Selasa, 04 Februari 2020

Toriqoh 90 : Ujub/Membanggakan Diri Sendiri

Saat khususiyah Ikatan Toriqoh Qodiriyah wa Naqsyahbandiyah/ITQON di PP Darul Ulum Rejoso,Kamis (30/1),KH Cholil Dahlan menjelaskan bahaya ujub."Ujub membuat zikir sulit masuk ke dalam hati,"tuturnya.Ketua MUI Jombang yang juga pengasuh PP Darul Ulum Rejoso ini lantas menjelaskannya secara rinci.Mengutip QS Al Ashab 70-71."Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kamu kepada Allah & katakanlah quolan sadida.Niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu & mengampuni dosa-dosamu,"Kiai Cholil menerangkan,qoulan sadida adalah perkataan yang dibarengi dengan hati ingat Allah SWT.Orang yang kata-katanya selalu dibarengi dengan hati ingat Allah,dia akan selamat.Dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT.Serta kekurangan-kekurangan amalnya akan disempurnakan oleh Allah SWT.Orang tersebut akan bisa memiliki 3 hal yang menyenangkan yaitu :
1.Takwa kepada Allah dalam sepi maupun ramai
2.Berkata benar dalam kondisi rida maupun marah
3.Serta bersikap sederhana dalam keadaan kaya maupun miskin
Sebaliknya orang yang ujub tidak akan bisa memiliki 3 hal menyelamatkan tersebut."Karena ujub itu membuat hati tertutup dari Allah SWT,"tegasnya.Ujub alias membanggakan diri sendiri,membuat orang lain lupa kepada Allah,namun hanya ingat akan dirinya sendiri.Misal,panennya bagus.Lalu hatinya merasa ,karena aku yang azan,jamaahnya jadi banyak.Kalau yang azan bukan aku,pasti sepi.Ini termasuk ujub,karena sebenarnya,yang menggerakkan hati makmum datang adalah Allah SWT.Salah satu bentuk ujub adalah merasa paling layak jadi imam."Misalnya orang toriqoh,tidak mau diimami oleh orang yang belum ikut toriqoh.Ini juga termasuk ujub,"tandasnya.Kiai Cholil menegaskan,warga toriqoh tidak apa-apa makmum kepada orang yang belum toriqoh."Soal wiridannya,nanti bisa ditambahi sendiri,"jelasnya.Warga Toriqoh diajari agar tiap usai salat zikir jaher 165 kali."Kalau imamnya hanya mimpin zikir zaher sampai 100 kali,ya nanti kekurangannya ditambahi sendiri.Wiridan setelah bareng imam selesai,"paparnya.Nabi Muhammad SAW menyatakan,ada 3 hal yang bisa menjadi penyebab kerusakan.
- Pelit yang keterlaluan
- Mengikuti hawa nafsu
- Ujub
Bagi warga Toriqoh,tidak ingat Allah sedetikpun sudah termasuk maksiat.Membanggakan diri sendiri itu membuat tidak ingat Allah.Jadi selama dalam hati ada ujub,itu berarti terus maksiat kepada Allah SWT.Makanya warga Toriqoh dia zikir jaher itu adalah membuang kotoran hati termasuk ujub."Sudah zikir zaher kok masih muncul ujub,teruskan saja zikir zahernya secara istiqomah.Nanti pasti ujubnya berangsur -angsur hilang dengan sendirinya,"pesannya.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,3 Februari 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN