Besok Hari Raya Idul adha.daging sapi & kambing berlimpah,ups! jangan sampai kalap kalau tak mau menyesal di kemudian hari.Orinsipnya,satu,kenali kondisi & kebutuhan diri sendiri.daging sapi & kambing bisa dimasak sesuai dengan selera kita perlu mengetahui prinsip dasar mengolah daging merah tersebut.Berikut panduan Kepala Pelayanan Gizi RS Premier Surabaya,Hendarmoko Budi Prasetijo,SKM,RD.
*Plus-Minus Mengolah*
-Masak berulang
Proses memasak daging yang lama dalam suhu tinggi berdampak denaturasi protein apalagi bila kemudian dihangatkan berulang nilai gizinya berkurang,misalnya pada pengolahan rendang.
-Di bakar
Cara pengolahan ini membuat kandungan lemak pada daging berkurang.Bagian daging yang hangus mengandung bahan karsiogenik,bahan tersebut rawan memicu kanker.Pasien dengan riwayat penyakit kanker perlu mewaspadainya.
-Di goreng
Sebaiknya daging tidak di goreng dengan minyak yang sudah dipanaskan lebih dari 2-3 kali.Minyak yang sudah di panaskan berulang-ulang berubah menjadi lemak jahat
-Kuah
Untuk makanan kuah bersantan,batasi dipanaskan tidak lebih dari 2-3 kali.Prinsipnya sama dengan minyak,santan bisa berbah jadi lemak jahat.Lemak daging bisa di saring lebih dulu sebelum dimakan dengan kuah.
-Setengah matang
Sebetulnya,kandungan nutrisi daging lebih tinggi jika disantap setengah matang,namun tidak ada yang bisa menjamin higenitas & sanitasi daging kurban.Daging yang diolah setengah matang harus benar-benar bersih,sehat,segar & bebas dari cacing.
*Kebutuhan Protein Nabati & Hewani/Hari*
-Perempuan -Laki-laki
^Dewasa 56-59 gram ^62-66 gram
^Remaja (12-25 tahun) 56-69 gram ^Remaja (12-25 tahun) 62-72 gram
^Anak berusia di bawah 12 tahun 49-60 gram ^Anak berusia di bawah 12 tahun,49-56 gr
^Lansia (60 tahun ke atas) 56 gram ^Lansia (60 tahun ke atas) 65 gram
* 7 Tips*
1.Imbangi konsumsi tinggi daging dengan makanan tinggi serat misalnya buah & sayur.Konsumsinya jangan lebih dari 2-3 jam setelah makan daging,sebab setelah waktu tersebut lemak sudah berada di aliran darah.
2.Konsumsi cairan tetap 8 gelas / hari ditambah 1-2 gelas lagi jika di konsumsi daging berlebihan.Selain air,sumber cairan bisa berupa air kelapa muda & sari buah
3.Kurangi konsumsi makanan sumber protein & lemak lain karena akan membuat tubuh mengalami kelebihan lemak,Contoh makanan sumber lemak & protein adalah keju.
4.Jangan bermalas-malasan setelah makan daging.Lakukan exercise ringan atau usahakan ada gerak tubuh misalnya berjalan-jalan di mall,jogging ringan,atau melakukan pekerjaan rumah.
5.Hindari strss,sebab stress bisa menganggu metabolisme,apalagi jika di dalam diri Anda terdapat penyakit
6.Daging tidak boleh diletakkan dalam zona berbahaya (5-60 derajat celcius) selama lebih dari 2 jam karena akan terjadi kerusakan pada struktur daging.Masukkan ke freezer (suhu -10 ke bawah) yang bisa membuatnya tahan beberapa bulan.
7.Daging beku dari freezer yang sudah dicairkan tidak boleh di simpan lagi freezer karena kandungan gizinya bisa rusak.Sebaiknya,potong sesuai kebutuhan sebelum menyimpannya.Bungkus daging dalam plastik bening,bukan plastik hitam yang mengandung zat berbahaya.
*Tahukah Anda? / Khusus daging*
-100 gram daging sapi mengandung 19-25 gram protein (bergantung bagiannya.Sirloin lebih tinggi bila dibandingkan dengan lidah sapi).
-100 gram daging kambing mengandung 17 gram protein
*Karbo Tetap Butuh 50%*
Boston-Banyak orang,terutama kaum hawa yang ingin berat badannya turun dengan cepat.Salah satu cara yang cukup ngehit adalah low-carbs diet alias diet rendah karbohidrat.Studi baru yang diterbitkan di The Lancet Public Health menyebutkan,diet rendah karbohidrat bisa menurunkan angka harapan hidup.Penelitian tersebut melibatkan 15.428 orang berusia 45-64 tahun dari USA.Mereka mengisi kuisioner tentang makanan & minuman yang dikonsumsi,lengkap dengan porsinya,mereka lantas memperkirakan proporsi kalori yang diperoleh dari asupan karbohidrat,leak & protein.Setelah 25 tahun melakukan pengamatan terhadap kelompok itu,para peneliti menemukan bahwa mereka yang mendapat asupan 50-55% energi dari karbohidrat memiliki resiko kematian yang lebih rendah itu jika dibandingkan dengan grup yang mendapat asupan karbohidrat rendah & tinggi.Orang-orang yang berumur lebih dari 50 tahun yang mendapat asupan karbohidrat sedang di perkirakan bisa hidup 33 tahun lebih lama.Diet rendah karbo yang menggantikan karbo dengan protein & lemak lebih populer sebagai strategi penurunan berat badan yang sehat.jelas dr.Sara Siedelmann,peneliti dari Brigham & Women Hospital di Boston, yang memimpin penelitian tersebut,sebagaimana dilansir dari BBC.Dia menambahkan,diet rendah karbo hanya berhasil untuk jangka pendek,tetapi buruk untuk kesehatan jangka panjang.Menurut Profesor Nita Forouhi dari init MRC epidemilogi di University of Cambridge (yang tak terlibat dalam penelitian itu) melengkapi kebutuhan nutrisi sangat penting.Ketika asupan karbohidrat di kurangi dalam diet,ada nutrisi yang bisa diganti dengan lemak nabati & makanan sumber protein. namun ada pula yang tak bisa digantikan dari sumber makanan hewani,misalnya daging.(Di kutip dari Jawa Pos For Her Health.21 Agustus 2018).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar