Selasa, 21 Agustus 2018
Binrohtal 469 : Keutamaan Bulan Dzulhijah
Saat ngaji usai Shalat Dhuhur di Masjid polres Jombang,Senin (20/8),KH Kahiril Anam Denanyar menjelaskan keutamaan bulan Dzulhijah."Rasulullah Muhammad SAW bersabda,"tidak ada perbuatan yang lebih di sukai oleh Allah SWT dari pada amal sholeh yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijah,"jelasnya,Ada sejumlah amal sholeh yang mesti dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijah.Diantaranya puasa Tarwiyah dan Arofah tanggal 8 dan 9 Dzulhijah.Sesuai hadist Nabi yang menyatakan,puasa Tarwiyah melebur dosa satu tahun dan puasa hari Arofah melebur dosa dua tahun."Ummul Mu'minin Sayyidina Hafsah ra menyatakan,ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.Puasa Asyura pada 10 Muharam,banyak amal saleh 10 hari pertama Dzulhijah,puasa tiga hari pada setiap bulan dan melakukan salat dua rakaat sebelum salat Subuh"jelasnya.Kedua ibadah kurban pada 10 hingga 13 Dzulhijah.Nabi bersabda,tiada amal anak Adam yang lebih disukai Allah pada hari Idul Adha selain ibadah kurban.Sesungguhnya binatang yang dikorbankan itu akan datang pada hari kiamat lengkap dengan segala tanduk,bulu dan kukunya."Sesungguhnya ibadah korban ini diridai Allah sebelum darah binatang itu jatuh ke bumi.Maka hendaklah kamu merasa lapang dada dan rida akan ibadah kurban yang kamu lakukan,Ikhlaskannlah hati kamu ketika berkorban"bebernya.Ibadah kurban bermula ketika Nabi Ibrahim pada malam 8 Dzulhijah bermimpi diperintah supaya menyembelih putarnya Ismail.Setelah itu Nabi Ibrahim merenung dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri.Apakah mimpi itu dari Allah atau dari setan.Merenung dan bertanya-tanya inilah yang kemudian disebut dengan istilah Tarwiyah.Pada malam berikutnya,9 Dzulhijah Nabi Ibrahim bermimpi lagi supaya menyembelih putranya.Saat itu Nabi Ibrahim benar-benar yakin dan tahu kalau mimpi itu dari Allah.Yakin dan tahu inilah yang kemudian disebut dengan istilah Arofah.Nabi Ibrahim akhirnya melaksanakan mimpinya dan ketika Nabi Ibrahim mengayunkan alat untuk menyembelih putranya,Allah berseteru agar Nabi Ibrahim menghentikan alatnya dan Allah mengganti dengan domba yang besar.Dari peristiwa itulah kemudian disyaratkan untuk melakukan kurban pada setiap Idul Adha."Hikmah kurban diantaranya,melebur dosa,Karena tetesan darah binatang kurban menjadikan dosa orang yang berkurban terampuni"ungkapnya.Kurban sekaligus tolak balak,menghindarkan dari bencana.Mengajarkan kepada kita untuk bersikap dermawan,tidak rakus dan tidak kikir.Mendidik kita untuk peduli kepada sesama,mendidik kita untuk membunuh sifat kebinatangan."Diantara sifat kebinatangan yang harus kita musnahkan adalah tamak.rakus,sikap ingin menang sendiri serta sewenang-wenang kepada orang lain"pungkasnya.(Dikutip Radar Jombang 21 Agustus 2018).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar