Saat ngaji usai salat Duhur di masjid Polres Jombang Senin (28/1),KH Khariril Anam menjelaskan orang yang dicintai Allah SWT."Banyak ahli maksiat yang setelah bertaubat menjadi wali kekasih Allah SWT seperti Ibrahim bin Adham.Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang bertaubat,"ucpnya mengutip QS Al Baqarah 222.Beliau lalu menjelaskan penyebab taubat Ibrahim bin Adham."Dia ini anak seorang raja yang mulanya suka foya-foya namun akhirnya bertaubat & menjadi tokoh sufi yang bersih hatinya,"jelasnya.Ketika ditanya penyebab taubatnya,Ibrahim menjelaskan 3 hal :
-Pertama,dia melihat kuburan sebagai rumah kesengsaraan.Gelap,sendirian.Tak ada teman,di himpit bumi.Dimakan rayap.Di kuburan sangat lama.Di sekitar kita banyak makam yang berusia ratusan tahun.Bahkan ribuan tahun."Saya takut masuk kuburan dalam kondisi tak punya bekal,"ucapnya.Siksa kubur sangat dahsyat.Rasulullah Muhammad SAW bersabda,ada 2 hal yang paling banyak menyebabkan siksa kubur :
1.Buang air besar atau kecil yang kurang bersih sehingga menyebabkan najis di tubuh & pakaian
2.Serta rasan-rasan alias menggunjing.
Sedangkan perkara yang membuat kita bebas dari siksa kubur yakni :
1.Salat berjamaah
2.Yang membuat kuburan terang yakni bacaan Al Quran
3.Yang membuat kuburan luas yakni sedekah.
-Kedua,Ibrahim Bin Adham taubat karena tahu perjalanan akhirat sangat panjang menunggu di kuburan saja jutaan tahun.Di akhirat nanti,ada 50 pos hisab yang harus dilewati.Setiap pos hisab butuh waktu 1000 tahun."Sementara aku belum punya bekal,"bebernya.
Agar bisa mulus melalui semua pos,ada 2 amalan yang harus dilakukan.
1.Selalu merasa diawasi oleh Allah SWT sehingga tak pernah maksiat walaupun di tempat sepi.
2.Serta selalu rida terhadap ketentuan Allah SWT baik baik maupun buruk.
-Ketiga,Ibrahim Bin Adham taubat karena tahu Allah SWT maha adil dalam menghukumi.Tak ada yang bisa disembunyikan dari Allah.Jika didunia ada rekaman CCTV,Allah SWT malah lebih canggih,punya catatan,rekaman & video semua amal kita."tangan kita,kaki kita,mata kita,telinga kita,kaki kita nanti juga bisa bicara & laporan kepada Allah SWT.Jadi di akhirat nanti tak ada hoax,"bebernya.Agar bisa lolos dari penghakiman Allah SWT,kita harus mudah legowo."Gampang memaafkan kesalahan orang lain,Gampang menutup aib dan keburukan orang lain,Mau memberi kepada orang yang tak memberi,Mau memaafkan orang yang menzolimi,Serta mau silahturahmi kepada kerabat yang memutus silahturahmi.(Dikutip Radar Jombang,29 Januari 2019).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar