Sabtu, 11 Agustus 2018
Disperidag Janjikan Tahun Depan,Pembangunan Sentra PKL Benpas Yang Terbakar
Mojokerto Kota-Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terbakar tahun 2017 silam hingga kini belum tersentuh pembangunan.Pemkot melalui Dinas Perindustrian & Perdagangan (Disperindag) memperkirakan revitalisasi area perdagangan itu pada tahun 2019 yakni melalui dana bantuan pemerintah pusat."Rencana revitalisasi sebelumnya memang di tahun 2018,namun setelah pengajuan ke pemerintah pusat,kami dijanjikan untuk anggaran rehabilitasinya di tahun 2019 nanti,"ungkap Kepala Disperindag,Ruby Hartoyo,kemarin (10/8).Di katakannya,rencana rehabilitasi sentra PKL itu mengandalkan anggaran dari pemerintah pusat.Pasca kejadian kebakaran setahun yang lalu,pihaknya mengajukan anggaran pembangunan ke Presiden RI Joko Widodo,namun didisposisi ke Kementerian Perdagangan RI melalui Dirjen Logistik Dalam Negeri."Hanya saja,opsi itu untuk anggaran rehab maksimal mendapatkan Rp.1,7 Miliar padahal alokasi kebutuhan rehab sentra PKL itu lebih besar,"katanya.Pihaknya lantas disarankan untuk mengajukan dana rehabilitasi melalui Dana Tugas Pembantu (Dana TB) yang bermukim di Sesditjen Perdagangan Dalam Negeri.Lewat jalur itu alokasi anggaran bisa meningkat mencapai Rp.6 Miliar hingga Rp.10 Miliar.Pengajuan permohonan anggaran rehabilitasipun di ajukan tahun 2018 lalu."Sudah kami ajukan,sesuai kebutuhan rehab kita,anggaran yang dibutuhkan bisa Rp.4 Miliar,Rp.6 Miliar,maupun Rp.10 Miliar,"sebut Ruby.Besarnya kebutuhan anggaran itu lantaran Disperindag telah merencanakan pembangunan sesuai kebutuhan area,diketahui area sentra PKL Benpas cukup luas,tak kurang dari ratusan stan terbakar & kini kondisinya tak terpakai lagi,sedianya rehabilitasi membutuhkan bangunan sentra PKL dengan kontruksi 2 lantai.Pak Ruby mengatakan,pedagang sentra PKL Benpas eks Alun-alun sudah melontarkan pertanyaan kapan pelaksanaan rehabilitasi dilakukan,bahkan pedagang sempat khawatir lokasi dagang yang awal itu tidak dapat dipakai lagi terlebih rencana rehabilitasi yang dijanjikan di tahun 2018 belum terealisasi."Pedagang sudah mempertanyakan hal itu namun untuk sementara sudah ada tempat dagang sementara di seberang lokasi lama,untuk rehabilitasi lokasi lama kami estimasikan tahun depan,"terang Pak Ruby.Pihaknya pun berharap kabar dari Kemendag RI terkait alokasi Dana TB.Pihaknya pun berharap kabar dari Kemendag RI terkait Dana TB.Pihaknya memperkirakan sekitar bulan September atau Oktober mendatang sudah ada titik terang sehingga bulan Januari 2019,alokasi anggaran untuk Sentra PKL Benpas dapat masuk list Dana TB tahun 2019."Dari Sisditjen Perdagangan Dalam Negeri,ketika kami & DPRD berkunjung sudah berjanji untuk mengawal Dana TB,besar harapan kami agar dapat terealisasi,"pungkasnya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jaww Pos,11 Agustus 2018)>
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar