Warna Wortel dari Tiongkok lebih menarik
1.Bibit wortel selundupan bisa masuk dalam bentuk benih biji atau umbi anakan.Dalam kasus yaang diungkap Bareskrim kemarin,bibit wortel berbentuk umbi anakan.
2.Wortel tumbuh baik ditanah gembur didataran tinggi.Ketinggian ideal adalah 1.000 meter diatas permukaaan laut.
3.Benih biji sejak ditanam hingga siap panen membutuhkan waktu 70 hari umbi anakan 60 hari.
4.Ukuran wortel impor dua kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan wortel lokal.Dimensi wortel lokal memiliki panjang 15 cm dan diameter 2,5-3 cm.
5.Warna wortel Tiongkok lebih menarik,oranye sempurna.Itu disebabkan pigmen xantofil lebih dominan daripada klorofil.Wortel lokal memiliki semburat hijau karena klorofilnya tinngi.
(Dikutip dari head line Jawa Pos 22 Agustus 2017)..
Senin, 21 Agustus 2017
Jumat, 18 Agustus 2017
Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Mojokerto,Syukuri Kemerdekaan Dengan Pembangunan di Segala Bidang.
Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus,Kamis (17-8) menghadiri serangkaian kegiatan peringatan ulang tahun ke-72 Republik Indonesia.Diawali dengan acara renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajahmada,Mojokerto,Kyai Ud bersama Forpimda hadir kembali ke TMP Gajahmada untuk acara apel penghormatan dan tabur bunga mengenang jasa Pahlawan yang memperjuangkan Kemerdekaan Re Kota publik Indonesia,Kyai Ud didampingi isteri yang juga Ketua TP PKK Kota Mojokerto,juga hadir Wakil Walikota Suyitno,Sekda Mas Agoes Nirbito Moenasi Wasono.Usai tabur bunga,Kyai Ud hadir pada acara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di Gelora A.Yani Kota Mojokerto,Kyai Ud Walikota Mojokerto,menjadi Inspektur Upacara yang dihadiri Wakil Walikota Mojokerto,Suyitno.Sekda Mas Agoes Nirbito,Forpimda,Kepala OPD,anggota Korpri,Anggota TNI,anggota Kepolisian hingga pelajar.Puluhan pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) dengan lancar melaksanakan tugasnya dengan baik.Hingga pada saat Upacara penurunan bendera yang bertindak sebagai Inspektur Upacara,Kapolresta AKBP Puji Hendro Wibowo.Malam haarinya,peringatan hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di kota Mojokerto diakhiri dengan acara puncak yaitu resepsi Kenegaraaan di GOR Seni Mojopahit Kota Mojokerto.Hadir dalam acara ini,Kyai Ud,Sekda Mas Agoes,Forpimda,Kepala OPD,Paskibraka Kota Mojokerto tahun 2017 dan RT-TW se-kota Mojokerto.dalam kesempatan ini,Febriana Meldyawati,Ketua DPRD Kota Mojokerto yang mewakili masyarakat Kota Mojokerto dalam sambutannya menuturkan bahwa makna tema peringatan Kemerdekaan RI ke-72 ini yaitu Indonesia Kerja bersama yang berarti gotong royong."Gotong royong adalah jati diri bangsa Indonesia.Karena sejatinya Bangsa Indonesia adalah bangsa yang suka bekerja sama.Dengan bekerja sama,segala kesulitan akaan terasa ringan dan tujuan kita berbangsa dan bernegara akan dapat kita wujudkan,". tuturnya.Sementara itu,Kyai Ud Walikota Mojokerto dalam sambutannya menuturkan bahwa diperingatan 72 tahun bangsa Indonesia ini kita harus bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan ini."Apabila kita dapat menstukuri nikmat kemerdekaan ini Allah telah berjanji dalanAl-Quran bahwa apabila kita semua mensyukui atas nikmat-nikmat Allah SWT niscaya akan ditambah nikmat Allah SWT kepada manusia yang beesyukur,"Tutur Kyai Ud.Hakikat mensyukuri nikmat Allah SWT adalah melakukan sesuatu yang dicintai oleh Allah SWT."Karena itulah Kemerdekaan yang merupakan anugerah besar ini harus kita pergunakan untuk melakukan kegiatan pembangunan disegala bidang sebagai bentuk syukur kita kepada Allah SWT,"jelas Kyai Ud.Acara tersebut juga diisi penampilan seni dari putera-puteri Kota Mojokerto berprestasi.Dan diakhiti foto bersama Walikota dengan Forpimda dengan Paskibraka Kota Mojokerto 2017.(Dikutip dari Radar Mojokerto,19 Agustus 2017).
Kamis, 17 Agustus 2017
Lomba Hari Kemerdekaan 17 Agustus Di Lingkungan Kradenan Kelurahan Kauman Kota Mojokerto.
Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus Di Lingkungan Kradenan RT04,RW03 Kelurahan Kauman Kota Mojokerto.
Pada Tanggal 16 Agustus malam habis Sholat Is"ya diadakan syukuran peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus 2017 (Bari"an)di lingkungan kradenan RT04/RW03 kelurahan kauman kota mojokerto yang lokasinya di depan Langgar Wakaf "Syahidur Rohman",dimana Ketua RT dan wakil ketua RT memimpin langsung acara tersebut,acara ini juga dihadiri Ketua RW dan Tokoh Masyarakat dan warga kradenan RT 04/RW03.
Sehabis sambutan dari Ketua RT,bersama-sama menyayikan lagu Indonesia Raya dengan berdiri..
Acara syukuran Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 dimulai dengan sanbutan dari Ketua RT 04/RW03.
Sehabis sambutan dari Ketua RT,bersama-sama menyayikan lagu Indonesia Raya dengan berdiri..
Acara syukuran Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 dimulai dengan sanbutan dari Ketua RT 04/RW03.
Rabu, 16 Agustus 2017
Walikota Mas"ud Yunus Lantik Forum CSR Kota Mojokerto Masa Bakti 2017-2018,Sinergi Perusahaan Untuk Kemajuan Dan Kesejahteraan Kota.
Corporate Social Responcibility(CSR)atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan suatu konsep bahwa organisasi khususnya perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingan.Diantaranya konsumen,pemegang saham,karyawan,komunitas,pemerintah dan lingkungan.Untuk mendukung terlaksananya CSR dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,Pemerintah Kota Mojokerto melalui Bappeko Kota Mojokerto membentuk Forum CSR Kota Mojokerto,selasa 15 agustus.Bertempat di Atrium Sunrise Mall Mojokerto,acara ini dihadiri Walikota Mas"ud Yunus,Ketua TP PKK Siti Amsah Mas"ud Yunus,segenap Forkompinda Mojokerto,Sekda Kota Mojokerto,Kepala OPD,Camat dan Lurah.Berdasarkan SK Walikota Mojokerto Nomor 188.45/417.81/2017 tentang Forum Pelaksanaan CSR masa bakti 2017-2018.Maksud dan tujuan pembentukan Forum CSR adalah dalam rangka meningkatkan kepedulian,kemampuan dan tanggung jawab dunia usaha dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga,efektif dan masif.Walikota Mas"ud Yunus dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,harus didukung peran serta masyarakat itu sendiri."Tanpa adanya peran dari masyarakat utamanya dunia usaha dan industri maka pembangunan ini tidak akan bisa mencapai seperti apa yang kita cita-citakan bersama tutur Kiai Ud.Kiai Ud lantas menambahkan bahwa atas dikukuhkannya Forum CSR ini pihaknya berharap agar forum ini dapat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik."Ini semua dibentuk untuk dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota mojokerto urai pak wali.Dibentuknya Forum CSR Kota Mojokerto ini untuk mensinergikan antara program-program pemerintah dan program perusahaan yang akan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Mojokerto.Pada Kesempatan ini juga diberikan CSR dari Bank Jatim Cabang Mojokerto untuk Pemerintah Kota Mojokerto berupa 1 unit mobil angkutan sekolah yang akan melengkapi kendaraan angkutan sekolah gratis untuk pelajar Kota Mojokerto.Pada tahun 2017 ini PT Pertamina juga akan memberikan CSR nya berupa 1 unit kendaraan perpustakaan keliling kepada Pemerintah Kota Mojokerto.Diharapkan kepada perusahaan khususnya yang berada di Kota Mojokerto bisa mengikuti perusahaan yang telah memberikan CSR nya untuk Kesejahteraan dan Kemajuan Kota Mojokerto Tambah Harlistyati Kepala Bappeko Kota Mojokerto.(Dikutip Radar Mojokerto 16 Agustus 2017).
Selasa, 15 Agustus 2017
APBD Siap Tanggung 2.000 Keluarga,Terkait Bantuan Pangan Nontunai Di Kota Mojokerto.
Pemkot dengan anggaran daerahnya siap menanggung anggaran Program Bantuan Pangan Nontunai(BPNT)sebanyak 2.000 keluarga penerima manfaat(KPM).Meski demikian hingga semester ke-2 tahun anggaran 2017 ini.Kementerian Sosial(Kemensos)RI baru menyetujui 1.128 KPM.Sebenarnya kita siap untuk 2.000 KPM itu yang ditanggung APBD Kota Mojokerto,ungkap Sri Mujiwati Kepala Dinas Sosial(Dinsos)kota mojokerto selepas peresmian E-Warung Flamboyan di lingkungan Ngaglik, Kelurahan/Kecamatan Kranggan oleh Walikota Mas"ud Yunus.Pihaknya mengatakan kebutuhan anggaran daerah untuk ploting 2.000 KPM itu masih mencukupi.Sehingga pihaknya terus mengajukan kuota tambahan bagi penerima BPNT yang ditanggung APBD.:sejak akhir tahun lalu,kita minta Kemensos agar ada penambahaan kuota bagi Kota Mojokerto,karena sebelumnya APBD sudah bisa untuk mendukung proram rakin/rastra,"kata Mujiwati.Dijelaskannya,tahun ini pihaaknya sudah mengajukan tambahnan,lantaran kuota BPNT bersumber APBD kota yang disetujui Kementrian Sosial RI sebanyak 1.128 KPM."Awalnya kita ajukan 1.500 KPM,tapi ada yang dicoret oleh pusat,itu seperti nama penerima sama dengan PKH atau BPNT APBN.Ada juga yang meninggal tapi ahli warisnya tidak ada dan lain-lain,jelas dia.Pengajuan tambahan kuota BPNT bersumber APBD yang diluncurkan sebanyak 813 KPM.Akan tetapi yang disetujui Kemensos RI setelah ada verivikasi dan validasi data hanya sebanyak 488 KPM."Pusat akhirnya menyetujui 488 KPM yang nantinya diberi bansos mulai September nanti,"sebut Mujiwati.Program BPNT dikota Mojokerto menyentuh sebanyak 4.685 KPM.Sebagian besar diantaranya merupakn BPNT hasil kucuran Kemensos RI bersumber APBN.Selain itu,BPNT juga ditopang APBD kota Mojokerto.Kebijakan ini tindak lanjut program integral sebelumnya yakni rastra atau raskin yang juga ditopang APBD kota.Wali kota Mas'ud Yunus dilokasi yang sama mengatakan,kualitas bantuan kedepannya bakal terus ditingkatkan pula.Jadi tidak sebatas jumlah penerima saja yang ditambah."Beras yang diberikan sekarang ini kualitasnya medium plus,sehingga jauh lebih layak untuk dikonsumsi masyarakat,"ungkapnya.Disamping itu,Walikota juga berharap agar masyarakat penerima Bansos tersebut tidak langsung menghabiskan bantuan yang didapatkan.Melainkan,sebagian bantuan yang tersimpan dalam kartu gesek non tunai itu sebagian di tabung."Ini supaya saaat akhir tahun bantuannya masih ada dan bisa dimanfaatkan warga jadi jangan langsung dihabiskan.Peresmian tersebut juga dilakukan distribusi BPNT tahap ke-3(jatah bulan Mei-juni)dengan besaran Rp220 ribu per KPM.Bansos tersebut diterimakan dalam bentuk bahan pangan seperti,beras 15 kg,minyak,gula, dan lainnya sesuai keinginan penerima.(Dikutip Radar Mojokerto 15 Agustus 2017).
Dinas Lingkungan Hidup Pacu Kejar ADIWIYATA Nasional, Rangkul Dinas Pendidikan Ajukan Empat Sekolah.
Pemkot Mojokerto mematok target untuk kembali menggaet predikat Adiwiyata Tingkat Nasional,lantaran selama beberapa tahun terakhir ini penghargaan tingkat nasional bagi sekolah berwawasan lingkungan belum juga didapatkan.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amin Wachid,mengatakan program Adiwiyata merupakan wujud kepedulian di lembaga pendidikan.Kementerian Lingkungan Hidup telah mencanangkan program Adiwiyata sebagai tindak lanjut kerja sama antara Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan."Kerja sama itu bertujuan mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup,ungkapnya.Diterangkan Amin pendidikan lingkungan hidup adalah proses membangun populasi manusia/pelajar yang sadar dan peduli terhadap lingkungan secara keseluruhan.Selain itu juga agar mengerti masalah yang berkaitan dengannya.Ini juga untuk memacu pelajar memiliki pengetahuan,keterampilan,sikap,dan tingkah laku,motivasi serta komitmen secara individu maupun kolektif untuk memecahkan masalah lingkungan saat ini.Untuk itu pemkot tahun 2017 ini bakal memacu untuk mencapai target meraih kembali predikat Adiwiyata Tingkat Nasional,Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan itu didorong dan dibentuk di kalangan sekolah di kota mojokerto."Sekolah jadi ikut peduli soal lingkungan.Lebih-lebih predikat Adiwiyata ini sangat mendukung sekali raihan Adipura.Korelasinya sangat kental sekali beber amin.Program Adiwiyata dilaksanakan pada tingkat kata/kabupaten,provinsi dan nasional.Program Adiwiyata tingkat nasional terdiri Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional.Di Kota Mojokerto sejumlah sekolah sudah meraih predikat ini beberapa tahun lalu.Itu seperti SMA Negeri I dengan predikat Adiwiyata Nasional tahun 2012,SMA Negeri 2 dengan predikat Adiwiyata Mandiri tahun 2013,Adiwiyata jenis ini merupakan tingkatan lebih tinggi dari Adiwiyata Tingkat Nasional,sedangkan yang paling baru diraih SMP Negeri 6 dengan predikat Adiwiyata Nasional pada tahun 2014 silam.Sementara itu untuk mencapai target Adiwiyata Nasional,sejumlah upaya mendasar ditempuh.Diantaranya kerjasama instansi terkait antara DLH dengan Dinas (Dispendik)Kota Mojokerto.juga,menetapkn empat sekolah yang diproyeksikan meraih Adiwiyata tingkat Nasional.Kepala Dispendik Kota Novi Rahardjo melalui Sekretaris Disdik Sunardi mengatakan untuk meraih predikat Adiwiyata tingkat Nasional diperlukan sinergi semua pihak.Itu di pandang sebagai modal utama demi jati,mengatasi dahaga Adiwiyata."Kami siap bekerja sama untuk mendapatkan Adiwiyata tingkat Nasional.Dibutuhkan upaya yang serius agar sekolah menjadi benar-benar peduli lingkungan,"ujarnya.Lebih jauh,pihaknya sudah sepakat untuk mengajukan empat sekolah dalaam "kompetisi"merebut predikat Adiwiyata tingkat Nasional.Diantaranya SDN Kranggan I,SDK Wijana Sejati,SMPN 3 dan SMPN 9.Keempatnya juga sudah siap untuk berbenah diri menuju sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,"tambah Sunardi.Kepala DLH Amin Wachid menyebutkan,ada sejumlah komponen yang wajib dipenuhi dalam program Adiwiyata ini.Elemen dasar itu seperti kebijakan sekolaah yang berwawasan lingkungan,kurikulum sekolah berbasis lingkungan,kegiatan sekolah berbasis partisipatif,dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan."Kita sangat serius terhadap Adiwiyat ini.Dalaam waktu dekat ini ada penilaian,itu artinya kita perlu ngebut untuk meningkatkan performa sekolah,"terang Amin.Disamping itu,sejumlah sekolah pun sudah berbenah.Beberapa diantaranya sudah punya bekal yang mencukupi.Itu seperti SMPN 3 dan SMPN 9 tahun lalu sudah mampu merebut Adiwiyata tingkat Propinsi (Dikutip dari Radar Mojokerto 16 Agustus 2017).
Senin, 14 Agustus 2017
Penyaluran Bantuan Pangan Non tunai Di Kota Mojokerto,Kementerian Sosial Pusat Setujui 488 Penerima BPNT Anyar,Dinas Sosial Optimistis Distribusi Memuaskan.
Pemkot Mojokerto mendapatkan alokasi penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai(BPNT)anyar,alokasi tambahan itu didapatkan setelah pengajuan calon penerima yang sebelumnya dicoret akhirnya ditambahkan dan disetujui Kementerian sosial.Sebanyak 488 Keluarga Penerima Manfaat(KPM).BPNT anyar sudah terkonfirmasi dari pusat.Data tesebut yang sebelumnya diajukan melalui Walikota Mas"ud Yunus kepada Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa akhirnya diberi sinyal positif oleh pusat ungkap Sri Mujiwati Kepala Dinas Sosial(Dinsos)kota mojokerto.Dijelaskan pihaknya sebanyak 488 KPM tersebut diusulkan Dinsos setelah melalui survei verifikasi,validasi terukur.Pihaknya melibatkan petugas lapangan dan sumber data BPS yang diajukan acuan.Setelah diverivikasi 488 KPM ini kita ajukan.Dan setelah dicek akhirnya disetujui,mereka ini bakal segera diberikan BPNT baik yang berasal dari Program Keluarga Harapan maupun bantuan pangan lainnya.Sedianya distribusi bagi KPM tambahan ini akan diberikan pada penyaluran ditahap 4 minggu depan(minggu ini)disalurkan dulu yang tahap 3,lalu untuk KPM tambahan yang baru saja disetujui akan diberikan pada distribusi tahap 4,sambung bu muji.Pada bulan april lalu,diketahui Kemensos memberikan data fix para KPM untuk program BPNT tahun 2017 ini bagi kota mojokerto.Dari data tersebut diketahui ada data yang diajukan pemkot mengalami pencoretan,menurut informasi Dinsos,ploting penerima bantuan nontunai dengan sumber APBN sejumlah 4.600-an KPM.Setelah verifikasi dan validasi dari pusat ternyata sebanyak 300-an KPM dicoret.Sedangkan pemkot juga alokasikan anggaran untuk bantuan nontunai sebanyak 1.500-an KPM.Bantuan nontunai ini berbentuk bantuan pangan.Dulunya bantuan jenis ini sering disebut raskin atau rastra.Selain BNPT ini juga diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan.Pendistribusiannya dilakukan di elektonik warung(e-warung)yang terdapat dikota mojokerto.Para penerima BPNT bisa merasakan bantuan dengan bentuk yang bervariasi,jika sebelumnya hanya bisa menerima uang tunai atau beras,kali ini berbeda,mereka para penerima bisa memilih jenis bantuan sosialnya bisa berupa beras,tepung terigu,minyak,gula atau telur.Untuk diketahui Program BPNT dikota mojokerto menyentuh kalangan warga miskin yang disebut keluarga penerima manfaat(KPM).Sebanyak 5000 lebih.Diantaranya 1.600-an berasal dari peserta Program Keluarga Harapan(PKH)dan 3.900-an,warga miskin non-PKH,sedangkan sebanyak 1.500 KPM dapat alokasi BPNT dari APBD kota mojokerto.(Dikutip Radar Mojokerto 14 Agustus 2017).
Pemerintah Kota Mojokerto Buru Dana CSR(Corporate Social Responsibility).
Pemkot terus menggalakkan dana Corporate Social Resposibility(CSR)sebagai opsi pendukung pembangunan di kota mojokerto.Tahun ini sejumlah plot dana CSR direalisasi,salah satunya diproyeksikan untuk penambahan angkutan gratis.Kepala Bappeko Harlistyati mengatakan tahun ini segera terealisasi aplikasi dana CSR kepada Pemkot.Bentuknya berupa pemberian kendaraan berupa mobil APV.Segera akan diserahkan dari pihak pemberi yakni Bank Jatim kepada Pemkot,itu tindak lanjut dari kebutuhan armada angkutan gratis sekolah,kata dia.Di jelaskan Harlistyati tahun ini pihaknya menargetkan kian banyak perusahaaan yang menyalurkan dana CSR nya ke Kota Mojokerto melalui Pemkot.Secaara tekhnis,tahun ini penyaluran dana itu sudah memiliki jalur tersendiri yakni forum komunikasi CSR yang segera terbentuk,jadi nanti Pemkot butuh apa akan diketahui dalam forum CSR.Sedangkan kalangan perusahaan bisaa langsung menyalurkan atau pelaksanaan dilakukan secara mandiri oleh perusahaan itu sendiri,jelas dia.Keberadaan forum CSR tersebut sambung Harlistyati nantinya memiliki fungsi strategis lantaraan didalam forum tesebut ada sejumlah unsur,mulai pihak perusahaan,Pemkot,dan eleman masyarakat lainnya.Forum CSR ini nanti yang akan intervensi soal penyaluran dana CSR,beber dia.Dengan aktifnya forum CSR pihaknya mengaku optimistis pelaksanaan penyaluran dana CSR bisa jauh lebih efektif lagi,lantaran sekarang ini sudah ada beberapa perusahaan yang akan salurkan dananya seperti : Bank jatim,Pertamina,hingga PLN.Kalau ada forum seperti ini akan jauh lebih jelas koordinasinya,sambung Bu Harlis.Pertamina berencana memberikan dana CSR yang nantinya dirupakan seperti tempat baca atau rumah buku,sedangkan PLN akan memberikan berupa videotron ditempat publik seperti alun-alun kota Mojokerto atau tempat lainnya.2 tahun belakangan ini sejumlah perusahaan sudah salurkan dana CSR di kota Mojokerto seperti BNI dengan membangun hutan kota di Pulorejo yang sekarang sudah di hibahkan kepada Pemkot,kemudian pembangunan monumen Kapal Majapahit juga Pelatihan pedagang lewat cara on line oleh Telkom.Hapannya penyaluran dana CSR ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pungkas Bu Harlis. (Dikutip dari Radar Mojokerto,14 Agustus 2017).
Minggu, 13 Agustus 2017
Pemasangan Jaringan Gas Di Kota Mojokerto,Walikota Mojokerto dan Menteri ESDM Bapak Ignasius Jonan Lihat Lokasi Pemasangan Jaringan Gas(Jargas).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan memasang Jaringan Gas (Jargas) dirumah warga Prajurit Kulon gang 5 RT.01 RW.04 Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon,Minggu 13 Agustus 2017 kemarin.Pemasangan itu tindak lanjut pengajuan Walikota Mas'ud Yunus atas pembangunan jargas gratis sebanyak 5000 sambungan di lima Kelurahan di Kota Mojokerto.Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan,pemasangan jargas di kota Mojokerto bertujuan menekan tingkat pengunaan tabung gas elpiji di masyarakat.Caranya dengan pemasangan jaringan gas bumi yang terhubung langsung ke dapur warga."Penggunaan gas bumi ini lebih murah dibanding penggunaan tabung gas elpiji bagi keluarga rumah tangga kecil",ungkapnya selepas memasang jargas di rumah Sugiono,seorang penjual gorengan.Dikatakannya,di kota Mojokerto akan dibangun 5000 bangunan jargas ke rumah warga.Sambungan itu tidak dikenakan biaya pemasangan seperti biasanya,sehingga bisa lebih jauh menghemat penggunaan biaya tabung elpiji yang biasa digunakan warga."Harapannya nantinya penggunaan jargas semakin banyak sehingga subsidi terhadap tabung gas elpiji bisa terkurangi.Kalau jargas ini tidak pakai subsidi",terang mantan Menteri Perhubungan RI tersebut.Ditambahkannya,proyek jargas ini dimulai di Kota Mojokerto sejak dua bulan lalu.Diharapkannya,hingga akhir tahun ini sudah tersambung 5000 jargas bumi ke warga "Dari segi keamanan gas bumi ini lebih aman daripada tabung elpiji.Dan keberadaan gas bumi ini melimpah,"timpal dia.Walikota Mas'ud Yunus yang juga turut hadir mengatakan,komitmen Pemerintah Daerah terhadaap proyek pembanguan jargas ini sangat tinggi.Untuk itu kegiatan perizinan dan keamanan menjadi perhatian Pemerintah Daerah selama berlangsungnya program ini."Dari pengajuan 7000 sambungan,kita setujui 5000 sambungan.Sedangkan kita punya 38 ribu KK di kota Mojokerto yang masuk katagori masyarakat yang membutuhkan jargas ini".kata dia.(Dikutip dari Radar Mojokerto,14 Agustus 2017).
Lebih Dekat Dengan Arsitek Masjid Agung AL-FATTAH Kota Mojokerto,Angkat Nilai Lokalitas Teliti Terhadap Kontruksi Bersejarah.
Rehab berat Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto diarsiteki Anjar Syamsul Anwar.Pria berusia 42 tahun ini kerap terlibat dalam pembangunan tempaat Ibadaah seperti Masjid Agung Trenggalek,bangunan Menara Raja Kristus di timor-Timur,hingga Gdereja di Ambon.Pria berperawakan kecil kurus ini berhasil ditemui dilokasi rehabilitasi kemarin siang.Sehari-hari pria yang yang tinggal di Surabaya ini selalu memeriksa perkembangan pekerjaan dilokasi.Ditemani Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Agung Al-Fattah,Pak Chairil Anwar,Anjar bercerita pengalamannya terlihat dalam arsitektur tempat ibadaah.Pengalaman mengarsitek pembangunan tempat peribadatan itu membawa kesan tersendiri bagi Anjar.Lebih-lebih dirinya yang muslim terlibat dalam pembangunan tempat ibadah non muslim.Saya teringat arsitek Majid Istiqlal Jakarta yang ternyata yang ternyata non muslim,tapi berhasil membangun Masjid dengan arsitektur yang megah.Disamping itu sekitar tahun tahun 2007-2009 Anjar juga terlibat dalam pengarsitekturan masjid,tepatnya Masjid Agung Kabupaten Trenggalek.Masjid yang berada didekat alun-alun Trenggalek itu direhab pulaa,gaya arsitektur Jawa berupa Joglo Limasan.Memang kerja arsitektur ini seperti kerja tim.Intinya dimana berpijak disitu kontekstual lingkungan dan masyarakat wajib diangkat,tandasnya.Anjar dipercaya sebagai arsitektur kegiatan rehabilitasi Masjid Anung Al-Fattah tak membuat Anjar enak-enakan,dirinya mengaku melibatkan banyak pihak untuk urun rembug dalam pembangunan tersebut,lebih-lebih masjid yang direhabilitasi ini juga merupakan bangunan bersejarah.Selain itu juga telah lekat dihatu masyarakat kota Mojokerto.Anjar mengaku Masjid yang memiliki nilai historis tinggi ini layak dipertahaankan,maksudnya mulai struktur,kontruksi,bahan-bahan yang digunakan hingga ornamen yang punya simbol dan nilai tertentu tetap digunakan,seperti halnya kontruksi "soko guru' yang masih asli itu tetap dipakai,tapi sebagai ornamen catnya dikorek agar warna asli kayunya menonjol.Soal soko guru saat ini 4 penyangga utama bagian tengah masjid itu sudah dirobohkan,penyangga itu dibiarkan utuh.Catnya dikerok sehingga kelihatan warna pohon jati asli,coklat gelap.Diameternya besar tapi panjangnya tidak sampai 20 meter,hanya 12 meter lebih,juga ada sambungannya,telitinya.Selain itu penggunaan simbol dan nilai seni dalam struktur,kontruksi,bahan baku,hingga ornamen juga dipertahankan secara umum gaya arsitektur kebudaayaan Jawa masih kental dipakai,dimana struktur kontruksi Joglo Limasan menjdi karaakter yang paling menonjol.Hanya saja struktur utama bangunan sekarang ini kita gunakan unsur baja dengan tekhnologi tinggi.Bahan baku yang digunakn sebagai umpak lantai dan kaca dibuat secara khusus.Ornamen yang menjadi penghias Masjid inipun dibuat dengan karakter tertentu dimana karakter Jawa dan budaya Islam masih kental,seperti kubah nanti bergaya mbawang,ini seperti pada penggunaan jendela kaca yang memakai seni kaca patri,sambung Anjar.Sekretaris Panitia rehabilitasi Masjid Agung Al-Fattah Choirul Anwar menyampaikan Masjid memiliki nilai sejarah tinggi,dibangun tahun 1877 oleh Bupati Ersadan alias Kromojoyo Adinegoro II.Sejumlah konstruksi asli seperti soko guru tetap dipertahankaan,tapi sebagai ornamen ditambahkan Pak Anwar gaya bangunan Masjid Agung yang dibangun Bupati Ersadan memiliki kekhasan yakni Joglo Limasan,Dibagian atas atap selalu diberi ornamen khusus berbahan kuningan,kemudian kontruksi tempat adzan persis diatas lantai setinggi beberapa meter.Ornaamen dan tempat adzan akan kita pertahankan juga,ini agar anak cucu warga Kota Mojokerto mengetahui nilai sejarah Masjid Agung Al-Fattah,tambah Pak Choiril Anwar.(Dikutip dari Radar Mojokerto,12 Agustus 2017).
Langganan:
Postingan (Atom)




















