Senin, 23 Oktober 2017

Sistem Layanan Rujukan Terpadu dan Puskesos,Sebar Penyuluh,Bikin Basis Data.

Pemkot menunjuk petugas penyuluh lapangan untuk membangun basis data layanan sosial dan warga miskin di Kota Onde-onde.Pendataan itu nantinya terintergritas dalam layanan aplikasi milik Kementerian Sosial RI.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto,Sri Mujiwati mengatakan sebanyak 60 penyuluh sekarang telah dididik secara teknis untuk bisa melakukan pendataan baik di lapangan sampai input data ke aplikasi Kemensos RI."Bimbingan teknis sudah diberikan kepada 60 tenaga.Targetnya mereka nanti terjun ke lapangan membuat basis data untuk layanan sosial dan kesejahteraan sosial"ujarnya.Dijelaskan Muji,para tenaga itu untuk mendukung program Sistem Layanan Rujukan Terpadu dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).Mereka diberikan tablet untuk menghimpun data warga miskin."Data yang diperoleh nanti diinterogasi ke lintas instansi.Kalau di Kota,langsung nanti bisa diintegrasikan ke Bappeko,Disperindag,Disnaker,BAZ,Forum CSR dll"jelasnya.Para tenaga penyuluh ini nanti,sambung Mujiwati bertugas di 18 kelurahan.Tahun ini mereka dapat suplai anggaran dari APBN melalui Kemensos.Selain itu,didirikan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di 2 kelurahan yakni di Kelurahan Surodinawan dan Kelurahan Wates."Basis data yang dibuat dikirim ke basis data nasional dan pemkot.Tahun depan,SLRT dan Puskesos juga ada pendampingan APBD karena diamanatkan demikian oleh Kemansos."bebernya.Lewat Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT),persoalan kemiskinan,orang berusia lanjut dll bisa ditangani lebih fokus lagi".Dengan adanya SLRT,pelayanan warga miskin ditangani satu atap"kata dia.Dijabarkan Mujiwati,pelayanan terhadap warga miskin nantinya tidak sebatas aspek sosial maupun kesehatan saja.Urusan layanan sarana prasarana fisik bagi warga miskin,kata Mujiwati,juga ditangani SLRT.Itu sangat dimungkinkan lantaran dalam SLRT banyak pihak terlibat.Organ multi instansi bakal terlibat langsung dalam penangananya."Bahkan,nanti sampai terkait pemberdayaan warga miskin bakal ditangani juga "terang Mujiwati.SLRT akan memetakan kebutuhan masyarakat golongan miskin untuk selanjutnya dipadukan dengan layanan sosial yang ada.Nantinya masyarakat bisa langsung menyampaikan aduan terkait masalah kemiskinan maupun bantuan sosial.Contohnya,sebut Mujiwati,ada warga miskin tapi belum terdaftar dalam penerima program."Itu nanti bisa dilaporkan dan ditangani tim".sebut dia.Nantinya lewat SLRT tersebut bisa meningkatkan efisiensi dan efektifitas program jaminan sosial.Termasuk juga,menyesuaikan integrasi layanan dengan kebutuhan program oleh masyarakat.(Dikutip Radar Mojokerto 23 Oktober 2017). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN