Minggu, 25 Februari 2018

Focus In Depth:Para Pemburu "WIFI"Gratis,Kantor Kelurahan Pun Disasar.

Layanan internet belakangan seolah menjadi kebutuhan pokok.Didukung tersedianya sarana posel Android.Sehari tanpa ponsel & internet,terasa hampa.Nah,di tengah tren itu,ada sebagian pengguna punya cara unik untuk tetap eksis.Tetap main ponsel dengan layanan internet tanpa modal paketan.Koneksi internet berkecepatan tinggi ssperti wireless fidelity (Wi-Fi) sangat di gemari anak muda zaman sekarang,apalagi jika teknologi internet ini bisa di dapatkan secara cuma-cuma.Mereka akan mengesampingkan gengsi duduk berjajar di pinggir jalan demi bisa berselancar di dunia maya secara bebas tak di batasi kuota & waktu.Sebab,selain bisa mengakses internet,wifi bisa menntransfer data dari tempat mana saja.Wi-fi sekarang sangat mudah untuk di jumpai.Di beberapa taman kota yang terpasang koneksi internet tersebut & tidak memiliki pass word akan banyak di serbu anak muda.Bahkan,tidak hanya taman kota,gedung milik desa atau kelurahan yang memasang wi-fi tak ber-password akan ramai di kunjungi peselancar dunia maya.Seperti Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) milik Kelurahan Gedongan,Anak-anak muda yang tinggal di sekitar Kelurahan Gedongan,hampir setiap hari akan duduk berjajar di samping gedung memanfaatkan fasilitas sambungan internet gratis ini.Dengan tidak di batasi waktu dari pagi hingga malam hari,mereka memanfaatkannya untuk sekadar mengakses internet,bermain game online,membuat tugas,hingga men-down load film.
*Malming,mengaku selalu izin ortu
Sementara itu,menurut Andri,Sabtu malam adalah waktu paling banyak di gunakan anak-anak muda sekitar Kelurahan Gedongan duduk berjajar menikmati wifi gratis.Mereka juga mengatakan,jika sebenarnya wifi membuat mereka ketagihan.Karena mereka bisa mengakses banyak hal tanpa takut kuota habis.Meskipun demikian,mereka selalu mengantongi izin orang tua setiap kali hendak pergi berselancar gratis dengan jaringan tersebut.Dan dari ketiganya mengaku tidak pernah dilarang.Hanya,orang tua memang selalu menanyakan kepada mereka setiap kali selesai menikmati wifi gratis apa yang mereka dapat.Intinya mereka harus bisa meempertanggung jawabkan setiap akses internet yang mereka gunakan.(Di kutip dari Radar Mojokerto,halaman 1,26 February 2018).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN