Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang,Selasa (17/6),pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh Diwek KH Nurhadi (Mbah Bolong)menjelaskan bahaya hutang."Amal ibadah orang mati yang punya hutang terkatung-katung hingga hutangnya dilunasi"tuturnya.Setelah hutangnya dilunasi baru Allah akan menerima amal kebaikan si mayit.Kita harus hati-hati dalam berhutang."Orang ganteng kok banyak hutang tidak jadi ganteng lagi.Pimpinan kok punya banyak hutang tidak akan dipercaya anak buah"tegasnya.Nabi Muhammad SAW tidak mau menyalati jenazah yang punya hutang.Suatu hari ada jenazah yang dibawa ke Rasulullah untuk disalati.Rasulullah lalu bertanya apakah jenazah ini punya hutang?Sahabat menjawab dia masih punya hutang,Rasulullah menjawab,dia masih punya hutang,Rasulullah tidak mau menyalati jenazah itu,namun menyilahkan para sahabat menyalati.Tiba-tiba ada orang yang datang hendak melunasi hutang itu.Rasulullah tahu yang datang itu malaikat Jibril.Nabi pun menanyakan,apa yang membuat malaikat Jibril sampai mau melunasi hutangnya?Jibril menjawab,dia diperintah Allah melunasi hutangnya karena orang itu setiap malam selalu membaca QS Al Ikhlas seratus kali."Rasulullah juga mengajarkan doa agar terbebas dari hutang"kata Mbah Bolong.Doa ini dianjurkan dibaca pagi dan sore hari."Doa ini minta agar kita diselamatkan dari delapan hal"jelasnya.
1.Minta perlindungan dari 'hamm alias susah'.
2.Minta perlindungan dari 'hazn atau duka sedih'.
3.Minta Perlindungan dari 'ajzi atau apes'"Apes itu lemah.Lemah harta,lemah batin,lemah pikir,lemah pikir,lemah ilmu"tuturnya.Semua itu membuat kita gampang putus asa dan merasa susah.
4.Mohon perlindungan dari 'kasal atau malas'.Malas dalam hal apapun dicela.Termasuk dalam hal ibadah.Malah dalam QS Annisa 142 disebutkan diantara ciri orang munafik adalah malas melaksanakan salat.
5.Minta perlindungan dari 'jubri atau sikap pengecut'."Pengecut itu gampang ngersulo.Belum bertindak sudah mengeluh"bebernya.
6.Minta perlindungan dari pelit."Orang pelit itu mengumpulkan harta,tapi enam memakai"ungkapnya.Jangankan untuk orang lain,mengeluarkan harta untuk dirinya sendiri pun segan.
7.Minta perlindungan dari hutang.Islam bahkan mengajarkan etika berhutang yakni dengan mencatat.Termasuk mencatat tempo pengembalian.Hutang harus dicatat agar jika yang punya hutang meninggal,bisa dilunasi oleh ahli waris.Warisan harus dipakai melunasi hutang lebih dulu sebelum dibagi untuk ahli waris.
8.Minta perlindungan dari cenkeraman orang zalim alias tidak merdeka.(Dikutip Radar Jombang,18 Juni 2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar