Berita Rajawali-Pada Hari Selasa,(22-1) 2020 Musrenbang yang digawangi oleh BAPPEKO tengah berada di Kelurahan Kauman yang bertempat di tempat pertemuan Kelurahan Kauman,Jalan Brawijaya Nomor 46,Kota Mojokerto dalam rangka roadshow untuk menggali ide,usulan & aspirasi oleh semua komponen masyarakat yang dihadiri oleh Ibu Walikota sebagai wujud kepedulian & semangat pengabdian untuk membenahi & melayani masyarakat.Dalam sambutannya di Kelurahan Kauman paad malam hari kemarin,@ningita_memaparkan beberapa hal yang menjadi hal yang krusial,salah satunya yakni Program Pengendalian Banjir..Berdasarkan laporan,dari 38 RT diantaranya memiliki kondisi rawan banjir,sehingga Pemkot Mojokerto menghimbau masyarakat harus peka terhadap lingkungan sekitarnya.Dari 38 RT yang telah terpetakan sebagai daerah rawan banjir,32 RT diantaranya telah dilakukan pengendalian terhadap banjir.Langkah-langkah tersebut adalah :
1.Pembuatan biopori sebanyak 5800 titik
2.Pengadaan sarana & prasarana untuk normalisasi saluran
3.Menyiapkan 32 pompa
4.Revitalisasi 71 saluran drainase.
Beberapa RT yang belum memiliki strategi pengendalian banjir,diharapkan dapat dapat mengusulkan ide-ide & aspirasi yang dapat menjauhkan Keluarahan Kauman dari dampak banjir.
#musrenbangkotamojokerto2020
#musrenbangkelurahankauman2020#ningita
#bappekomojokerto #mojokertoservicecity
#majumelangkahayoberbenah
(Ditulis oleh Ika & Dian,KIM Rajawali).
Kamis, 20 Februari 2020
Kamis, 13 Februari 2020
Walikota & Forkopimda Se-Mojokerto Raya Gowes Bareng
Berita Rajawali-Pada hari Minggu yang cerah (02 Februari 2020),jam 05.30 sampai dengan selesai,bertempat di Alun-alun Kota Mojokerto/Car Free Day 2,tengah berlangsung acara "Gowes Bareng" bersama klub sepeda sehat yang ada di Kota & Kabupaten Mojokerto (Mojokerto Raya) yang juga dihadiri oleh seluruh Forkopimda & masyarakat yang ada.Adapun tujuan dari acara tersebut adalah untuk memasyarakatkan olahraga & mengolahragakan masyarakat yang dibuka oleh Ibu Walikota Mojokerto,Hj.Ika Puspitasari SE beserta Bapak Wawali,Dandim,Kapolresta,Kepala OPD & lain-lain.Disamping itu bersepeda juga menyehatkan lingkungan,karena dengan bersepeda bisa menekan terjadinya polusi udara sekaligus menyehatkan badan/berolahraga.Event yang didahului oleh senam OKE yang beranggotakan para Ibu (emak-emak) tersebut yang juga sebagai pelopor pola hidup sehat beserta seluruh lapisan masyarakat.Rute yang dilalui oleh gowes santai dihari,tanggal,bulan & tahun cantik ini adalah start Alun-alun Kota Mojokerto/Car Free Day 2,Jalan Majapahit,Jalan Raden Wijaya,Jalan Pahlawan & Finish di Jalan Gajah Mada,Kantor Pemkot Mojokerto dengan diadakan undian door prize untuk semua peserta.(Di tulis oleh Ika & Dian,KIM Rajawali).
Rabu, 12 Februari 2020
Binrohtal 825 : Pentingnya Jamaah
Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Selasa (11/2),pengasuh Pesantren Hidayatul Quran,Tembelang,ustad Yusuf Hidayat,menjelaskan pentingnya salat jamaah."Saking pentingnya salat jamaah,orang buta pun oleh Nabi Muhammad SAW disuruh ke masjid untuk salat berjamaah,"tuturnya.Orang yang rajin salat jamaah diberi 5 keutamaan yaitu :
1.Rezekinya luas
2.Bebas siksa kubur
3.Menerima catatan amal tangan kanan
4.Melewati jembatan sirotol mustaqim dengan secepat kilat
5.Masuk surga tanpa hisab
Ustad Yusuf lalu menceritakan Abdullah bin Ummi Maktum,sahabat yang buta sejak kecil.Suatu hari,ia sowan kepada Rasul SAW,untuk mengajukan izin tidak melaksanakan salat di masjid."Wahai Rasulullah"katanya."Saya lelaki buta,rumah jauh dari masjid,& tidak memiliki penuntun jalan yang layak.Apakah saya memiliki keringanan untuk menjalankan salat dirumah?"Ya!"jawab baginda Rasul.Abdullah bin Ummi Maktum beranjak keluar,akan tetapi segera dipanggilnya."Apakah engkau mendengar seruan salat?"tanya beliau."Ya"jawab Abdullah."Saya tak menemukan keringanan buatmu,"tegas Rasulullah.Itban bin Malik,sahabat Ansor,kehilangan penglihatan dalam perang.Pernah suatu kali ia mengajukan izin untuk tak hadir di masjid."Wahai Rasulullah,saya kehilangan penglihatan & banjir menghalangiku dari masjid.Apakah saya telah memiliki uzur untuk tidak jamaah di masjid?"Rasulullah balik bertanya.Apakah engkau mendengar seruan salat?"Ya,"jawab Itban.Rasul pun menimpali,saya tak menemukan uzur buatmu jika engkau mendengar seruan salat.Dia kemudian mengajukan izin kepada Nabi untuk mendirikan musala dalam rumah yang ia gunakan saat benar-benar tak mampu menjadi imam di masjid.Baginda Rasul pun mengijinkannya.Banu Salamah,salah satu qabilah Ansor,melihat tanah kosong di dekat masjid.Mereka bermaksud pindah dari perkampungan yang jauh ke tempat ini.Mendengar itu,Baginda Rasul berkata,"Saya mendapat kabar,kamu sekalian bermaksud pindah dekat masjid?""Benar wahai Rasulullah.Kami memang bermaksid demikian,""Wahai Bani Salamah,tetaplah di perkampungan kamu sekalian.Jejak-jejak langkah kamu sekalian pasti akan dicatat semua,".Tak lama kemudian turunlah ayat ke-12 dari Surat Yasin.Ubaidillah bin Umar Al-Qawariry,sebagaimana diceritakan Sayyid Al-Bakri,tak pernah tertinggal salat jamaah di masjid.Sampai suatu ketika,dia kedatangan tamu yang membuatnya terlambat salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan ibadah salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan salat Isya'.Namun ternyata semua masjid telah selesai berjamaah dan telah dikunci.Dia pun sangat menyesali.Teringat hadist Rasul,salat berjamaah itu 27 derajat lebih baik dari salat sendirian,maka malam itu dia salat Isya 27 kali.Malam harinya dia bermimpi mengendarai kuda bersama sekumpulan orang.Mereka begitu cepat mengendarai kudanya hingga jauh mendahului.Dia berusaha mengejar namun tak pernah bisa.Salah satu dari mereka menoleh seraya berkata "Hai Ubaidillah,kau tak akan pernah bisa mengejar kami."Mengapa?"tanyaku.Orang itu menjawab."Karena kami melakukan salat Isya berjamaah,sedangkan kamu tidak".(Dikutip Radar Jombang,12 Februari 2020).
'
1.Rezekinya luas
2.Bebas siksa kubur
3.Menerima catatan amal tangan kanan
4.Melewati jembatan sirotol mustaqim dengan secepat kilat
5.Masuk surga tanpa hisab
Ustad Yusuf lalu menceritakan Abdullah bin Ummi Maktum,sahabat yang buta sejak kecil.Suatu hari,ia sowan kepada Rasul SAW,untuk mengajukan izin tidak melaksanakan salat di masjid."Wahai Rasulullah"katanya."Saya lelaki buta,rumah jauh dari masjid,& tidak memiliki penuntun jalan yang layak.Apakah saya memiliki keringanan untuk menjalankan salat dirumah?"Ya!"jawab baginda Rasul.Abdullah bin Ummi Maktum beranjak keluar,akan tetapi segera dipanggilnya."Apakah engkau mendengar seruan salat?"tanya beliau."Ya"jawab Abdullah."Saya tak menemukan keringanan buatmu,"tegas Rasulullah.Itban bin Malik,sahabat Ansor,kehilangan penglihatan dalam perang.Pernah suatu kali ia mengajukan izin untuk tak hadir di masjid."Wahai Rasulullah,saya kehilangan penglihatan & banjir menghalangiku dari masjid.Apakah saya telah memiliki uzur untuk tidak jamaah di masjid?"Rasulullah balik bertanya.Apakah engkau mendengar seruan salat?"Ya,"jawab Itban.Rasul pun menimpali,saya tak menemukan uzur buatmu jika engkau mendengar seruan salat.Dia kemudian mengajukan izin kepada Nabi untuk mendirikan musala dalam rumah yang ia gunakan saat benar-benar tak mampu menjadi imam di masjid.Baginda Rasul pun mengijinkannya.Banu Salamah,salah satu qabilah Ansor,melihat tanah kosong di dekat masjid.Mereka bermaksud pindah dari perkampungan yang jauh ke tempat ini.Mendengar itu,Baginda Rasul berkata,"Saya mendapat kabar,kamu sekalian bermaksud pindah dekat masjid?""Benar wahai Rasulullah.Kami memang bermaksid demikian,""Wahai Bani Salamah,tetaplah di perkampungan kamu sekalian.Jejak-jejak langkah kamu sekalian pasti akan dicatat semua,".Tak lama kemudian turunlah ayat ke-12 dari Surat Yasin.Ubaidillah bin Umar Al-Qawariry,sebagaimana diceritakan Sayyid Al-Bakri,tak pernah tertinggal salat jamaah di masjid.Sampai suatu ketika,dia kedatangan tamu yang membuatnya terlambat salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan ibadah salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan salat Isya'.Namun ternyata semua masjid telah selesai berjamaah dan telah dikunci.Dia pun sangat menyesali.Teringat hadist Rasul,salat berjamaah itu 27 derajat lebih baik dari salat sendirian,maka malam itu dia salat Isya 27 kali.Malam harinya dia bermimpi mengendarai kuda bersama sekumpulan orang.Mereka begitu cepat mengendarai kudanya hingga jauh mendahului.Dia berusaha mengejar namun tak pernah bisa.Salah satu dari mereka menoleh seraya berkata "Hai Ubaidillah,kau tak akan pernah bisa mengejar kami."Mengapa?"tanyaku.Orang itu menjawab."Karena kami melakukan salat Isya berjamaah,sedangkan kamu tidak".(Dikutip Radar Jombang,12 Februari 2020).
'
Badan Wakaf Usulkan Dana Abadi Daerah
Jakarta,Jawa Pos-Badan Wakaf Indonesia/BWI mengusulkan adanya dana wakaf atau dana abadi daerah.Dana tersebut disisihkan dari dana abadi APBD Kabupaten,Kota & Provinsi.Hasil pengelolaan dana wakaf daerah bisa digunakan untuk pembiayaan pendidikan,atau dana darurat bencana.Ketua BWI Muhammad Nuh menuturkan,setiap pemerintah daerah/Pemda bisa menyisihkan 1% dari total APBD mereka.Dana itu kemudian dikelola secara khusus."Bayangkan kalau APBD itu disisihkan sekian %,suatu saat akan menggelembung luar biasa,"kata Nuh kemarin (10/2).Dia mencontohkan kesuksesan dana abadi pendidikan yang kini dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).Ketika itu,Kemendikbud menyisihkan anggaran pendidikan Rp.4 Triliun sampai 5 triliun untuk dana abadi pendidikan.Saat ini dana abadi pendidikan mencapai Rp.16 triliun lebih.Dana tersebut digunakan untuk bea siswa,penelitian,renovasi sekolah rusak,& kegiatan pendidikan lainnya.Dengan dana abadi atau dana waqaf daerah itu,kata Nuh,Pemda tidak terpaku pada rutinitas dana pemerintah.Seperti diketahui,dana pemerintah setiap akhir tahun diupayakan terserap maksimal.Sementara itu,bisa jadi pada akhir tahun ada bencana & membutuhkan dana rehabilitasi besar."Sekarang siapa yang tahu datangnya bencana.Begitu bencana datang Desember,dananya sudah habis,"kata mantan Mendikbud itu.(Di kutip dari Jawa Pos,11 Februari 2020).
BINROHTAL 824:VIRUS CORONA.
Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (10/2),KH Khairil Anam Denanyar menjelaskan pandangan Islam tentang virus corona."Kasus wabah penyakit seperti virus corona sebenarnya sudah ada sejak zaman Rasulullah Muhammad SAW"tuturnya.Beliau mengajarkan cara menghadapi wabah penyakit itu melalui sabdanya."Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri,maka janganlah kamu datangi negeri itu.Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada,janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya"Jadi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan melarang WNI untuk pergi ke negara yang sedang terjangkit virus corona sudah tepat dan cocok dengan ajaran Islam.Apapun yang terjadi di dunia ini termasuk munculnya virus corona pada hakekatnya semua terjadi atas kehendak Allah.Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS Alhadid 22.Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam Kitab Lauhul Mahfuzh sebelum Kami menciptakannya.Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.Semua itu adalah ujian dari Allah.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Alhadid 23.Supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.Sikap dalam menghadapi bencana setidaknya ada tiga (3):
1.Segera ambil tindakan disertai Muhasabah.Ketika sakit misalnya,segera diobatkan.Setelah itu intropeksi apa kira-kira penyebabnya?Apakah ini peringatan dari Allah agar tidak terus menerus berbuat durhaka?
2.Berpikir Positif.Sekalipun musibah musibah adalah hal yang yang tidak disenangi oleh manusia,harus tetap berbaik sangka bahwa Allah menurunkan musibah ini tidak untuk merusak melainkan akan akan mengangkat derajat hambanya.
3.Ketiga,jangan mengeluh & mencela musibah.Karena dibalik musibah itu ada hikmah yang besar.Diantaranya menjadikan dosa-dosa manusia terampuni.
Ada 4 hal yang dicabut dari orang sakit.
- Kekuatannya
- Kenikmatan makannya
- Keceriaan wajahnya
- Dosa-dosanya
Namun ketika orang itu sembuh,Allah perintahkan malaikat mengembalikan 3 yang pertama sedangkann dosa-dosanya dihapuskan oleh Allah SWT.Maka ketika ada orang sakit yang berlanjut hingga meninggal dunia orang yang dihukumi syahid akhirat & dosa-dosanya dihapus oleh Allah SWT.Dalam Ihya Ulumuddin,Imam Ghozali mengutip doa agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Qobisoh bin Mukhoriq.Doa ini dibaca usai salat Subuh sebanyak 3 kali.Subhanallah walbihamdihi subhanallahil adzi la haula wala quata illa bilahil aliyyil adzim.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,11 Februari 2020).
1.Segera ambil tindakan disertai Muhasabah.Ketika sakit misalnya,segera diobatkan.Setelah itu intropeksi apa kira-kira penyebabnya?Apakah ini peringatan dari Allah agar tidak terus menerus berbuat durhaka?
2.Berpikir Positif.Sekalipun musibah musibah adalah hal yang yang tidak disenangi oleh manusia,harus tetap berbaik sangka bahwa Allah menurunkan musibah ini tidak untuk merusak melainkan akan akan mengangkat derajat hambanya.
3.Ketiga,jangan mengeluh & mencela musibah.Karena dibalik musibah itu ada hikmah yang besar.Diantaranya menjadikan dosa-dosa manusia terampuni.
Ada 4 hal yang dicabut dari orang sakit.
- Kekuatannya
- Kenikmatan makannya
- Keceriaan wajahnya
- Dosa-dosanya
Namun ketika orang itu sembuh,Allah perintahkan malaikat mengembalikan 3 yang pertama sedangkann dosa-dosanya dihapuskan oleh Allah SWT.Maka ketika ada orang sakit yang berlanjut hingga meninggal dunia orang yang dihukumi syahid akhirat & dosa-dosanya dihapus oleh Allah SWT.Dalam Ihya Ulumuddin,Imam Ghozali mengutip doa agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Qobisoh bin Mukhoriq.Doa ini dibaca usai salat Subuh sebanyak 3 kali.Subhanallah walbihamdihi subhanallahil adzi la haula wala quata illa bilahil aliyyil adzim.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,11 Februari 2020).
Senin, 10 Februari 2020
NING ITA MELANTIK 43 PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS,15 LURAH BARU DIANDALKAN MEMBAWA PERUBAHAN.
MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari,kembali melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas di Lingkungan Pemerintahan Kota Mojokerto secara terbuka di Hutan Kota Jalan Cancer Pulorejo Mojokerto,Jumat (7/2) pagi.Ada 43 pejabat yang masuk dalam penyegaran sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Mojokerto Nomor:821/12/417.408/2020 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Struktural.Pengambilan sumpah jabatan kepada 43 aparatur sipil negara (ASN) tersebut,nantinya akan diberikan tugas baru sesuai dengan kemampuan yang telah teruji dalam assement.Di antaranya pada tugas Sekretaris BPPKA,Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip,Wakil Direktur Administrasi RSUD dr Wahidin Sudirohusodo,Kepala Bagian Organisasi Sekretaris Daerah,11 orang pada tugas Kepala Sub Bagian,11 orang pada tugas Kepala Seksi,Camat dan 15 Lurah.Ning Ita berpesan kepada seluruh pejabat yang baru mengemban tugas untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan ikhlas,berdedikasi serta loyalitas kepada bangsa,negara dan masyarakat.Terlebih,kepada para Lurah yang baru dilantik,agar mampu melahirkan berbagai inovasi dan kreaktivitas bersama masyarakat.Yang sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Mojokerto."Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor:130 Tahun 2018 tentang Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat,di mana setiap kelurahan mendapatkan anggaran besar dari APBN dan APBD.Untuk itu,kami ingin mendorong semua kelurahan agar lebih aktif sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi-inovasi dan kreaktivitas yang mendukung dengan program pemerintah.Sehingga anggaran yang didapatkan mampu diserap secara maksimal"jelasnya.Selain itu,Ning Ita berharap agar besaran anggaran yang didapatkan untuk masing-masing kelurahan,dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat.Sehingga,pembangunan sarana dan prasarana,infrastruktur di lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat bisa terpenuhi."Kepada semua pejabat yang dilantik,agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan yang baru"tandasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,8 Februari 2020).
Binrohtal 822 : Makanan Hati
Saat ngaji usai salat Duhur masjid Polres Jombang,Kamis (6/2),ustad Agung Baroni menjelaskan makanan hati."Orang sakit akan mati jika tidak mendapatkan makan,minum,obat.Begitu juga hati,ketika tidak mendapatkan hikmah dan ilmu selama 3 hari,maka akan mati,"tuturnya.Ilmu agama sangat penting bagi kehidupan manusia.Nabi Muhammad SAW bersabda,orang yang dikehendaki baik oleh Allah SWT,maka ia akan tetap dilipatgandakan dalam urusan agama & ia akan diberi ilham petunjuk kebenaran oleh Allah SWT.Makanya para ulama berpendapat,orang yang diberi ilmu pemahaman tentang ilmu agama akan meninggal dalam keadaan husnul khotimah.Pengaruh ilmu agama dalam kehidupan manusia tak ubahnya seperti pengaruh makan & minum.Menurut Imam Al-Ghazali,makanan & minuman hati adalah ilmu & hikmah.Dengan keduanya hati bisa hidup.Sebagaimana badan akan hidup bila makan.Tidak mendapatkan ilmu menyebabkan hati seseorang dalam keadaan sakit & pasti akan mati,meskipun ia tidak merasa.Cinta dunia & kesibukan duniawi bisa membuat orang tidak merasakan hal tersebut.Sebagaimana kondisi sangat ketakutan atau mabuk,akan bisa menghilangkan sakitnya luka yang berat.Baru ketika kematian telah melenyapkan urusan-urusan duniawi & dirinya,dia akan merasakan bahwa dalam keadaan rusak & menyesal.Penyesalan pasca kematian ini tentu tidak ada gunanya lagi.Sama seperti orang yang sudah aman dari ketakutannya atau orang yang sudah sadar dari mabuknya,ia baru merasakan luka-luka yang ia alami saat mabuk atau ketakutan.Sesungguhnya manusia masih dalam keadaan tertidur.Ketika meninggal dunia,baru mereka terbangun.Hikmah itu sendiri sesuatu yang mahal.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Baqarah 259.Allah memberikan hikmah kepada orang yang ia kehendaki.Siapa diberi hikmah,maka sesungguhnya ia telah diberi kebaikan yang banyak.Kata hikmah menurut Imam A-Ghazali adalah kondisi hati yang bisa menjadi sarana mengetahui yang benar & yang salah dalam semua perbuatan yang dipilih.Orang yang mendapat hikmah akan selalu mengucapkan & melakukan kebaikan.Sebaliknya,orang yang tidak mendapat hikmah adalah selalu berusaha mengucapkan & melakukan kebaikan.Sebaliknya,tanda orang yang tidak mendapat hikmah adalah selalu menjauh dari kebaikan.Misalnya sudah mendengar azan.Orang yang mendapat hikmah akan langsung berangkat salat berjamaah.Sebaliknya,orang yang tidak memperoleh hikmah walaupun mendengar azan dia akan tetap nyaman melakukan keburukan.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,8 Februari 2020).
KOTA MOJOKERTO MEWAKILI JATIM,MASUK DALAM NOMINASI PENGHARGAAN PARITRANA,KETUA RT/RW MENDAPATKAN BPJS KETENAGAKERJAAN.
MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria,secara simbolis menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial/BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan Ketua RT/RW di kantor Pemkot Mojokerto.Pemberian jaminan sosial kepada 872 Ketua RT/TW tersebut,merupakan bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak pada Kamis pagi (6/2).Didampingi Deputi Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Indah Aprilistyani,Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati,Kepala Diskomunaker Hariyanto,Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Jombang Sulistijo N Wirjawan,& Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Adhie Wibowo,pemberian jaminan sosial kepada Ketua RT/RW telah sesuai dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 94 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Ketua RT/RW.Ada 872 ketua RT/RW di seluruh Kota Mojokerto yang diberikan jaminan sosial ketenaga kerjaan oleh Pemkot Mojokerto."Kami ingin,memberikan apresiasi kepada mereka yang telah mencurahkan semua tenaga,waktu & pikiran demi kota Mojokerto,"kata Ning Ita,usai penyerahan kartu secara simbolis.Melalui jaminan sosial ketenagakerjaan untuk ketua RT/RW ini,telah membawa Kota Mojokerto menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) yang berhasil masuk dalam nominasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award 2019-2020.Melalui inovasi tersebut,Kota Mojokerto terbukti mampu bersaing dengan kabupaten/kota di seluruh Indonesia."Alhamdulillah melalui inovasi ini,kami masuk dalam nominasi 10 besar skala nasional mewakili Jatim"imbuhnya.Selain jaminan sosial ketenagakerjaan untuk ketua RT/RW,ada indikasi lainnya yang membuat Kota Mojokerto masuk dalam nominasi sepuluh besar.Seperti,jumlah kepesertaan kategori perusahaan di Kota Mojokerto mencapai 98 persen,kemudian kategori pekerja formal masuk dalam angka 52 persen.Dan yang terakhir informal sebanyak 22 persen."Ke depannya,selain ketua RT/RW kami ingin mewajibkan para atlet baik di Kopda,Kopnas,untuk memiliki BPJS Ketenagakerjaan.Karena atlet itu juga beresiko kecelakaan baik dalam latihan ataupun kejuaraan"jelasnya.Usai penyerahan kartu secara simbolis kepada perwakilan RT/RW,Walikota Ning Ita bersama rombongan BPJS Ketenagakerjaan berkesempatan memberikan santuan kepada 2 warga ota Mojokerto yang meninggal dunia karena sakit.Yang pertama,diberikan kepada almarhum Soewito,driver ojek on line di rumah duka Lingkungan/Kelurahan Meri,Kecamatan Kranggan.Yang kedua,diberikan kepada keluarga almarhum Suroto di Lingkungan Keboan,Kelurahan Gunung Gedangan,Kecamatan Magersari."Santunan ini,merupakan hak untuk keluarga almarhum yang harus diberikan,"tandas Ning Ita.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,7 Februari 2020).
Mojokerto Punya Cerita : Media Massa Dari Masa Ke Masa Di Mojokerto;Kemadjoean Hindia Jadi Instrumen Perjuangan
Setiap tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional/HPN.Di hari yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia/PWI itu dijadikan momentum untuk memperingati peran & keberadaan pers di Tanah Air.Di Mojokerto memiliki catatan sejarah tersendiri terhadap keberadaan & peranan jurnalistik.Sejumlah media massa pernah lahir di Bumi Majapahit.Dalam perjalanannya juga mengalami dinamika dari masa ke masa.Baik di era kolonial hingga di masa revolusi yang dijadikan sebagai media perjuangan.Sejarawan Mojokerto,Ayyuhannafiq,mengungkapkan,awal kemunculan media massa seiring dengan tumbuhnya pergerakan kemerdekaan Indonesia tahun 1920-an.Embrionya tak lain berasal dari upaya untuk lepas dari belenggu kolonialisme.Sehingga lahirlah sejumlah media massa berupa surat kabar."Saat itu para tokoh pergerakan banyak menggunakan media cetak sebagai instrumen perjuangan,"terangnya.Di Mojokerto,surat kabar yang muncul di era prakemerdekaan adalah Kemadjoean Hindia.Media Cetak tersebut merupakan pindahan dari Surabaya yang sebelumnya bernama Oetoesan Hindia.Sebuah media cetak yang kala itu menjadi yang terbesar di wilayah regional Jawa Timur/Jatim.Pria yang akrab dipanggil Yuhan ini,menyebutkan lahirnya koran Kemadjoean Hindia bermula pada bulan Januari 1923.Waktu itu,RM Bintarti,mantan Redaksi Oetoesan Hindia,mengajukan izin mendirikan surat kabar kepada pemerintah kolonia.Pengajuan itu disorong bersama Ong Liem Giok,seorang pewarta dari Surabaya.Tentu,izin pendirian media massa tersebut tidaklah mudah.Untuk memuluskannya,maka dalam surat permohonan tersebut jika surat kabar itu bertujuan memajukan masyarakat dalam berbagai bidang."Surat kabar itu diberi nama Kemadjoean Hindia yang akan diterbitkan dari Mojokerto,"tandasnya.Tak hanya sebagai lokasi penerbitan,pusat kegiatan keredasianpun di lakukan di Mojokerto.Yuhan menyebutkan,hal itu tak lepas karena terdapat sejumlah tokoh berpengaruh.Salah satu yang digandeng untuk masuk dijajaran Kemadjoean Hindia adalah tokoh Raden Panji (RP) Soeroso.Selain itu,Wardikoen,Sekretaris Persatuan Pegawai Pekerjaan Umum,yang berkantor di Mojokerto juga turut di ajak.Kedua sosok yang pernah aktif dalam Syarekat Islam/SI itu dinilai mampu membantu menopang usaha pendirian surat kabar itu.pada awal pendiriannya,media cetak Kemadjoean Hindia dinahkodai oleh RP Soeroso selaku pimpinan redaksi/Pemred.DAlam keredaksiannya,tokoh yang kemudian dikukukuhkan sebagai Bapak Koperasi pegawai Negeri ini dibantu oleh Wardikoen,Wondodipo & So Fo Lan sebagai redaktur."Kemadjoean Hindia diterbitkan setiap minggu.Sehingga sebagai surat kabar mingguan,"tandasnya.Dalam perkembangannya,perkembangan surat kabar Kemadjoean Hindia cukup mendapat sambutan dari pembaca.Sebab,berita yang diangkat mengarah pada cita-cita kemerdekaan.Sehingga,media cetak yang berpusat di Mojokerto itu kemudian mengubah dari mingguan menjadi surat kabar harian.Namun,sebut Yuhan,seiring dengan aemakin besarnya perkembangan media yang digawangi oleh RM Bintarti itu membuatnya tak lama di Mojokerto.Tercatat usaha yang dinaungi oleh NV Kemadjoean Hindia itu harus kembali pindah ke Surabaya."Sekitar bulan Oktober 1923 Kemadjoen Hindia dia boyongan dari Mojokerto,"ulasnya.Meski pindah ke Kota Pahlawan,beritanya tetap pada semangat untuk lepas dari penjajah.Bahkan,Kemadjoean Hindia membuat surat kabar tersebut sempat berurusan dengan hukum karena dikatagorikan barhalauan nasionalis radikal yang mempropagandakan pemogokan serikat kerja di Jawa pada kisaran 1923-1927.Akibatnya,Wardikoen harus merasakan pengapnya ruangan dibalik jeruji selama 3 bulan.Kendati demikian,imbuh Yuhan,upaya pembungkaman pemerintah kolonial itu tak menghentikan penerbitan surat kabar tersebut.Media cetak Kemadjoen Hindia itu tak menghentikan penerbitan surat kabar tersebut.Media cetak Kemadjoean Hindia tetap mengorbit hingga tahun 1942."Di masa kependudukan Jepang,beberapa awak medianya bergabung dalam Domei yang nantinya menjadi cikal bakal kantor berita antara,"tandasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,6 Februari 2020).
Minggu, 09 Februari 2020
PEMKOT MOJOKERTO GETOL CEGAH BULLYING DI SEKOLAH,NING ITA MAKSIMALKAN PIK-R.
MOJOKERTO KOTA-Bullying atau perundungan,bisa menimpa antar siswa-siswi di sekolah manapun.Untuk mencegah terjadinya perundungan di wilayah Kota Mojokerto.Wali Kota Ika Puspitasari memaksimalkan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah-sekolah sebagai wadah agar para pelajar lebih aktif mengembangkan kreaktivitasnya.Sehingga,mampu menekan 'bullying'sedini mungkin.Melalui Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,berbagai upaya mencegah terjadinya perundungan telah disiapkan oleh Pemerintah Kota,sejak lama.Melalui PIK-R,yang dimotori langsung oleh siswa siswi,diharapkan mampu mencegah bullying yang saat ini kembali mencuat di permukaan."Kami ada ruang khusus siswa,yang bisa dimanfaatkan untuk mengeksplor kreaktivitasnya di PIK-R"kata Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid.Pusat informasi konseling remaja yang ada di setiap sekolah,lanjut Amin Wachid,saat ini diperuntukkan lingkup sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).Sedangkan untuk sekolah dasar (SD),pihaknya memaksimalkan peran guru pendamping kelas secara maksimal."Untuk SD,kami maksimalkan dengan satgas yang setiap harinya memonitoring kegiatan dan kondisi siswa.Karena guru pendamping kelas,akan lebih paham kondisi psikologi masing-masing siswa yang ditemuinya setiap hari"jelasnya.Sementara itu,Wali Kota Ning Ita,menambahkan selain memaksimalkan PIK-R di sekolah,pemkot juga menerapkan study parenting yang rutin diselenggarakan setiap bulannya untuk para orang tua.Melalui kegiatan ini,diharapkan mampu menjalin komunikasi antara guru dan komite dengan orang tua,merupakan forum antara guru dengan orang tua untuk mengetahui perkembangan anak selama di sekolah."Study parenting orang tua dan PIK-R untuk siswa ini,terus kami maksimalkan.Agar bullying di sekolah bisa ditangkal sedini mungkin.Kami terus arahkan anak-anak dengan berbagai kegiatan yang positif,untuk mengasah kreaktivitasnya.Kami berikan wadah-wadah khusus,supaya mereka bisa mengeksplor kemampuan dan bakatnya.Ketika anak sudah sibuk dengan hobi,dengan kesukaan mereka,kami yakin bullying itu tidak akan terjadi"tegasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,6 Februari 2020).
BINROHTAL 821:KASIH SAYANG ALLAH SWT.
Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,pengasuh Pesantren Fallahul Muhibbin,Watugaluh Diwek,KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan besarnya kasih sayang Allah."Saking besarnya kasih sayang Allah,dosa sebesar apapun akan diampuni"tuturnya.Mbah Bolong cerita,suatu ketika Nabi Adam munajat kepada Allah.Setiap manusia lahir,akan digoda oleh setan.Nabi Adam mohon agar manusia bisa diselamatkan dari godaan setan.Allah lalu menyatakan,setiap manusia lahir,juga dibarengi dengan malaikat hafadzah yang menjaga dari godaan setan.Nabi Adam lantas minta diberi tambahan.Agar manusia tidak gampang dijerumuskan iblis ke neraka.Allah lalu menyatakan,setiap kebaikan yang dilakukan manusia,pahalanya dilipatgandakan 10 kali."Bukan hanya itu,Walaupun masih sekedar niat berbuat baik,sudah langsung diganjar oleh Allah"jelasnya.Allah juga menyediakan banyak anugerah untuk menghapus dosa.Puasa Arofah yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi orang yang tidak berangkat haji,menghapus dosa setahun.Salat Jumat yang kita lakukan,menghapus dosa dari Jumat ke Jumat.Salat lima waktu yang kita lakukan,menghapus dosa dari salat ke salat."Walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan,akan diampuni Allah ketika mau memperbanyak ucapan 'subhanallah wal hamdulillah,wa la ilaha illallah,Allahu Akbar"bebernya.Walaupun setiap hari bergelimang dosa.Allah tetap memberi kesempatan bertobat.Sebelum ajal menjemput,tobat kita akan diterima."Setiap orang sebelum mati,pasti akan ditunjukkan tempatnya di surga atau neraka"jelasnya.Orang mati yang didoakan baik,juga akan diampuni oleh Allah.Diantara doa yang bisa dibaca untuk orang meninggal dunia yakni seperti yang dibaca KH Mustofa Bisri kala pemakaman KH Salahudin Wahid Tebuireng.(Dikutip Radar Jombang,6 Februari 2020).
Langganan:
Postingan (Atom)







