Minggu, 29 November 2020

MAMPU MEMPERTAHANKAN TREN POSITIF PERTUMBUHAN EKONOMI DI MASA PANDEMI,NING ITA LIRIK PDRB DI PROVINSI PAPUA BARAT.

 MOJOKERTO KOTA-Dalam upaya meningkatkan manajemen produk domestik regional bruto (PDRB) serta pengeloaan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan,Pemkot Mojokerto melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat,Provinsi Papua Barat,kunjungan kerja yang dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria ini diharapkan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat ditengah kondisi pandemi Covid-19.Wabah Corona yang saat ini menjadi pandemi global usai diumumkan oleh World Health Organization/WHO menjadi topik utama penjuru dunia.Tidak terkecuali di Indonesia yang diketahui mulai menyebar sejak awal Maret 2020.Seiring berjalannya waktu,angka kasus positi Covid-19 terus mengalami lonjakan setiap harinya.Pemerintah Indonesia berupaya menyiapkan beragam langkah & mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.Pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan berupa menerapkan sarana kesehatan rumah sakit rujukan,menerbitkan Surat Keputusan Presiden/Perpres tetang Kedaruratan Kesehatan Masyarakat termasuk didalamnya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB,refocusing & alokasi anggaran untuk penanggulangan baik dibidang kesehatan,perlindungan sosial & untuk mitigasi ekonomi.Pandemi Covid-19 telah memukul banyak sektor usaha pada roda perekonomian.Pertumbuhan ekonomi  saat pandemi,pastinya didukung kebijakan pencegahan & penanggulangan dampak Covid-19 yang tepat & strategis oleh Pemda.Salah satu kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat adalah menjamin ketersediaan pangan melalui program diversifikasi produk & konsumsi terutama bahan baku sagu & ubi sebagai bahan pangan utama."Kami,Pemkot Mojokerto ingin melakukan studi banding ke Kota & Kabupaten di Papua Barat yang cukup menarik dalam meningkatkan perekonomiannya.Ada Kota Sorong & Kabupaten Raja Ampat,yang akan kami datangi untuk mendapatkan informasi terkait penaggulangan pendemi Covid-19 & pemulihan ekonomi pada sektor peningkatan ketahanan pangan,pemulihan,& start up industri kecil & menengah sekaligus pemulihan pariwisata,"jelas Ning Ita,sapaan akrab Walikota.Kunjungan yang dilakukan oleh Walikota tersebut diharapkan dapat melihat lebih dekat kondisi penanganan pada sektor kesehatan,perdagangan,investasi,& perijinan,industri kecil & menengah serta lingkungan hidup pariwisata yang menjadi unggulan dari Pemkot Sorong & Raja Ampat.Sehingga,dapat memperkaya informasi sekaligus dibandingkan dengan provinsi lainnya selama masa pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah."Pemda melalui tim pencegahan tersebut berupaya mengembalikan rasa aman kepada masyarakat untuk kembali beraktivitas di luar sebagai sarana pergerakan ekonomi,baik dibidang perdagangan maupun pariwisata.Saat ini sektor pariwisata di wilayah Kota Sorong & Kabupaten Raja Ampat diyakini sebagai salah satu sumber potensial yang dapat dioptimalkan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat karena banyak spot-spot atau lokus yang bisa dikunjungi oleh wisatawan,baik lokal,domestik maupun mancanegara,"tandasnya.Seperti yang diketahui,Provinsi Papua & Provinsi Papua Barat memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus dibandingkan dengan provinsi lainnya selama Pandemi Covid-19 berlangsung.Tercatat,pertumbuhan ekonomi di provinsi Papua sebesar 4,52% sedangkan untuk provinsi Papua Barat tercatat 0,53%.Sedangkan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga,jatuh pada wilayah Sulawesi Tengah.Namun,pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah berada dalam angka minus 0,06%.Sementara itu,3 daerah yang mengalami konstraksi pertumbuhan ekonomi selama pandemi Covid-19 adalah Bali,Jakarta & Daerah Istimewa Jogjakarta/DIY.Bali berada di peringkat pertama dengan angka minus 10,98%.Angka tersebut muncul karena hancurnya pariwisata Bali akibat pandemi.Disusul,berturut-turut DKI Jakarta dengan angka minus 6,74%.Untuk itu,Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,pada rapat terbatas secara daring dengan para gubernur di Istana Bogor,Jawa Barat,Selasa,(18/9) lalu,mengatakan kepada seluruh Pemda untuk mempercepat belanja APBD Provinsi.Ia juga mengingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah serta menjaga kelangsungan daya beli & konsumsi rumah tangga masyarakatnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,19 November 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN