karena Muhammad adalah keponakannya.Abu Lahab senang punya keponakan laki-laki.karena kegembirannya ini tiap Senin siksa Abu Lahab dihentikan,Bahkan dari jarinya keluar air segar."Lahirnya Nabi Muhammad adalah lahirnya agama Islam,"kata Gus Anam.Hadirnya agama Islam adalah yang mengubah perilaku kaum jahiliyah yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.pada zaman jahiliyah,setiap kali seorang ayah diberitahu kelahiran anak perempuan,ia akan langsung malu & marah.Begitu buruknya berita kelahiran bayi perempuan,sampai-sampai seorang ayah memilih untuk bunuh diri ataupun membunuh anak perempuannya daripada harus memikul aib.hal ini dikisahkan dalam Al Quran surat An Nahl 58-59.Apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan,hitamlah mukanya,dia sangat marah.Sahabat Umar Bin Khattab sebelum masuk Islam pernah mengalaminya.Ketika istri Umar melahirkan anak perempuan,oleh ibunya diperlakukan seperti anak laki-laki.Di beri pakaian laki-laki agar agar tidak dibunuh ayahnya.Kurang lebih 7 tahun lamanya anak ini berpenampilan laki-laki.Suatu ketika si anak diajak berkuda oleh Umar.Saat buang air kecil baru ketahuan,ternyata anak ini perempuan.Saking malunya punya anak perempuan,Umar langsung bikin kubangan & mendorong anaknya sampai masuk & dikubur hidup-hidup.Setelah masuk Islam,Umar sering merenung sendiri menyesali perbuatannya saat membunuh anaknya sendiri."Perilaku jahiliyah laninnya yaitu tabbaruj,pamer keindahan tubuh wanita,"jelasnya.Sebagaimana firman Allah dalam QS Al Ahsaab 33,Hendaklah kalian para wanita tetap dirumah & janganlah kalian berhias & bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu & tegakkanlah salat.Wanita jahiliah keluar rumah dengan menampakkan keelokan tubuhnya dihadapan para lelaki.Menimbulkan fitnah & rawan terhadap pelecehan seksual."Wanita harus pandai menjaga diri,menutup auratnya dengan baik,jangan seperti wanita jahiliyah,"sarannya.Hal ini agar wanita terhindar dari itnah.Serta hidupnya selamat dunia akhirat.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,3 November 2020).

Bisnis Kuliner Yang Makin Moncer Di Masa Pandemi

 * Paket Makanan Sehat

Saat pandemi,orang lebih peduli pada kesehatan.Paket makanan bergizi & lezat jadi pilihan.Misalnya,makanan organik,menu vegetarian,& jus sayur-buah.

* Membuka Online Cooking Class

Kalau anda piawai dalam memasak,mengapa tidak membuka cooking class?Bisa dikomersialkan sekaligus mengenalkan bisnis kuliner anda.

* Frozen Food atau Heat To Eat

Memasak di rumah jadi makin menyenangkan dengan tersedianya frozen food atau menu heat to eat.Tak membutuhkan waktu lama untuk mengelolanya.

* Kopi Literan

Banyak yang mengurangi kongkow di kedai kopi.Membeli kopi literan merupakan opsi menikmati sensasi minuman ala kafe di rumah.

* Minuman Herbal

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh,banyak orang berbondong-bondong mengonsumsi minuman herbal seperti jamu kunyit asam,jahe,& temulawak.


======= Produk Organisk Jadi Incaran =======

Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan sehat kian meningkat.Hal itu diamini Shirley Budihartono ,pemilik resto & minimarket organik di Surabaya.Dia menuturkan,saat ini terdapat beberapa jenis makanan yang mengalami peningkatan tren.Di antaranya makanan rumahan atau comfort food,makanan organik,bebas gula,tanpa MSG atau pengewet & gluten free."Belakangan,kesadaran untuk menjaga kesehatan lewat makanan semakin tinggi di masyarakat.Jika dulu makanan sehat yang organik dianggap ekslusif & hanya untuk sebagian orang,kini mulai meluas konsumennya,"ujar Shirley.Misalnya,orang sekarang sudah aware untuk menguangi gula karena bia mengakibatkan diabetes yang memperburuk kondisi seseorang jika terinfeksi Covid-19."Nah,kami pun menggunakan bahan pengganti gula seperti madu atau sari kurma.Tentu ini lebih sehat,""ungkapnya.Pengolahan masakan pun harus lebih diperhatikan.Misalnya,tak mencampur buah dengan air agar kandungan vitamin bisa tetap terserap maksiamal oleh tubuh atau meminimalkan penggunaan minyak.Seiring dengn hal itu,Shirley menuturkan,peluang bisnis memproduksi makanan sehat akan meningkat.Sebab,siapapun menginginkan hidup yang sehat.Mereka lantas mengubah investasi ke arah kesehatan jangka panjang dengan kembali ke alam.(Di kutip dari Jawa Pos,2 November 2020).

Toriqoh 123 : 2 Penyakit

 Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang,KH Cholil Dahlan mengingatkan 2 penyakit yang sulit disembuhkan."Rasulullah Muhammad SAW menyatakan 2 penyakit yang sulit disembuhkan yakni cinta harta & panjang angan-angan,"tuturnya.

- Pertama,cinta harta dunia.Manusia tidak akan pernah puas dengan harta yang dimiliki.Sehingga diibaratkan seperti minum air laut.Makin diminum justru makin haus.Rasulullah sampai memberi gambaran,manusia tidak akan pernah puas walaupun sudah punya satu lembah emas.Sudah punya satu lembah emas,dia pasti masih ingin yang kedua.Sudah punya 2 lembah emas,dia masih ingin yang ketiga.Manusia tidak akan berhenti menginginkan harta sampai mulutnya disumpal tanah kuburan yakni ketika sudah meninggal dunia.Islam tidak melarang punya harta,namun Islam melarang cinta harta.Seperti doa yang disampaikan Ummar Bin Khattab.Ya Allah jadikanlah harta di tanganku,jangan dihatiku.Jika cinta harta sudah masuk kedalam hati,maka kita akan sulit mengeluarkan harta untuk ibadah.Di suruh zakat sulit.Disuruh sedekah tidak mau.Disuruh mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak mau.Padahal sahabat Abu Bakar mengatakan,orang yang mau mengeluarkan uang 1 dirham atau sekitar 200 ribu untuk Maulid Nabi,dia akan menjadi teman Abu Bakar di surga.Orang yang hatinya kemasukan cinta harta,walaupun banyak harta,tidak akan mau pergi haji.Tidak akan menyembelih kurban.Tidak akan mau mengirimkan anaknya ke pondok.karena pelit,khawatir hartanya akan habis.Seperti Qorun,walaupun hartanya banyak.Saking banyaknya sampai-sampai kunci gudang harus dibawa beberapa unta,namun tidak mau membayar zakat.Utusan Nabi Musa yang minta zakat malah ditolak.Bahkan Qorun tersinggung sehingga menyewa tukang sihir untuk membunuh Nabi Musa.Hingga akhirnya Qorun beserta semua hartanya lenyap ditelan bumi."Untuk mengurangi cinta harta,harus langsung dikeluarkan zakatnya,"saran kiai Cholil.Misalnya panen padi atau jagung di sawah."Langsung dikeluarkan zakatnya di sawah.Sebab,,kalau nunggu dibawa pulang,nanti eman,akhirnya tidak zakat,"paparnya.Karyawan yang menerima gaji juga demikian.Begitu bayaran,langsung dikeluarkan zakatnyaa.Agar mengeluarkan harta tidak terasa berat,saran Kiai Cholil harus dilakukan rutin."Sedekah Rp.5 ribu kok abot,sedekahlah 10 ribu,kok isih abot,sedekahlah Rp.100 ribu Kok isih abot,sedekahlah Rp.1 juta,nanti pasti ikhlas & terasa ringan,"paparnya.

- Penyakit kedua yakni panjang angan-angan."Panjang angan ini bisa menimpa siapa saja,"paparnya.Sudah punya istri ingin punya anak.Sudah punya anak ingin punya cucu.Terus seperti itu.Menurut Imam Ghazali,penyebab panjang angan-angan adalah kebodohan & cinta dunia.Bodoh karena manusia menggantungkan diri kepada masa mudanya.Ia memandang masa mudanya jauh dari kematian.Ia merasa jauh dari kematian karena sehat.Padahal kematian bisa datang kapan saja.Tak peduli sedang sakit atau sehat.Sedangkan cinta dunia membuat hati seseorang cenderung mengikuti nafsu & syahwatnya.Sehingga menjadi penghalang untuk memikirkan kematian yang menjadi sebab perpisahannya dengan dunia.Terapi terbaik untuk menyembuhkan panjang angan-angan adalah mencegah penyebabnya.Yaitu menyadari kematian akan datang kapan saja.Serta tidak berlebihan mencintai dunia.Rasulullah bersabda ;Cintailah sesuatu yang kamu cintai,tetapi kamu harus ingat bahwa kamu pasti akan berpisah dengannya.Rasulullah ingin umatnya meyakini bahwa harta & anak-anak yang kita miliki & kumpulkan selama didunia tak kan pernah kekal.Ia akan pergi ketika kita mati.Maka kita harus berat baik & senantiasa menyiapkan bekal menghadapi kematian yang bisa datang kapan saja.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,2 November 2020).

Binrohtal 993 : 4 Amalan Istimewa Hari Jumat

 Saat khutbah di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Jumat (30/10),KH Fauzan Kamal dari Madarasah Quran Tebu Ireng menjelaskan keutamaan hari Jumat.Ada 4 amalan istimewa yang dianjurkan pada Hari Jumat,"tuturnya kemarin.

1.Pertama,membaca QS Al Kahfi.Rasulullah Muhammad SAW menyatakan,orang yang membaca QS Al Kahfi pada malam Jumat,akan diberi cahaya diantara dirinya & Kakbah.Maksudnya,dia akan terus dijaga hingga bisa selalu ibadah & pergi haji.Orang yang membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat,juga akan diberi cahaya hingga terhindar dari dosa hingga Jumat berikutnya."Membacanya tidak harus langsung khatam,bisa dicicil,"jelasnya.Kamis habis Isya baca sedikit,Jumat habis Subuh dibaca sedikit.habis Jumatan dibaca sedikit.Sehingga sebelum Ashar sudah khatam.

2.Kedua,yang sangat dianjurkan pada hari Jumat yakni sedekah."Terutama sedekah usai Subuh,"jelasnya.Sebab orang sedekah usai Subuh didoakan Malaikat,yakni malaikat penjaga malam & siang."Misalnya niat sedekahnya sejak Subuh,tapi sedekahnya baru dikeluarkan siang,boleh-boleh saja,"paparnya.Orang yang sedekah Subuh didoakan malaikat semoga Allah membalas berlipat ganda.Sedangkan orang yang pelit oleh malaikat didoakan,semoga Allah membuatmu rugi.

3.Ketiga,yang sangat dianjurkan pada hari Jumat yakni memperbanyak baca salawat.Rasulullah Muhammad SAW bersabda : perbanyaklah membaca salawat kepadaku setiap hari Jumat.Siapa yang paling banyak bersalawat atasku,maka dia yang paling dekat denganku kedudukannya.Rasulullah juga bersabda ; siapa yang membaca salawat pada hari Jumat 1000 kali,maka ia tidak mati kecuali diperlihatkan kedudukannya disurga.Yang mengamalkan salawat hari Jumat akan ditulis dalam kelompok para syahid dan mendapatkan syafaat pada hari kiamat."Orang yang membaca salawat seratus kali,maka Allah akan mengabulkan 100 hajat.Sebanyak 70 hajat akhirat dan 30 hajat dunia"paparnya.

4.Banyak Berdoa,Rasulullah bersabda;pada hari Jumat terdapat waktu yang tidaklah seorang Muslim menemuinya dalam keadaan beribadah secara berdoa kepada Allah,kecuali Allah mengabulkan permintaannya.

Makanya usai salat Jumat kita dianjurkan membaca Fatihah,Al Ikhlas,Al Falaq dan Annas masing-masing tujuh kali agar menjadi benteng dari setan hingga Jumat berikutnya.Serta berdoa "Allahumma yd hganiyyu yd hamid,yd mubdi'u wa yu'id,yd rahimu yd wadid.Aghnini bi haldlika 'an hardmik,wa ihd'atika'an ma'shiyatik,wa bi fadhika'an man siwdika.Ya Allah,Yang Maha Kaya,Maha Terpuji,Maha Pencipta,Maha Kuasa Mengembalikan,Maha Penyayang dan Maha Kasih,Cukupi aku dengan harta halal-Mu,bukan dengan yang haram,Istilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu,bukan mendurhakai-Mu,Cukupi diriku dengan karunia-Mu,bukan selain-Mu.

Orang yang habis salat Jumat berdoa seperti ini,akan dicukupi rezekinya hingga Jumat berikutnya.(Dikutip Radar Jombang,1 November 2020).  

Binrohtal 992 : Selamat Karena Mauludan

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Rabu (28/10),KH Lukman Hakim menjelaskan keistimewaan umat Nabi Muhammad SAW.Sehingga kelak masuk surga lebih dulu dibanding umat-umat nabi sebelumnya."Umat nabi Muhammad SAW masih berencana melakukan kebaikan saja sudah diganjar bahkan diselamatkannya,"tuturnya.Kiai Lukman lalu menyampaikan cerita dalam kitab Ianatut Tolibin.Kisah ini terjadi pada zaman daulah Abbasiyah.Tepatnya era Khalifah Abdul Malik bin Marwan.Suatu hari,ada pemuda kaya,gagah,& tampan naik kuda.Di tengah jalan,kudanya lepas kendali & berlari kencang.Walaupun si pemuda sudah berusaha menghentikan,kudanya tetap saja lari tanpa jelas arahnya.Sampai akhirnya melewati depan istana.Di depan istana kebetulan ada anak Khalifah yang sedang bermain.Kuda ini pun menerjang anak khalifah sampai tewas."Setelah menabrak,kudanya masih tetap belum berhenti,"kata Kiai Lukman.Seperti tabrak lari.Mendengar anaknya tewas ditabrak kuda,Khalifah murka.Dia bertekad akan membunuh si penunggang kuda yang menabrak anaknya.Si pemuda juga ketakutan.Dia merasa pasti akan dibunuh jika tertangkap.Sebelum dihadapkan Khalifah,si pemuda bernasar dalam hati.Jika tidak dihukum mati,dia akan mengadakan acara Maulid memperngati Hari Kelahiran Rasulullah Muhammad SAW secara besar-besaran bersama orang-orang dikampungnya.Begitu sampai didepan Khalifah,ternyata hati Khalifah luluh.Dia sudah tidak marah.Khalifah tidak lai ingin membalas kematian anaknya dengan qisos.Bahkan Khalifah mau memaafkan & mengampuni si pemuda.Padahal sebelumnya,dia sangat marah & ingin membalas nyawa anaknya dengan nyawa si pemuda."Khalifah lalu bertanya ; wahai pemuda,sihir apa yang kamu gunakan sehingga hatiku luluh tak lagi marah,"paparnya.Si pemuda lantas cerita,dia tida menggunakan sihir.Dia hanya bernazar dalam hati jika tidak dihukum mati,maka dia akan mengadakan Mauludan memperingati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW besar-besaran bersama orang-orang dikampungnya.Mendengar itu,khalifah justru makin simpati."Khalifah bahkan memberi hadiah kepada si pemuda untuk dibuatMauludan,"paparnya.Ini menunjukkan keberkahan Maulid Nabi besar Muhammad SAW."Maka sebisa-bisanya,walaupun sederhana,kita harus berupaya mengadakan Mauludan di masjid,musala maupun rumah,"sarannya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,30 Oktober 2020).

PASTIKAN PEMBANGUNAN BANTUAN RUMAH SWADAYA LANCAR,MUSIM PENGHUJAN TIBA,NING ITA CEK LANGSUNG KE LOKASI.

 MOJOKERTO KOTA-Secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) telah diberikan pada Rabu pekan yang lalu.Pada Selasa (27/10) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Mashudi,Camat Kranggan,meninjau secara langsung proses pembangunan rumah warga penerima BRS di daerah Pekayon gang 5.Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan,peninjauan ini untuk memamtau sejauh mana progres pembangunan telah berlangsung."Kami ingin melihat bagaimana progres dari pelaksanaan program BRS ini karena kita ketahui sekarang sudah masuk musim penguhujan dimana tentu pekerjaan fisik pasti akan sedikit terganggu,pasti tidak bisa lancar sedangkan waktu pelaksanaan juga semakin sedikit sekarang sudah dipenguhujung Oktober"kata Ning Ita."Efektif sisa waktunya tidak ada dua bulan kami ingin memastikan apakah 52 bangunan tersebut bisa diselesaikan tepat waktu dan apakah ada kendala di lapangan ataupun keluhan-keluhan yang disampaikan oleh penerima bantuan"lanjutnya.Dengan meninjau secara langsung bila ada permasalahan yang tengah dihadapi oleh warga sehingga bisa mengupayakan solusi.Lebih lanjut,Ning Ita menjelaskan,dari 100 unit penerima BRS yang paling banyak adalah di Kelurahan Kranggan yaitu 52 unit rumah,20 unit di Kelurahan Sentanan dan 28 unit di Kelurahan Balongsari."Alhamdulillah sejauh ini semuanya lancar dan sejauh ini progresnya juga sudah sesuai jadwal yang sudah direncanakan"kata Ning Ita.Dalam kesempatan ini Ning Ita meninjau 4 rumah penerima BRS yaitu rumah milik Kusnul Amalah,Mashudi,Olivia dan Nur Farida.Ning Ita juga menyampaikan bantuan yang diberikan adalah sebesar 17,5 juta rupiah yang langsung masuk ke rekening penerima bantuan.Terkait pemanfaatan bantuan yang digelontorkan oleh Pemkot Mojokerto melalui Dinas PKP ini Ning Ita menjelaskan bahwa ada Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang akan mengarahkan terkait pengalokasian bantuan dari anggaran tersebut."Jadi insya Allah semua bisa dipastikan sesuai dengan juknis karena ada TFL yang memang sudah mendapatkan pelatihan dan pemahaman terkait juknis tersebut"lanjut Ning Ita.Nur Farida salah satu penerima BRS menyampaikan terima kasih kepada Ning Ita."Alhamdulillah kami tinggal menambah saja untuk merenovasi rumah"ujarnya.Ia Juga mengaku proses pengajuan bantuan juga mudah dan selama pembangunan juga mendapat pendamping yang mengarahkan pemanfaatan dana dan rencana pembangunn rumahnya.(Dikutip Radar Mojokerto,28 Oktober 2020).   

Kamis, 05 November 2020

Kadin & Apindo Kota Mojokerto,CSR Demi Kesejahteraan Bersama

 Kamar Dagang & Industri/Kadin Kota & Dewan Pimpinan Kota(DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia/Apindo Kota Mojokerto menggelar sosialisasi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responbility-CSR) kepada beberapa pelaku usaha,di Ayola Hotel,Kota Mojokerto,Selasa (27/10).Bertema, "Peran CSR Dalam Pembangunan Melalui Regulasi Yang Simetri Dengan Sektor Bisnis & Industr,"kegiatan dihadiri Ketua Kadin Kota Mojokerto J Ennang Soetarto SH MHum,Ketua Apindo Kota Mojokerto Herman Sutanto & narasumber Jhon Hardi,M,SM,CSM,CSR,A Ketua forum CSR Kota Mojokerto Cahyo Aji Ars serta para pelaku usaha,rumah sakit hingga factory yang tergabung menjadi anggota Apindo & Kadin.Ketua Kadin Kota Mojokerto J Ennang Sutarto mengatakan,dengan adanya forum ini,difinisi mengenai CSR,mulai peran hingga manfaatnya bisa difahami pelaku usaha,rumah sakt,hingga perusahaan.Dengan CSR,diharapkan dapat mensinergikan peran pebisnis & Pemda agar bisa jalan selaras."Dia harapkan pelaku usaha yang di forum diskusi ini,nantinya bisa memahami betul mengenai CSR,"tandasnya.Sementara,Ketua Forum CSR Cahyo Aji Ars,menjelaskan dengan adanya CSR,diharapkan kesinergian Pemda dengan pelaku usaha & masyarakat apabila berhasil maka kesejahteraan masyarakat & kemandirian masyarakat bisa terjadi."Apabila masyarakat bisa mandiri,maka perekonomian bisa meningkat & taraf hidup bisa terjamin,"ungkapnya.Di sesi tanya jawab,salah satu peserta berharap,dengan adanya forum seperti ini,pihak terkait bisa mengomunikasikan antara Pemda dengan para pengusaha."Dengan kesinergisan antara pemerintah & para pelaku usaha,ke depan,bisa memberikan dampak yang positif bagi perekonomian Kota Mojokerto,khususnya warga setempat,"pungkasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,28 Oktober 2020).

Label : KEGIATAN