Selasa, 30 Juni 2020

K.T.T ASEAN Virtual Pertama,Sepakat Kolaborasi Penanganan Pandemi & Pemulihan Ekonomi

Jakarta,Jawa Pos-Untuk kali pertama,sejak ASEAN didirikan 53 tahun yang silam,konferensi tingkat tinggi/KTT-nya diselenggarakan secara virtual.Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat pertemuan fisik tidak mungkin dilaksanakan.Presiden Joko Widodo/Jokowi mengikuti KTT ASEAN Ke-36 dengan tuan rumah Vietnam kemarin (26/6).Dia didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartanto,Menko PMK Muhadjir Effendi,Menlu Retno Marsudi,& Seskab Pramono Anung.Para pemimpin di kawasan Asia Tenggara membahas sejumlah inisiatif dan kerja sama,termasuk dalam menangani pandemi Covid-19.Jokowi menyebutkan bahwa ASEAN sudah memiliki fondasi komunitas selama lima dekade.Fondasi ini cukup untuk menjadi bekal melawan pandemi."Tugas kita sebagai pemimpin ASEAN adalah memberikan arah yang jelas untuk menghadapi situasi sulit ini"ujarnya.Ada dua hal yang menurut Jokowi harus dilakukan bersama.Selain kolaborasi penanganan pandemi,yang tidak boleh dilupakan ialah mempercepat pemulihan ekonomi negara-negara ASEAN.Mengingat,IMF baru-baru ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global bakal mencapai -4,9 persen hingga akhir tahun.Turun dari prediksi sebelumnya -3 persen.Salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah mendorong ASEAN 'travel coridor'."Sudah saatnya ASEAN,sebagai satu komunitas memikirkan pengaturan ASEAN 'travel coridor'"lanjut presiden.Tentu pengaturan harus dilakukan dengan hati-hati,terukur,dan bertahap.Dimulai dengan 'essential business travel'yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.Kemudian,akses digital bagi UMKM juga harus diperluas.Selain itu,ASEAN bisa mengandalkan REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP(RCEP) yang ditandatangani tahun ini."RECP akan menjadi kekuatan dan harapan baru bagi pemulihan serta resilensi ekonomi di kawasan pasca Covid-19".Menlu Retno Marsudi mengutip catatan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi."Untuk pertama kalinya di dalam 23 tahun terakhir.ASEAN mengalami kontraksi ekonomi"ucapnya.Hal itu terjadi sebagai akibat meluasnya pandemi Covid-19.Meskipun demikian,ASEAN telah berhasil melakukan tindakan yang cepat dan desisif.Salah satunya dengan membentuk 'regional pandemi response fund'.KTT kali ini menghasilkan dua deklarasi.Retno menjelaskan,deklarasi pertama berisi komitmen para pemimpin ASEAN untuk memperkuat solidaritas dan mekanisme kawasan agar mampu mengatasi tantangan dunia."Ada beberapa hal yang digarisbawahi.
Antara lain:
-Komitmen untuk mengurangi dampak Covid-19 melalui rencana pemulihan yang komprehensif.
-Berisi komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas SDM di negara masing-masing.Terutama bagi perempuan,penyandang disabilitas,lansia,dan warga yang tinggal di wilayah terpencil.
(Dikutip Jawa Pos,27 Juni 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN