Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Rabu (28/8),KH Lukman Hakim Tambak Beras menjelaskan pentingnya selalu ingat Allah SWT."Dalam keadaan mendapat nikmat maupun musibah,kita harus selalu ingat kepada Allah.Sehingga nikmat maupun musibah tersebut bisa meningkatkan iman tak takwa"tuturnya.Apapun yang kita terima berasal dari Allah.Jika kita menyadarinya akan bisa menerima dengan legawa.Nikmat diterima dengan syukur.Musibah diterima dengan sabar.Kiai Lukman menjelaskan,nikmat hakiki yakni yang bisa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah.Rejeki banyak belum tentu nikmat.Contohnya harta banyak yang diperoleh Qorun.Hal itu justru membuatnya jauh dari Allah.Badan sehat tak pernah sakit juga belum tentu nikmat.Seperti yang diberikan kepada Firaun.Selama 500 tahun dia tidak pernah sakit.Flu saja tidak pernah.Hingga akhirnya dia mengaku sebagai Tuhan."Nikmat seperti ini disebut 'istidraj'bebernya.Yakni nikmat yang justru membuat penerimanya makin jauh dari Allah.Sebaliknya,musibah hakiki yakni yang menjauhkan dari Allah."Musibah yang justru mendekatkan kepada Allah disebut nikmat"bebernya.Contohnya sakit selama 18 tahun yang dialami Nabi Ayub.Juga Nabi Yunus yang dimakan ikan.Nabi Ibrahim yang dibakar.Nabi Yusuf yang dimasukkan saudara-saudaranya ke dalam sumur.Nabi Muhammad yang yatim piatu sejak kecil.Semua musibah mereka itu justru makin mendekatkan kepada Allah."Sakit yang kita alami justru menjadi nikmat jika kita bisa sabar"tegasnya.Pada saat kita sakit,Allah menyuruh malaikat mengambil empat hal:
-Kekuatan.
-Keceriaan.
-Wajah.
-Kenikmatan.
Makan di mulut dan dosa-dosa kita.Namun ketika kita sembuh,Allah hanya menyuruh mengembalikan tiga:
-Yakni Kekuatan.
-Keceriaan wajah
-Kenikmatan makan di mulut.
Sementara dosa-dosa kita tidak dikembalikan.Hal ini berlaku untuk sakit apapun.Sakit yang remeh seperti sakit perut dan tertusuk duri sekalipun menghapus dosa-dosa kita.Dengan catatan kita sabar menerimanya dan tidak menggerutu juga tidak protes kepada Allah.(Dikutip Radar Jombang,29 Agustus 2019).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar