Kamis, 18 Juni 2020

Binrohtal 897 : Uban Itu Kemuliaan

Saat ngaji usai salat  Duhur di masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang (15/6),KH Khaiaril Anam Denanayar menjelaskan tentang uban."Dalam hadits qudsi Nabi Muhammad SAW menyampaikan,Allah SWT menyampaikan,Allah berkata.Sesungguhnya Aku malu pada hamba-Ku yang telah beruban,jenggotnya beruban,kepalanya beruban kemudian disiksa di neraka,"tuturnya.Setidakna ada 3 pelajaran yang bisa dipetik dari hadits tersebut.
1.Pertama,uban itu kemuliaan bukan aib.Menurut keterangan hadits,manusia yang pertama kali melihat uban di kepala adalah Nabi Ibrahim.Ketika itu,Nabi Ibrahim bertanya kepada Allah."Ya Rabbi,apakah ini?"Allah menjawab,"Ini adalah kemuliaan & kelembutan wahai Ibrahim,"Rssulullah Muhammad SAW juga menegaskan,"Uban adalah cahaya bagi seorang mukminin.Tidaklah seseorang beruban,walaupun hanya sehelai,kecuali setiap ubannya akan dihitung sebagai kebaikan yang akan meninggikan derajatnya,"Uban sebagai cahaya artinya sebagai penerang kehidupan."Dengan adanya uban diharapkan seseorang menjadi sadar,dia sudah tua umurnya,"jelasnya.Sehingga harus diimbangi dengan banyak amal baik."Karena sebaik-baik manusia itu yang panjang umurnya & baik amalnya,"terangnya.Dengan demikian banyak amal kebaikan,maka akan memperoleh kemuliaan & derajat yang tinggi.Namun jika uban tidak membuat seseorang menjadi sadar & berubah amalnya,malah sering melakukan perbuatan dosa sehingga akhirnya masuk neraka.Ini sungguh sangat keterlaluan.Makanya Allah SWT menyatakan,Aku malu pada hamba-Ku yang beruban.
 2.Kedua,uban sebagai tanda penuaan.Jika sudah beruban,dia masuk golongan tua."Memangnya kalau sudah tua kenapa?"ujarnya.Ketika kondisi semakin tua,tentu akan semakin berkurang kekuatan fisiknya.Dulu ketika masih muda makan sate kambing 20 tusuk tidak ada masalah.Dulu waktu muda larinya kencang,kuat angkat beban yang berat,sekarang sudah tidak lagi."Di dunia ini tidak ada yang abadi & langgeng.Semua pasti akan mengalami kerusakan,termasuk manusia,pasti akan mengalaminya & ujung-ujungnya meninggalkan dunia,"paparnya.Ketika manusia meninggal dunia,urusan belum selesai.Justru saat itulah manusia mempertanggungjawabkan semua amal perbuatan selama hidup.Jika amalnya baik maka sungguh akan memperoleh kebahagiaan.Sebaliknya,jika amalnya tidak baik,maka akan merugi selamanya."Uban sebagai peringatan agar manusia bisa menggunakan kesempatan hidup untuk melakukan amal yang baik,"pesannya.
3.Ketiga,disamping karena faktor usia,uban juga merupakan tanda adanya beban pikiran,walaupun belum masuk kategori tua.Abu Bakar pernah bertanya kepada Nabi kenapa rambut beliau beruban.Nabi menjawab,"Surat Hud,Waqiah,Al Mursalat,An Naba,& At Takwir,itulah yang membuat rambutku lekas putih,"Nabi merasa ngeri dengan surat-surat itu karena banyak bercerita tentang kedahsyatan kiamat & balasan atas keingkaran umat-umat terdahulu.Nabi khawatir sekiranya yang menerima adzab itu adalah umat beliau itu sendiri.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,16 Juni 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN