Kids zaman now pasti nggak asing dong dengan istilah generasi micin?Penasaran nggak kenapa kok harus micin?Nggak generasi keju mozarella atau generasi matcha aja?Apa karena makanan sekarang mengandung micin?daripada kamu pusing sendiri memecahkan misteri itu,simak yang satu ini.
*Penelitian pertama tentang micin
FYI,menurut jurnal yang di buat DR.Robert Ho Man Kwok pada tahun 1968,muncul Chinesse Restaurant
Syndrome karena adanya micin atau Monosodium Glutamat (MSG) loh!Jurnal itu dibuat berdasarkan peng
alaman dr.Robert yang merasa mati rasa di bagian leher setelah makan di restoran Cina ketika itu.Finally,di
lakukan penelitian,deh.Hasilnya micin membawa banyak pengaruh buruk saat di uji cobakan ke hewan.Salah satunya mengakibatkan berkembangnya jaringan mati di otak.
.
*Kenapa harus generasi micin?
Nah,karena dapat memengaruhi otak,salah satu dampak mengkonsumsi micin lantas dihubungkan dengan
kondisi anak dan remaja zaman sekaarang.Sebanyak 17% Zetizen meyakini bahwa prestasi akademik gene
rasi sekarang semakin menurun karena pengaruh mengonsumsi micin.Apalagi saat ini makin banyak snack
yang mengandung Monosodium Glutamat (MSG) dan semakin di gemari kids zaman now!
*Siapa generasi micin?
Berdasar polling,66% Zetizen memberikan jurusan generasi micin khusus kepada anak-anak alay zaman se
karang.Bukan secara generasi kepada generasi kepada generasi milenial atau generasi Z.Banyak bukti yang menunjukkan bahwa saat ini populasi anak alay makin meningkat.Salah satunya bisa dilihat dari perilaku
mereka yang kadang meresahkan generasi sebelumnya.Contoh yang viral adalah kelakuan anak SD berpacaran di media sosial.Parahnya lagi,mereka nggak malu memamerkan kemesraan dan saling memberi kan panggilan sayang.Belum lagi,aksi geng bocah yang sempat terekam sedang melabrak temannya.
*Makanan sekarang mengandung banyak micin?
Kids zaman now pasti punya food zaman now juga dong.Nah,7 diantara 10 Zetizen meyakini bahwa food
zaman now mengandung banyak micin atau MSG.Apalagi,makanan zaman sekarang didominasi snack dal
am kemasan dan segala hal yang serba instan.Nggak heran kalau makanan faforit anak zaman sekarang
nggak lepas dari micin."Apa-apa jadi nggak enak kalau nggak ada micin.Dikit atau banyak yang penting ada-lah.Yang penting kadarnya masih wajar."curhat Muhammad Yafie Jasmi Azis dari SMA Al Hikmah,
Surabaya.
Yuk,lebih mengenal MSG
Eits,biar nggak makin simpang siur dan menimbulkan banyak kesimpulan,simak simak tanya-jawab Zetizen dengan Prof.Dr.Meriyana Adriani,SKM,MKes dari Departemen Gizi Universitas Airlangga yuk!Beliau akan menjawab beberapa pertanyaan seputar MSG,simak nih!
*Apa pendapat Ibu tentang stigma Monosodium Glutamat (MSG) atau Vetsin bisa menurunkan daya kerja
otak?
-sampai hari ini belum ada mekanisme yang membuktikan secara ilmiah mengenai hubungan MSG dengan
penurunan daya kerja otak manusia.
*Apa dampak bagi tubuh ketika mengonsumsi MSG dengan kadar berlebih?
-Dampak yang dirasakan bergantung pada kondisi tubuh.Bagi tubuh yang sensitif terhadap MSG,dalam ren
tang waktu relatif singkat dapat muncul gangguan seperti : kemandulan,obesitas hingga kanker.Karena itu,
sebaiknya konrol jumlah MSG yang masuk ke tubuh.
*Adakah rekomendasi pengganti MSG yang lebih alami dan aman untuk dikonsumsi dalam jangka waktu
lama?
-Sebenarnya beberapa bahan makanan sudah mengandung Glutamat secara alami seperti rempah-rempah,
ikan,daging,dan ayam.Dalam sayuran dan buah,juga ada Glutamat seperti pada tomat dan avokat.Berba
gai jenis-jenis kacangan seperti kedelai serta hasil produknya,kacang tanah dan almon,juga mengandung
zat Glutamat.Jadi,tidak perlu ditambahkan lagi Glutamat buat masakan.
*Sebenarnya apa saja zat yang terkandung pada MSG?
-Didalamnya terkandung zat Glutamat yang menimbulkan rasa gurih.Glutamat merupakan asam amino yang
berfungsi membentuk protein dalam tubuh.Zat itu dapat membantu konsentrasi manudia loh.Glutamat alami
juga diproduksi manusia,yanitu pada Air Susu Ibu (ASI).Glutamat dalam kemasan dihasilkan dari tebu dan
tepung tapioka melalui proses fermentasi.
*Berapa takaran yang dianjurkan untuk mengkonsumsi MSG?
-Takaran aman yang dianjurkan Food Agriculture Organization (FAO) adalah 6 mg/kg/BB(berat badan) per
hari pada orang dewasa.jadi,bila berat badan seseorang mencapai 50 kg,konsumsi MSG yang dianjurkan ti
dak lebih dari 0,3 gram/hari.Itulah dosis untuk dewasa dan tidak diperuntukkan balita,anak-anak atau rema
ja.bahkan,tidak dianjurkan untuk Ibu hamil dan menyusui.(Di kutip dari Zetizen Jawa Pos,7 Desember
2017).
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar