Sabtu, 20 Mei 2017

Waspadai Penggunaan "Antibiotik"Saat Puasa.

Bulan ramadan sudah semakin dekat,beberapa persiapan harus dilakukan sejak awal,khususnya dalam menjaga kesehatan tubuh.Dinas Kesehatan (Dinkes)kota mojokerto mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengkomsumsi obat-obatan,terutama penggunaan obat "antibiotik"ketika menjalani ibadah puasa,sebab penggunaan dengan berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan.Kepala Dinkes kota mojokerto Ch Indah Wahyu menjelaskan dalam kondisi kasus tertentu penggunaan antibiotik memang dibutuhkan sebagai penunjang proses penyembuhan penyakit,tetapi dirinya tetap mengingatkan kewaspadaan khusus ketika bulan puasa,kewaspadaan terhadap resiko resistensi atau kekebalan terhadap antibiotik terang bu indah.Beliau memaparkan pada saat seseorang dalam kondisi puasa,maka tubuh akan kehilangan banyak kalori,petugas kesehatan harus memberikan informasi penggunaannya yakni bagaimana cara minum antibiotik dibulan puasa ujar bu indah.Jika memang benar-benar dibutuhkan mengumsumsi obat juga tidak cukup sekali minum saja tetapi biasanya dengan jangka waktu tertentu sehingga jika tidak dilakukan secara tepat antibiotik tersebut bisa mengakibatkan efek samping yang bisa membuat orang menjadi kebal obat yang paling dikhawatirkan terutama pada bayi dan lansia karena berresiko infeksi semakin tinggi kemudian resistensi yang terinteraksi dengan obat lain,selain itu juga bisa membuat efek samping terjadinya gangguan gagal ginjal,gangguan fungsi hati,maupun gangguan produksi enzim dalam tubuh.Dengan demikian lanjut bu indah masyarakat berhak untuk diberikan edukasi tentang pemilihan obat jika memungkinkan pasien bisa memilih obat lain selain antibiotik,kita berharap ada proaktif dari masyarakat untuk bertanya dokter atau petugas kesehatan.(Dikutip Radar Mojokerto 19 mei 2017).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN