MOJOKERTO KOTA-Proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari dipastikan selesai tahun ini.Namun,kolam renang legendaris di Kota Mojokerto ini belum bisa dibuka untuk wisatawan.Pasalnya,sarana pendukung akan dirampungkan dengan mengucurkan anggaran Rp 9,9 miliar di tahun depan.Kabid Penataan Ruang Bangunan dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Mojokerto Yustian Suhandinata menjelaskan,sesuai kontrak,proyek revitalisasi Pemandian Sekarsari selesai Selasa (8/12)."Kolam sudah bisa diisi air,cuma harus kita filter karena belum bisa jernih"ujarnya.Namun,uji coba tersebut sebatas diisi air tangki dari mata air pegunungan.Yustian mengatakan ke depan,kolam renang di Pemandian Sekarsari akan disuplai dari sumber air di sekitar lokasi wisata.Setidaknya terdapat tiga sumber mata air yang bisa dijadikan sebagai penyuplai air kolam renang.Masing-masing adalah air dari sumur artesis yang berada di area Pemandian Sekarsari."Cuma debitnya tidak kontinyu.Jadi kadang ada kadang tidak"bebernya.Pada tahun ini,sentuhan fisik berupa pembangunan dua jenis kolam renang.Masing-masing adalah kolam dewasa dengan ukuran 12,5 x 25 meter.Kolam yang berada di sisi timur area Pemandian Sekarsari itu memiliki kedalaman 1,5 meter.Sementara itu,pada bagian barat juga terdapat tiga kolam renang yang diperuntukkan bagi anak-anak.Terdiri dari kedalaman 80 sentimeter,dan 20 sentimeter.Meski kolam sudah bisa difungsikan tetapi sarana pendukung masih akan dilengkapi di tahun depan."Anggaran untuk bangunan penunjang Pemandian Sekarsari Rp 9,9 miliar tahun depan"terang Yustian.Alokasi anggaran tersebut di antaranya untuk melengkapi wahana pemandian air dan miniatur perahu Majapahit.Selain itu juga untuk pembangunan 'foodcourt,landspace'serta bangunan pendukung lainnya."Kalau secara rinciannya belum.Sekarang kita sedang hitung ulang lagi mana yang harus kita kerjakan tahun depan"pungkasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,9 Desember 2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar