Kamis, 19 Oktober 2017

Dinsos Kota Mojokerto Dekatkan Akses Layanan Warga Miskin.

Pemkot Mojokerto segera membuat Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SRLT) untuk memperbaiki basis data sosial.Itu berguna mengurangi perbedaan data sosial mulai warga miskin,keluarga harapan,sampai orang lanjut usia (Lansia).Terobosan itu juga sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan bagi masyarakat miskin dan meningkatkan peran potensi serta sumber kesejahteraan sosial.Demikian itu disampaikan Wali Kota Mas'ud Yunus di sela membuka bimbingan teknis SLTR dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di ruang pertemuan Bappeko kemarin."Program ini agar masyarakat mencapai kesejahteraan sosial yang dilakukan secara terarah,terpadu,serta berkelanjutan"ujar pak Wali.Untuk itu Wali Kota menargetkan,program itu wajib terlaksana di tahun ini.Sehingga sesuai visi-misi Kota Mojokerto sebagai Service City bisa tercapai."Kita berharap dengan program ini dapat mencapai kesejahteraan sosial yang dilakukan secara terarah,terpadu dan berkelanjutan.Dan itu harus terlaksana dengan sukses,untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai service city yang maju,sehat,cerdas,sejahtera,dan bermoral."terangnya.Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto Sri Wujiwati,mengatakan,lewat SLRT,persoalan kemiskinan orang berusia lanjut dll bisa ditangani lebih fokus lagi."Dengan adanya SLRT,pelayanan warga miskin ditangani satu atap"kata bu Muji.Dijabarkan Mujiwati,pelayanan terhadap warga miskin nantinya tidak sebatas aspek sosial maupun kesehatan saja.Urusan layanan sarana prasarana fisik bagi warga miskin,kata Mujiwati.juga ditangani SLRT itu sangat dimungkinkan lantaran dalam SLRT banyak pihak terlibat.Organ multi instansi bakal terlibat langsung dalam penanganannya."Bahkan nanti sampai terkait pemberdayaan warga miskin bakal ditangani juga"terang Mujiwati.SLRT akan memetakan kebutuhan masyarakat golongan miskin untuk selanjutnya dipadukan dengan layanan sosial yang ada.Nantinya masyarakat bisa langsung menyampaikan aduan terkait masalah kemiskinan maupun bantuan sosial.Contohnya sebut bu Mujiwati seperti ada warga miskin tapi belum terdaftar dalam penerima program."Itu nanti bisa dilaporkan dan ditangani tim"sebut dia.Nantinya lewat SLRT tersebut bisa meningkatkan efisiensi dan efektivitas programm jaminan sosial,termasuk juga menyesuaikan integrasi layanan dengan kebutuhan program oleh masyarakat.(Di kutip dari Radar Mojokerto,19 Oktober 2017).
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN