Jumat, 22 Mei 2020
TRANSPARANSI DATA PENERIMA BANSOS,WARGA BISA MENGECEK MELALUI KELURAHAN
MOJOKERTO KOTA-Sebagai bentuk penanggulangan dan keterbukaan informasi publik,Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memubilkasikan data daftar penerima bantuan sosial (bansos) Covid-19.Data penerima bantuan ini bisa dilihat oleh masyarakat melalui papan pengumuman di kantor kecamatan dan kelurahan masing-masing.Ada sepuluh jenis bantuan yang sudah dan akan didistribusikan oleh pemerintah daerah,dapat dilihat melalui lembaran-lembaran kertas yang tertempel di masing-masing kecamatan dan kelurahan.Dengan dipublikasikannya daftar penerima bantuan ini,diharapkan masyarakat dapat mengetahui siapa saja dan kategori bantuan apa yang diterima."Kami sudah menempelkan semua data-data nama penerima bantuan.Sehingga masyarakat bisa melihat transparansi dalam penyaluran bantuan.Jenis bantuan pun juga berbeda setiap orang,karena ada sepuluh jenis bantuan bagi warga terdampak Covid-19"jelas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau lokasi penyaluran bantuan,Kamis (21/5).Adapun sepuluh jenis bantuan tersebut,berasal dari pemerintah pusat,provinsi dan daerah.Seperti Bantuan BPNTN,bantuan BPNTD,bantuan PKH,bantuan sosial tunai pusat,bantuan tunai provinsi,bantuan disabilitas,anak yatim non panti,tukang becak dan bantuan sembako APBD.Karena itu,pemerintah daerah juga melakukan verifikasi data "by name dan by Addres",agar penerima bantuan tidak dobel atau tumpang tindih."Dalam pendataan,kami melibatkan masyarakat secara langsung.Mulai dari RT,RW yang kemudian dibantu oleh tim fasilitator dalam memverifikasinya.Tujuannya jelas,agar di kemudian hari tidak ada lagi bantuan yang tidak tepat sasaran,tidak ada lagi bantuan yang belum diterima oleh warga yang berhak.Karena bantuan itu,adalah hak mereka yang benar-benar terdampak Covid-19"jelas Ning Ita,sapaan akrabnya.Bagi warga yang masih belum terdata & merasa terdampak Covid-19,bisa melapor ke RT & RW agar dimasukkan ke dalam aplikasi terdampak Covid-19.Namun,apabila mengalami kesulitan,maka warga datangi Kantor Kelurahan atau Kecamatan setempat untuk mendapatkan bantuan dalam memasukkan data pendukung lainnya.Namun,jika menemukan nama penerima bantuan yang tidak tepat sasaran,maka bisa melapor dengan mengakses http//blt.ly/lapor-bansos-tidak-tepat-sasaran.Maupun link yang telah dibagikan.Selanjutnya akan upload secara berkala.Sehingga data benar-benar valid.Dalam 1 KK diketahui jenis bantuan apa saja yang telah diberikan pemerintah."Ini semua ikhtiar kita untuk lebih terbuka & lebih baik,"katanya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,22 Mei 2020).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar