Senin, 09 November 2020

PROYEK REVITALISASI PEMANDIAN SEKARSARI,DITARGETKAN RAMPUNG SEBELUM DEADLINE.

 MOJOKERTO KOTA-Pemkot menargetkan proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari Kota Mojokerto rampung sebelum batas akhir masa kontrak.Saat ini,pekerjaan fisik di wisata kolam renang legendaris di Kota Onde-Onde itu tinggal proses finishing.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Mojokerto Mashudi menjelaskan,sejak ikrar kontrak 12 Juni lalu,pembangunan proyek yang menyerap APBD 2020 sebesar Rp 9,6 miliar ini telah mencapai 90 persen lebih.Menurutnya,pembangunan infrastruktur di tahun ini hanya menyentuh kolam renang.Dan Mashudi menyebut seluruhnya telah rampung dikerjakan.Di antaranya kolam renang latih dengan standar atlet sepanjang 25 meter dan kedalaman 1,6 meter.Selain itu juga terdapat kolam renang khusus anak-anak."Jadi 10 persen ini tinggal pekerjaan finishing saja"terangnya kemarin (2/11).Karena itu,pihaknya optimis jika proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari bisa tuntas sebelum deadline.Sebab,PT Sasmito selaku pemenang tender masih memiliki sisa waktu hingga lima minggu ke depan untuk menuntaskannya.Sesuai kontrak,pekerjaan fisik tersebut diberi batas akhir hingga 8 Desember mendatang."Tapi kelihatannya tidak sampaii waktunya habis bisa selesai"Sehingga pihaknya memastikan jika area kolam renang telah tuntas di tahun ini.Sedangkan,kekurangan fasilitas pendukung lainnya akan kembali dianggarkan tahun depan.Namun,pihaknya belum dapat memastikan kisaran alokasi yang bakal digelontorkan pada APBD 2021 mendaang.Disebutkannya,beberapa pekerjaan fisik yang akan dilanjutkan tahun depan adalah pembangunan 'foodcourt'.Pusat kuliner tersebut bakal dibangun di sisi utara kolam renang setinggi dua lantai.Termasuk tempat parkir serta monumen perahu Majapahit.Di samping itu,pekerjaan 'landscope,juga direalisasi 2021 nanti.Meliputi pagar,taman,pavingisasi serta gapura.Rencananya akses masuk ke wisata Pemandian Sekarsari akan dialihkan dari Jalan Gajah Mada.Sementara itu,pintu keluar diarahkan langsung ke Jalan Empunala."Tapi nanti kita lihat dulu,aman dari lalu lintas dan juga pertimbangan dishub.Yang penting area keluar-masuk tidak jadi satu biar tidak terjadi kemacetan"tandasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,3 November 2020).   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN