Senin, 18 Februari 2019

TARIQAH 51:ILMU DAN KHUSYUK.

Saat ngaji dalam khususiyah Ikatan Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (ITQON) di PP Darul Ulum Rejoso,Kamis (14/2),KH Cholil Dahlan,berpesan agar jamaah rajin mencari ilmu."Amal saleh yang dibarengi ilmu dengan tidak,hasilnya jauh beda"tuturnya.Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang ini lantas menjelaskan QS Al An'am 125.Siapa yang dikehendaki Allah jadi orang baik,maka dadanya akan dibuka untuk Islam.Maksudnya,orang itu akan diberi hidayah mau ngaji sehingga hati dan fikirannya dipenuhi oleh ilmu agama."Ilmu yang diamalkan,akan mengantarkan kita pada makrifat Allah.Dicintai Allah dan mencintai Allah"jelasnya.Inilah sebabnya Nabi Muhammad SAW sangat memotivasi umatnya untuk mencari ilmu.Sampai-sampai nabi menyatakan,orang yang menempuh perjalanan mencari ilmu,akan dimudahkan jalannya menuju surga Mendatangi majlis ilmu,sama dengan mendatangi taman surga.Kalau sudah sampai taman,pasti akan sampai pada surga beneran."Fadhilah mencari ilmu sangat besar,"ungkapnya.Nabi Muhammad SAW bersabda,satu jam berada di majelis ilimu,mendengarkan ilmu dari kyai atau ulama,walaupun tidak paham pahalanya lebih bagus dibanding menjenguk 1000 orang sakit.Lebih baik dibanding ta'ziah 1000 orang wafat.Lebih baik dibanding 1000 kali melakukan silaturrahmi."Orang berilmu & tidak,sangat berbeda,"tegasnya.Dalam QS Al Isra 36,Allah SWT melarang berprasangka,berkata,berbuat,berpegangan & mengambil keputusan tanpa didasari ilmu.Pahala amal bagi orang berilmu & tidak,juga beda jauh."Orang membaca Al Quran dengan diangan-angan maknanya,pahalanya seperti merawat 100 anak yatim,tapi kalau dibaca saja,pahalanya seperti memberi makan 100 puluk-an kepada anak yatim,"jelasnya."Fadilah salat berjamaah 27 derajat itu juga tergantung ilmu & kekhusyukannya,"tuturnya.Orang yang salat jamaah & kekhusyukannya sedikit,bisa jadi 27 derajat itu hanya berupa Rp.27 rupiah saja."Sama-sama 27-nya,tapi bobotnya tergantung ilmu & kekhusukannya,"tuturnya.Inilah sebabnya,Rasulullah Muhammad SAW memotivasi umatnya untuk terus  mencari ilmu.Sepanjang hidupnya,mulai sejak dalam kandungan hingga ajal menjemput.Agar dari waktu ke waktu pahala amal ibadah & amal salehnya semakin besar & semakin banyak."Apalagi ilmu Tariqah yang kita pelajari ini,sangat penting karena ilmunya hati.Ilmu merawat hati.Agar bisa kenal Allah SWT.Kalau sudah kenal,bisa mencintai Allah & dicintai Allah SWT,bebernya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,17 Februari 2019).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN