Senin, 01 Januari 2018

Isi Liburan.Ratusan Remaja Gowes Bareng Wali Kota Mas'ud Yunus.

Ratusan pelajar remaja dari 18 kelurahan se-Kota Mojokerto,Jumat pagi (29/12)berkumpul di Kantor Pemkot Mojokerto.Masing-masing dari mereka membawa sepeda dan bersiap untuk bersepeda keliling Kota Mojokerto,Ketika Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus datang dan ngantor pagi itu,meskipun mengajak serta orang nomor satu di Kota Mojokerto untuk gowes bareng."Untuk mengisi liburan,kami dari Forum Anak Kota Mojokerto berinisiatif mengadakan acara ini"tutur Azizah Rizky Rahmawati,siswa kelas IX yang juga sebagai Ketua Forum Anak Kota Mojokerto.Kegiatan inipun disambut hangat Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus.Tak hanya Wali Kota Mojokerto,acara pagi itu juga diikuti oleh Halila Rama Purnama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto,Plt Sekdakot Gentur Prihantono dan beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto.Sebelum gowes bareng,Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada anak muda yang tergabung dalam Forum Anak Kota Mojokerto yang mempunyai ide dalam kegiatan positif ini."Apresiasi saya kepada anak-anak karena telah ikut mempromosikan pola hidup sehat sebagai upaya kita bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Mojokerto,"tutur Pak Walikota.Walikota juga menuturkan bahwa dalam upaya membiasakan pola hidup sehat,anak-anak juga telah ikut mewujudkan masyarakat dan bangsa yang kuat,"Saya beerharap menjelang pergantian tahun baru 2018 ini anak-anak mengisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.kita harus menjadikan momentum pergantian tahun ini untuk menginstropeksi diri apa yang sudah kita lakukan tahun depan,"serunya.Kepada Pengurus dan anggota Forum Anak Kota Mojokerto,Waliokota mewanti-wanti untuk dapat menjadi teladan bagi sekitarnya."Tunjukkkan kepada Masyarakat inilah anak Kota Mojokerto yang gemar melakukan kegiatan positif,"lanjut Pak Walikota.Mengambil start di Kantor Pemkot Mojokerto,gowes Kota bareng di Kota Mojokerto di tengah perjalanan menyempatkan beristirahat di Alun-alun Kota Mojokerto.Di lokasi Taman Baca Terbuka Hijau Perpustakaan kontainer Alun-alun,Kepala Kejaksaan,Plt Sekda dan Kepala OPD menyempatkan untuk berdialog dengan anak-anak.Kegiatan ini berakhir di finish Kantor Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.(DI kutip dari Radar Mojokerto,R-Style,30 Desember 2017).

Jumat, 29 Desember 2017

2017 Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto,Kota Bersih,Indah,dan Kaya Objek Wisata.

Sepanjang tahun 2017 ini,rangkaian program inovatif diluncurkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto.Mulai program Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Edukasi dan Wisata hingga Call Centre Pengaduan Masyaarakat.Program unggulan DLH Kota Mojokerto diantaranyaa,TPA Edukasi dan Wisata,Program bayar pajak,bayar listrik dan sembako pakai sampah.program Kasih Setia,Program Cuci sampah rumah,Program clean city,dan call center pengaduan masyarakat.Kegiatan pertamanan di tahun ini juga sangat menonjol dan di perhatikan.Perawatan taman dan revitalisasi alun-alun Kota Mojokerto menjadi titik fokus pernanganan alun-alun disulap menjadi tempat publik yang nyaman dan ramah dikunjungi warga Kota,mulai balita,anak-anak,remaja,dewasa hingga orang lanjut usia."Di alun-alun kami tambah air mancur,olahraga statis,dan tulisan alun-alun,"ungkap Kepaka DLH Kota Mojokerto Amin Wachid.Penambahan taman juga dilakukan,diantaranya taman Simpang Kenanten,Taman Lalu Lintas,Taman Anti Narkoba,Taman Surodinawan dan Taman Suromulang,Revitalisasi Taman Kehati dengan penambahan arena permainan skateboaard dan BMX."Selain itu,kami mencoba menggagas taman vertikal untuk menyiasati keterbatasan RTH,"tandas Pak Amin.(DI kutip dari Radar Mojokerto,29 Desember 2017).

Kota Mojokerto Raih Penghargaan Kota Aman Versi Kaskuser Indonesia 2017,Raih Kota Aman Versi Kaskuser,Juga Nominasi Kota Cinta.

Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus di akhir tahun 2017 ini mendapatkan apresiasi dari anak-anak muda yang tergabung dalam forum daring terbesar se-Indonesia,Kaskus Kamis (28/12) Mas'ud Yunus menerima penghargaan tersebut di ruang kerjanya dari Regional Leader Kaskuser Mojokerto,Niko Arif.Kota Mojokerto berhasil meraih penghargaan sebagai "Kota Aman"versi Kaskuser (sebutan pengguna forum kaskus ) tahun 2017.Juga masuk dalam nominasi Kota Para Pelancong dan Kota Cinta.Mas'ud Yunus menyampaikan terima kasih atas apresiasi anak-anak muda generasi milinial di Indonesia yang telah memilih Kota Mojokerto sebagai kota aman."Ini adalah bagian dari apresiasi masyarakat terhadap kondisi Kota Mojokerto.Kita terus berusaha Kota Mojokerto sebagai service city ini tidak mungkin terwujud kalau kota ini tidak aman.Tugas kita bersama adalah untuk mensejahterakan masyarakat.Masyarakat bisa sejahtera apabila ada pembangunan,dan pembangunan bisa berjalan jika kota itu aman.Karena itu keamanan itu landasan dari segalanya."tutur Mas'ud Yunus.Wali Kota juga menuturkan bahwa Kota Mojokerto dapat konduktif meskipun masyarakatnya heterogen dari berbagai macam agama,berbagai macam suku,berbagai macam etnis tetapi di Kota Mojokerto bisa hidup berdampingan dengan damai,rukun,bersama-sama membangun kota."Alhamdulillah berkat kebersamaan,pembangunan ini dapat dirasakan.Kota Mojokerto angka kemiskinan juga terendah se-Jawa Timur.Angka pengangguran terbuka juga dibawa rata-rata Jawa Timur dan Nasional.Usia harapan hidup juga tinggi"serunya.Sementara itu,Niko Arif Regional Leader Kaskuser Mojokerto yang merupakan utusan dari Kantor Pusat Kaskus di Jakarta menuturkan bahwa Kota Mojokerto mendapatkan predikat Kota Aman menurut kaskuser merupakan kota yang paling kecil tingkat kriminalitasnya."Hal ini dengan melihat indikator presentase korban pencurian,penganiayaan,pencurian dengan kekerasan dan pelecehan seksual.Dengan kata lain paling sedikit jumlah korban kriminalitasnya"kata Niko.Kaskus bekerjasama dengan Beritagar.id hadirkan penghargaan bagi Kota Pilihan di Indonesia melalui beberapa kategori yaitu Kota Aman,Kota Cinta,Kota Juragan,Kota Milineal Kota Online,Kota Para Pesolek.Kota Para Pelancong,Kota Sehat,Kota Layak Tinggal dan Kota Panjang Umur.Kehadiran penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada kota-kota di Indonesia yang berprestasi dan juga diharapkan bisa menjadi pemicu bagi masyarakat kota lain untuk bersaing sehat membangun kota berprestasi Indonesia lainnya.Penghargaan Kota Pilihan 2017 ini juga dipersembahkan untuk kota-kota di Indonesia yang menonjol dengan keistimewaannya masing-masing.Kategori yang dihadirkan bertujuan untuk mengangkat sudut pandang lain keistimewaan dari setiap kota di Indonesia.(Dikutip Radar Mojokerto 29 Desember 2017).

Kamis, 28 Desember 2017

Mojokerto Punya Cerita:Awal Pembangunan Pusat Kota dan Pemerintahan Mojokerto Serta Hilangnya Wringin Kurung.

Semua kota di Jawa memiliki kemiripan dalam merancang tata kota.Dalam tata kota itu semua dipusatkan pada sebuah lapangan yang disebut alun-alun.Pola tersebut mengacu pada konsep kota Majapahit pada masa lalu.Sementara itu,pada masa lalu hampir semua alun-alun yang ada di pusat kota terdapat pohon beringin atau wringin.Beringin adalah tumbuhan yang memiliki makna khusus bagi orang Jawa.Demikian pula di alun-alun Mojokerto.Dula tertanam 2 pohon beringin besar di tengah tanah lapang itu.Pohon itu dikenal dengan sebutan wringin kurung.Dalam filosofinya,nama wringin berasal dari kata pingin atau ingin.Nama yang disematkan karena pada masa Hindu ada keyakinan orang yang berdoa dibawah wringin akan mudah terkabul keinginannya.Karena itu,wringin juga dikenal sebagai tree whishes atau pohon keinginan dan harapan.Kisah yang terkenal tentang wringin adalah berjalaan melintas wringin kembar dengan mata tertutup di alun-alun di Jogjakarta.Diyakini,hanya orang yang memiliki hati bersih yang bisa melintas jalan antara kedua pohon wringin tersebut.Wringin disamakan dengan kalpataru atau pohon kehidupan yang ada di nirwana.Pada masa Islam,oleh para Wali wringin dipakai sebagai simbol kehidupan berbentuk gunungan dalam pewayangan.Keberadaan beringin di alun-alun atau ruang terbuka di depan kraton sudah ada sejak zaman Majapahit.Nama wringin kurung yang ada di alun-alun Mojokerto dikarenakan terdapat kurungan pagar yang melingkari kedua pohon.Letak pohon itu ada pada tengah lapangan dan berada di sisi kanan dan kiri jalan posisinya membujur dari utara ke selatan,lurus dengan jalan Majapahit.Sehingga,keberadaan wringin kurung ada di antara Masjid Al-Fattah dan Pendopo Kabupaten Mojokerto.Dengan posisi semacam itu,wringin kurung seolah menjadi gapura bagi orang yang masuk ke Mojokerto.Terlebih,kala itu jalan utama transportasi dari arah Surabaya melalui jembatan Terusan.Keberadaan wringin kurung beriringan dengan adanya Kota Mojokerto.Pada masa pemerintahan Bupati Arya Tjandronegoro terjadi pemindahan pusat pemerintahan dari Japan ke Mojokerto sekitar tahun 1838.Lazimnya pemindahan pusat pemerintahan selalu diikuti dengan pembuatan alun-alun dan penanaman biji beringin.Seiring berjalannya waktu,fungsi wringin sebagai tree whishes mungkin sudah memudar.Demikian pula dengan aksi pepe.Tetapi,rindangnya wringin kemudian digunakan sebagai tempat berteduh dan bertemunya orang.Wringin kurung menjadi saksi sebagai peristiwa bersejarah dari masa ke masa.Tentu yang paling dinamis adalah saat terjadinya revolusi kemerdekaan.Banyak pertemuan atau rapat terbuka dilakukan di alun-alun.Tokoh terkenal seperti Soekarno dan Bung Tomo pernah berpidato di sana.Kemudian,pasca kemerdekaan,tepatnya pada akhir tahun 1949 didirikan tugu proklamasi menemani 2 wringin kurung.Tugu dan teks proklamasi kemerdekaan terpahat di marmer itu dinamakan tugu Pengilon yang masih ada sampai saat ini.Belum diketahui pasti kapan hilangnya wringin kurung di alun-alun Mojokerto.Hingga akhir dekada 1960-an kedua pohon itu masih ada di tempatnya.Ada yang mngatakan,bahwa wringin kurung itu mati setelah tersambaar petir.Pada lokasi bekas wringin kurung itu kemudian didirikan tugu yang seperti kita saksikan saat ini.(Di kutip dari Radar Mojokerto,27 Desember 2017).

Ayo Hidup Sehat:Pneumonia (Radang Paru-Paru).

PHEUMONIA adalah infeksi atau peradangan pada salah satu atau kedua paru-paru.Lebih tepatnya peradangan itu terjadi pada kantung udara (alveolus jamak:alveoli).Peradangan tersebut akan menyebabkan kantong udara akan terisi cairan atau nanah,sehingga menyebabkan sesak napas,batuk berdahak,demam,menggigil,dan kesulitan bernafas.Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai organisme,termasuk bakteri,virus dan jamur.Gejala pneumonia bervariasi.Mulai dari yang ringan hingga yang berat,tergantung pada faktor-faktor.Seperti jenis kuman penyebab usia penderita dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.Tanda-tanda dan gejala pneumonia yang ringan sering kali mirip flu atau Common cold (sakit demam,batuk-pilek),namun tak kunjung sembuh atau bertahan lama.Ciri-ciri dan gejala pneumonia antara lain,demam,berkeringat dan menggigil atau suhu tubuh lebih rendah dari normal.Pada orang di atas usia 65 tahun dan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.Gejalanya antara lain,batuk berdahak tebal dan kentel (lengket) disertai perubahan warna dahak menjadi kuning atau hijau,nyeri dada saat bernafas dalam atau ketika batuk,sesak nafas (nafas cepat),cepat lelah dan nyeri otot,mual muntah atau diare,sakit kepala.Penyebab pneumonia yang paling sering adalah infeksi bakteri dan virus dari udara yang kita hirup.Klasifikasi Pneumonia didasarkan pada jenis kuman penyebabnya itu,dan dimana seseorang mendapatkannya.Berikut penyebab pneumonia beserta klasifikasinya.Comumunity-acquired pneumonia (pneumonia komunitas).dan Hospitalised-acquired pneumonia (Pneumonia yang terjadi di rumah sakit).Pneumonia komunitas adalah jenis pneumonia yang terbanyak.Pneumonia ini terjadi di tengah-tengah masyarakat artinya di luar rumah sakit,dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.Pheumonia ini dapat disebabkan oleh virus yang juga menyebabkan pilek dan flu.Virus adalah penyebab pneumonia pada anak yang paling sering terjadi yakni di bawah usia 2 tahun.Akan tetapi radang paru-paru yang disebabkan oleh virus influenza tertentu dapat menyebabkan sindrom pernafasan akut (SARS),bisa menjadi sangat serius.Bakteri seperti Streptococcus pneumonia dapat menyebabkan pneumonia secara langsung dari udara atau setelah mengalami flu atau batuk pilek yang tidak segera diobati dengan baik.Bakteri lain seperti Mycoplasma pneumoniae biasanya menimbulkan gejala pneumonia yang lebih ringan dibanding jenis lainnya.Selain itu,jamur yang biasanya ditemukan di tanah dan kotoran burung merupakan penyebab pneumonia yang paling sering pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti HIV-AIDS dan pada orang yang telah menghirup organisme penyebab dalam jumlah yang besar.Pencegahan terjadinya pneumonia dapat dilakukan dengan beberapa cara.Pneumonia ini dapat dicegah yaitu dengan vaksinasi terhadap bakteri penyebab pneumonia dan vaksin influenza.Hal ini penting bagi mereka yang berisiko tinggi seperti orang dengan diabetes,asma,dan masalah kesehatan lainnya yang parah atau kronis.Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan,tidak merokok,istirahat cukup dan makan makanan sehat dan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.(Dikutip Radar Mojokerto 27 Desember 2017).

Rabu, 27 Desember 2017

Harus Selektif Memilih Bus Pariwisata.

Memasuki pekan libur sekolah yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru,membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto memberikan atensi lebih pada sekolah yang akan menyelenggarakan study tour.Ditambah lagi dengan angka kecelakaan bus pariwisata yang cukup tinggi.Dishub tidak ingin kecolongan dengan melakukan langkah antisipasi.Kepala Dishub Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengaku telah mengirim surat kepada masing-masing sekolah di wilayah kota yang melaksanakaan study tour bersama siswa.Hal tersebut mencantumkan bahwa sekolah harus selektif dalam memilih armada transportasi yang akan digunakan.Pak Gaguk mendapatkan laporan bahwa beberapa sekolah telah menyewa armada bus pariwisata.Karena menurutnya,kini banyak sekolah yang mengagendakan kegiatan study tour libur akhir semester.Berdasarkan informasi yang didapatkan Dishub,setidaknya sudah ada 20 kendaraan bus disewa sekolah.Beberapa aspek yang menjadi fokus Dishub adalah memastikan bus yang akan dipakai liburan siap secara keseluruhan,mulai dari surat,administrasi,sampai dengan kesiapan kendaraan secara tekhnis.Terlebih,liburan sekolah juga berbarengan dengan libur Natal dan Tahun Baru.Kondisi tersebut membuat jalanan makin ramai tidak hanya oleh anak sekolah namun masyarakat umum yang turut memanfaatkan libur panjang kali ini."Jalanan akan sangat ramai pada pekan liburan ini.Pasti potensi kecelakaan juga cukup tinggi,meski kita tidak mengharapkan itu terjadi,makanya kita giat lakukan upaya prefentif tersebut,"terangnya.Dengan demikian niat para siswa mencari hiburan jangan sampai menimbulkan kesan yang buruk bagi mereka."Gara-gara kendaraannya tidak nyaman,"pungkas Pak Gaguk.(Di kutip dari Radar Mojokerto,24 Desember 2017).

Pembangunan Mal Pelayanan Publik GMSC Kota Mojokerto,Wali Kota Minta Akhir Tahun Finishing Tuntas.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN-RB) akan mendidik pengelolaan mal pelayanan publik di Kota Mojokerto.Mal yang kini tengah dibangun dengan nama proyek Gedung Mojokerto Service City (GMSC) itu akan menjadi pusat pelayanan publik terpadu yang diperluas setelah ada di Surabaya,Banyuwangi,dan DKI Jakarta.Demikian ini dikatakan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB Diah Natalisa ketika berkunjung kedua kalinya di lokasi proyek GMSC yang berada di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto,(22/12)."Ini merupakan perluasan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)yang diperluas lagi.Tidak hanya layanan perijinan tapi juga non perijinan.Tidak hanya untuk Pemda,tapi juga Instansi Pusat.Tapi tidak menutup kemungkinan bagi swasta pula,"tuturnya di dampingi Walikota Mas'ud Yunus.Bu Diah menjelaskan,pihaknya sangat memikirkan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang bakal mengelola GMSC yang dikonsep sebagai mal pelayanan publik pertama dan ssatu-satunya di Indonesia."Kami pertimbangkan untuk diskusikan dengan Deputi Bidang SDM,untuk adakan Training Of Trainer (TOT).Jadi,akan ada pelatihan untuk pengelolaan mal,"Jelasnya.Dimana,sambung dia,sangat dimungkinkan merekrut SDM anyar sebagai pengelola GMSC."Dimungkinkan.Tentu dengan spesifikasi khusus bagi pengelola gedungnya,"sambungnya.Bu Diah mengaku memiliki banyak strategi pelayanan publik.Kota Mojokerto disebutkan memiliki komitmen yang serius dan kuat untuk menyiapkan lokasi pelayanan publik satu pintu yang diperluas.Dengan begitu,atensi Pemerintah pusat terhadap proyek GMSC ini kian tinggi."Pemerintah pusat sangat berharap agar GMSC ini bisa segera berfungsi.Untuk itu,akhir tahun ini finishing proyek GMSC harus rampung,"tuturnya di lokasi.(Di kutip dari Radar Mojokerto,23 Desember 2017 ).te

Selasa, 26 Desember 2017

IBU ZAMAN NOW:CANTIK ITU PARIPURNA,IBU MASA KINI.

Ibu Masa kini itu :

*Melek tekhnologi : Mengetahui dan mengikuti perkembangan tekhnologi tersendiri
*Update media sosial : Selalu aktif di dunia maya,apapun diupdate dan di share.
*Aktifitas : Memiliki berbagai aktivitas berarti selain mengurusi rumah tangga.
*Tidak rempong : Pakaian yang digunakan selalu sederhana namun sedap dipandang.
*Internet : Memanfaatkan tekhnologi sebagai referensi dalam memenuhi kebutuhan kesehariannya.
*Suka selfi : memajang foto selfi bersama komunitasnya di instalgram.


*SEGENAP PENGURUS DAN ANGGOTA KIM RAJAWALI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN PRAJURIT KULON KOTA MOJOKERTO MENGUCAPKAN ; "SELAMAT HARI IBU KEPADA SELURUH KAUM IBU DI MANAPUN BERADA DI SELURUH INDONESIA,SEMOGA KAUM IBU TETAP JAYA DAN BAHAGIA SELALU*

(Berita di kutip dari R-Style Radar Mojokerto,23 Desember 2017).

Pengukuhan Tim Pelaksana Kegiatan Pengawasan Subtansi Buku di Kota Mojokerto,Wali Kota Lantik Tim Pengawasan Substansi Buku.

Wali Kota MojokertoMas'ud Yunus mengukuhkan tim pelaksana kegiatan pengawasan substansi buku di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto,Kamis (21/12).Dikukuhkannya Di Pendopo Graha Praja Wijaya kantor Pemkot Mojokerto.Kyai Ud didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto Halila Rama Purnama,Plt Sekda Gentur Prihartono,dan Asisten Uton.Hal ini dilakukan agar buku-buku yang dikonsumssi masyarakat adalah buku-buku yang benar,baik dan yang tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada di Indonesia.Tim pelaksana akan mengawasi isi-isi buku yang masuk di Kota Mojokerto maupun yang akan tersebar dan di konsumsi oleh masyarakat."Kita harus mewaspadai terhadap konten yang ada di buku,jangan sampai dimasuki ideologi radikal,pornografi,dan sebagainya yang dapat merusak moral generasi kita,"jelasnya.Pihaknya juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto untuk mewaspadai penerbitan dan penyebaran buku-buku yang dapat merusak moral masyarakat utamanya anak-anak,seperti yang dinyatakan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto,Halila Rama Purnama bahwa hal ini telah diatur dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2017."Ada perintah dari Jaksa Agung Muda Intelegen pada para Kajari agar segera menindak lanjuti isi dari Undang-undang tersebut.Salah satu amanahnya yaitu di dalam pasal 69 disebutkan ada peran Kejaksaan untuk ikut turut serta melakukan pengawasan pada substansi buku,"terang Halila.Untuk mengakomodir hal itu dan untuk melaksanakan amanah Undang-undang,Pemerintah Kota Mojokerto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto bersama-sama Kepala Dinas Pendidikan,Kepada Dinas Perpustakaan & Arsip,Kepala Kementerian Agama,dan Kepala MKKS kota Mojokerto.Instrumen pengawasan terhadap substansi buku akan dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan pengawasan substansi buku,kemudian dilakukan sosialisasi dan kedepannya tim yang telah dikukuhkan akan membuat program kerja terkait pengawasan.(Di kutip dari Radar Mojokerto,22 Desember 2017).

Senin, 25 Desember 2017

Gebrakan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,Prioritaskan Warga Miskin Hingga Percepatan Kampung Bahasa.

Dunia Pendidikan di Kota Mojokerto terus berbenah.Dalam rangka mempercepat mutu dan kualitas pendidikan,berbagai cara dan inovasi tidak berhenti dilakukan.Seiring dengan perjalanannya di tahun 2017 ini,berbagai kemajuan telah dicapai.Ada beberapa instrumen yang telah melebihi ekspetasi.Namun ada beberapa pula yang masih perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.Beberapa hal yang dapat diuraikan diantaranya :

*Penetapan Sekolah Model
Diawali dengan MoU antara Walikota Mojokerto dengan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,bertempat di LPMP Surabayaa,maka mulai awal 2017,2 sekolah jenjang SMP yaitu SMPN 1 dan SMPN 2 serta 4 sekolah jenjang SD yaitu SDN Gunung Gedangan 1,SDN Kranggan 1,SDN Wates 6 dan SDN Mentikan 4,telah didaulat sebagai sekolah model.Selain kewajiban mengimbaskannya kepada sekolah-sekolah lainnya,sekolah model tersebut juga melayani berbagai kunjungan dengan maksud studi banding serta saling mengisi.

*Kebijakan sekolah penyelenggara kelas olahraga
Saat memasuki tahun 2017,Dinas Pendidikaan sudah mempunyai rencana untuk menyelenggarakan kelas olahraga.Gayung bersambut,puncaknya pada bulan Maret,Direktorat Pembinaan SMP pada Dirjen Dikdas dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjuk dan memberi bantuan pada SMPN 1 dan SMPN 2 Kota Mojokerto sebagai sekolah penyelenggara kelas Olahraga.Saat Dinas berkonsultasi bersama Komisi 3 DPRD Kota Mojokerto di Direktorat Pembinaan SMP terkait program ini.

*UNBK 100% jenjang SMP
"Prestasi itu penting,tapi jujur yang utama,".Jargon itu seakan sudah sangat populer pada lingkungan pendidikan di Kota Mojokerto.Ditegaskan Pak Novi,dengan dilaksanaknnya ujian Nasional berbasis komputer 100% pada jenjang SMP,maka penyelenggaraan ujian dengan integritas dan akuntabilitas tinggi sudah tentu dapat di raih.

*USBK SD 100% 2018
Perjuangan menyusul SMP melaksanakan UNBK 100% kini tengah diupayakan untuk jenjang SD.Memang,segala capaian dan program-program itu tidak lepas dari dukungan banyak pihak,sarana & prasarana akan diupayakan untuk dipenuhi di masing-masing satuan Pendidikan tahun 2018.Program ini sangat strategis & sangat prioritas,karena program ini diyakini akan mampu menutup potensi kecurangan dan kebocoran soal dan jawaban.Dan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan ini sebagai Pilot Project Nasional.

*PPDB Zonasi dan Prioritas warga miskin
Penerimaan peserta didik baru dengan sistem zonasi memang menguras energi.Namun,kepuasan dirasakan semua pihak.Sistem ini dengan berbagai pengayoman Dinas Pendidikan mampu membuat semua instrumen pendidikan di Kota Mojokerto tetap stand by di tempat dengan telepon seluler yang selalu aktif selama proses PPDB berlangsung.Pelayanan tidak terganggu sedikit pun.Tujuan utama sistem ini adalah mempercepat pemerataan kualitas pendidikan dengan harapan beberapa tahun ke depan sudah tidak ada lagi sekolah favorit dan tidak favorit.Sistem ini,Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menetapkan 5 % dari jumlah pagu yang ada diisi oleh anak yatim dan miskin warga Kota Mojokerto dengan dispensasi dapat memilih sekolah dimanapun maupun tanpa dibatasi zona,dan rencananya tahun depan akan ditingkatkan menjadi 10%.Kebijakan ini sebagai wujud perhatian Pemerintah kepada warga yang yatim dan tidak mampu secara ekonomi.

*Program percepatan Kampung Bahasa
Dengan menetapkan Kelurahan Pulorejo sebagai basic camp progam kampung bahasa,maka menjadi perhatian tersendiri,bagi Dinas Pendidikan untuk mempercepat terwujudnya progam ini.Setelah menggandeng LP Maarif Jawa Timur.Dispendik berupaya mengajak Lembaga Belajar Bahasa Inggris yang ada di Kota Mojokerto & sekitarnya untuk bergabung dengan program ini.

*Transparansi Pengelolaan Program Sekolah
Mendampingi pengelolaan dana BOS memang tidak mudah.Dituntut kesabaran dan strategi tersendiri dalam melaksanakannya.E-Budgeting dan reporting yang digagas.Dinas Pendidikan menjadi solusi tersendiri.Dengan telah melaunchingnya pada akhir November yang lalu,maka saat ini sekolah-sekolah sudah dapat menginput E-RKAS sebagai sesuatu yang akan memudahkan pada proses realisasinya nanti.Dengan sistem pertanggung jawaban yang real time,maka akan memudahkan pihak sekolah untuk melakukan entri realisasi.Sehingga.saat masa triwulan selesai tidak perlu melakukan pekerjaan lembur untuk memenuhi dokumen pertanggung jawaban.Selain itu,pihak sekolah jenjang SD dan SMP akan memasang banner didepan pagar halaman sekolah yang berisi EDS sebagai potret sekolah dan RKAS sebagai bentuk rencana kerja untuk menindak lanjuti EDS.(Di kutip dari Info Pndidikan Radar Mojokerto,22 Desember 2017).

Kamis, 21 Desember 2017

Pemkot Mojokerto Terus Tambah Sanimas.

Wali Kota Mas'ud Yunus meminta warga kota Onde-onde jangan buang air besar (BAB) di sembarang tempat,lantaran praktik ini disinyalir masih kuat terjadi di sejumlah kawasan kumuh.Sejumlah sarana prasarana sanitasi masyarakat dibangun untuk menanggulangi kebiasaan yang mencemari lingkungan tersebut.Demikian disampaikannya selepas meresmikan pembangunan IPAL(Instalasi Pengolahan Limbah)Komunal dilingkungan/Kelurahan Bloota,kemarin (20/12).Selain BAB di sungai,juga ada yang membuat lubangan khusus.BAB sembarangan ini mencemari lingkungan.Air tanah di kota Mojokerto tercemar bakteri e-coli sudah 57%.Untuk itu,Pemkot mengupayakan agar tidak sekadar melarang Warga untuk BAB sembarangan,melainkan berupaya menyediakan tempat khusus BAB.Dimulai dengan pembangunan sarana prasarana sanitasi masyarakat.Tahun 2017 ini,Pemkot dengan anggaran 4 miliar lebih dialokasikan untuk sanitasi masyarakat.Bentuknya berupa IPAL,Komunal,sepic tank komunal,sepic tank individual,sampai retrofitting/pembangunan jaringan pipa yang terhubung dengan sanimas yang ada.IPAL komunal tahun ini telah dibangun 6 unit.Tahun ini,terdapat 9 Kelurahan yang dibangun sarpras sanitasi ini,rinciannya di Kelurahan Kedundung sebanyak 2 unit,Kelurahan Kranggan 1 unit,Kelurahan Bloota 1 unit,Kelurahan Mentikan 1 unit,Kelurahan Prajurit Kulon 1 unit.Kemudian sepic tank komunal sebanyak 5 unit,masing-masing dipasang di Kelurahan Gedongan 2 unit,Kelurahan Blooto 1 unit,Kelurahan Surodinawan 2 unit,sedang sepic tank individu sebanyak 134 unit,28 unit di Kelurahan Gedongan,26 unit di Kelurahan Surodinawan,36 unit di Kelurahan Meri,dan 44 unit di Kelurahan Miji.Retrofitting di bangun di Kelurahan Balongsari berupa pembangunan jaringan perpipaan untuk memanfaatkan Sanimas Balongsari dan Sanimas Sanubari.Keduanya mulai ditinggalkan warga penggunanya.Anggaran pembagunan sarpras sanitasi itu sebesar Rp.4,3 miliar.Sebanyak Rp.2,2 miliar dar DAK APBN Kementerian PUPR.Rp.2,1 miliar dari APBD Kota Mojokerto tahun 2017.(Di kutip dari Radar Mojokerto,21 Desember 2017).

Label : KEGIATAN