Sabtu, 13 Mei 2017

Dinas Perhubungan Kota Mojokerto,Uji Coba Dua Bus Sekolah Gratis.

Sebanyak 2 bus sekolah gratis mulai dijajal Dinas Perhubungan(Dishub)untuk beroperasi di dua trayek kota mojokerto,kendati kali pertama dioperasionalkan kendaraan bantuan pemerintah pusat itu sudah mengangkut anak sekolah.Dari evaluasi hari pertama operasional angkutan sekolah gratis itu masih selisih waktu 10 menit dari jadwal yang ditetapkan,kedua bus itu tampak melintasi didua trayek.Pertama ditrayek strart kawasan randegan kelurahan kedundung kecamatan magersari hingga finis dikawasan surodinawan kecamatan prajurit kulon trayek lainnya yaitu wates(SMA Negeri 2)hingga surodinawan.Ketika uji coba tersebut bus ditemani mobil "patwal"dinas perhubungan.Pada setiap sekolah yang dilintasi bus selalu berhenti dan menyosialisasikan diri.Kita gunakan mobil pengawal dengan pengeras sebagai sosialisasi,ada juga petugas yang masuk ke sekolah sambil sosialisasi,ujar Gaguk Tri Prasetyo Kepala Dinas Perhubungan Kota ketika dikonfirmasi jawa pos radar mojokerto.Dijelaskan dari evaluasi pihaknya secara teknis memang ada selisih waktu operasional.Dimana operasional bus tersebut diawali sekitar pukul 05.26 WIB,kemudian bus berjalannn sesuai trayek.Pada uji coba ini dilakukan mulai pagi,siang,sore,dari segi waktu ternyata masih selisih 10-15 menit dari jadwal.Ini wajar karena kita tiap sekolahkan berhenti agak lama sambil sosialisasi jelas pak gaguk,Kedua bus tersebut efektif dioperasionalkan mulai jum'at 12 mei.Dimulai dengan jadwal pagi sesuai jam berangkat siswa sekolah dan juga siang hari ketika pulang.Kapasitas bus mencapai 27 tempat duduk termasuk supir,kedepannya Dishub tengah mengajukan sejumlah perangkat pendukung angkutan gratis,ini diharapkan perangkat pendukung itu bisa didapatkan dari pemerintah pusat kebanyakan perangkat itu nantinya dipasang disekitar sekolah.Kita belum punya halte khusus,rambu khusus,angkutan sekolah sampai kawasan aman sekolah.Ini kita ajukan ke pusat tandas pak gaguk,sebelum masa uji coba ini dishub juga telah menjajal operasional bus itu.Survei trayek ini dilakukan untuk mengukur tingkat kebutuhan bahan bakar minyak(BBM),estimasi,kondisi jalur,hingga perkiraan trayek.(Dikutip Radar Mojokerto 11 Mei 2017).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN