Minggu, 09 Februari 2020

BINROHTAL 620:RAHASIA KEMATIAN.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Selasa (4/2).Pengasuh Pesantren Hidayatul Quran Tembelang ustad Yusuf Hidayat,menjelaskan Rahasia Kematian."Alquran menggunakan sejumlah kata berbeda untuk menyebut kematian"tuturnya.
1.Kata Tawaffa,Berarti memberi atau menerima sesuatu dengan sempurna.Maksudnya umurnya disempurnakan.Sebagaimana disebut dalam QS Assajdah 11.Atau balasannya yang disempurnakan.Sebagaimana disebut dalam QS Ali Imron 185.Dari sini bisa dipahami,ketika seseorang mati,jatah hidupnya sudah ia peroleh secara sempurna sekaligus ia akan mendapatkan balasan secara sempurna juga.Kehidupan dunia hanya sebuah sarana beramal tanpa adanya balasan,kecuali sedikit.Sehingga apapun yang kita peroleh di dunia ini,sedikit atau banyak,tidak ada hubungannya sama sekali dengan penghambaan kita kepada Allah.Karena memang balasan secara sempurna kelak akan ia peroleh pasca kematian.Begitu juga bagi orang yang Durhaka,seandainya di dunia ini ia telah mendapatkan balasan,sesungguhnya itu bukanlah balasan yang sempurna yang selayaknya ia terima.Kelak pasca kematian,balasan yang ia rasakan jauh lebih dahsyat.
2.Kata Ajal.Yang Berarti waktu atau masa yang ditetapkan bagi sesuatu.Sebagaimana disebut dalam QS al-Munafiqun 11.Allah tidak akan menunda kematian seseorang jika datang ajalnya.Ajal bisa menyangkut individu maupun kolektif.Ajal tidak bisa diajukan atau ditunda.Bagi individu,ajal merupakan batas akhir kehidupannya di dunia yang ditandai dengan datangnya kematian.
3.Mata atau Maut.Ini menunjukkan arti mati lawan dari hidup.Dalam hal ini,al-Raghib mengklasigikasikan menjadi lima kategori :.
  -Hilangnya potensi bergerak dan berkembang.Hal ini menyangkut menyangkut manusia,hewan dan tumbuh-tumbuhan.Seperti dalam QS Annahl 65.Allah menurunkan air dari langit kemudian.Dia menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati.
  -Mati berarti hilangnya potensi inderawi.Seperti Firman Allah dalam QS Maryam 68.
  -Hilangnya potensi berfikir dan merenung.Seperti dalam QS Al An'am 122.
  -Rasa Sedih yang sangat.Sebagaimana dalam QS Ibrahim 17.
  -Berarti Tidur,karena tidur dianggap mati sebentar.Sementara kematian merupakan sebuah tidur panjang.Sebagaimana Firman Allah dalam QS Al-Zumar 42.
Kematian pada hakekatnya akhir eksistensi manusia di dunia.Dengan kematian,itulah kita bisa memperoleh balasan secara sempurna.Sesuai dengan amal perbuatan kita di dunia.Oleh karena itu ,Nabi Muhammad SAW senantiasa memperingatkan untuk selalu ingat mati agar hati menjadi tenang dan perbuatan kita akan selalu terkontrol.Orang mukmin tidak perlu merasa khawatir menghadapi.Tidak boleh takut mati,tapi takutlah mati tidak membawa iman dan amal saleh.(Dikutip Radar Jombang,5 Februari 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN