Jumat, 31 Agustus 2018
RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Surodinawan Kota Mojokerto Peduli,Semarakkan HUT Ke-73 RI,Gelar Operasi Katarak Gratis.
MOJOKERTO KOTA-RSU dr Wahidin Sudiro Husodo mengelar Baksos Operasi Katarak Fakoemulsifikasi 2018,gratis pada Sabtu (25/8).Bakti sosial yang digelar dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-73 dan program itu pun disambut baik dan banyak pasien yang datang dari berbagai kelurahan yang ada di Kota Mojokerto.Dr Rini Kusumawar Dhany,SpM selaku ketua Bakti Sosial Katarak 2018 mengatakan,program ini merupakan bentuk kepedulian kepada warga Kota Mojokerto sekaligus menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI-73.Sekaligus mengurangi resiko kebutaan katarak di Indonesia."Tujuan dari baksos katarak ini untuk mengurangi tingkat resiko kebutaan katarak di Indonesia,khususnya Mojokerto"katanya.Dr,Rini Kusumawar Dhany,SpM menambahkan mereka yang lolos untuk ikut operasi katarak,harus memenuhi sejumlah syarat.Persyaratan itu antara lain,peserta harus membawa surat keterangan tidak mampu yang telah ditandatangani dan mendapat stempel dari RT,RW,Kelurahan dan Kecamatan.Mereka juga wajib membawa seorang anggota keluarga pendamping selama proses berlangsung.Baik pasien maupun pendamping harus mendatangani surat persetujuan operasi."Diharapkan dengan baksos,katarak 2018 ini kami dapat merangkul masyarakat penderita katarak,pasien dapat meraih penglihatan yang lebih jelas setelah operasi katarak"tambahnya.Menurutnya,fakoemulsifikasi adalah operasi katarak metode terbaru tanpa suntik dan jahitan,15 menit,tanpa opname,penyembuhan cepat dengan rasa sakit minimal.Ini juga bagian dari keunggulan poli mata di RSU Wahidin Sudiro Husodo,Kota Mojokerto."Biaya operasi katarak "Fakoemulsifikasi"yang mahal menjadi kendala bagi masyarakat untuk dapat mengakses kesehatan untuk operasi katarak kecuali mereka yang memiliki BPJS Kesehatan"ujar Dr.Rini.(Dikutip Radar Mojokerto 27 Agustus 2018).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar