Jumat, 10 Agustus 2018
Binrohtal 462 : Hati & LIsan
Saat ngaji usai Shalat Dhuhur di Masjid Polres Jombang kamis (9/8) Pengasuh Pesantren Tebu Ireng Putri,KH Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan pentingnya menjaga hati & lisan."Menjaga hati & lisan ini adalah sumber utama keselamatan seseorang,"ungkapnya.Hati merupakan pusat dari baik-buruknya manusia.Kala hatinya baik,maka baiklah manusia itu,sebaliknya,kalau hatinya buruk maka buruklah manusia itu,demikan juga lisan."Salamatul insan fi hifdzil lisan,"urainya.Banyak orang yang celaka karena tidak mampu menjaga lisan dengan baik.Terkadang ucapannya dirupakan dalam lisan maupun tulisan,akhirnya menuai akibat buruk baginya.Beliau lalu bercerita Luqman Al-Hakim.Suatu ketika Luqman menerima seekor kambing dari tuannya,Sang tuan meminta Luqman menyembelih kambing tersebut & mengantarkan bagian yang paling buruk,paling kotor dari tubuh kambing itu.Ia pun secara khusus bagian lidah & hati kambing lalu mengantarkannya sang tuan.Tuannya memberi kambing lagi,tugasnya sama,namun kali ini sang tuan minta Luqman membawakannya bagian yang paling bagus,paling menyehatkan.Luqman menjalankan tugasnya lagi dengan baik.Ia pun membawakan sang tuan hati & lidah lagi.Luqman menyodorkan hal yang sama untuk 2 permintaan yang berlawanan.Tuannya pun bertanya-tanya tentang apa yang dilakuakan Luqman.Ia menjawab,"Wahai tuanku,tak ada yang buruk ketimbang lidah & hati bila keduanya buruk & tidak ada yang lebih bagus dari lidah & hati bila keduanya bagus,".Kisah ini mengungkapkan bahwa pesan hal yang paling krusial dalam hidup ini adalah terjaganya hati & lidah.,lebih dai sekadar daging fisik,keduanya adalah kiasan dari nurani & perkataan manusia.Keduanya memberi pengaruh yang amat menentukan bagi orang lain dilingkungan sekitar,entah dalam wujud yang bermanfaat atau merugikan.(Di kutip dari Radar Jombang,Jawa Pos,10 Agustus 2018).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar