Jumat, 13 Desember 2019

Binrohtal 780 : Ahli Surga & Neraka

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (9/12),KH Khairil Anam Denanyar menjelaskan ahli surga & neraka."Suatu ketika Nabi Muhammad SAW ditanya,apa saja yang paling banyak membuat orang masuk surga? Nabi menjawab takwa kepada Allah & akhlak yang baik,"tuturnya.Nabi lalu ditanya lagi,Apa yang paling banyak membuat orang masuk neraka.nabi menjawab,mulut & kemaluan."Mengapa demikian?karena dengan takwa,siapapun orangnya & apapun profesinya akan menjadi baik segala-galanya,"paparnya.Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang baik.Jika seseorang takwanya kuat,kala jadi gubernur pasti akan jujur.Jadi bupati tidak korupsi.Jadi camat tidak berkhianat."Jadi apapun akan bermanfaat bagi umat & hidupnya selamat dunia akhirat,'.Demikian juga akhlak yang baik,pasti akan mengantarkan orang masuk surga.Karena itulah Allah perintah agar selalu berakhlak baik kepada siapapun.Bahkan kepada orang yang berbeda agama sekalipun.Inilah yang dilakukan Sunan Kudus ketika menyebarkan Agama Islam.Agar tidak menyinggung & menyakiti perasaan orang lain yang berbeda agama,beliau melarang kaumnya untuk menyembelih sapi.Karena menurut mereka sapi itu binatang yang disucikan.Sedangkan yang menyebabkan masuk neraka adalah lisan & kemaluan."Barang diantara 2 rahang & diantara 2 paha ini paling berbahaya bagi kehidupan manusia.Tidak hanya bagi dirimu saja,tetapi bagi orang lain juga,"tegasnya.Berapa banyak korban yang terjadi gara-gara lisan & kemaluan.Siapa saja yang ingin selamat hidupnya baik dunia & akhirat,harus bisa menjaga sesuatu antara 2 rahang & 2 paha.Suatu ketika Nabi sedang berjalan bersama sahabat.Tiba-tiba Nabi berhenti & gemetaran.Ternyata ditempat itu ada 2 kuburan.Nabi mendengar jeritan 2 orang yang disiksa dari dalam kubur.Nabi lalu menjelaskan,2 orang sedang disiksa karena dosa berbeda.Satu karena saat kencing sembrono sehingga kencingnya nyiprat ke baju yang dipakai salat.Serta bersucinya usai kencing kurang bersih.Satu lagi disiksa kubur karena lisannya selalu membicarakan keburukan orang.Nabi lalu mengambil pelepah kurma kemudian menaruhnya di atas kuburan.Nabi berdoa agar selama pelepah belum kering,siksa 2 penghuni kubur diringankan.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,10 Desember 2019).

KAMPUNG KAMPANYEKAN HIDUP SEHAT TANPA ASAP ROKOK,INGATKAN PEROKOK LEWAT ASBAK HINGGA MENGEDUKASI ANAK.

MOJOKERTO KOTA-Cara Unik menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan dengan mengampanyekan bebas asap rokok dalam rumah juga diterapkan di dua lingkungan di Kota Mojokerto.Meski tidak mengatur sanksi bagi pelanggar,kebiasaan ini dinilai cukup efisien.Bahkan menggugah kesadaran warga dan mendapat apresiasi tamu yang datang.
1.Di Lingkungan Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari.Dalam Lingkungan RW 2 Perumahan Barat yang dihuni 150 KK (kepala keluarga) dari enam RT ini,hidup tanpa asap rokok dalam rumah sudah berlangsung selama beberapa tahun.Meski tak ada aturan baku,namun komitmen warga dalam mengampayekan tidak merokok dalam rumah masih dipertahankan.Tak jarang tamu maupun pendatang saat masuk di Lingkungan/Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari ini,merasa kagum.Caranya cukup sederhana.Setiap pintu pagar rumah warga dilengkapi dengan asbak menggantung.Asbak yang terbuat dari kaleng rokok ini diharapkan menjadi pengingat untuk tidak menyalakan rokok saat masuk rumah.Matikan rokok anda di sini,itu lah kalimat yang tertulis di setiap asbak."Iya gerbang atau pagar rumah ini menjadi batasan mereka merokok"ungkap Nur Asiati,salah satu warga.Saat kaki melangkah masuk,di tangan sudah tidak ada rokok lagi yang menyala."Hidup sehat ini sudah kita galakkan sejak kepemimpinan Pak Gani (wali kota Abdul Gani Suhartono)"tutur istri Ketua RW 2 Perumahan Barat Wates ini.Keberadaan asbak di setiap pagar rumah untuk tidak hanya sebagai pengingat pemilik rumah untuk tidak merokok,melainkan juga para tamu.Baik itu dari keluarga maupun dari tamu saat berkunjung.Dengan demikian,pemilik rumah tak harus mengingatkan lagi lewat ucapan lisan.Melalui simbol-simbol tulisan dan asba,dianggap warga sudah menjadi pengingat yang mudah untuk dipahami."Tamu yang datang ke rumah kita akan sadar dengan sendirinya."tuturnya.Bahkan bagi tamu yang penasaran,tak jarang mereka bertanya tujuan pemasangan asbak yang dilengkapi tlisan itu."Sebagian besar nereka malah kagum.Kadang juga iri,kenapa lingkungannya tidak ada gerakan seperti ini,"paparnya.Secara umum,penerapan bebas asap rokok di lingkungan rumah tangga dinilai ekektif.Selain bisa membuat lingkungan rumah tangga saling mengingatkan,hal ini sekaligus sebagai edukasi anak.Sehingga,sejak kecil mereka sudah bisa menumbuhkan kesadaran sendiri bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan."Saat tumbuh dewasa bisa sadar sendiri karena sehat itu aset.Jangankan di lingkungan,di kemasan rokok saja sudah tertulis.Jika rokok membunuhmu,"terangnya.
2.Hal yang sama juga diterapkan di Lingkungan Sentanan Selatan Gang III,Kelurahan Sentanan,Kecamatan Kranggan.Di pintu gang,di antara gapura terpasang banner bertuliskan "Anda Memasuki Kawasan Tertib Rokok (KTR)".Perempuan rumah tangga tanpa asap rokok di Lingkungan ini sedikit berbeda.Masyarakat setempat tidak menyediakan asbak di teras rumah,melainkan menyediakan lokasi untuk tempat merokok.Seperti di pos kamling maupun di Warung-warung kopi."Di sini baru dua minggu ini diberlakukan"ungkap pengurus RT 01/RW 02,Wahyu Margono,37.Alasannya cukup sederhana.Demi untuk menjaga keluarga agar terhindar dari asap rokok.Sehingga disepakti setiap warga yang menggelar acara di rumah,agar tidak disediakan asbak."Tapi jika ada yang merokok kita ingatkan.Tidak ada sanksi atau denda.Ini lebih pada kesadaran.Masyarakat sini juga sudah sepakat soal itu".paparnya.Penerapan ini sebenarnya bukan menjadi larangan bagi tamu untuk merokok.Hanya saja,jika ingin merokok baiknya bisa diarahkan ke tempat yang telah disediakan.Hal ini demi untuk menjaga lingkungan rumah tangga agar tetap terbebas dari asap rokok."Tolong dijaga bagi keluarga yang merokok.Saya juga perokok.Tapi saat mau merokok,saya keluar rumah dan pergi ke tempat yang sudah disediakan atau warung kopi"jelasnya.Setidaknya,bagi mereka yang perokok memberi hak bagi keluargannya yang tidak merokok untuk tidak ikut menghisap asap rokok."Makanya kami jadikan lingkungan ini sebagai kawasan tertib merokok"pungkasnya.(Dkutip Radar Mojokerto,22 Oktober 2019).

Kamis, 12 Desember 2019

PERINGATI HKSN,GELAR JAMBORE DI HUTAN KOTA,RELAWAN DIGEMBLENG HADAPI POTENSI BENCANA.

MOJOKERTO-Kota Mojokerto dilanda hujan deras dan angin kencang.Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan puluhan rumah di Kelurahan Gunung Gedangan,Kecamatan Magersari mengalami bencana banjir.Tingginya genangan air membuat sejumlah warga terjebak dan segera membutuhkan pertolongan.Tanpa membutuhkan waktu lama,sejumlah relawan langsung terjun untuk mengevakuasi warga terdampak.Mereka dibawa ke tempat pengungsian yang lebih aman.Di belakang tenda,nampak sejumlah relawan lainnya yang sibuk menyiapkan makanan di dapur umum.Atas kesiagapan itu,semua korban dapat diselamatkan.Pasalnya Kelurahan Gunung Gedangan,Kecamatan Magersari,telah ditetapkan menjadi Kampung Siaga Bencana Gajah Mada di Kota Mojokerto.Setidaknya,penanganan bencana itu lah disimulasikan dalam Jambore Relawan dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019 di Hutan Kota,Kelurahan Pulorejo.Kecamatan Prajurit Kulon,kemarin.Agenda tersebut merupakan kali pertama dilaksanakan di Kota Onde-Onde.Plt Kepala Dinsos Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto Sri Mudjiwati menjelaskan,diselenggarakannya Jambore Relawan Penanggulangan Bencana merupakan salah satu bentuk antisipasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.Agenda tersebut diikuti oleh 230 peserta dari perwakilan seluruh relawan se-Kota Mojokerto.Oleh karena itu,dalam jambore yang berlangsung mulai Jumat (6/12) hingga hari ini menggelar berbagai kegiatan pelatihan dan sosial.Mulai dari perkemahan besar,susur sungai,serta rangkaian aktivitas lain yang membangun kekompakan sekaligus kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana."Istilahnya sedia payung sebelum hujan.Karena bencana baik sosial maupun alam,bisa datang secara tiba-tiba.Jika tidak siap,maka akan berdampak kurang baik"terangnya.Kemarin,acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ika Puspitasari bersama Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kemendagri,R.M.Arief Moelia Edie.Ning Ita mengatakan dengan mengusung tema "Mojokerto Peduli"diharapkan nantinya para relawan mampu bersinergi dengan pemkot dalam hal penanggulangan bencana."Saya kira dengan jumlah yang mencapai sebuah potensi yang cukup kuat,apalagi kalau nanti sudah dibekali dengan ilmu dan keterampilan yang berhubungan dengan kebancanaan"terangnya.Terlebih dengan hanya memiliki luasan 20,21 kilometer (km) persegi,wilayah dengan tiga kecamatan ini masuk dalam kategori daerah yang rawan bencana alam.Terutama yang selama ini kerap melanda adalah banjir.Di sisi lain,pemkot juga telah melangkah dalam melakukan berbagai upaya untuk pencegahan.Di antaranya dengan memperluas dimensi saluran air di puluhan titik,memperbesar kapasitas rumah pompa,serta membuat 1.000 lebih biopori yang khusus dibuat di permukiman padat penduduk."Dengan didukung kesiapan personel,maka akan menjadi sebuah kesiapsiagaan yang sudah kuat jika dimungkinkan terjadi bencana di Kota Mojokerto,khususnya banjir yang selama ini menjadi agenda tahunan"pungkasnya.(Dikutip Radar Mojokerto,7 Desember 2019).

WALI KOTA KUKUHKAN DEWAN RISET DAERAH,GENCARKAN INOVASI.PEMKOT GANDENG EMPAT EXPERT.

MOJOKERTO KOTA-Wali Kota Ika Puspitasari atau Ning Ita mengukuhkan Dewan Riset Daerah (DRD),kemarin.Aktivasi DRD tersebut bertujuan mengencarkan sistem inovasi dan pengembangan daerah."Mereka ini merumuskan arah kebijakan pembangunan dan prioritas pembangunan agar lebih terarah.Juga memberikan masukan"ungkap Wali Kota Ning Ita,selepas pengukuhan di ballroom Hotel Raden Wijaya Kota Mojokerto.Ia mengatakan,arah pembangunan daerah tersebut tetap berpijak pada visi-misi yang telah ditetapkan.Namun DRD yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi yang ahli,diharapkan memberikan masukan dan arah kebijakan yang lebih jelas."Dengan adanya 'expert'ini otomatis ketika beri masukan dan arah kebijakan bisa lebih jelas.Lengkap dengan Indikator dan capaian yang terukur"bebernya.Keberadaan DRD ini nantinya berfokus pada pemicu inovasi dan pembangunan daerah.Semisal pada misi keempat yang berfokus pada infrastruktur.Nantinya infrastruktur ini dikembangkan berbasis ekonomi kerakyatan."Kemudian misi keenam,partisipasi masyarakat.Nantinya di-breakdown lagi oleh expert"lanjut dia.Wali kota menegaskan,berakdown misi infrastruktur misalnya infrastruktur di bidang pariwisata.Infrastruktur pariwisata diarahkan di kawasan Kota Mojokerto sebelah barat.Juga,untuk interkoneksi wilayah barat.Sedang terkait partisipasi masyarakat diarahkan ke pemberdayaan yang nantinya berujung pada ekonomi masyarakat."Arahnya pada kedua hal tersebut"tegas dia.Tahun ini,wali kota menargetkan DRD dapat merampungkan rumusan program pembangunan yang lebih konkret.Semisal di bidang pendidikan,dengan dibentuknya kampung pendidikan di Kranggan."DRD nanti rumusan lebih kongkret.Bagaimana regulasi yang tepat.Dimungkinkan kawasan pendidikan untuk area pariwisata tidak hanya area percontohan.Termasuk pengembangannya ke depan.Untuk penanggulangan kenakalan remaja"tandas Ning Ita.DRD Kota Mojokerto terdiri empat anggota:Diketuai Dr Ignatia Martha Hendrati SE,ME,akademisi dari UPN Veteran Jatim.Tiga Lainnya yakni Dr Drs Suko Widodo,MSi,pakar komunikasi Unair Surabaya,Wakil Ketua DRD,Dr Sutikno S Si,M,Si,pakar data ITS,Sekretaris dan Dr Jayus SH,M.Hum,pakar hukum Unej.(Dikutip Radar Mojokerto,22 Oktober 2019).

Terkait Penanganan Kejari Kota Terapkan E-ICJS ; Bakal Cepat & Transparan

MOJOKERTO KOTA-Penanganan kasus hukum di Kota Mojokerto bakal berlangsung cepat & transparan.Sebab,semua tahapan penanganan akan berlangsung ter-update dalam sistem.Adalah Kejaksaan Negeri/Kejari Kota Mojokerto.Korps Adhyaksa ini menerapkan Elektronik Integerated Criminal Justice System/E-IGJS untuk mempercepat proses administrasi berkas penanganan perkara.Selain berfungsi mempercepat,transparansi antarpenegak hukum,juga lebih tegas.Kepala Kejari (Kajari) Kota Mojokerto,Halila Rama Purnama,mengatakan E-ICJS merupakan sistem yang menerapkan layanan informasi elektronik tentang proses penanganan perkara pidana yang dapat diakses melalui sebuah aplikasi berbasis IT."E-ICJS adalah aplikasi yang terkait peradilan pidana yang ada di Kota Mojokerto"katanya.Aplikasi ini terdiri dari sejumlah sub sistem.Di antaranyanya kepolisian,kejaksaan,pengadilan negeri/PN hingga lembaga pemasyarakatan/lapas & adanya Narkotika Nasional Kota/BNNK.Selama ini,proses penanganan perkara dilakukan secara manual.Dengan sistem ini,akan terinterasi melalui sistem yang dibuat bersama programer."Contoh perpanjangan penanganan kepolisian yang di minta ke kejaksaan.Kejaksaan mengeluarkan surat perintah perpanjangan penahanan dalam proses penyidikan.Selama ini surat-menyurat biasa,tetapi sekarang melalui aplikasi yang sudah kita buat,"imbuhnya.Halila kembali mencontohkan,saat berkas perkara dari Kejaksaan dilimpahkan ke PN,maka surat dakwaan,hingga berkas tuntutan,dikirim melalui aplikasi.Sehingga,saat hakim menerbitkan putusan,semua file sudah terkoneksi dengan sub sistem di PN."Lalu,salinan putusan,terkoneksi dengan lapas.Karena mereka yang akan menerima warga binaan hasil eksekusi dari hasil eksekusi dari putusan PN,"imbuhnya.Meski menerapkan sistem elektronik,tetapi Kejari Kota Mojokerto tetap mengirim berkas secara manual.Langkah ini hanya untuk mempercepat proses yang selama ini berlangsung konvensional."Selama ini bisa saja setelah putus,putusannya belum diterima.Tapi sekarang setelah putusan,PN bisa memberitahu informasi kepada kita salinan putusannya,"tegasnya.Halila menjelaskan,meski terkoordinir dalam sistem yang sama,tetapi kerahasiaan berkas bakal terjamin.Semua lembaga penegak hukum memiliki pasword yang berbeda."Fungsinya mempercepat proses penegakan hukum.Untuk kerahasiaan,tetap kita jaga,hanya administrasi saja.Masing-masing sub sistem mempunyai password sendiri sebagai admin,"paparnya.E-ICJS juga berfungsi meluruskan adanya berita miring terkait penegakan hukum selama ini.Karena aplikasi tersebut juga untuk mempercepat & transparansi diantara sub sistem yang ada.Serta akuntabel terkait informasi & teknologi untuk putusan.Penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Kejari Kota Mojokerto dengan Polresta,PN,BNNK,Lapas Klas IIB & Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara/Ruphasan Klas IIB di gelar di Kejari Kota Mojokerto.Wakapolresta Kompol Haris Subiyono,berharap,dengan penerapan E-ICJS di Kota Mojokerto proses penegakan hukum lebih bersih akuntabel."Polresta Mojokerto mendukung & selanjutnya kerja sama bisa lebih baik lagi dengan PN,Kejari,BNNK,mapun Lapas,"ungkapnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,22 Oktober 2019).

SENTRA PKL BENPAS DIGARAP NOVEMBER,DITARGET BARU BISA RAMPUNG TAHUN DEPAN.

MOOKERTO KOTA-Hampir memasuki pengunjung tahun,proyek pembangunan Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto masih belum tersentuh.Proyek fisik yang bakal dinaungi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) tersebut paling cepat baru akan direalisasi pertengahan November mendatang.Kepala Dinas Perdagangan/Disperindag Kota Mojokerto,Ruby Hartoyo memaparkan,berdasarkan update informasi yang diterima,paket proyek pembangunan Sentra PKL Benpas masih dalam tahapan lelang.Di perkirakan,akhir pekan ini baru diumumkan pemenang lelangnya."Insya Allah tanggal 12 November nanti sudah SPK (Surat Perintah Kerja),"terangnya kemarin.Dengan demikian,pengerjaan dipastikan akan melewati tahun 2019 ini.Sebab,kata Ruby,estimasi waktu pengerjaannya memakan waktu sekitar 32 minggu atau 8 bulan."Jadi,selama 8 bulan dia mengerjakan terus secara utuh,"paparnya.Dengan demikian,para pedagang yang saat ini menempati relokasi pasca kebakaran 2107 lalu harus bersabar.Pasalnya,proyek akan rampung pada pertengahan 2020 mendatang.Diperkirakan,bangunan baru nanti akan mampu menampung kurang lebih 210 pedagang,Ruby menyatakan,proyek tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat.Mulai dari tahap perencanaan hingga seluruh pengerjaan fisik akan dinaungi Kementrian PUPR.Bangunan akan diserahterimakan kepada untuk menjadi aset Pemkot jika tahap pembangunan selesai.Ruby menyatakan,Kota Mojokerto menjadi salah satu dari 3 daerah di Jawa Timur.Seluruhnya merupakan penerima bantuan pembangunan yang diperuntukkan bagi apsar yang pernah dilanda kebakaran.Sementara itu,sentra PKL Benpas,3 paket proyek pasar lainnya telah masuk tahapan pengerjaan.Progres paling cepat adalah pembangunan Pasar Gunung Gedangan."Saat ini sudah berjalan 66%,"paparnya.Dikatakan Ruby,pembangunan Pasar Gunung Gedangan akan kembali dilanjutkan tahap depan.Saat ini,pengerjaan fisik itu menyentuh pembangunan los,kios, & food court.Pun demikian dengan Pasar Prapanca yang saat ini telah menyentuh kisaran 40%.Proyek yang bersumber dari Dana Tugas Pembantuan/TP Rp.3,6 miliar dari Kementerian Perdagangan/Kemendag itu diperkirakan akan rampung selama 3,5 bulan atau kurang lebih 105 hari.Eks pasar loak & Pusat Dagang Sepeda/PDS itu ditarget rampung paling lambat 20 Desember mendatang.Sementara itu,proses paling minim justru terjadi pada perbaikan Pasar Prajurit Kulon.Memasuki pekan ketiga Oktober ini baru mencapai 6%.Minimnya hasil dari proyek suntikan Dana Alokasi Khusus/DAK sekitar Rp.1,6 miliar ini lantaran pengerjaan fisik tidak dikerjakan ditempat,melainkan dilakukan secara terpisah."Jadi insya Allah bisa dikejar,karena dikerjakan di galerinya.jadi nanti tinggal ngetrapkan saja,"pungkasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,22 Oktober 2019).

Selasa, 10 Desember 2019

BINROHTAL 744:MAKNA SANTRI.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Senin (21/10),KH,Khairil Anam Denanyar menjelaskan pentingnya peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober."Ketika berbicara santri,yang terbayang adalah sarung,baju takwa dan kopyah.Simbol santri ini penting karena menjadi identitas sekaligus dorongan agar orang berperilaku sesuai simbol yang dikenakan"tuturnya.Ketika pakai sarung berkopyah,tentu dia seorang ahli ibadah,saleh dan akhlaknya baik.Namun akhir-akhir ini,kadang terjadi ketidaksesuain antara atribut yang dipakai dengan kenyataan di lapangan.Misalnya pakai baju takwa,berkopyah,tapi masih berbuat maksiat,curang,nyleweng,korupsi dan sebagainya.Oleh karena itu barometer seseorang sebenarnya bukan pada atribut,tetapi lebih pada perilakunya.Siapapun orangnya,apapun profesinya,kalau dia saleh,ahli ibadah dan akhlaknya baik maka dialah santri.Selanjutnya,ada yang menyebutkan,sifat-sifat santri terkumpul dalam tulisan santri itu sendiri.Huruf "sin maknanya 'salikun fii ibadah".Maksudnya apapun yang ia kerjakan selalu bernilai ibadah sehingga hidupnya bermanfaat bagi yang lain.Huruf "nun"maknanya 'naibun amissyuyukh'.Maksudnya pengganti para ulama yang selalu memberikan penerangan dan pencerahan pada umat.Sehingga hidupnya bisa mengajak umat ke arah kebaikan.Huruf "ta",maknanya " taibun annidzdzanbi"maksudnya bertaubat dari dosa.Huruf ro,maknanya 'roghibun fil akhiroh'.Maksudnya cinta pada akhirat,sehingga dunia ini benar-benar dijadikan ladang untuk menanam tanaman akhirat.Huruf 'ya'makanya 'yaqin'.Maksudnya percaya bahwa apapun yang dilakukan manusia akan ada balasannya kelak di akhirat.(Dikutip Radar Jombang,22 Oktober 2019).

Senin, 09 Desember 2019

BINROHTAL 778:MEMAAFKAN,MENDOAKAN DAN MENGHADIAHI.

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Kamis (5/12),pengasuh Pesantren Tebuireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik,menjelaskan agungnya sikap Rasulullah Muhammad SAW."Sikap Rasulullah sangat baik.Bahkan kepada orang yang menista agama sekalipun"tuturnya.Gus Fahmi lantas mengutip QS Ali Imron 159.Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka.Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar,tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.Karena itu maafkanlah mereka,mohonkan-lah ampun bagi mereka dan bermusyawarah dengan mereka dalam urusan itu.Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad,maka bertawakallah kepada Allah.Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.Gus Fahmi cerita,suatu hari Rasulullah baru kembali dari Hunain.Rombongan Rasulullah lalu berhenti untuk salat.Salah seorang sahabat lantas mengumandangkan azan.Tidak jauh dari situ ada rombongan Abu Mahdzurah.Mendengar ada azan,Abu Mahdzuzah lantas menirukan dengan nada mengejek.Rasulullah pun mendengarnya.Rasulullah lantas menyuruh sahabat memanggil Abu Mahdzuroh.Rasulullah kemudian memaafkannya.Lalu mengajari azan yang benar.Abu Mahdzuroh diminta menirukan azan yang diajari langsung oleh Rasulullah.Setelahnya,Rasulullah memberi Abu Mahdzuroh sekantong perak.Abu Mahdzuroh senang sekali menerimanya.Tidak berhenti disitu,Rasulullah kemudian mendoakannya "Barokallahu fika wa baroka alaika".Semoga Allah melimpahkan keberkahan kepadamu.Abu Mahdzuroh semakin senang.Dia pun minta diperintahkan menjadi muazin di Makkah.Rasulullah pun memerintahkan dia menjadi muazin di Makkah.Abu Mahdzuroh akhirnya menjadi muazin di Makkah yang terkenal dengan suara merdu dan panjang."Penistaan azan pernah terjadi pada zaman Rasulullah SAW yang dilakukan oleh Abu Mahdzuroh.Bahkan hal itu dilakukan oleh Abu Mahdzuroh.Bahkan hal itu dilakukan di hadapan Nabi langsung tapi beliau dan para sahabat merespon hal tersebut bukan dengan kekerasan,tapi kasih sayang,bahkan Rasulullah mendoakan sang penista dengan kebaikan dan memberinya kesempatan menjadi muadzin di Makkah"tuturnya.Apa yang dilakukan Abu Mahdzuroh bisa terjadi di zaman sekarang ini.Tetapi kebanyakan kita merespon hal tersebut dengan keburukan,kata-kata kasar bahkan terkadang laknat.Seolah kita ini yang paling benar Islamnya."Ketika sudah melaknat,hanya sedikit orang yang merespon-nya dengan doa kebaikan.Jadilah kemudian terkesan Islam terpecah belah"tandasnya.Padahal seharusnya kita mencontoh Rasulullah."Mencontoh pribadi agung Rasulullah adalah wujud cinta kepada Beliau karena Beliau ditetapkan oleh Allah sebagai 'uswatun hasanah'pungkasnya.(Dikutip Radar Jombang,6 Desember 2019).

Pengajian Rutin Muslimat NU Ranting Kradenan Dengan Tema Aqiqah

Berita Rajawali-Di hari Kamis  (5/12),bertempat di kediaman Ibu Sri Suharti,Kradenan Gang 2 Nomor 37,Kota Mojokerto tengah berlangsung acara Pengajian rutin Yasinan Muslimat NU ranting Kradenan,jam 18.00 sampai dengan 21.00 yang dihadiri oleh 100 orang.Lantunan ayat suci & kalimat-kalimat Thoyyibah yang berkumandang dipimpin oleh Ibu Hj.Siti Maimunah,Ketua Ranting menambah hikmat suasana.Tausiyah oleh Ustad M.Ismail SpD,Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Aulad,Pulorejo,Kota Mojokerto & guru bahasa Arab di MI Al Muhsinun,Kauman gang 3.Rw.02,Kota Mojokerto sekaligus memperingati AQIQOH Sekretaris KIM Rajawali.Tema Tausiyah juga tentang Aqiqoh,yang dasar hukumnya Sunnah Muakad (Sunnah yang mendekati wajib).Dimana,setiap manusia yang lahir dalam keadaan tergadai (masih menjadi milik Allah SWT).Untuk menebusnya,maka orang tua atau bila mampu diri sendiri,harus melaksanakan Aqiqoh/penyembelihan hewan ternak (kambing) untuk dishodaqohkan kepada sesama.Misal tetangga,saudara,kerabat,handai taulan,anak yatim piatu & lain sebagainya.Untuk anak perempuan sebanyak 1 ekor kambing & untuk anak laki-laki sebanyak 2 ekor kambing.Hal ini berdasarkan apa yang dilakukan oleh Nabiyullah Ibrahim AS yang menyembelih Nabi Ismail yang kemudian diganti oleh Allah SWT dengan hewan qurban untuk dishodaqohkan kepada orang-orang disekitar kita.Adapun manfaat dari Aqiqoh itu adalah :
1.Melaksanakan Ajaran Nabi berdasarkan Al Quran (hukumnya mendekati wajib)
2.Penebusan diri orang tua kita agar tidak lagi tergadai.
3.Melancarkan jalan hidup yang di Aqiqoh (Membuang sial/tolak-balak)
4.Sebagai bentuk kesetiakawanan & berbagi.Gizi yang merata
5.Dan lain-lain sesuai dengan syariat Agama Islam
Nabi Muhammad SAW berAqiqoh sewaktu beliau telah berumur 40 tahun.Apabila sudah meninggal pun keluarga mengaqiqoh-i Almarhum/Almarhumah.Walaupun sudah tua,tetap diperbolehkan,karena dari 70% dari 100% Ustad menyatakan bahwa Aqiqoh itu wajib,berkaca dari tuntunan Nabiyullah Ibrahim AS.Begitu pentingnya perintah berqiqah,maka niat-lah hal pertama bagi setiap muslim untuk melaksanakannya,karena dimana ada niat,Allah SWT akan turun tangan untuk membantu.Semoga Sekretaris KIM Rajawali segera tercapai apa yang dicita-citakan,Amin...Amin...Amin... Yaaa Robbal AlaminAYO SEGERA BER-AQIQOH!.(Di tulis oleh Dian & Nana,KIM Rajawali).

BINROHTAL 777:BAHAYA ISTIDROJ.(MENJAUHI LARANGANNYA,MENJALANKAN PERINTAHNYA).

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Polres Jombang,Rabu (4/12),ustad Agung Bahroni menjelaskan bahaya istidroj."Ibnu Atollah berkata,hendaklah engkau takut jika selalu mendapat karunia Allah,sementara engkau tetap dalam perbuatan maksiat kepada-Nya,jangan sampai karunia itu semata-mata istidroj"tuturnya.Ustad Agung lalu mengutip QS Al-Anam 44.Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka.Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka,sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka.Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong,maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.Firaun selama hidup 500 tahun tak pernah sakit.Flu pun tidak pernah.Sekedar panas pun tidak pernah.Bahkan lalat tidak mau menemplek ke tubuhnya.Sehingga akhirnya dia deklarasi menjadi Tuhan.Inilah contoh istidroj.Nikmat sehat yang diberikan Allah padanya justru membuatnya jauh dari Allah.Dalam kitab Annawadir ada cerita.Ada raja yang wilayahnya sering paceklik dan gagal panen.Akhirnya dia diberi nasehat.Kalau ingin daerahmu makmur,dekatlah ulama & mintalah nasehat-nasehat ulama.Akhirnya dia pun mengambil ulama sebagai penasehat.Sehingga daerahnya menjadi subur makmur.Raja itupun panjang umur.Usia 400 tahun dia masih sehat.Setan lalu membisikinya."Kamu pasti tuhan.Kalau kamu manusia biasa,pasti sudah pasti seperti teman-temanmu,".Si Raja akhirnya mengaku sebagai tuhan.Hingga akhirnya Allah mengirimkan tentara dari kerajaan lain untuk menghancurkan raja tersebut.Kemakmuran yang panjang dalam kisah diatas adalah contoh istidroj.Sehingga justru menjauhkan si raja dari Allah.Bahkan berani mengaku sebagai tuhan.Jika Allah membiarkan kita sengaja meninggalkan salat,sengaja meninggalkan puasa,tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat & membuka aurat.Berat bersedekah.Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.Menganggap enteng perintah Allah.Mengabaikan semua atau sebagian perintah Allah.Merasa umurnya panjang & menunda-nunda tobat.Tidak mau menuntut ilmu syar'i.Lupa akan kematian.Tetapi Allah memberikan kita harta berlimpah,kesenagan terus menerus,dikagumi & dipuji banyak orang.Tidak pernah diberikan sakit.Tidak pernah diberikan musibah.Hidupnya aman-aman saja.Bisa jadi ini Istidroj'.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,5 Desember 2019).

Binrohtal 776 : Rida Ibu

Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang,Selasa (3/12),Pengasuh Pesantren Hidayatul Quran Tembelang,Ustad Yusuf Hidayat menjelaskan pentingnya rida Ibu."Rida Ibu sangat penting agar kita mudah saat sakaratul maut,"tuturnya.Ustad Yusuf cerita,Rasulullah Muhammad SAW pernah didatangi pesuruh Abdullah bin Sallam.Pesuruh tersebut mengabarkan,Abdullah bin Sallam sedang sakit keras & meminta agar rasulullah datang menjenguk.Rasulullah bersama sejumlah sahabat lalu mendatangi rumah Abdullah bin Sallam yang sedang sakaratul maut.Rasulullah lalu membisiki telinganya."Abdullah,ucapkanlah,'Asyhadu an la illaha illah,wahdahu la syarika lah wa anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu (aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah saja tidak ada sekutu baginya & Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul-Nya),"tuntun Nabi pada Abdullah bin Sallam.Rasulullah mengulangi membisikkan kalimat itu sampai 3 kali.Namun lidah Abdullah bin Sallam tetap tertutup rapat.Rasulullah pun mengucapkan,"La hawla wa la quwwata illa billahil'aliyil adzim (tiada daya & upaya kecuali hanya milik Allah yang Maha luhur & Maha Agung),".Kemudian beliau menyuruh Bilal untuk menemui istri Abdullah bin Sallam.Menanyakan apa yang telah diperbuat suaminya dalam hidupnya sehingga sulit mengucapkan syahadat jelang kematiannya.Istri Abdullah bin Sallam bertutur,"Saya tidak pernah melihatnya meninggalkan salat berjamaah bersama Rasulullah.Dia juga gemar bersedekah setiap hari.Namun,ada satu hal yang saya ketahui,ibunya tidak rida kepadanya,".Nabi lalu memanggil ibu Abdullah bin Sallam.Namun,sang ibu tidak mau pergi untuk melihat saat-saat terakhir kehidupan anaknya.Hal itu karena sang ibu sangat kecewa dengan perlakuaan anaknya selama ini.Karena kecewa,maka sang ibu tidak rida dunia dan akhirat kepada anaknya."Bagaimana aku bisa meridainya?Dia telah memukulku dan mengusirku dari rumahnya,menyakitiku dan melanggar perintahku"kata si ibu.Rasulullah berkata lagi"Kalau begitu,aku ambil alih hakmu atas dia.Atau,ridailah dan bebaskan anakmu dari tuntunmu"Mendengar itu,luluhlah hati sang ibu.Dengan disaksikan oleh Rasulullah dan para sahabatnya,si ibu berkata,"Saksikanlah,Rasulullah,bahwa aku telah meridai anakku ini & membebaskannya dia dari segala tuntutanku,".Kemudian Rasulullah membisiki kalimat syadahat di telinga Abdullah bin Sallam.Setelah si ibu rida & mencabut tuntutannya,mulut Abdullah bin Sallam dapat mengucapkan kalimat syahadat dengan lancar & wafat.Usai salat jenasah & menguburan mayat Abdullah bin Sallam,Rasulullah bersabda,"Wahai kaum muslimin,barangsiapa yang tidak berbakti kepada ibunya,maka dia akan keluar dari dunia tanpa bersyahadat.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,4 Desember 2019).

Label : KEGIATAN