MOJOKERTO KOTA-Jumlah produksi sampah di Kota Mojokerto mengalami penurunan.Per hari,sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir/TPA Randegan,Kelurahan Kedundung,Kecamatan Magersari,Kota Mojokerto kurang dari 70 ton.Sampah yang ditampung didominasi sisa buah & sayuran dari pasar.Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kota Mojokerto Dwi Agus Heri W,mengatakan,jumlah sampah yang masuk ke TPA Randegan sudah berkurang 15 sampai 20%.Menurut Dwi Agus,penurunan jumlah itu hasil dari pemilahan sampah yang efektif."Yang masuk TPA sekitar 60 sampai 70 ton / hari.Itu dari seluruh kota lho ya.Andaikan tidak dipilah itu masih 100 ton lebih/hari,"terangnya.Di awal masa pandemi Covid-19,jumlah produksi sampah pada bulan April mencapai 84 ton/hari.Memasuki bulan Mei jumlahnya meningkat hingga 92 ton/hari.Kenaikan produksi sampah semasa pandemi ini dimaklumi.Hal iu dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang banyak menghentikan aktifitas diluar ruangan.Dwi Agus menambahkan sampah yang dikirim ke TPA Randegan sudah melalui 2 tahap pemilahan.Tahapan itu meliputi pemilahan ditingkat RT,RW,melalui bank sampah.Serta pemilahan ditempat pengelolaan sampah terpadu/TPST."Kita punya 150 bank sampah.Sampah yang relatif baru & belum tersentuh dengan tanah langsung dipilah.Kalau sampah yang sudah amsuk TPST itu sampah yang sudah tercampur tanah,tapi masih bisa dipilah,"terangnya.Permasalahan di TPA Randegan saat ini adalah pengelolaan sampah jenis plastik & kaleng.Pasalnya,sekalipun telah dilakukan pemilahan,2 jenis sampah itu yang tetap masuk ke pembuangan akhir."Sekalipun ada pemilahan tetap ada yang terlewatkan.Kalau organik in kan jadi tahan.Yang anorganik,plastik sama kaleng-kaleng bekas ini yang susah,"terangnya.Selama ini,TPA Randegan sudah ada upaya pengelolaan sampah nonorganik dengan cara dikonversi menjadi bahan bakar.Sedikitnya,ada 20 warga di sekitar TPA yang memanfaatkan energi gas dari sampah tersebut.Namun,hal itu diakui Dwi Agus belum maksimal karena belum bisa mengurangi sampahs ecara masif & membutuhkan banyak biaya."Alatnya ini yang mahal.Kalau ada investor yang berani masuk,kita akan mencapai zero waste aau sampahnya nol,"terangnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,28 Oktober 2020).
Kamis, 05 November 2020
LIBUR PANJANG,NING ITA PERKETAT JALUR KELUAR-MASUK KOTA,ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19,SIAPKAN RIBUAN RAPID TEST.
MOJOKERTO KOTA-Menjelang libur panjang yang jatuh pada akhir bulan Oktober,pemerintah daerah akan memperketat jalur keluar-masuk di kawasan Kota Mojokerto.Nantinya para pengunjung maupun warga yang akan keluar ataupun masuk ke Kota Mojokerto diharapkan menjalani 'rapid test'massal yang telah disiapkan satuan Tugas/Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.Libur panjang kali ini sesuai dari ketetapan Pemerintah Pusat,tentang cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Di mana,libur akhir pekan akan dimulai pada Rabu 28 Oktober sampai dengan Minggu 1 November 2020.Untuk itu,peningkatan pergerakan masyarakat yang mengisi libur panjang akhir pekan dikhawatirkan akan sejalan dengan penambahan kasus positif sekaligus lkasterbaru.Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan,untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 akibat libur panjang.Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menggelar rapid test di titik-titik tertentu yang menjadi jalur keluar dan masuknya pengunjung ataupun warga.Salah satunya di Stasiun Kereta Api Mojokerto dan Terminal Kertajaya.Nantinya,pengunjung maupun warga yang hendak masuk atau keluar meninggalkan kota diwajibkan menjalani rapid test."Kami telah menyiapkan ribuan rapid test bagi pengunjung yang datang maupun warga yang akan meninggalkan kota.Rapid masal ini akan kami fokuskan di beberapa titik yang menjadi akses utama keluar-masuknya pendatang.Jika nantinya dari hasil rapid diketahui reaktif,maka pengunjung ataupun warga diharuskan tinggal untuk menjalani serangkaian prosedur sesuai dengan SOP protokol kesehatan"jelas Ning Ita,sapaan akrab wali kota saat konferensi pers,Senin (26/10).Beberapa titik jalur masuk dan keluar yang diperketat pada libur panjang di antaranya adalah Jalan Surodinawan,Jalan Brawijaya,Jalan RA.Basuni,Jalan Tribuana Tungga Dewi,Jalan A Yani,Jalan Veteran,Jalan Gajah Mada,Jalan Empunala dan Jalan Pahlawan.Nantinya pada titik -titik tersebut akan terdapat pos rapid test masal yang dijaga ketat maupun secara mobile oleh Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.Ning Ita yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto menambahkan,rapid test masal dan pengetatan jalur tidak lepas dari Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri Nomor 440 / 5876 / SI tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020.Di mana,pada salah satu poin SE tersebut menyebut optimalisasi peran satgas dalam memonitoring pengawasan dan penegakan hukum."Ini (optimalisasi peran satgas) sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440 / 5184 / SJ tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah.Jadi,selain rapid test masal nantinya akan ada operasi yustisi juga bagi pelanggar yang tidak mengenakan masker.Baik pengendara motor dan mobil maupun pertokoan.Kita akan tindak tegas berupa sanksi (bayar denda)"tegas wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini.Ning Ita meminta kepada semua pihak agar bisa bersama-sama mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Bumi Majapahit.Terlebih dengan memperketat protokol kesehatan khususnya di titik-titik yang menjadi tempat wisata / hiburan.Selain itu,masih banyak warga yang ingin mudik ke kampung halaman,menjadi salah satu faktor munculnya klaster liburan dan juga klaster keluarga.Selain operasi yustisi dan pengetatan akses masuk-keluar selama libur panjang.Ning Ita juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Mojokerto yang akan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,agar selalu mentaati protokol kesehatan.Dengan tetap menjaga jarak,mengenakan masker,cuci tangan serta tidak melebihi kapasitas ruangan selama kegiatan berlangsung."Tetap diperbolehkan,asal protokol kesehatan wajib diterapkan"tegasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,27 Oktober 2020).
MELUKIS DI PINGGIR JALAN DI DEPAN TMP, INGIN WARGA KOTA MOJOKERTO LEBIH MENGAPRESIASI SENI.
MOJOKERTO KOTA-Beberapa lukisan berjejer sepanjang Taman Makam Pahlawan/TMP Gajah Mada,Kota Mojokerto,kemarin (25/10).Meski hanya bermodalkan cat warna,kanvas & tikar,Sahroni & rekannya sesama pelukis,Suyanto al Meri,menggelar pameran lukisan di pinggir jalan.Memilih Taman Makam Pahlawan/TMP sebagai lokasi pameran,selain letaknya strategis dilalui banyak orang,menurut Suyanto Al Meri juga ingin membuktikan cinta tanah air."Saya mau jadi warga yang baik.Makanya,milih ngelukis di depan taman makam pahlawan,kan cinta tanah air,"ungkapnya.Sembari menggoreskan kuas pada kanvasnya.Sementara itu,Rani,panggilan sehari-hari Syahroni,menuturkan,jika pameran lukisan di jalanan tersebut tak sekadar pajangan.Ia ingin warga Mojokerto bisa memiliki tingkat apresiasi yang lebih pada seni."Saya pengin warga jadi tahu nilai dari sebuah seni itu kayak apa.Biar warga juga akhirnya tahu bahwa Mojokerto juga ada senimannya,"ungkap Syahroni.Sebagai pencetus ide pameran lukisan dijalanan,Roni ,mengajak beberapa seniman bergabung ikut kegiatan melukisnya meskipun dipinggir jalan."Seni sendiri aslinya nggak melulu dipamerkan lewat galeri,& semacamnya itulah,Kalau di pinggir jalan gini kan orang bisa menikmati seni.Bahkan,tak hanya hasilnya saja,mereka itu tahu prosesnya seperti apa,"paparnya.Lewat kegiatan pameran lukisan dipinggir jalan,Roni juga mengajak warga bisa lebih berani dalam mengekspresikan karya seni mereka.Menurutnya,fungsi kegiatan yang ia lakukan bersama Yanto saban Minggu itu tak hanya untuk mengedukasi nilai seni kepada ,masyarakat Mojokerto.Namun juga untuk lebih menghargai proses bagaimana seniman melukis."Sehingga masyarakat jadi tahu kalau lukisan itu tak hanya sekadar corat-coret semata.Namun,juga ada nilai prosesnya yang terkadang dianggap remeh oleh banyak orang,"tandasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,26 Oktober 2020).
TORIQOH 122: BAHAYA PANJANG ANGAN-ANGAN.
Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang,KH Cholil Dahlan,mengingatkan bahaya panjang angan-angan.Sebagaimana dawuh Syekh Abdul Qodir Alijani."Almanmu atau panjang angan-angan adalah penyakit hati yang merusak molekul positif hati.Seperti diabetes yang merusak organ lahir"tuturnya kemarin.Almanmu adalah angan-angan tanpa melihat realitas tugas pokok dan fungsi manusia."Sehingga mengurangi rasa syukur dan hidup rasanya secara fisik kurang terus"urainya.Panjang angan-angan termasuk tipuan setan.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annisa 119-120.Aku (iblis) benar-benar akan menyesatkan manusia.Dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka.Siapa yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah,maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.Setan itu memberikan janji-janji kepada manusia dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka,padahal setan itu tidak memberi janji selain dari tipuan belaka.Kita akan memperoleh pahala berdasarkan amal bukan angan-angan.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annisa 123.Pahala itu bukanlah menurut angan-anganmu dan tidak pula menurut angan-angan ahli kitab.Angan-angan berbeda dengan niat.Angan-angan tidak disertai usaha sama sekali.Sedangkan niat dibarengi usaha.Orang yang berangan-angan nanti malam baca salawat seribu kali ketika malam tiba dia tidak membaca salawat sama sekali.Sebaliknya,orang yang niat ketika malam tiba dia akan mengambil tasbih.Lalu mulai membaca salawat.Baru baca salawat seratus kok ketiduran,maka oleh malaikat tetap dicatat baca salawat seratus."Orang pegang tasbih itu tandanya niat zikir.Diputar tasbihnya atau tidak tetap dapat pahala"tegasnya.Pelajar yang berangan-angan mengahafalkan Quran,dia tidak akan menghafal sama sekali.Sehingga sampai tua tidak pernah hafal.Sebaliknya pelajar niat menghafalkan Quran,tiap hari akan menambah hafalan,walaupun satu ayat.Ketika dia mati baru hafal satu juz,maka oleh malaikat tetap dicatat sudah hafal 30 juz.Imam Ghozali menyatakan,orang yang panjang angan-angan akan ditimpa empat hal:
1.Meninggalkan taat kepada Allah SWT dan bermalas-malasan.
2.Panjang Angan-angan membuat kita menunda-nunda tobat.Dia merasa masih muda,sehingga tobatnya nanti saja kalau sudah tua.Padahal ajal bisa menjemputnya kapan saja.
3.Panjang Angan-angan membuat kita materialistis.Belum menikah,ingin mengumpulkan harta agar cukup bersama keluarga.Sudah punya anak,ingin mengumpulkan harta agar cukup sampai ke cucu bahkan tujuh turunan.Sehingga dia akan terus sibuk mengumpulkan harta dan lupa akhirat.
4.Panjang Angan-angan menyebabkan hati keras.Sebab orang yang panjang angannya akan lupa mati,lupa kuburan.
Padahal Rasulullah Muhammad SAW menyatakan,demi Allah,setiap aku meletakkan telapak kaki,aku menyangka bahwa aku tidak dapat mengangkatnya lagi.Dan setiap kali aku menyuap sesuap aku menyangka bahwa aku tidak dapat menelan sesuap itu sampai aku tersusul oleh maut.
Inilah sebabnya di toriqoh,kita diajari agar setiap tarikan nafas dibarengi zikir kepada Allah.Agar setiap saat ajal menjemput,kita dalam keadaan zikir kepada Allah.(Dikutip Radar Jombang,26 Oktober 2020). . .
BINROHTAL 988: BESARNYA CINTA RASULULLAH.
Saat khutbah di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Jumat (23/10),pengasuh PP Nurul Quran Bendungrejo Jogoroto ustad M|uhdi Sunur,menjelaskan betapa besarnya cinta Rasulullah Muhammad SAW."Rasulullah mencintai kita melebihi cintanya orang tua pada anak.Bahkan melebihi cinta kita pada diri sendiri"tuturnya.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Attaubah 128.Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri,berat terasa oleh\nya penderitaanmu,sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu,amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.Ustad Surut cerita,setiap Kamis amal manusia dinaikkan kepada Allah SWT.Sebelum dinaikkan,amal itu ditunjjukkan lebih dulu kepada Nabi Muhammad SAW.Ketika Nabi melihat catatan itu penuh kebaikan,maka Rasul tersenyum bahagiia.Sebaliknya,jika catatan amal itu penuh keburukan,maka Rasul menangis sedih."Akankah kita termasuk yang membuat Rasul sedih?Semestinya kita berusaha membuat Rasul tersenyum"paparnya.Setiap ada manusia yang merasakan penderitaan.Rasul juga merasakannya.Makanya Rasul sangat ingin semua umatnya masuk surga.Kelak di akhirat,Rasul akan terus mencari umatnya yang mampir di neraka.Rasul tidak tenang di surga hingga seluruh umatnya masuk surga.Dua bulan sebelum wafat,rumah Rasul gelap karena tak punya minyak untuk menyalakan lampu.Rasul juga tak mempunyai persediaan makanan.Rasul merasakan pahitnya menjadi orang miskin.Semata-mata demi memotivasi,bahwa semakin apapun kita,Rasul pernah lebih miskin.Rasul pernah lebih miskin.Rasul pernah tidak makan tiga hari.Sehingga perutnya diganti batu.Hingga baru itu membekas di kulitnya.Ketika Nabi rukuk dan sujud,suara gesekan batu itu sampai terdengar.Ketika sakaratul maut,Nabi minta agar malaikat memimpikan seluruh sakitnya sakaratul maut yang akan dialami umatnya.Sehingga sakitnya sakaratul maut umat Nabi Muhammad sudah lebih ringan dibanding umat-umat terdahulu.Setaip salat,Rasulullah selalu mendoakan umatnya.Ya Allah ampunilah dosa umatku.Baik dosa yang telah dilakukan maupun yang belum dilakukan.(Dikutip Radar Jombang,25 Oktober 2020).
Selasa, 03 November 2020
CEGAH BANJIR,NING ITA CEK SALURAN AIR.
MOJOKERTO KOTA-Hujan lebat disertai angin beberapa hari terakhir yang mulai turun di Kota Mojokerto,membuat Wali Kota Ika Puspitasari bergerak cepat dengan meninjau sepanjang aliran sungai yang mengelilingi kota.Ada beberapa titik lokasi yang menjadi fokus dalam peninjauan kemarin pagi,salah satunya di area Miji.Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mojokerto,Mashudi,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Agung Moljono,wali kota gowes bersama menyusuri aliran sungai yang ada di sepanjang Jalan Brawijaya.Tak hanya di sepanjang Jalan Brawijaya,wali kota juga meninjau aliran sungai di kawasan Kelurahan Kedundung.Peninjauan saluran air oleh wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini,tidak lain untuk memastikan kondisi debit air sekaligus endapan sampah atau lumpur yang dibawa dari hulu sungai hingga masuk ke aliran sungai.Hasilnya banyak ditemukan endapan lumpur serta sampah-sampah di sungai yang menyebabkan kurang maksimalnya air mengalir."Pembersihan ini terus dilakukan secara berkala sebelum musim hujan sampai saat ini.Terlebih saat memasuki musim hujan,pembersihan lebih dimasifkan oleh DLH (Dinas Lingkungan Hidup) ini untuk mengantisipasi melubernya air ke jalan dan ke permukiman rumah warga"jelas Ning Ita,sapaan akrab wali kota.Selain pembersihan sungai secara berkala.Ning Ita juga meminta sinergritas seluruh masyarakat agar lebih bertanggung jawab serta peduli dengan lingkungan.Terlebih,tidak membuang sampah atau selokan yang dapat menimbulkan banjir.Selama ini,Pemerintah Kota Mojokerto tidak hanya memasifkan pembersihan sungai secara berkala.Melainkan juga memaksimalkan 32 rumah pompa untuk mengantisipasi banjir.Selain itu,perbaikan infrastruktur sebagai salah satu solusi pencegahan banjir terus dilakukan oleh pemerintah daerah.Seperti,perbaikan box culvet (gorong-gorong),pelebaran plengsengan dan perbaikan saluran air.Selain itu,ada normalisasi saluran,pembuatan ribuan biopori yang tersebar di masing-masing lingkungan rumah warga dan jalan.Tidak hanya terkait pembersihan sungai.Ning Ita juga menghimbau kepada seluruh warga berpotensi mengalami terjadinya hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan kecepatan angin kurang lebih 30 km / jam."Kami juga berpesan kepada warga agar lebih berhati-hati,karena masuk wilayah musim hujan ini sesuai update dari BMKG juga disertai angin kencang.Tadi,sewaktu saya berkeliling ada sebuah warung makanan yang atapnya roboh.Hal seperti ini,harus disampaikan kepada seluruh masyarakat agar waspada,terutama mereka yang memiliki bangunan semi permanen.Nanti akan kami sampaikan melalui media sosial dan media massa"terangnya.Pada kesempatan ini,selain meninjau dan turut membersihkan saluran air secara langsung.Ning Ita juga memberikan konsumsi kepada petugas kuning dari DLH dan PUPR.Pemberian ini tidak lepas dari bentuk perhatian orang nomor satu di jajaran Pemerintahan Kota Mojokerto kepada seluruh anak buahnya tanpa tebang pilih.(Dikutip Radar M|ojokerto,24 Oktober 2020).
PENERAPAN TRANSAKSI DIGITAL DI PASAR BENPAS DAPAT APREASIASI,RESMI DIBUKA LA NYALLA DAN NING ITA.
MOJOKERTO KOTA-Tiga tahun usai peristiwa kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan pasar,akhirnya pedagang kaki lima (PKL) kembali menempati kios di Pasar Benteng Pancasila (Benpas).Dengan konsep transaksi digital di era modern.Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari me-launcing pasar yang berlokasi di Jalan Benteng Pancasila,Kamis pagi (22/10).Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Supriyanto secara virtual.Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria.Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota,Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),Perbankan,serta seluruh PKL Benpas.Pasar Benteng Pancasila yang dibangun ulang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak Januari 2020 tersebut memiliki 242 kios di atas lahan seluas 3.400 meter persegi.Dari jumlah lapak itu,akan ditempati oleh 198 pedagang eks alun-alun,17 pedagang Tropodo dan 25 sisanya merupakan pedagang baru yang telah mendaftar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).Pasar ini,kata Ning Ita,sapaan akrab wali kota,merupakan pasar keempat yang ia bangun selama menjabat sebagai kepala daerah.Keempat pasar yang telah rampung pengerjaannya adalah Pasar Gunung Gedangan,Pasar Rakyat Prapanca,Pasar Prajurit Kulon dan Pasar Benteng Pancasila."Pembangunan pasar ini tidak lain sebagai roda perekonomian masyarakat di Kota Mojokerto.Di mana,dari keempat pasar yang telah dibangun Pasar Benteng Pancasila sedikit berbeda karena menerapkan model transaksi digital yang menggunakan aplikasi 'cashless Meeber'"jelas wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini kepada awak media.Melalui aplikasi ini,lanjut Ning Ita bentuk pembayaran non tunai dapat dihindari sekaligus sebagai bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran virus yang saat ini tengah menjadi pandemi di seluruh daerah.Selain itu,kemudahan dalam pembayaran non tunai selaras dengan program Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata kedepannya."Jadi melalui aplikasi ini,produk-produk unggulan dari para UKM/UMKM/IKM dapat dilihat secara langsung tanpa perlu mendatangi lokasi pedagang.Aplikasi ini pun,dapat diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia.Sehingga,secara tidak langsung dapat menumbuhkan sistem perekonomian masyarakat sekaligus mengenalkan produk lokal Kota Mojokerto ke berbagai daerah"jelasnya.Pada kesempatan ini,Ning Ita mengucapkan terima kasihnya kepada Kementerian PUPR,Kementerian Perdagangan dan seluruh lintas instansi serta lembaga yang turut andil dalam proses pembangunan Pasar Benteng Pancasila,sampai akhirnya dapat diresmikan dan dimanfaatkan oleh PKL.Ia pun juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para PKL yang selama ini telah bersabar dan ikhlas menempati tempat relokasi sementara di selatan Pasar Benteng Pancasila.Sementara itu,Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam memanaatkan teknologi digital.Karena hal tersebut selaras dengan lima arahan presiden terkait transformasi digital.Di mana,dalam APBN 2021 Pemerintah Pusat telah ,menganggarkan Rp.414 triliun untuk pembangunan infrastruktur digital.Dan sebesar Rp.30,5 triliun untuk perluasan jangkauan akses internet di seluruh Indonesia."Pasar merupakan tonggak perekonomian,tempat terjadinya transaksi,tempat berputarnya roda perekonomian & merupakan indikator hidupnya kota atau daerah.Dan,di masa new normal atau kebiasaan baru,kita dipaksa untuk menggunakan kecanggihan teknologi di berbagai sektor.Kami berterima kasih kepada Ibu Walikota Mojokerto,yang telah menjadi bagian dari penerapan transformasi digital untuk Pasar Benteng Pancasila,"katanya.Peresmian Pasar Benteng Pancasila ini,ditandai dengan penandatanganan prasasti & pemotongan pita oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dengan didampingi Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti,Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria,beserta jajaran.Tak hanya pemotongan pita secara simbolis,Ning Ita beserta tamu undangan lainnya juga menyempatkan meninjau kios pedagang..Pada kesempatan itu pula,Ning Ita menerima bantuan berupa kendaraan motor roda 3 dari Corporate Social Responbility/CSR Bank BRI,sebagai penunjang opreasional Mlijo Online Pasar Tanjung Anyar.Dimana nantinya,kendaraan tersebut akan dimanfaatkan sebagai alat transportasi untuk mengantarkan pesanan warga yang memanfaatkan layanan Mlijo Online dari Disperindag.(Dikutip Radar Mojokerto,23 Oktober 2020).
Binrohtal 987 : Keberkahan Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW
Saat ngaji usai salat Duhud di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Kamis (22/10),Pengasuh Pesantren Teb Ireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan keberkahan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW."Rasulullah Muhammad SAW itu manusia yang paling berkah.Merayakan Maulidnya juga akan membawa berkah,"tuturnya.Gus Fahmi lalu menyampaikan kisah yang terdapat dalam Kitab Targhibul Musytaqin.Abdullah bin Isa A Anshari memiliki tetangga wanita yang salehah.Wanita ini memiliki anak laki-laki saleh yang masih muda & keduanya hidup dalam kekurangan.Wanita salehah ini tidak mempunyai harta selain satu dinar hasil tenunnya.Tatkala wanita tersebut meninggal dunia,anaknya yang masih muda tersebut berkata kepada dirinya."Uang satu dinar ini adalah hasil kerja ibu ku.Demi Allah aku tidak akan membelanjakannya kecuali untuk perkara akhirat,"Suatu ketika,anak muda ini keluar rumah untuk suatu keperluan.Dia melewati satu perkumpulan orang yang sedang membaca Al Quran & mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabiul Awal seperti sekarang.Lalu dia ikut duduk & mendengarkan Maulid.Pada malam harinya,dia bermimpi seolah-oleh kiamat telah tiba & ada seorang penyeru berkata,"Di manakah si fulan anak si fulan,"disebutnya nama-nama orang yang ada dalam satu rombongan.Kemudian mereka digiring ke surga.dan dia ikut bersama mereka."Sesungguhnya Allah telah memberikan sebuah istana di dalam surga pada masing-masing kalian,"kata si penyeru tadi.Dan dia masuk ke dalam sebuah istana.Dia tidak pernah melihat istana yang lebih bagus & indah.Istana tersebut juga di penuhi bidadari & setiap pintunya dijaga oleh pelayan.Di dalam istana,dia melihat ada sebuah istana lain yang lebih bagus & indah dibanding istana yang dia masuki.Lalu dia pun hendak memasukinya.Namun tak kala terbesit di dalam hatinya untuk memasuki istana tersebut,berkatalah khadam kepadanya,"ini bukanlah untukmu.Sesungguhnya istana ini diperuntukkan bagi orang-orang yang mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW,"Keesokan harinya,dia menggunakan satu dinar peninggalan ibunya tersebut untuk mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW karena merasa sangat gembira dengan mimpinya itu.Dia pun mengumpulkan para fakir miskin untuk berzikir kepada Allah,membaca Al Quran & membaca Maulid Nabi Muhammad SAW.Dia juga menceritakan tentang mimpinya itu kepada mereka,dan mereka merasa gembira mendengar cerita tersebut.Dia bernazar untuk tidak akan pernah meninggalkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW selama hidupnya.Kemudian,dia tidur dan bermimpi bertemu dengan ibunya.Ibunya berada dalam keadaan yang sangat baik,berhias dengan segala perhiasan surga dan berwangian dengan minyak surga.Dia mencium tangan ibunya dan ibunya mengecup kepalanya lalu berucap."Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan,wahai anakku.Malaikat telah datang kepadaku membawa semua perhiasan ini".dia pun bertanya pada ibunya."Dari manakah ibu memperoleh kemuliaan ini?'.Ibunya menjawab,"Karena engkau telah mempergunakan satu dinar yang engkau telah mempergunakan satu dinar yang engkau warisi dariku untuk mengadakan maulid Nabi SAW,junjungan orang-orang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,dan inilah balasan bagi orang yang mengagungkan Nabi SAW dan mengadakan maulid atasnya".(Dikutip Radar Jombang,23 Oktober 2020).
Senin, 02 November 2020
Bangunan Baru Pasar Benteng Pancasila Mulai Ditempati,Siap Beroperasi,Gunakan Transaksi Digital
Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Walikota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan pengecekan Pasar Benteng Pancasila/Benpas menjelang peresmiannya hari ini.Kunjungan yang dilakukan Ning Ita kemarin untuk memastikan pasar yang pernah terbakar pada tahun 2017 lalu iu telah siap untuk ditempati para pedagang.Memakai face shield sebagai bagian dari protokol kesehatan,Ning Ita didampingi Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan/Disperindag Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengelilingi bangunan yang telah rampung tersebut.Ia juga masuk ke kios yang belum berpenghuni untuk melihat-lihat & membahas fasilitas yang ada.Ning Ita bahkan menyempatkan diri berbicara kepada salah satu pedagang kios yang dulunya adalah penghuni lama saat pasar terbakar.Ia juga menyapa pedagang-pedagang lain sebelum melakukan inspeksi.Pihaknya menerangkan bahwa ini merupakan pasar ke-4 yang dibangun setelah 2 tahun menjabat.Tujuannya tentu untuk memajukan ekonomi,terlebih setelah krisis pandemi.Selain itu,ia juga mengenalkan bentuk transaksi modern yang akan digunakan di Pasar Benteng Pancasila nanti."Kami juga telah menyiapkan aplikasi cashless meeber.Aplikasi ini sudah disiapkan sejak 3 bulan terakhir,jadi bukan sesuatu yang tiba-tiba,"ucapnya menambahkan jika model transaksi ini juga memutus rantai penyebaran virus korona.Di temui secara terpisah usai proses pengecekan,Ruby menerangkan cara kerja aplikasi tersebut."Para pedagang sudah kami bekali & diinstalkan aplikasi itu dimasing-masing handphone.Cuma sekarang,tergantung pembelinya,karena pembeli harus punya aplikasi itu juga.Kalau pembeli tidak punya aplikasi itu,tidak bisa,"ucapnya.Kepala Disperindag itu juga mengatakan bahwa meski belum semua pedagang dapat mengoperasikan meeber,pihaknya telah melakukan pelatihan."Nanti kami akan terus dampingi dalam penggunaan ke depan,"ujarnya.Ruby juga menjelaskan jika Ning Ita tidak memberi catatan apa-apa selain bahwa pasar sudah harus siap untuk peresmian.Hanya saja,ada beberapa hal kecil yang perlu diperbaiki seperti rooling door yang macet & penambahan lampu oleh para pedagang."Nanti kita coba mengklasifisikasikan kios.Karena masih ada pedagang makanan & minuman serta kain yang bersebelahan,jadi masih harus dipetak-petak,"tambahnya.Ketika ditanya apakah ada keluhan dari pedagang sekitar,Ruby mengatakan jika saat ini mereka telah merasa cukup dengan apa yang diberikan pemerintah."Sementara tidak ada.Karena pada dasarnya mereka sudah merasa sangat bersyukur dengan adanya bangunan ini,"katanya.Pasar di bawah naungan Dinas Perindustrian & Perdagangan ini memiliki total 242 kios yang dibangun dengan dana sebesar Rp.11,2 miliar.Kios-kios telah terisi oleh 198 eks pedagang\ Alun-alun,17 pedagang dari Tropodo & 25 pedagang yang telah mendaftar di Disperindag."Hari ini akan diumumkan siapa yang dipilih untuk menempati pasar karena yang terdaftar di kami ada lebih dari 30-an orang,"terangnya."Padahal yang tersedia hanya 25.Itu terserah Bu Wali milih yang mana.Kualifikasinya mereka yang sudah berjualan.Sudah ada jiwa-jiwa pedagangnya & bukan orang baru,"katanya.Terakhir,Ruby berharap agar sampai malam nanti,semua kios sudah langsung terisi."Sehingga persiapan peresmian besok,waktu ditinjau oleh bapak Ketua DPRD,Bu Gubernur ataupun Walikota kiosnya sudah buka semua.Waktu peninjauan nanti,biar sudah bisa bisa ada transksi jual beli.Bisa langsung berfungsi,"tutupnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,22 Oktober 2020).
BINROHTAL 966: BAHAGIA KARENA KUMPUL ULAMA.
Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Junnatul Fuadah,Polres Jombang,Rabu,KH Lukman Hakim Tambakberas menjelaskan tanda bahagia."Tanda bahagia yang kedua menurut Rasulullah Muhammad SAW yakni sering kumpul dengan para ulama"tuturnya.Ulama yakni orang yang memiliki ilmu sehingga takut kepada Allah.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Fatir 28.Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambaNya hanyalah ulama.Otomatis orang yang sering kumpul ulama,juga akan memiliki rasa takut kepada Allah SWT.Sehingga mudah bersabar & bersyukur.Hatinya pun senantiasa merasa bahagia.Sebaliknya,orang yang jauh dari ulama,tidak akan punya rasa takut kepada Allah.Alhasil,gampang menggerutu & kufur nikmat.Dalam kondisi apapun,dia akan resah,gelisah,susah & tidak bahagia."Ulama adalah pakar agama yang karena kepakarannya mereka semakin bertakwa kepada Allah,"tandasnya.Siapapun yang kumpul orang baik,niscaya akan menjadi baik.Contohnya adalah anjingnya Ashabul Kahfi yang bernama Qitmir.Di akhirat nanti khitmir termasuk 10 binatang yang masuk surga karena selalu mengikuti Ashabul Kahfi."Anjing yang mengikuti ulama saja bisa masuk surga,apalagi manusia,"tandasnya.Orang yang bodoh,tak bisa apa-apa,asal mau kumpul ulama,akan selamat dunia akhirat.Sebaliknya,orang yang pintar sekalipun,jika kumpul ahli maksiat,dia akan ketularan maksiat.Makanya Rasulullah Muhammad SAW bersabda;orang yang bergaul dengan penjual minyak wangi baunya ikut wangi.Sedangkan orang yang bergaulnya dengan pandai besi baunya akan ikut sangit & terkena percikan apinya.Dekat dengan pemarah,kita akan pemarah.Dekat dengan orang sombong,kita akan ketularan sombong.Suatu ketika,Nabi sedang duduk bersama Abu Bakar.Tiba-tiba ada orang datang mencaci Abu Bakar.Di caci pertama,Abu Bakar diam.Kedua pun masih diam.Di caci ketiga,Abu Bakar berdiri.Saat itu Rasul langsung pergi.Abu lalu bertanya,kenapa Rasul pergi?Nabi menjawab,saat Abu Bakar diam dicaci,dia dikerumuni malaikat.Tapi ketika Abu Bakar hendak marah,para malaikat pergi.Ganti setan yang mengerumuni.Makanya Nabi pergi.Mencari teman yang baik termasuk ulama merupakan perintah Allah.Sebagaimana ditegaskan dalam QS Anaubah 119.Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kepada Allah,& hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.Ibrahim Al Khawash Radiyallahu taa'llah anhu menyatakan,obat hati itu ada 5 :
1.Membaca Al Quran & maknanya
2.Mengosongkan perut dengan puasa
3.Menegakkan salat malam
4.Berzikir khusus d waktu sahur
5.Bergaul dengan orang-orang yang saleh.
(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,22 Oktober 2020).
WALI KOTA SIDAK MAL PELAYANAN PUBLIK.
MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari inspeksi mendadak (sidak) pengerjaan proyek 'layout'Mal Pelayanan Publik (MPP).Langkah itu untuk menindaklanjuti hasil survei oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Diah Natalisa pada November 2019 lalu terkait kelayakan GMSC."Kita prioritaskan hasil pengawasan kemarin karena hasilnya,desain layout GMSC ini tidak sesuai dengan protopite yang disyaratkan oleh Kemen PAN-RB"ujar Ning Ita.ketika ditemui di sela sidak yang dilakukan usai membuka Pelatihan Pembuatan Probiotik dan Pakan Unggas kemarin."Layout-nya harus menyatu antara pemberi layanan satu dengan yang lainnya.Tidak boleh ada penyekatan seperti yang terjadi sebelumnya.Semuanya menjadi satu"terangnya lebih lanjut sambil didampingi kepala Diskominaker dan kepala DPMPTS yang juga merupakan leading sector project.Nantinya Mal Pelayanan Publik ini akan diisi oleh sekitar 100 pelayanan publik,seperti OPD Dispendukcapil,Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja,Dinas Komunikasi dan Informatika yang nantinya akan menempati lantai tiga.Selain instansi pemerintahan pelayanan publik swasta juga akan ditempati di sana."Lantai 4 akan menjadi meeting room dan hall yang bisa digunakan oleh pemerintah Kota Mojokerto maupun bisa disewakan untuk masyarakat yang membutuhkan"urai Ning Ita.Dana yang digelontorkan pemerintahan Kota Mojokerto untuk pengerjaan renovasi ini adalah 1.336 milliar dari anggaran APBD.Pengerjaannya telah dilakukan sejak 19 Oktober dan targetnya selesai pada 7 Desember 2020.Perubahan layout ini sekaligus dibarengi sistem digital yang juga one-stop-service bagi seluruh jenis pelayanan yang ada,sehingga akan memudahkan warga."Konsep dari MPP ini adalah mengintegrasikan tidak hanya perizinan,tetapi juga non-perizinan"jelas Ning Ita.Jika sudah rampung dan tidak ada lagi yang harus diperbaiki,MPP sudah dapat di launcing tahun depan dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat."Dan tahun depan ketika ada visitasi,pengawasan dan evaluasi,semoga sudah tidak ada lagi catatan bagi kami dan MPP ini sudah 100 % sesuai dengan yang dipersyaratkan dan sudah pelayanannya sudah bisa dinikmati masyarakat"terangnya.(Dikutip Radar Mojokerto,21 Oktober 2020).