Jumat, 09 November 2018

Binrohtal 525:Kasihani Pelaku Maksiat.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Kamis (8/11),Pengasuh Pesantren Tebuireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan luasnya maha kasih sayang Allah."Kasih sayang Allah meliputi seluruh makhuk tanpa pandang bulu,tanpa pandang agama,baik atau jahat,ahli taat maupun ahli maksiat.Semua mendapat kasih sayang Allah"jelasnya.Beliau lalu cerita Dzun Nun al-Mishri.Suatu ketika di tepi sungai,ia melihat seekor kalajengking menuju ke arahnya.Kecemasan Dzun Nun al-Mishri berujung pasrah dan doa kepada Allah.Kalajengking yang tengah mendekat itu tiba-tiba berbelok arah dan kian menjauh.Doa tokoh sufi ini terkabul.Kalajengking lantas menuju sebuah pohon yang tetap membuat Dzunnun-al-Mushri cemas.Di bawah pohon besar dan rindang itu terlentang seorang pemuda yang sedang mabuk.Perasaan gundah kembali menyergap.Dzunnun al-Mishri betul-betul takut,keganasan racun kalajengking akan mengakhiri hidup pemuda tak berdaya itu.Belum,tuntas perasaannya diaduk-aduk oleh aksi kalajengking,dia menyaksikan seekor ular besar sudah siap lebih dulu mematuk tubuh pemuda mabuk tersebut.Bisa ular sama mematikannya dengan bisa kalajengking.Kalajengking mendekat.Begitu pun ular.Dan,...seeeees!Tak ada luka sama sekali di tubuh pemuda itu.Yang terjadi justru pertarungan antara kalajengking dan ular.Kalajengking berhasil menusuk kepala ular hingga tak bergerak.Setelah membunuh ular tersebut,kalajengking meninggalkan si pemuda.Dzun Nun al-Mishri takjub.Binatang yang semula ia anggap sebagai pembunuh manusia justru berjasa menyelamatkan dari maut.Menyelamatkan seorang pemabuk.Dzun Nun al-Mushri melantunkan syair dan menceritakan kepada pemuda tentang peristiwa yang baru saja menimpa dirinya selama tak sadarkan diri,Syair dan penjelasan Dzun Nun al-Mishri pelan-pelan mencairkan hati si pemabuk.Tragedi yang mengancam hidupnya itu membuat pemuda tersebut insaf.Betapa mahaluas kasih sayang Allah kepada makhuk.Sifat rahman-Nya di dunia ini meluber kepada apa saja dan siapa saja,termasuk kepada pembangkang seperti dirinya."Bentuk kasih sayang Allah itu bermacam-macam.Termasuk mengirimkan seekor kalajengking untuk menyelamatkan seorang pemuda yang ahli maksiat"urai Gus Fahmi.Karena itu kita jangan pernah berputus asa dari kasih sayang Allah,"Karena putus asa itu sifat orang kafir"ucap Gus Fahmi mengutip QS Yusuf 87".(Dikutip Radar Jombang,9 November 2018).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN