Kamis, 08 Oktober 2020

TORIQOH 120: ILMU TAKWA.

 Setiap khutbah Jumat khotib wajib menyampaikan pesan tentang takwa.Ini karena banyak ilmu yang harus dikuasai agar takwa benar-benar menancap dalam hati."Ilmu tentang ibadah dan amal saleh kedudukannya sangat penting agar meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT"kata KH Cholil Dahlan,pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus ketua MUI Jombang,kemarin.Hal itu sesuai pesan Syekh Abdul Qodir pada Ahad pagi 14 Rajab 545 H."Siapa yang mengerti sifat dan asma Allah maka akan memahami seluruh makhluknya"tuturnya.Pemahaman ini kita perlukan untuk memperbaiki hubungan dengan semua makhluk Allah.Sehingga kita akan tahu;sesungguhnya mereka sarana untuk taqorrub madep ke Allah SWT.Kiai Cholil menjelaskan,mengerti ilmu agama sangat penting untuk meningkatkan ketakwaan kita.Sebagaimana dijelaskan dalam QS Al Anam 125.Siapa yang Allah kehendaki diberi petunjuk,niscaya Dia akan dilapangkan dadanya untuk memahami agama Islam.Rasulullah Muhammad SAW juga menyampaikan.Apabila Allah SWT menghendaki kebaikan pada hambanya,maka hamba itu akan dipintarkan dalam ilmu agama.Sehingga mudah mengetahui aib dan kelemahan dirinya.Inilah sebabnya warga toriqoh diajak khususiyah.Agar benar-benar memahami ilmu zikir.Sehingga zikirnya cepat masuk kedalam hati,maka semua organ akan memancarkan zikir.Mendengar sesuatu ingat Allah.Melihat sesuatu ingat Allah.Mau melakukan sesuatu ingat Allah."Lihat daun jatuh saja ingat Allah.Oh,seperti daun yang gugur ini,terangnya.Sehingga dengan melihat daun jatuh saja,ketakwaannya bertambah karena ingat mati.Dan membuatnya semangat amal saleh untuk bekal akhirat.Tanpa pemahaman agama seperti itu,amal kita akan muspro.Seperti diingatkan dalam QS Alfurqon 23;amal itu bagaikan debu yang berterbangan.Sebabnya;amal itu tidak dibarengi hati ingat Allah.Sehingga amalnya tidak membawa manfaat di akhirat."Orang yang memahami agama akan mengenal Allah melalui asma dan sifatnya.Sehingga ketika melihat makhuk langsung ingat Allah"tegasnya.Melihat virus corona misalnya.Itu juga ciptaan Allah.Diciptakan agar kita semakin bertakwa kepada Allah.Yang sakit disuruh sabar.Yang tidak kena disuruh syukur dengan menolong yang kena.Yang kena lalu mati dicatat syahid akhirat.Yang diam di rumah dicatat uzlah.Yang punya uang diharapkan peduli dan membantu yang terdampak.Negara kaya yang mampu beli vaksin disuruh membantu negara miskin yang tak mampu membeli vaksin.Karena kalau vaksinasinya,tidak serempak seluruh dunia,nanti korona tetap ada.Suatu ketika Nabi Daud melihat cacing merah.Nabi Daud lalu membatin;untuk apa Allah menciptakan makhuk seperti itu.Cacing itu langsung bicara;dia diciptakan Allah dengan tugas tiap siang membaca tasbih seribu kali.Dan tiap malam membaca salawat untuk Nabi Muhammad seribu kali.Cacing itu lantas balik bertanya;."Kamu sendiri diciptakan Allah untuk apa wahai Nabi Daud?"mendengar itu Nabi Daud langsung sujud dan mohon ampun pada Allah.Makhuk yang kita batin tidak berguna,tidak mungkin berbicara kepada kita.Meskipun bicara kepada kita.Meskipun bicara,kita juga tak bisa mendengar karena hati terhijab.Hijab ini baru bisa dibuka jika hati sudah diisi zikir.Dan zikir hanya bisa masuk kedalam hati jika disertai ilmu.(Dikutip Radar Jombang,3 Oktober 2020). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN