Minggu, 30 Desember 2018

Akhir Tahun Di Car Free Day 2,Alun-Alun Kota Mojokerto

Rajawali News-Pada Hari Minggu,30 Desember 2018,jam 05.30 sampai 09.30 bertempat di Car Free Day 2,Alin-alun Kota Mojokerto berlangsung acara akhir tahun yang dengan diadakan kegiatan senam bersama oleh semua elemen klub senam yang ada di Kota Mojokerto & warga sekitarnya.Disamping acara senam juga diikuti dengan beragam acara dengan menggunakan fasilitas bermain & berolahraga yang terdapat di Alun-alun Kota Mojokerto,serta tak lupa pula adanya penjual terompet,atribut khas untuk menyongsong peringatan Tahun Baru 2019.(Report by Ika & Dian,KIM Rajawali).

TARIQOH 46:Hati Hidup dan Mati.

Saat ngaji dalam khususiyah Ikatan Thariqah Qodiriyah wa Naqsyahbandiyah/ITQON di PP Darul Ulum Rejoso,Kamis (13/12),KH Cholil Dahlan,menjelaskan hati yang hidup & mati."Hati kalau ingat Allah SWT berarti hidup,kalau hati tidak ingat Allah berarti mati,"tuturnya.Walaupun hidup,kalau hatinya mati,hakikatnya mati.Sebaliknya,walaupun mati,kalau hatinya hidup,hakikatnya tetap hidup.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Baqarah 154 & QS Ali Imron 169.Orang-orang yang matinya dalam keadaan  hatinya terus ingat Allah,sesungguhnya mereka tetap hidup,bahkan tetap mendapat rezeki dai Allah SWT."orang yang hatinya terus ingat Allah,kalau mati tidak akan terasa sakit.Dia seperti orang yang tidur yang ketika sudah bangun berganti teman,"bebernya.Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang ini menjelaskan,yang dilihat Allah SWT dari manusia adalah hatinya."Bukan wajahnya,bukan pakaiannya,bukan hartanya,"jelasnya.Hati yang mati membuat lisan gampang berucap kasar,kotor & jelek.Sikap & perilakunya mudah menyakiti orang lain serta sulit melaksanakan salat.Hati yang mati merupakan sinyal kelak bakal disiksa di akhirat.Sebaliknya,hati yang hidup membuat lisan selalu mengucapkan kata-kata yang baik."Serta badannya mudah melakukan amal saleh,"urainya.Beliau lalu mengutip QS Al Ahzab 70-71.Orang yang kata-katanya selalu baik,diberi Allah SWT 2 anugerah.
-Pertama,mudah melaksanakan amal saleh
-Kedua,dosanya diampuni oleh Allah SWT
Hati yang hidup merupakan sinyal kelak bakal dimasukkan Allah SWT ke dalam surga.Inilah sebabnya,warga Thariqah dibimbing agar hatinya terus hidup & ingat kepada Allah SWT.Caranya,setiap usai salat diwajibkan zikir zaher 165 kali & haiah tertentu.Kiai Cholil mengingatkan,Allah SWT selalu melihat hati manusia,namun manusia tidak boleh menilai isi hati orang lain sebab yang tahu isi hati manusia hanyalah Allah SWT.Beliau lalu menceritakan sahabat Umar bin Khotob dalam peperangan.Suatu ketika ada musuh yang terdesak lalu mengucap Syahadat.Walaupun sudah mengucap Syahadat,Umar tetap menebas lehernya hingga musuh itu mati.Melihat itu,Rasulullah Muhammad SAW menegur Umar,kenapa orang yang sudah bersyahadat kok tetap dibunuh?Umar menjawab,dia Syahadat hanya agar selamat dari pedangku ya Rasulullah! Nabi lalu berkata,apakah kamu tahu isi hati manusia? Ini merupakan pelajaran dari Nabi Muhammad SAW,bahwa manusia tidak boleh menghakimi hati orang.Kita hanya menghukum berdasarkan lahiriyah.Kalau ada orang sudah bersyahadat,kita harus berprasangka baik dia orang Islam.Tidak boleh dituduh kafir.Nabi Muhammad SAW menyatakan,orang yang menuduh orang Islam sebagai kafir,maka kekafiran itu akan kembali ke si penuduh.Orang yang beruntung adalah orang yang sibuk mencari kekurangannya sendiri dibanding mencari kekurangan orang lain.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,30 Desember 2018).

Sabtu, 29 Desember 2018

Izin Internet Bolt Dicabut

JAKARTA-Kementerian Komunikasi & Informatika/Kemenkominfo memutuskan untuk mengakhiri izin operasi layanan internet modem Bolt.Sebab,perusahaan tidak mampu membayar sewa frekwensi selama 2 tahun.Otomatis,seluruh layanan bolt yang merupakan lini bisnis dari PT First Media & PT Internux itu berhenti mulai kemarin (28/12).Kemenkominfo mencabut izin penggunaan frekwensi radio 2,3 GHz.Dirjen Sumber Daya & Perangkat Pos & Informatika Ismail mengatakan,2 operator layanan telekomunikasi tersebut harus segera melaukan shutdown terhadap core radio network operator centre/NOC agar tidak dapat lagi melayani pelanggan dengan menggunakan pita frekwensi radio 2,3 GHz."PT Jasnita Telekomindo sebelumnya mengembalikan alokasi frekwensi radio.Tanggal 19 November 2018,"katanya.Meski demikian,pengakhiran penggunaan pita frekwensi radio 2,3 GHz tidak menghapus kewajiban PT Internux,PT First Media,serta PT Jasnita Telekomindo untuk melunasi hak penggunaan spektrum frekwensi radio terutang & denda keterlambatan."Proses penagihan tunggakan selanjutnya akan dilimpahkan & diproses lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan,"jelas Ismail.(Di kutip dari Jawa Pos,29 Desember 2018).

Pusat Wacanakan TPA Regional : Menampung Sampah Kota & Kabupaten

MOJOKERTO KOTA-Penanganan persampahan dengan penyediaan Tempat Pembuangan Akhir/TPA juga menjadi perhatian pemerintah pusat.Kini,tengah diwacanakan program pembangunan TPA tingkat regional yang melayani Kota/Kabupaten."Jadi,rencana penambahan TPA itu juga jadi rencana pemerintah pusat,karena mereka berencana membangun TPA regional,"ungkap Ikromul Yasak,kepala Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kota Mojokerto,kemarin.Rencana itu bahkan sudah disosialisasikan kepada pemerintah Kabupaten/Kota oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan/KLHK.Rencana itu menjadi gawe bersama yang melibatkan sejumlah kementerian.Selain KLHK,pelaksana pembangunan sedianya dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum & Penataan Ruang/KPUPR serta nantinya dikelola oleh pemerintah tingkat Provinsi."Masih disosialisasikan tahun ini.Rencananya menggunakan dari Kementerian Kehutanan,"terang dia.TPA regional tersebut,menurut informasi yang dikantonginya bakal menampung sampah lintas daerah,artinya sampah dari Kabupaten/Kota dapat dimasukkan dalam area tersebut.Lokasi yang disediakan dari Departemen Kehutanan."Seperti daerah Mojokerto yang ada Kabupaten & Kota ini itu ada TPA regionalnya,"sambungnya.Meski demikian,pihaknya belum mengetahui perkembangan selanjutnya,maklum lantaran belum ada sosialisasi lanjutan.Hanya saja.dalam sosialisasi sebelumnya diterangkan nantinya TPA dikelola oleh Pemprov selaku kepanjangan tangan pemerintah pusat di daerah."Nanti eksekutornya dari tingkat provinsi,"tambah dia.Diakuinya,program yang diwacanakan pemerintah pusat itu tak lepas melibatkan peran pemerintah daerah,lantaran program bersifat top down,maka pemerintah daerah wajib mendukung."Kami ikut kalau program dari atas,"tukasnya seraya menyebutkan,pengelolaan sampah regional itu tahap awal bakal menampung sampah 3B (Bahan Beracun Berbahaya).Sebelumnya,Dewan mewacanakan penambahan TPA di Kota Mojokerto.Menyusul,kian tingginya jumlah penduduk yang berimbas nyata dengan tingginya produksi sampah.Penambahan TPA untuk menampung sampah di wilayah barat & timur Kota Onde-onde.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,29 Desember 2018).

Jumat, 28 Desember 2018

Pemkot Mojokerto Fokus Infrastruktur,Beber Spirit of Majapahit.

MOJOKERTO KOTA-Sementara itu,jelang tutup tahun,Pemkot Mojokerto membeber rencana program tahun depan.Termasuk visi-misi yang di usung Walikota Ika Puspitasari & Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria selama 5 tahun ke depan.Demikian itu disampaikan Walikota Ika Puspitasari dihadapan insan pers pada acara Ngobrol Bareng Ning Ita-Cak Rizal dengan tema Maju Melangkah Ayo Berbenah di Hotel Grand Whizz,Trawas,Rabu (26/12).Turut hadir menjadi narasumber adalah Sekdakkot Mojokerto,Harlistyati & Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto.Dalam kesempatan ini,Ning Ita menyampaikan visi-misi yang diusung dalam masa jabatan selama 5 tahun ke depan.Diantaranya terdapat 3 hal prioritas yakni penyesaian banjir,pembangunan infrastuktur untuk meningkatkan ekonomi yang berbasis kerakyatan & mengembangkan potensi wisata.Pembangunan infrastrukur adalah prioritas utama.Kita juga merencanakan pembangunan skywalk di Jalan Majapahit,juga terdapat beberapa potensi wisata yang harus kita kembangkan,"jelasnya.Lebih lanjut,Ning Ita menjelaskan tentang Spirit Of Majapahit untuk membangun Kota Mojokerto."Kita harus memiliki semangat yang besar seperti semangat kebesaran Mojopahit.Karena Mojokerto merupakan bagian dari sejarah Kerajaan Mojopahit,"tandasnya.Sedangkan terhadap insan pers di Kota Mojokerto,Ning Ita berharap agar bersama-sama pemerintah membangun Kota Mojokerto sesuai peran pers."Teman-teman media merupakan mitra untuk menyampaikan informasi berbagai program yang dilakukan Pemda sehingga masyarakat bisa menerima informasi dengan baik,"kata Ning Ita.Mengakhiri dialog,Ning Ita menyampaikan agar wartawan di Kota Mojokerto selalu menyampaikan berita yang mendidik & berimbang untuk masyarakat,terutama ditengah maraknya berita hoax.Di tempat yang sama,Kabag Humas & Protokol Kota Mojokerto,Choirul Anwar menyampaikan,tujuan kegiatan ini membangun sinergitas serta meningkatkan kerjasama antara Pemkot Mojokerto dengan insan pers guna penyebarluasan informasi penyelenggaraan pemerintah di daerah."Melalui kegiatan ngobrol bareng ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta pers dalam menyosialisasikan berbagai kebijakan & program yang dilaksanakan Pemkot Mojokerto,"ungkapnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,28 Desember 2018).

Polisi Antisipasi Crowded Dan Siapkan Contraflow:Malam Tahun Baru,Alun-Alun Kota Mojokerto Ditutup.

MOJOKERTO KOTA-Momen pergantian tahun benar-benar menjadi atensi kepolisian.Selain rawan tindak kejahatan,berkumpulnya massa di pusat keramaian juga berpotensi menyebabkan lalu lintas crowded.Utamanya di pusat kota.seperti Alun-alun & Benteng Pancasila/Benpas.Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono menjelaskan,momen perayaan malam pergantian tahun 2019 memang tak pernah lepas dar aktfitas masyarakat yang terus meningkat.Kondisi itu secara otomatis akan diikuti dengan meningkatnya volume kendaraan."Di mana ada keramaian,di situ pasti ada peningkatan volume kendaraan,"katanya.Termasuk di wilayah kota.Bahkan,hasil pemetaan di lapangan,sejumlah pusat keramaian menjadi atensi.Baik terkait aksi kriminal atau kemacetan."Kalau di kota ada 2,satu di alun-alun & selebihnya di Jalan Benpas,"tambahnya.Sebab,bagaimanapun juga 2 lokasi itu dipastikan tak pernah lepas dari berjubelnya masyarakat saat merayakan malam pergantian tahun.Penebalan keamanan & pengawasan tentu akan ditingkatkan.Mulai dari patroli hingga pengaturan lalu lintas."Wilayah trouble memang lebih diantisipasi di pusat-pusat keramaian,"tambah Kasatlantas Polresta Mojokeryo,AKP Kadek Oka Suparta,kemarin.Sementara itu,untuk keramaian di wisata lebih mengarah di wilayah Kabupaten Mojokerto.Menurut Kadek,meski beberapa hari ini belum ada peningkatan signifikan,sesuai evaluasi tahun sebelumnya,2 lokasi Alun-alun & Benteng Pancasila itu masih menjadi lokasi yang perlu diwaspadai.Menyusul dipastikan akan terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan.Hal itu tak lepas,secara geografis keduanya merupakan pusat keramaian di wilayah kota.Sebagai antisipasi menekan crowded di tengah kota,sejumlah rekayasa lalu lintas disiapkan mulai dari sistem buka tutup jalur hingga contra flow atau 2 jalur menjadi satu.Seperti sepanjang jalan Benpas.Jika kini di jalur itu masih berfungsi 2 arah,namun di pergantian tahun nanti dipastikan 2 jalur itu dijadikan satu dari arah barat atau kota saja.Sementara untuk masyarakat yang kembali ke Jalan Gajah Mada & Jalan Bhayangkara akan diarahkan berputar ke Jalan Empunala."Di lorong atau bawah rel Jalan Benpas nanti juga akan ditutup untuk menghindari crosssing,"tuturnya.Begitu juga di Alun-alun sebagai jantung kota & jujukan menghabiskan malam pergantian tahun.Tingginya aktifitas masyarakat,menuntut petugas melakukan penutupan jalan di pertigaan Makodim 0815 Mojokerto.Rencananya penutupan dimulai pada pukul 19.00 WIB.Bagi pengendara yang hendak menuju Jalan Majapahit akan diarahkan ke timur ke Jalan Hayam Wuruk atau kawasan jogging track hingga pertigaan rumdin Walikota menuju Jalan Letkol Sumarjo.Sedangkan jalan diantara Mako Korem & Kodim Mojokerto lebih difungsikan sebagai tempat parkir."Dari situ masyarakat berjalan kaki ke alun-alun.Jadi,area alun-alun steril tidak ada parkir kendaraan,"tandasnya.Sementara itu,untuk Jalan Achmad Yani,petugas hanya akan membuka menuju Jalan Majapahit.Pengendara jalan dilarang memutar dikawasan alun-alun seperti hari-hari biasa."Di pertigaan didepan pos pam nanti akan kita berikan pembatas,"tandasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Head Line,Jawa Pos,28 Desember 2018).

                                             *Pelayanan & Keamanan Nomor Satu*
Dalam menciptakan rasa aman & nyaman untuk wilayah Kota Mojokerto,Polresta terus melakukan pengecekan sekaligus patroli di sejumlah objek-objek vital.Bersama Forkopimda Kota Mojokerto,Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dani Setiyono ikut turun langsung ke lapangan.Sembari melakukan pengecekan personel di lapangan yang berjaga di Pos Pengamanan Nataru 2019 di Alun-alun Kota Mojokerto.Kegiatan rutin ini sekaligus memastikan,wilayah hukumnya aman & tertib,jauh dari gangguan tindak kejahatan."Pelayanan & keamanan masyarakat menjadi poin utama dalam menjaga Mojokerto tetap konduktif"ungkap kapolresta.(Dikutip Radar Mojokerto,28 Desember 2018).

Binrohtal 558:ZIKIR DITEMANI SETAN.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Kamis (27/12),pengasuh Pesantren Tebuireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan pentingnya zikir dengan membersihkan hati."Orang yang berzikir seharusnya hatinya tenang sebagaimana disebut dalam Firman Allah;ingatlah dengan zikir akan menenangkan hati"tuturnya mengutip QS Ar Ra'du 28.Zikir yang menenangkan hati bukan hanya di lisan.Tetapi juga zikir membersihkan hati dari berbagai penyakit hati."Orang yang lisannya berzikir tapi hatinya masih menyimpan penyakit hati,maka hatinya tidak bisa tenang karena ada setan yang menemaninya,Naudzubillah"ucapnya.Beliau lalu menceritakan dialog Imam Gozali dengan muridnya.Muridnya bertanya:Syeikh,bukanlah zikir bisa membuat orang yang beriman lebih dekat dengan Allah SWT dan setan akan lari jauh darinya?"Benar"jawab Imam Ghozali.Muridnya bertanya lagi,Namun kenapa ada orang yang rajin berzikir tapi malah semakin dekat dengan setan?Gurunya yang diberi gelar'Hujjaful Islam'inipun bertutur.Bagaimana pendapatmu,jika ada orang yang mengusir anjing,namun dia masih menyimpan tulang dan berbagai makanan kesukaan anjing disekitarnya?"Tentu",anjing itu akan kembali datang setelah diusir"jawab murid.Imam al-Ghazali menjelaskan,demikianlah orang-orang yang rajin berzikir,tapi masih menyimpan berbagai penyakit hati dalam dirinya.Setan akan datang terus dan mendekat bahkan bersahabat.Jadi betapapun seringnya berzikir,kalau masih memiliki penyakit hati,maka akan menjadi sia-sia.Penyakit hati seperti:
-Kesombongan
-Iri hati.
-Dengki.
-Syirik.
-Bersikap atau berucap kasar.
-Riya.
-Merasa Saleh.
-Merasa Suci.
-Menggunjing.
-Marah,dll.
Ketika penyakit hati itu menghinggapi diri seorang hamba,maka setan akan senantiasa datang,mengakrabkan diri.Kemudian menjadi sahabatnya."Jagalah hati kita agar selalu dijauhkan dari berbagai macam penyakit hati yang akan menghilangkan nilai ibadah kita"pesannya.(Dikutip Radar,Jombang,28 Desember 2018).

Kamis, 27 Desember 2018

FINALISASI PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL DI KRADENAN Gg.4,LINGKUNGAN KRADENAN,KELURAHAN KAUMAN KOTA MOJOKERTO.

Rajawali News-Pada Hari Kamis (27/12) diadakan pembangunan IPAL Komunal di Lingkungan Kradenan Gang 4,RT 02,RW 03,Kelurahan Kauman,Kecamatan Prajurit Kulon,Kota Mojokerto yang dipimpin oleh Bapak Sampurno/Pak Pur,seorang tokoh masyarakat.Adapun pengadaan proyek ini sudah berjalan sekitar 2 bulan,sejak akhir November.Proyek padat karya yang para pekerjanya diambil dari lingkungan Kradenan & sekitarnya ini bertujuan untuk kemaslahatan warga Kradenan & sekitarnya,terutama di bidang kesehatan & pembangunan jamban pribadi disetiap rumah,serta pemberian jamban bagi KK yang belum punya.Pada finishing proyek ditanam pipa yang melintang disepanjang jalan yang berfungsi menyerap kotoran.Pengerjaan proyek dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 15.30 WIB.(Report by Ika & Dian,KIM Rajawali).

MOJOKERTO PUNYA CERITA:Berdirinya Monumen Patung Perjuangan di Mojokerto.Demi Mengenang Jasa Pejuang.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI),sejumlah daerah mulai mendirikan monumen sebagai penanda suatu peristiwa.Termasuk di Mojokerto yang juga melewati masa perjuangan.Beberapa di antaranya didirikan sebuah 'tugu' sebagai penanda bahwa lokasi itu pernah jadi medan pertempuran melawan penjajah.Sementara beberapa lainnya ada yang dibentuk patung untuk mengenang tokoh pejuang tertentu.
Salah satunya adalah monumen patung Letkol Wijono di Jalan Majapahit Selatan,Kecamatan Kranggan,Kota Mojokerto.Oleh karena itu,monumen yang berdiri di persimpangan Jalan Raden Wijaya dan Jalan Majapahit itu juga dikenal sebagai "Patung Kranggan".Sejarawan Mojokerto Ayuhanafiq,mengungkapkan patung Letkol Wijono merupakan salah satu dari 25 monumen dan tugu yang dibangun antara tahun 1968-1974 di seluruh penjuru Jawa timur (Jatim).Pembuatan penanda tersebut dilakukan oleh Kodam VIII Brawijaya/kini Kodam V Brawijaya.Menurutnya,monumen Kranggan mnjadi monumen yang terakhir diresmikan oleh Panglima Kodam Brawijaya yang saat itu dijabat Mayjen Widjojo Soedjono."Peresmiannya bersamaan dengan Monumen Gubernur Suryo di Magetan & Monumen Garuda Pancasila di Sidoarjo,"ungkapnya.Pria yang akrab di panggil Yuhan ini melanjutkan,upaya pembangunan 25 monumen yang disebar di wilayah Jatim bukan hanya semata untuk mengenang perjuangan kemerdekaan,melainkan lebih juga untuk mengingatkan pada kekejaman Partai Komunis Indonesia/PKI.Pasalnya,pada tahun 1974 merupakan peringatan satu dekade pasca meletupnya Gerakan 30 September atau yang dikenal G-30-S-PKI 1965.Sebagai penanda terhadap pwngkhianatan PKI itu dilakukan oleh TNI-ABRI dengan menerbitkan buku oleh Disjarah ABRI & pembuatan beberapa monumen."salah satunya adalah monumen di Mojokerto tersebut,"imbuhnya.Dia menjelasakan,Letkol Wijono adalah Perwira yang di staf Pertahanan Djawa Timur/SPDT yang bermarkas di Madiun.Pada saat PKI memproklamasikan negara Sovyet di Kota Pecel tersebut,Markas SPDT di serbu oleh Pasukan Djoko Soedjono yang berhalauan komunis.Komandan Divisi SPDT Letkol Marhadi & Letkol Wijono ditangkap.Mereka kemudian ditahan di Pabrik Gula/PG Redjo Agung Madiun."Para tawanan tersebut kemudian dibunuh saat pasukan TNI mulai gerakan penumpasan PKI,"ulasnya.Di lokasi pembunuhan iu kemudian dibuatkan monumen yang dinamakan Monumen Dungus.Terdapat batu marmer yang bertuliskan nama-nama korban pembataian dari tentara,aparat,hingga ulama.Oleh sebab itu,sebut Yuhan,didirikannnya monumen Patung Letkol Soejono sebenarnya tidak memiliki keterkaitan dengan sejarah di Mojokerto.Meski demikan,patung tersebut bisa menjadi pengingat salah satu tokoh pejuang itu.Ketua KPU Kabupaten Mojokerto ini mengatakan,Patung Kranggan merupakan monumen yang ada di Mojokerto.D sisi lain,patung Letkol Wijono juga menjadi salah satu landmark Kota Onde-Onde,terlebih penempatannya berada di lokasi yang strategis di Jalan Majapahit Selatan."pada masa lalu,Jalan Majapahit menjadi jalur bus antar kota dengan terminal bus tepat dibelakang patung itu,"imbuhnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,27 Desember 2018).

Binrohtal 557:IMAN ITU SABAR dan SYUKUR.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang Rabu (26/12),Pengasuh Pesantren Fallahul Muhibbin Watugaluh,Diwek,KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan pentingnya Sabar dan Syukur."Iman itu isinya cuma 2,sabar & syukur,"jelasnya.Semua peristiwa yang terjadi didunia ini tidak tercipta dengan sendirinya.Malaikat atas kehendak Allah SWT."Untuk menguji manusia agar bersabar & bersyukur,"tegasnya.Makanya Nabi Muhammad SAW ketika ditimpa musibah,justru berdoa Alhamdulillahiladzi kholaqohu bil haq.Segala puji bagi Allah yang menciptakan musibah tersebut dengan baik."Karena apapun yang kita terima,baik atau buruk,semuanya dari Allah SWT,"bebernya.Tidak melihat musibah,tapi melihat Allah SWT sebagai pemberi musibah.Inilah wujud rukun iman yang keenam yakni Iman kepada ketentuan Allah yang baik & buruk.Tandanya iman kepada Qada & Qadar adalah bisa menerima segala ketentuan Allah.Jika baik diterima dengan syukur,jika buruk diterima dengan sabar."Allah tidak menciptakan langit bumi serta isinya dengan main-main,"ucapnya mengutip QS Ad Dukhon 39.Mbah Bolong lalu menjelaskan QS As Syuro 30.Apa yang mengenai diri kalian dari sekian banyak musibah yang menimpa,tidak lain merupakan akibat ulah tangan kalian sendiri.Dan,walaupun demikian,Allah memaafkan sebagian besar ulah-ulah itu."Jelang akhir tahun ini,kita bisa merenungkan bahwa banyak musibah yang terjadi,Namun,semua itu tidaklah terjadi melainkan karena ulah kita sendiri,"ungkapnya.Dan,hebatnya Allah SWT mau mengampuni sebagian besar kesalahan-kesalahan kita yang memicu bencana tersebut.Ini mengajarkan,umat Islam harus mudah memaafkan.Bisa jadi ada orang yang menyakiti kita,menimpakan musibah kepada kita.Namun kita harus bisa memaafkannya,Memaafkan orang lain,akan mendatangkan maaf dan ampunan Allah untuk kita.Apapun hal baik yang kita peroleh sepanjang tahun ini,harus kita syukuri.Sebaliknya,apapun hal kurang baik yang kita peroleh,harus disabari.Agar ke depan lebih baik dan semakin baik.Musibah manusia adalah 'kurangnya iman atau hilangnya iman'.Kita harus bersyukur masih menjadi orang beriman.Mbah Bolong cerita ada seorang istri mempraktikkan pesan Nabi Muhammad SAW,sedekah menolak balak.Setelah sedekah,sakit suami wanita itu ternyata justru semakin parah.Dia tidak lagi percaya sedekah menolak balak.Perempuan itu marah hingga akhirnya keluar dari Islam.Setelah itu ternyata suaminya justru sembuh.Bahkan semakin kaya."Sang suami akhirnya menikah lagi".Perempuan tersebut 'ngenes'hingga akhirnya sakit dan mati,ucapnya.Apapun musibah yang kita alami,kita harus bersyukur karena tidak sampai menggerus iman.Sebab iman inilah yang menyelamatkan kita di akhirat kelak.(Dikutip Radar Jombang,27 Desember 2018).

Rabu, 26 Desember 2018

Masyarakat Antusias Jajal Tol Trans Jawa : Hari Ketiga Nataru Masih Ramai

Jakarta-Kepadatan kendaraan yang meninggalkan Jakarta masih mewarnai hari ke-3 peroide libur Natal & Tahun Baru/Nataru 2019.Kepadatan terekam di 3 titik utama jalan tol Trans Jawa.Yakni,gerbang tol/GT Cikarang Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek,GT Kalikangkung di ruas Tol Batang-Semarang,serta GT Warugunung di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto.Berdasar rekaman PT Jasa Marga pada GT Cikarang Utama di jalan Tol Jakarta-Cikampek,pada Minggu (23/12) terpantau terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 44%.Jumlah kendaraan mencapai 76.824 unit.Sedangkan lalu lintas harian normal adalah 53.220 kendaraan.Dari data tersebut,distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke jalur utara (via GT Palimanan & GT Cikampek) adalah 55,2%.Sedangkan kendaraan yang menuju jalur selatan menuju Purwakarta,Bandung,& sekitarnya via GT Sadang & GT Cileunyi adalah 44,8%.AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan,total kepadatan volume lalu lintas selama 3 hari pertama periode libur Nataru sejak 21 hingga 23 Desember 2018 adalah 248.864 kendaraan.Terekam melintasi GT Cikarang Utama."Kepadatannya meningkat 45,73% dari lalu lintas harian normal,yakni sebesar 170.768 kendaraan,"katanya kemarin (24/12).Sementara itu,pada hari H-1 Natal kemarin,Jasa Marga memprediksi paling tidak 59.362 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama.Euforia tersambungnya tol Trans Jawa masih terus terjadi.Hingga H-2 Hari Raya Natal 2018,total 96.430 kendaraan telah melintasi GT Kalikangkung di ruas Jalan Tol Batang-Semarang menuju ke arah Timur & Selatan."Masyarakat antusias menjajal perjalanan darat untuk menikmati libur akhir tahun.Baik untuk perjalanan silaturahmi maupun mengunjungi beberapa destinasi wisata & kuliner,"katanya.Jasa Marga mencatat,total lalu lintas selama 3 hari pada 21 hingga 23 Desember 2018 di wilayah Jawa Tengah,setidaknya 95.430 kendaraan melintas di GT Kalikangkung di jalan tol Batang-Semarang menuju arah timur.(Di kutip dari Jawa Pos,26 Desember 2018).

Label : KEGIATAN