Kota,Jawa Pos Radar Mojokerto-Pendidikan Anak Usia Dini/PAUD kini tidak lagi menjadi alternatif.Pemerintah Kota Mojokerto telah diberikan amanat untuk menjadikannya sebagai pendidikan dasar wajib.Guna menunjang pembelajaran tersebut.Pemkot Mojokerto menggelontorkan anggaran Rp.260 juta untuk bantuan operasional pendidikan/BOP bagi 106 lembaga sekolah nonformal."Selain PAUD,sekolah non formal seperti Madin juga berpengaruh terhadap pendidikan anak."Jadi,selain mengenyam pendidikan formal,pendidikan non formal juga memiliki peranan penting.Salah satunya untuk pengembangan karakter anak.Karena mereka merupakan penerus bangsa,"terang Amin.Dana BOP Kota Mojokerto.Dari dana tersebut,tak hanya sekolah,masing-masing anak juga akan mendapat bantuan Rp.600 ribu.Pemanfaatan dana tersebut digunakan untuk kelengkapan sarana prasarana kegiatan pembelajaran & difungsikan sebagai gaji dari para tenaga pendidik.Sebab,program kerja mereka terdiri dari 1 bulan maka diadakan pencairan dana menjadi 2 tahap."Biar mereka ndak kesulitan lagi cari bantuan untuk anggaran pembelajaran,"ungkap Amin.Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menambahkan,bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Mojokerto.Terlebih,adanya peraturan baru yang mana menyebutkan bahwa pendidikan dasar tak lagi dari SD,namun dari PAUD.Sehingga dia berharap para tenaga pendidik bisa membantu pemerintah untuk menciptakan generasi unggul sebagai penerus bangsa."Tak hanya PAUD,Madarasah Diniyah juga memiliki peran besar karena membentuk karakter anak.Meski mereka merupakan lembaga non formal,tapi mereka juga ikut andil dalam penentu dari kualitas sumber daya manusia/SDM ke depan,"tandas Ning Ita,begitu Walikota akrab di sapa.(DI kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,11 Desember 2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar