Rabu, 12 Februari 2020

Binrohtal 825 : Pentingnya Jamaah

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Selasa (11/2),pengasuh Pesantren Hidayatul Quran,Tembelang,ustad Yusuf Hidayat,menjelaskan pentingnya salat jamaah."Saking pentingnya salat jamaah,orang buta pun oleh Nabi Muhammad SAW disuruh ke masjid untuk salat berjamaah,"tuturnya.Orang yang rajin salat jamaah diberi 5 keutamaan yaitu :
1.Rezekinya luas
2.Bebas siksa kubur
3.Menerima catatan amal tangan kanan
4.Melewati jembatan sirotol mustaqim dengan secepat kilat
5.Masuk surga tanpa hisab
Ustad Yusuf lalu menceritakan Abdullah bin Ummi Maktum,sahabat yang buta sejak kecil.Suatu hari,ia sowan kepada Rasul SAW,untuk mengajukan izin tidak melaksanakan salat di masjid."Wahai Rasulullah"katanya."Saya lelaki buta,rumah jauh dari masjid,& tidak memiliki penuntun jalan yang layak.Apakah saya memiliki keringanan untuk menjalankan salat dirumah?"Ya!"jawab baginda Rasul.Abdullah bin Ummi Maktum beranjak keluar,akan tetapi segera dipanggilnya."Apakah engkau mendengar seruan salat?"tanya beliau."Ya"jawab Abdullah."Saya tak menemukan keringanan buatmu,"tegas Rasulullah.Itban bin Malik,sahabat Ansor,kehilangan penglihatan dalam perang.Pernah suatu kali ia mengajukan izin untuk tak hadir di masjid."Wahai Rasulullah,saya kehilangan penglihatan & banjir menghalangiku dari masjid.Apakah saya telah memiliki uzur untuk tidak jamaah di masjid?"Rasulullah balik bertanya.Apakah engkau mendengar seruan salat?"Ya,"jawab Itban.Rasul pun menimpali,saya tak menemukan uzur buatmu jika engkau mendengar seruan salat.Dia kemudian mengajukan izin kepada Nabi untuk mendirikan musala dalam rumah yang ia gunakan saat benar-benar tak mampu menjadi imam di masjid.Baginda Rasul pun mengijinkannya.Banu Salamah,salah satu qabilah Ansor,melihat tanah kosong di dekat masjid.Mereka bermaksud pindah dari perkampungan yang jauh ke tempat ini.Mendengar itu,Baginda Rasul berkata,"Saya mendapat kabar,kamu sekalian bermaksud pindah dekat masjid?""Benar wahai Rasulullah.Kami memang bermaksid demikian,""Wahai Bani Salamah,tetaplah di perkampungan kamu sekalian.Jejak-jejak langkah kamu sekalian pasti akan dicatat semua,".Tak lama kemudian turunlah ayat ke-12 dari Surat Yasin.Ubaidillah bin Umar Al-Qawariry,sebagaimana diceritakan Sayyid Al-Bakri,tak pernah tertinggal salat jamaah di masjid.Sampai suatu ketika,dia kedatangan tamu yang membuatnya terlambat salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan ibadah salat Isya'.Saat tamu itu pergi dia berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan salat Isya'.Namun ternyata semua masjid telah selesai berjamaah dan telah dikunci.Dia pun sangat menyesali.Teringat hadist Rasul,salat berjamaah itu 27 derajat lebih baik dari salat sendirian,maka malam itu dia salat Isya 27 kali.Malam harinya dia bermimpi mengendarai kuda bersama sekumpulan orang.Mereka begitu cepat mengendarai kudanya hingga jauh mendahului.Dia berusaha mengejar namun tak pernah bisa.Salah satu dari mereka menoleh seraya berkata "Hai Ubaidillah,kau tak akan pernah bisa mengejar kami."Mengapa?"tanyaku.Orang itu menjawab."Karena kami melakukan salat Isya berjamaah,sedangkan kamu tidak".(Dikutip Radar Jombang,12 Februari 2020).
'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN