Selasa, 05 Desember 2017
Ayo Hidup Sehat:Epilepsi/Ayan.
Epilepsi adalah gangguan syaraf yang di tandai dengan kejang mendadak dan tanpa alasan yang jelas,juga muncul berulang-ulang di sebabkan oleh terganggunya aktivitas listrik pada otak.Salah satu tandanya adalah kejang atau konvulsi dan hilangnya kesadaran.Otak adalah pusat komando tubuh,yang terdiri dari jutaan syaraf.Epilepsi di klasifikasikan menjadi 2 jenis,genetik dan sistomatik.Idioplatik berhubungan dengan faktor genetik dan merupakan kasus yang paling sering terjadi.Gejala-gejala epilepsi yang sering terjadi adalah sebagai berikut : kejang berulang kali dan mendadak.ada rasa aneh pada perut atau usus,gerakan tubuh tidak dapat dikendalikan,kehilangan kesadaran/tertidur pulas pasca kejang,tatapan kosong,Inkontenensia/tidak bisa menahan kencing(ngompol0,lidah tergigit.Dokter spesialis syaraf akan membantu mendiagnosa penyakit yang di derita dengan benar.Untuk itu,pasien harus melakukan konsultasi dan menjalani pemeriksaan fisik sehingga dokter dapat menemukan penyebabnya,bagaiman tubuh bereaksi terhadap kejang,dan gejala lainnya.Dokter juga akan mengevaluasi riwayat kesehatan pasien dan keluarga.Dokter mungkin juga akan meminta pasien melakukuan tes lainnya.sehingga hasil yang di peroleh lebih komperehenshif,misalnya pemindaian MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk mendeteksi lesi dan perubahan pada struktur otak,atau EEG (Electro Encphalo Graphy) dapat membantu menilai aktivitas listrik pada otak.Jika pasien didiagnosa menderita epilepsi/ayan,ada beberapa metode pengobatan yang dapat di pilih,namun yang paling umum adalah obat-obatan.Paling tidak 65% pasien epilepsi,memberikan respon terhadap obat anti-epilepsi seperti phenytoin,carbamazein,sodium valproate,topiramate,dan lamotrigine,dan lain-lainnya.Obat-obatan ini biasanya di berikan dalam dosis bertahap,tergantung bagaimana respon tubuh terhadapnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,6 Desember 2017).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar