Di tahun 2017 ini,Kota Mojokerto tercatat telah meraih 13 penghargaan tingkat nasional.Penghargaan-penghargaan ini diterima Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus,sejak awal bulan Januari hingga akhir tahun 2017.
Penghargaan pertama di awal tahun yang didapat Kota Mojokerto yaitu penghargaan Wahana Tata Nugraha yang diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Istana Wakil Presiden.Penghargaan ini diberikan atas kemampuan daerah dan peran serta masyarakatnya di bidang transportasi dan lalu lintas.
Ini juga merupakan kali kedua belas Kota Mojokerto memperoleh penghargaan yang sama.Sebelumnya tahun 2005,Kota Mojokerto mendapat plakat WTN,dan mulai tahun 2006 sampai dengan 2016 Kota Mojokerto berturut-turut mendapat piala WTN.Mewakili Wali Kota,Wakil Walikota Mojokerto Suyitno,menerima penghargaan ini pada 31 Januari 2017.
Pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-21,Pemkot Mojokerto menerima penghargaan berkinerja tertinggi yang ditentukan dari hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2016,atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2015,yaitu Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum dan Keamanan Wiranto di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo.
Di bidang Kesehatan,pada 23 Mei 2017 Kota Mojokerto mendapat penghargaan atas komitmen mendukung Kesejahteraan Ibu dan Bayi dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.Surabaya.
Sedangkan pada 14 Juli 2017 juga mendapatkan penghargaan Pakarti Utama II Tingkat Nasional,yaitu Pemenang Terbaik Posyandu Tingkat Nasional Kategori Kota dari Ketua Umum TP PKK Pusat,dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo kepada Ketua TP PKK Siti Amsah Mas'ud Yunus di halaman Gedung Sumpah Pemuda Bandar Lampung,Posyandu berprestasi kali ini diraih oleh Posyandu Raung Merapi,Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari,Kota Mojokerto.
Selain itu,pada 28 Novenber 2017 Kota Mojokerto juga mendapat Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Padapa dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek di Gedung Sasana Bhakti Praja.Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat.Dalam kategori Swasti Saba Padapa,Kota Mojokerto meraih peringkat ke-2 Jawa Timur dan peringkat ke-5 Nasional dari 173 Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.
Sementara itu,pada 31 Mei 2017,Kota Mojokerto mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur,Novian Herodwijanto di Surabaya,yang diterima Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus.
Sedangkan Penghargaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2016 juga diberikan kepada Pemerintah Kota Mojokerto dari Menteri Keuangan RI Gedung Negara Grahadi Surabaya yang diserahkan Oleh Gubernur Jatim Soekarwo dan diwakili oleh Wawali Suyitno,1 November 2017.
Di bidang Ketahanan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),Kota Mojokerto mendapat Tanda Kehormatan Manggala Karya Kencana tahun 2017 dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,Surya Chandra Ficardo dan Plt Sekjen Kementerian Dalam Negeri Hadi Wibowo,yang diterima Wali Kota Mas'ud Yunus di Lampung 14 Juli 2017.Prestasi ini diraih karena kepedulian dan keberhasilannya dalam melaksanakan pembangunan terhadap ketahanan keluarga bagi masyarakat Kota Mojokerto.
Selain itu pada 22 Juli 2017,Kota Mojokerto mendapat penghargaan sebagai Kota Layak Anak kategori Pratama tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise di Pekanbaru Riau,yang diterima Wawali Suyitno mewakili Wali Kota Mojokerto.
Sedangkan pada 22 Juli 2017,Pemkot Mojokerto juga mendapat prestasi atas Percepatan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise di Pekanbaru Riau yang diwakili oleh Moch Imron,kepala Dinas PP,PA,dan KB Kota Mojokerto.
Di tahun 2017 ini Kota Mojokerto kembali mendapatkan penghargaan Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta,2 Agustus 2017.Program Adipura bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif pemerintah kota dan masyarakat dengan pemberian penghargaan Adipura untuk mewujudkan wilayah yang berkelanjutan,secara ekonomis,sosial dan ekonomi.Di Kota Mojokerto program inovasi yang menjadi andalan raihan Adipura adalah Program Kasih Setia dan Bayar Pajak Pakai Sampah.
Dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa,Pemkot Mojokerto juga mendapat penghargaan atas Verifikasi dan Validasi data KPM Rastra (bantuan pangan) non tunai yang bertempat di Hotel Mercure Ancol,Jakarta Utara,11 September 2017.
Selain itu,Kota Mojokerto juga mendapat penghargaan PKH Appreciation Day 2017 dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial pada 19 Desember 2017 di Surabaya.
Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak,baik di jajaran perangkat daerrah di lingkungan Pemkot Mojokerto dan juga seluruh masyarakat Kota Mojokerto."Semoga dengan penghargaan ini, dapat menjadi motivasi seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk terus berkarya dan berprestasi demi terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city yang "maju,sehat,cerdas,sejahtera dan bermoral"kata Pak Wali.(Dikutip Radar Mojokerto 20 Desember 2017).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar