Senin, 30 November 2020

BINROHTAL 1.011: JAUHI DUA KELOMPOK.

 Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Senin (23/11),KH Khairil Anam dar Denanyar menjelaskan dua (2) kelompok yang harus dijauhi.Karena bergaul dengan mereka bisa menyebabkan kerusakan."Ada dua kelompok yang harus dijauhi dalam kehidupan ini karena akan mengakibatkan kerusakan yang besar.Yakni ulama yang baik dan orang bodoh yang ahli agama".tuturnya mengutip hadist Rasulullah Muhammad SAW.

1.Ulama yang Fasik."Ulama itu panutan umat,yang memberikan bimbingan,arahan serta menunjukkan kebenaran kepada umat agar hidupnya selamat dunia akhirat"jelasnya.Ulama juga orang yang paling takut kepada Allah.Sebagaimana yang ditegaskan dalam QS Fatir 28.Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya,hanyalah ulama.Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.Namun apabila orang yang distatuskan sebagai ulama itu tidak takut kepada Allah.Juga tidak bisa jadi panutan,ucapan dan perbuatannya justru bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajarkan kedamaian,persaudaraan,kebersamaan,menghargai perbedaan,maka harus dijauhi,jangan diikuti."Kita jangan terjebak pada identitas,tetapi lihatlah realitas"sarannya.Siapapun orangnya asal ucapannya baik,perilakunya juga baik,maka ambillah kebaikan darinya dan ikutlah perilakunya."Kebaikan itu ma'ruf,mudah dikenali,demikian juga dengan kejelekan"terangnya.Seandainya tidak ada ajaran agama berbicara yang santun,menghormati orang lain,semua orang pasti sepakat jika hal itu adalah kebaikan.Begitu juga misalnya memaki-maki orang lain dengan kata-kata yang kotor,berbuat zina,merusak fasilitas umum,mengganggu ketertiban,semua orang pasti sepakat jika hal itu adalah kejelekan."Janganlah pada manusia,binatang saja jika sekiranya ada hal-hal yang baik darinya,ambillah hikmahnya,jadikanlah pelajaran dalam kehidupan"urainya.Ada banyak pelajaran dari lebah yang selalu mengeluarkan madu.Juga pelajaran dari burung yang selalu tawakkal."Walaupun ada orang dipanggil kiai,gus atau ustad,tetapi justru bikin gaduh masyarakat,bikin keonaran,ucapannya kasar,malah membuat keresahan,maka tidak pantas ditiru dan dijadikan panutan"tandasnya.Hal itu menunjukkan tidak cocoknya antara identitas dan realitas."Mestinya identitas ini harus menjadi pendorong agar orang berperilaku sesuai dengan identitas yang disandangnya"ucapnya.Pemimpin harus bisa ngayomi dan melindungi.Ulama harus jadi panutan umat.Polisi menjaga keamanan masyarakat.Rasulullah SAW bersabda,orang yang paling jelek yakni orang yang pakaiinnya seperti ulama bahkan nabi,namun perilakunya seperti orang bodoh bahkan preman.

2.Kelompok Kedua yang harus dijauhi yakni orang bodoh ahli ibadah."Bodoh maksudnya tidak punya ilmu"ujarnya.Melakukan apa saja harus didasari ilmu.Sebab jika tidak maka akan berakibat fatal.Membangun jembatan atau gedung bila dikerjakan oleh orang yang tidak punya ilmu tentang bangunan maka akan cepat rusak dan roboh.Memasak makanan jika dikerjakan orang yang bukan ahlinya maka masakannya tidak enak."Apalagi ibadah tanpa didasari ilmu,ibadahnya rusak dan tidak diterima oleh Allah"pungkasnya.(Dikutip Radar Jombang,24 November 2020).    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN