Senin, 22 April 2019

Ning Ita Serahkan Bantuan Gerobak Kemendag RI

MOJOKERTO KOTA-Walikota Mojokerto,Ika Puspitasari menyerahkan bantuan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk warga Kota Mojokerto.Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ning Ita  Mojokerto,Jawa Pos,17 April 2019.pada Selasa (16/4) di Gedung Raw Material Disperindag,kompleks lapangan Raden Wijaya Surodinawan,dengan didampingi Kepala Disperindag Kota Mojokerto,Ruby Hartoyo.Bantuan yang diserahkan berupa 100 buah tenda & 50 buah rombong beserta tabung gas elpiji 3 kg kepada para pedagang informal binaan Disperindag Kota Mojokerto.Dalam kesempatan ini Ning Ita menyampaikan rasa senangnya karena bisa bersilarurahmi & berdialog secara langsung dengan warga Kota Mojokerto.
Ning Ita menyampaian bahwa bantuan ini sebagai upaya Pemkot Mojokerto untuk memberdayakan ekonomi masyarakat."Upaya yang dilakukan untuk memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto.Kita akan terus berupaya & Insya Allah tahun ini pembangunan pasar Benpas,rencananya akan dibangun 3 lantai,& dapat menampung 250 pedagang,"jelas Ning Ita.Lebih lanjut,Ning Ita juga memotivasi para generasi muda yang diwakili oleh anggota Karang Taruna.Ning Ita mengajak para generasi muda Kota Mojokerto untuk bersama-sama membangun Kota Mojokerto dengan memberdayakan warganya."Saya apresiasi kepada Mbah Sutasminah,meskipun usianya sudah 89 tahun,tapi masih punya semangat yang tinggi untuk memberdayakan diri.Ini adalah contoh para pejuang tangguh yang harus dicontoh anak-anak muda,"ucap Ning Ita.Ning Ita menjelaskan,bahwa semua warga Kota Mojokerto dapat mengakses semua bantuan yang diberikan oleh Pemkot Mojokerto termasuk akses permodalan melalui BPRS Syariah,maupun fasilitasi & wadah bagi para pemuda untuk pengembangan inovasi & kreasi melalui Moka Space..Mbah Sutasminah usai mendapatkan bantuan mengucapkan rasa syukurnya kepada Ning Ita."Matur nuwun bantuannya,gerobak ini akan menambah semangat saya untuk berjualan.Semoga harapan Ibu Walikota untuk membangun Kota Mojokerto dapat terwujud, & semoga Ibu Walikota selalu diberikan kesehatan,"harap Mbah Sutasminah,warga Wates Gang Flamboyan,ini kepada Ning Ita.(DI kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,17 April 2019).

Sidak Jelang Pemilu,Ning Ita Pastikan Kota Mojokerto Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2019





MOJOKERTO KOTA-Untuk memastikan agar Pemilu Serentak pada 17 April 2019,hari ini,dapat berjalan dengan lancar,Walikota Mojokerto Ika Puspitasari bersama dengan Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria beserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto,Selasa sore (16/4) kembali meninjau beberapa Tempat Pemungutan Suara/TPS di wilayah Kota Mojokerto.Salah satu TPS yang dikunjungi antara lain TPS 45 Malabar,Kedundung Indah,TPS 5 Kuwung,Kelurahan Meri & TPS 19 Lingkungan Citra Surodinawan Estate/CSE Kelurahan Surodinawan.Dari hasil peninjauan yang telah dilakukan sejak kemarin,Ning Ita menjelaskan,bahwa secara umum Pemilu Serentak 2019 di Kota Mojokerto telah siap dilaksanakan."Dari sidak yang dilakukan secara umum,bisa dikatakan sudah siap.Semua sudah tercukupi.logistik sudah terpenuhi,SDM & pihak keamanan sudah siap siaga untuk melakukan pengamanan,"terang Ning Ita."Kita tinggal menunggu pelaksanaan pemilu besok (hari ini-red),17 April 2019.Saya yakin Pemilu di Kota Mojokerto akan sukses.Yang semua itu tidak lepas dari dukungan dari pihak TNI -Polri,"katanya.Ning Ita menambahkan bahwa pemerintah,TNI & Polri telah melakukan usaha semaksimal mungkin & yakin bahwa di Kota Mojokerto tidak akan ada "Serangan fajar".Lebih lanjut,Ning Ita menjelaskan,bahwa besok,tanggal 17 April (hari ini-red) pihaknya bersama jajaran Forkopimda akan meninjau pelaksanaan pemilu di TPS-TPS di Kota Mojokerto."Besok ( hari ini-red )

 setelah menyoblos di TPS masing-masing,saya,beserta jajaran Forkopimda akan meninjau secara langsung ke TPS,dengan naik motor,kemudian akan menyambut Gubernur Jawa Timur,Ibu Khofifah di Gedung Ramelan,"kata Ning Ita.Sebelum melakukan peninjauan ke TPS-TPS di Kota Mojokerto,pada Selasa pagi Ning Ita beserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan TPS Pemilu 2019 di lapangan Polresta Mojokerto.Dilanjutkan dengan pemusnahan kelebihan surat suara Pemilu 2019 di Gedung KPU Kota Mojokerto,Jalan Benteng Pancasila,bersama Ketua Bawaslu Kota Mojokerto serta Ketua & Komisioner KPU Kota Mojokerto.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,17 April 2019).

Minggu, 21 April 2019

TARIQAH 58:NYOBLOS ITU IBADAH.

Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso,KH Cholil Dahlan mengingatkan warga Ikatan Tariqah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (ITQON) agar menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 17 April hari ini."Nyoblos menggunakan hak pilih,itu termasuk ibadah"tuturnya kemarin.Ketua MUI Jombang ini menjelaskan,menggunakan hak pilih termasuk perintah Nabi Muhammad SAW.Agar kuat,Nabi memerintahkan untuk berjamaah,berorganisasi.Negara merupakan salah satu bentuk organisasi.Sehingga memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan termasuk menaati perintah nabi untuk berjamaah."Apalagi NKRI ini adalah warisan para kiai.Yang didirikan para kiai"tegasnya.Kiai Cholil menuturkan,dua capres sama-sama baik."Sama-sama muslim"ujarnya.Warga tariqah bisa memilih sesuai kemantapan hatinya."Siapapun yang menang,ada tanda kebesaran Allah bagi Bangsa Indonesia"urainya.Jika Jokowi menang,asma Allah yang diperlihatkan yakni rohma-rohim.Jika Prabowo menang,asma Allah yang diperlihatkan yakni alqohhar dan aljabbar."Semuanya harus bisa kita ambil hikmahnya untuk meningkatkan ketaatan.Serta rida dengan ketentuan Allah"urainya.Agar pemilu berkah,beliau berpesan agar menghadirkan Allah kala mencoblos."Minimal baca bismillah"jelasnya.Banyaknya hoax dan fitnah dalam proses pemilu kali ini harus diambil hikmah."Dalam semua urusan dunia,kita tidak boleh tergoda nafsu.Tapi harus bisa mengendalikan nafsu.menyebarkan hoax,menikmati fitnah,itu termasuk tergoda nafsu."bebernya.Nafsu bakal merusak keyakinan pada Allah.Membuat hati keras sehingga sulit menerima nasehat."Agar hati lunak,para ulama mengajarkan untuk salat malam minimal dua rakaat kemudian membaca yasin tiga kali pada malam Nisfu Syakban yang akan jatuh Jumat (19/4)"ungkapnya.Meneladani nabi yang menghabiskan seluruh waktunya pada malam Nisfu Syahban untuk sujud kepada Allah.Karena pada malam itu semua pintu langit dibuka dan amal ibadah selama setahun dinaikkan."Orang yang menghidupkan malam Nisfu Syakban,dosa-dosanya akan diampuni.Sehingga bisa memperoleh 'lailatul qodar'pada bulan Ramadan.Menghidupkan Nisfu Syakban ibarat belanja di mall.Kemudian lailatul qodar itu bonusnya"tuturnya.Orang yang tidak menghidupkan malam Nisfu Syakban akan sulit dapat lailatul qodar.Sebagaimana orang yang tidak belanja di mall,pasti tidak dapat bonus.(Dikutip Radar Jombang,17 April 2019).

Selasa, 16 April 2019

Kampung Inovasi Kota Mojokerto,5 Lingkungan Ikuti Lomba Berseri Jatim 2019

MOJOKERTO KOTA -Lima lingkungan  dari 2 Kecamatan di Kota Mojokerto maju untuk mengikuti Lomba Kampung Berseri 2019 tingkat Provinsi Jawa Timur / Jatim.Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kota Mojokerto telah melakukan berbagai kesiapan dalam menyambut proses penilaian yang telah berlangsung.Kampung-kampung yang telah disiapkan Pemkot adalah di Kelurahan Jagalan,Kecamatan Kranggan.Di kawasan ini dikenal dengan Inovasi Jahe Merah/Merejahe & Markisah/Markesoh.Di Kelurahan ini,di wakili oleh 3 lingkungan,masing-masing Lingkungan Kalimati RW.1& Lingkungan Jagalan RW 2 & RW.3.Sesuai dengan julukannya,seluruh area kampung telah disulap menjadi kawasan yang berseri & berwawasan lingkungan.Itu ditandai dengan adanya tanaman jahe merah yang ditanam di tiap depan rumah warga.Ciri khas itulah yang muncul predikat sebagai Kampung Merejahe."Ketiga kampung di Kelurahan Jagalan ini turun dalam katagori Madya,"terang Kepala DLH Kota Mojokerto,Ikromul Yasak..Dia mengatakan,kampung Mere Jahe sebenarnya telah digagas sejak tahun 2006.Dan saat ini,hampir sepanjang jalan kampung telah berjajar tanaman jahe merah.Menurut Yasak,keberadaan tanaman tersebut tidak tidak sekadar budidaya saja.Tetapi,salah satu jenis tanaman rimpang tersebut juga dimanfaatkan sebagai produk olahan."Baik berupa minuman hingga makanan yang diolah dari jahe merah,"tandasnya.Tak hanya itu,warga setempat juga turut berpartisipasi aktif terhadap kegiatan berwawasan lingkungan lainnya.Meliputi kerja bakti rutin maupun hingga kesadaran mengelola sampah di bank sampah.Oleh sebab itu,Kelurahan Jagalan mampu lolos katagori Pratama pada tahun lalu.Sedangkan 2019 ini kembali ditingkatkan untuk maju sebagai Kategori Madya.Yasak menambahkan,2 kampung lainnya juga maju untuk lomba Kampung Berseri adalah Lingkungan Wates RW.02 & Rw.03,Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari."Sebagai langkah awal di Lingkungan Wates maju untuk katagori Pratama,"tandasnya.Sejumlah inovasi telah dikembangkan oleh kampung-kampung tersebut.Antara lain,Lingkungan Wates yang memiliki ikon tanaman pepaya.Warga memanfaatkan buah pepaya untuk diolah menjadi onde-onde.Selain itu,keunggulan lainnya adalah menciptakan metode pengusir serangga secara alami yaitu pengembangan pengusir lalat dengan kulit jeruk,& juga pengembangan aroma terapi kemangi untuk pengusir nyamuk."Sehingga masyarakat tidak perlu memakai bahan kimia yang bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan maupun lingkungan,"bebernya.Tak berhenti disitu,minimnya lahan juga disiasati dengan mengembangkan tanaman buah & sayur hidroponik.


==================== Optimistis Raih Predikat ===================
Sementara itu,Pemkot Mojokerto optimistis kembali meraih predikat dalam ajang Kampung Berseri 2019 tingkat Provinsi Jatim.Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto telah menyambut kedatangan tim verivikasi yang telah urun lapangan melakukan penilaian.Proses tersebut telah diawali di Lingkungan/Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari,Rabu (10/4) lalu.Di mana dilingkungan tersebut terdapat 2 lingkungan yang maju mengikuti Lomba Kampung Berseri tahun ini.Kedatangan tim verivikasi disambut langsung Kepala DLH Kota Mojokerto Ikromul Yasak.Mereka memantau di setiap sudut kampung.Terdapat sejumlah indikator yang masuk dalam poin penilaian.Diantaranya adalah lingkungan pemukiman,kondisi jalan,saluran pembuangan,& tata kelola persampahan."Tentunya juga kebersihan lingkungan,"terang Yasak.Menurutnya,verivikasi lapangan ini merupakan rangkaian penilaian sebelum ditetapkan layak atau tidaknya untuk meraih predikat Kampung Berseri.Namun,pihaknya mengaku optimistis mampu meraihnya.Mengingat,dari 5 kandidat yang maju tahun ini,seluruhnya telah memiliki potensi & keunggulan masing-masing.Masyarakat setempat telah membuat sejumlah inovasi yang berwawasan lingkungan."Inovasi-inovasi itu yang menjadi bekal kita untuk meraih Kampung Berseri,"tandasnya.Tidak hanya itu,kesadaran warga untuk mengelola sampah juga sangat baik.Keberadaan bank sampah & bayar pajak pakai sampah juga dirasa sangat berperan untuk pengurangan volume sampah."Oleh karena itu,kita optimistis bisa meraih Kampung Berseri tahun ini,"paparnya.Yasak mengimbau warga untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan & pemeliharaan lingkungan.Sehingga mampu tercipta lingkungan yang asri & sehat.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,16 April 2019). .

NING ITA DAN FORKOPIMDA SIDAK KESIAPAN JELANG PEMILU.

MOJOKERTO-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (15/4) sore meninjau secara langsung persiapan pelaksanaan Pemilu serentak hari Rabu (17/4) besok.Beberapa kelurahan yang ditinjau oleh Ning Ita itu adalah Kelurahan Wates,TPS di lingkungan Sentanan,dan kelurahan Kauman.Ning Ita didampingi jajaran Forkopimda Mojokerto di antaranya Wawali Achmad Rizal Zakaria,Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto,Ketua Pengadilan Negeri,Komandan Kodim,Sekdakot Mojokerto,Kepala Bakesbangpol,Camat serta Lurah.Dari hasil peninjauan di masing-masing wilayah tersebut,sebagian besar undangan pemilihan (formulir C6) sudah terdistribusikan kepada masing-masing calon pemilih.Sebagaimana yang ditemukan di Kelurahan Wates dari 14 ribu undangan telah tersebar sebanyak 85 persen,sedangkan 15 persen undangan akan diserahkan kepada calon pemilih pada Selasa (16/4).Pihak KPPS menjelaskan bahwa ada beberapa hambatan sehingga sampai pada sore ini masih ada surat undangan yang belum terdistribusi.Di antaranya adalah ketika petugas berkunjung tidak ada penerima / keluarga calon pemilih di rumah.Karena syarat penyerahan undangan adalah diberikan secara langsung kepada calon pemilih atau keluarganya.Lebih lanjut Ning Ita memeriksa jumlah calon pemilih yang akan melakukan pemilihan di rumah masing-masing atau tidak dapat datang ke TPS.Terkait hal ini petugas KPPS menjelaskan bahwa pemilih akan dikunjungi oleh petugas ke rumah masing-masing mulai jam 12 siang.Tak luput dari perhatian Ning Ita,di antaranya adalah yang pindah memilih baik yang pindah ke Kota Mojokerto maupun yang keluar Kota Mojokerto.Terkait persiapan pemilu serentak 17 April 2019,Ning Ita mengimbau pada seluruh kelurahan untuk memasang banner atau sejenisnya yang berisi tentang imbuan untuk memilih.Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah partisipan dalam pemilu.Ning Ita bersama Cak Rizal dan jajaran Forkopimda Kota Mojokerto akan melakukan peninjauan secara langsung ke semua kelurahan di Kota Mojokerto untuk mengecek kesiapan dan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Kota Mojokerto sampai pada hari H pemilihan umum pada Rabu (17/4) besok.(Dikutip Radar Mojokerto,16 April 2019).

TINGKATKAN ANGKA PARTISIPASI PEMILU,NING ITA TINJAU PEREKAMAN E-KTP DI RUMAH WARGA.

MOJOKERTO KOTA-Menjelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak 17 April besok,Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mojokerto menggiatkan perekaman KTP eletronik (e-KTP) bagi warga Kota Mojokerto termasuk warga yang sakit dan penyandang disabilitas.Pada Senin (15/4) pagi usai apel gabungan di Kantor Pemkot Mojokerto,Wali Kota Ika Puspitasari meninjau secara langsung dengan 'jemput bola' yang dilakukan Dispendukcapil Kota Mojokerto.Dalam kesempatan ini,salah satu warga yang dikunjungi Ning Ita adalah Khasna,Warga Purwotengah Gang 2 ini merupakan penyandang disabilitas mental.Ning Ita menjelaskan,bahwa apa yang telah dilakukan Dispendukcapil Kota Mojokerto merupakan bentuk menjalankan undang-undang.Di mana warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun,termasuk penyandang disabilitas dilakukan perekaman e-KTP.Agar tanggal 17 nanti bisa menggunakan hak pilihnya."Ada 24 penyandang disabilitas mental yang berhasil dilakukan perekaman e-KTP supaya tanggal 17 (April) bisa menggunakan hak pilihnya,dengan syarat tertentu.Ada 10 orang sakit yang tidak bisa dihadirkan ke tempat perekaman,dan kita juga melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung ke rumahnya"kata Ning Ita."Sebagaimana disampaikan beberapa waktu yang lalu,terdapat sekitar 6 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.Sudah dilakukan jemput bola selama 22 hari,datang ke kelurahan dan hasilnya sudah sesuai dengan harapan.Ada sekitar 700 warga yang masuk,dan 40 warga yang meninggal dunia,tetapi belum dilaporkan"jelas Ning Ita.Ning Ita menambahkan bahwa mulai hari ini (kemarin) sampai menjelang pemilu,Ning Ita bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto akan terus mengimbau warga agar menggunakan hak pilihnya.Hal Ini dilakukan untuk menekan angka golput seminimal mungkin,dan angka partisipasi pemilu tahun ini jauh lebih besar dari pemilu sebelumnya.(Dikutip Radar Mojokerto,16 April 2019).

BINROHTAL 626:NGERTI AGAMA BIKIN BAHAGIA.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (15/4),KH Khairil Anam Denanyar,menjelaskan kunci bahagia."Kunci bahagia di dunia dan akhirat adalah mengerti ilmu agama"ucapnya mengutip sebuah hadist.Nabi Muhammad SAW bersabda,orang yang dikehendaki Allah jadi orang baik dan bahagia akan dipahamkan ilmu agama.Hal itu menurutnya berlaku pada bidang apa saja.Tidak sebatas ulama.
-Polisi yang ngerti agama akan bahagia.
-Pengusaha yang ngerti agama akan bahagia.
-Pejabat yang ngerti agama akan bahagia.
-Guru,petani dan dokter yang ngerti agama akan bahagia.tegasnya.
Sebab orang yang ngerti agama akan dijaga Allah.Tidak akan melanggar larangan Allah.Maksiat,melanggar larangan Allah,tidak melaksanakan perintah Allah,membuat kita berdosa sehingga tidak bahagia."Makanya kita semua wajib belajar ilmu agama sejak dalam kandungan hingga kelak masuk liang lahat alias meninggal dunia"bebernya.Tanda mengerti agama menurutnya sangat sederhana."Yakni mengamalkan apa yang diketahui."Sebab orang yang mengerti namun tidak dilaksanakan,sama seperti tidak mengerti"ucapnya mengutip QS Azzumar 9.
-Mengerti bahwa salat lima waktu dilakoni.
-Mengerti puasa Ramadan wajib dijalankan.
-Mengerti kita wajib menzakati harta yang dimiliki,dilaksanakan.
Tidak semua orang yang ngerti mau melaksanakan.Seperti Iblis."Iblis ini dulu ahli Ibadah.Namanya Azazil.Bosnya malaikat,40 ribu tahun beribadah tidak pernah maksiat.Tapi karena tidak mau melaksanakan perintah Allah untuk sujud pada Adam,akhirnya jadi iblis.Agar tidak jadi seperti iblis,maka semua perintah Allah harus dilaksanakan.Semua ilmu yang kita miliki harus dijalankan"pesannya.(Dikutip Radar Jombang,16 April 2019).

Senin, 15 April 2019

BINROHTAL 625:TOLAK UKUR MUKMIN.

Saat ngaji usai salat Duha di masjid Polres Jombang,Kamis (11/4),ustadz Achmad Roziqi menjelaskan tolak ukur mukmin."Orang mukmin itu meyakini kebenaran Allah dengan hati.Mengucapkan syahadat dengan lisan.Serta perbuatannya mencerminkan keimanan"jelasnya.Nah,tingkah laku yang mencerminkan keimanan setidaknya bisa dilihat dalam emapat (4) hal.
1.Bila Diuji Sabar.Sebagaimana diperintahkan Allah dalam QS Ali Imron 200.Disitu sampai dua kali kita diperintahkan sabar.Orang hanya bisa sabar jika hatinya ingat Allah.Serta lisannya mengucapkan 'innalillahi wa inna ilahi rojiun.Orang yang imannya kurang sempurna,jika diuji pasti tidak bisa sabar.
2.Indikator keimanan yakni bila diberi nikmat bersyukur.Dibuktikan dengan perilaku sesuai dengan aturan agama.Sebagaimana diperintahkan Allah dalam QS Ibrahim 7.Mesyukuri nikmat itu sulit.Jika hati lupa bahwa yang memberi nikmat adalah Allah.Makanya orang yang imannya kurang sempurna,akan sulit bersyukur.
3.Indikator orang beriman yang ketiga,bila berbicara benar alias 'jujur'.Jujur itu menuju sukses.Serta pada akhirnya nanti ke surga.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Al Ahzab 70-71.Orang yang berbicara benar,tingkah lakunya akan dibimbing Allah sehingga menjadi benar.Orang yang berkata benar,dosa-dosanya juga diampuni Allah sehingga selamat dunia akhirat.Orang yang hatinya tidak ingat Allah akan sulit jujur.
4.Indikator orang beriman yang keempat,bila diberi wewenang untuk menghakimi berlaku adil.Adil itu bisa mendekatkan pada ketakwaan.Sebagaimana diperintahkan dalam QS Annahl 90.Jika kita adil di dunia,di akhirat pun kita akan diberi keadilan oleh Allah.Langsung dimasukkan surga.Sebaliknya jika di dunia kita tidak adil,orang yang kita curangi kelak di akhirat akan mengadu kepada Allah.Sehingga membuat kita terseret ke neraka .Orang yang hatinya tidak ingat Allah akan sulit berlaku adil.(Dikutip Radar Jombang,15 April 2019).

Jumat, 12 April 2019

Walikota Sampaikan Summary LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2018

Mojokerto Kota- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD Kota Mojokerto Kamis siang (11/4) menggelar rapat paripurna di ruang rapat gedung DPRD Kota Mojokerto,Jalan Gajahmada Nomor 145.Agenda sidang paripurna adalah penyampaian Sumaary laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Mojokerto Akhir Thaun Anggaran 2018.Mengawali pemaparannya,Walikota Mojokerto Ika Puspitasari,menyampaikan,bahwa pemaparan LKPJ kepada DPRD dilakukan paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir,selanjutnya dibahas oleh DPRD untuk mendapatkan rekomendasi perbaikan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah.Untuk mengetahui capaian kinerja pembagunan daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundangan,laporan keterangan pertanggungjawaban ini menggunakan evaluasi kinerja kebijakan pembangunan Kota Mojokerto.Yang dilakukan melalui pendekatan pengukuran indikator terhadap pencapaian visi-misi,& prioritas pembangunan Kota Mojokerto.berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah/RPJMD Kota Mojokerto tahun 2014-2019 visi Kota Mojokerto adalah untuk terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city yang maju,sehat,cerdas,sejahtera & bermoral.dan menetapkan misi Kota Mojokerto,yaitu :
1.Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
2.Menyediakan produk,jasa & layanan yang maju & Berdaya saing tinggi
3.Menyediakan infrastruktur & sarana prasarana yang baik & memadai
4.Menciptakan lingkungan yang aman,nyaman & tenteram.
Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan bahwa mengacu pada RPJMD tahun 2014-2019,tema pembangunan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kota Mojokerto tahun 2018 adalah mewujudkan investasi & kemandirian ekonomi daerah yang berfokus pada pembangunan investasi."Arah menuju visi-misi,& prioritas pembangunan tersebut paling tidak dapat dideteksi melalui beberapa indikator.Antara lain PDRB perkapita,indeks harga konsumen / inflasi,indeks daya beli,indeks pembangunan manusia,pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan & indeks gini,"kata Ning Ita.Dalam kesempatan ini,Ning Ita juga memaparkan tentang pengelolaan keuangan daerah di Kota Mojokerto pada tahun 218 serta pencapaian pembanguan dibidang kesehatan,bidang perhubugan,bidang penyelenggaraan pemerintahan,& inovasi daerah.Berdasarkan analisis & indikator kinerja pembangunan kota yang dipaparkan sebelumnya,dapat dipastikan ada kemajuan pembangunan Kota yang dicapai pada tahun 2018,termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat secara memadai."Namun demikian,tidak dapat dipungkiri,dengan keterbatasan sumber daya pembangunan Kota yang dimiliki,belum seluruh harapan,tuntutan & kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara optimal,"kata Ning Ita.Kota Mojokerto juga telah mendapatkan sederet prestasi tingkat Nasional antara lain :- Penghargaan Pakarti Utama II Tingkat Nasional Tahun 217
- Penghargaan Universal Health Coverage Award dari Menteri Dalam Negeri RI Tahun 2018
- Penghargaan Kota Layak Anak Katagori Pratama 2 tahun berturut-turut dari Menteri Pemberdayaan Perempuan & perlindungan Anak RI
- Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK berturut-turut sejak tahun 2014,2015,2016 & 2017
- Penghargaan Adipura yang diraih 3 kali berturut-turut pada tahun 2016,2017, & tahun 2018.
Ning Ita berharap Pemerintah Kota dengan segenap komponen pembangunan kota harus terus bekerjasama dan sama-sama bekerja,untuk mewujudkan harapan-harapan dan kebutuhan yang lebih besar tersebut pada masa yang akan datang.Mengakhiri pemaparannya Ning Ita atas nama Pemerintah Kota Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,Ketua dan para Wakil Ketua,para Ketua Fraksi dan Komisi serta seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto,seluruh anggota Forum Mojokerto Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto.Serta seluruh elemen masyarakat dari kalangan perguruan tinggi,akademis,intelektual,profesional,pemuka agama,tokoh-tokoh masyarakat,ormas,orsopol,insan pers di Kota Mojokerto atas dukungan dan partispasinya dalam pembangunan dalam pembangunan Kota Mojokerto.Turut Hadir dalam rapat paripurna DPRD Kota Mojokerto penyampaian LKJP adalah jajaran Forkopimda Kota Mojokerto,Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria,Sekda Kota Mojokerto Harlistyati,Asisten Sekda Kota Mojokerto serta segenap kepala OPD,Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.(Dikutip Radar Mojokerto,12 April 2019).

Ning Ita Sidak Kesiapan Pemilu,Imbau Warga Gunakan Hak Pilih Dan Menjaga Ketenteraman.

Mojokerto Kota-Menjelang berlangsung pesta demokrasi 2019 yang berlangsung pekan depan,Walikota Mojokerto Ika Puspitasari,Wakil Walikota Mojokerto,Achmad Rizal Zakaria & Sekdakot Harlistyati beserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto meninjau secara langsung persiapan pemilu di kantor KPU Kota Mojokerto.Dari hasil peninjauan,tidak ditemukan permasalahan yang signifikan terkait pelaksanaan Pemilu 17 April mendatang.Termasuk semua surat suara sudah siap sesuai jumlah dalam daftar calon pemilih yang ada di KPU.Untuk itu,Ning Ita mengimbau agar warga Kota Mojokerto untuk menggunakan hak pilihnya."Jangan Golput,Wajib hadir pada 17 April di TPS masing-masing sesuai surat undangan"harap Ning Ita.Jauh hari sebelum pelaksanaan Pemilu serentak,Ning Ita telah mengintruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mojokerto untuk menvalidasi data penduduk Kota Mojokerto.Dari validasi yang telah dilakukan Dispendukcapil ditemukan lebih dari 5000 warga Kota Mojokerto yang belum melakukan perekaman e-KTP."Saya sudah mengintruksikan Dispekdukcapil untuk segera meng-clear-kan warga yang belum perekaman E-KTP,sampai batas akhir ada lebih dari 5000 orang yang belum rekam KTP dan ternyata tidak ada orangnya,seperti pemilik KTP ganda"jelas Ning Ita.Ning Ita berharap Pemilu tahun ini berjalan dengan lancar."Saya berharap pesta demokrasi berjalan lancar dan damai .Berbeda pilihan itu adalah hak asasi,kita bebas memilih siapa saja sesuai dengan hati nurani kita.Tetapi menjaga kedamaian dan ketentraman dalam pesta demokrasi adalah kewajiban bagi warga negara"pesan Ning Ita.Terkait kerawanan yang akan terjadi pada Pemilu mendatang,Kapolres Kota Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono menjelaskan bahwa di wilayahnya ada 6 TPS yang dianggap rawan,3 TPS di wilayah kota dan 3 TPS di wilayah kabupaten."Kulifikasi rawan berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (JKP) berdasarkan analisa kepolisian,Bawaslu juga punya JKP sendiri"jelas Sigit.Lebih lanjut Sigit menjelaskan bentuk kerawanan yang mungkin terjadi,yaitu meliputi potensi konflik dan money politik."Tingkat kerawanan dibagi menjadi 3 klasifikasi yaitu agak rawan,rawan dan sangat rawan.Pola pengamanan TPS agak rawan 1 polisi mengawasi 1-6 TPS dibantu 2 anggota Linmas sebanyak 2 kali lipatnya jumlah TPS"kata Sigit.Sigit menjelaskan bahwa untuk TPS yang rawan 1,anggota Polri ditambah 2 sampai 3 anggota Linmas.Sedangkan untuk daerah yang sangat rawan,1 TPS dijaga oleh 1 anggota Polri ditambah 2 Linmas atau anggota Polri mengamankan 1 TPS seperti yang kita laksanakan di 3 TPS di dalam Lapas.Mengakhiri penjelasannya,Sigit menyampaikan bahwa kerawanan itu potensi konflik,bukan berarti dibiarkan saat ini tetapi Polri mengupayakan situasi konduktif baik TPS yang ada di tempat umum maupun di dalam Lapas.(Dikutip Radar Mojokerto,12 April 2019).

BINROHTAL 624:AJAL TERUS MENGINTAI.

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Kamis (11/4) pengasuh Pesantren Tebu Ireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik,menjelaskan QS Al Araf 34."Tidak ada seorangpun yang tahu akan akhir kehidupannya.Apa hidupnya akan berakhir dengan khusnul khotimah atau suul khotimah.Janganlah punya keinginan untuk melakukan satu kemaksiatan.Sebab bisa jadi maut menjemput seseorang ketika sedang melakukan maksiat,"tuturnya.Orang yang hidupnya selalu dalam ketaatan,bisa jadi akhir hidupnya lalai.Sebaliknya,orang yang selama hidup bergelimang maksiat,akhir hidupnya bisa jadi diberikan Allah SWT hidayah.Dikisahkan,ada 2 kakak beradik yang keduanya mempunyai latar belakang kehidupan berbeda.Sang kakak sangat taat beribadah,melakukan kebaikan,tanpa ada satupun dosa yang pernah ia lakukan.Ia juga dijuluki ahli masjid karena salat jamaahnya tidak pernah tertinggal walau hanya satu waktu saja.Sedangkan sang adik melewati hari-hari ditempat bisnisnya.Dia banyak sekali melakukan maksiat kepada Allah SWT.Bahkan sang adik mempunyai rumah bordir yang sangat maju,semuanya lengkap.Suatu ketika iblis datang kepada sang kakak & mempengaruhi keimanannya.Iblis mengatakan kepada sang kakak Kamu ini ibadahnya sudah banyak bahkan berlebih.Kamu tidak punya pengalaman bermaksiat.Bagaimana kamu bisa merasakan indahnya bertaubat.Sang kakak terbujuk rayuan tersebut.Hingga akhirnya dia mendatangi rumah bordir sang adik.Oleh para pelacur di rumah bordir,ia langsung dilayani.Karena tahu dia adalah kakak si pemilik.Sebaliknya.Allah SWT memberikan hidayah kepada sang adik.Sehingga dia sadar.Dosanya sudah banyak.mau sampai kapan maksiat terus.Apa tidak malu kepada sang kakak.Si adik lantas mendatangi masjid sang kakak.Melihat masjid dia langsung bertaubat.Dia salat satu rekaat penuh penyesalan.Pada rekaat kedua saat sedang sujud,Allah SWT menurunkan gempa.Masjid roboh,rumah bordir ambruk.Sang kakak mati dalam kondisi maksiat,Si adik mati dalam keadaan sujud di masjid.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,12 April 2019).

Label : KEGIATAN