Jumat, 21 Februari 2020

BINROHTAL 827:NIKMAT YANG TERLUPAKAN.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Kamis (13/2),pemgasuh Pesantren Tebuireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik,menjelaskan besarnya nikmat pemberian Allah."Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya"tuturnya mengutip QS Annahl 18.Nabi Muhammad SAW bersabda,ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia.
1.Nikmat memiliki waktu luang.Karena lalai,manusia sering melewatkan waktu luang dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.
2.Nikmat Sehat.Karena lalai,seseorang tidak menjaga kesehatannya.Setelah sakit barulah kita merasa betapa berharganya kesehatan itu.
Banyak orang yang diberi anugerah oleh Allah berupa berbagai kelebihan,harta,fisik yang prima,jabatan dan lain-lain.Tapi jarang menyikapi berbagai nikmat itu dengan kesyukuran.Giliran sedikit saja diuji dengan musibah,dia tampakkan keluhan-keluhan di hadapan yang lain."Begitulah sifat manusia.Diberi nikmat malah menjauh dari Allah,ketika diberi ujian maka dia merengek-rengek kepada Allah"tegasnya.Gus Fahmi lalu cerita.Suatu hari Robiatul Adawiyah,tokoh sufi perempuan dari Bagdad,bertemu dengan seseorang yang kepalanya dibalut.Mengapa engkau membalut kepalamu?"tanya Robiah."Karena aku merasa pusing?"jawab pemuda."Berapakah umurmu?"tanya Robiah."Tiga puluh tahun"jawabnya."Apakah selama tiga puluh tahun itu engkau banyak menderita sakit dan merasa susah di dalam hidupmu?".Tidak,jawabnya lagi."Wahai pemuda,selama tiga puluh tahun engkau menikmati hidup yang sehat,engkau tidak pernah mengenakan selubung kesyukuran,tetapi baru malam ini saja kepalamu terasa pusing engkau telah mengenakan selubung keluh kesah"kata Robiah.Hari-hari yang kita lewati dengan kondisi tubuh sehat,pastilah sangat banyak.Jauh lebih banyak dibanding hari-hari yang kita lewati dengan kondisi badan sakit.Namun ketika sakit,kita seringkali sambat-sambat dan mengadu kemana-mana seakan-akan tidak pernah sehat.Sakit termasuk anugerah Allah.Karena sakit sekecil apapun,membuat dosa-dosa kita dihapus oleh Allah.Orang yang meninggal dalam kondisi sakit,dicatat syahid.Walaupun sakitnya itu kecil seperti sakit perut atau tertusuk duri.(Dikutip Radar Jombang,14 Februari 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN