Selasa, 29 Mei 2018

Capai UNIVERSAL HEALTH COVERAGE,Kota Mojokerto Raih Penghargaan.

MOJOKERTO KOTA-Upaya & perjuangan keras Pemerintah Kota Mojokerto dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) & Kartu Indonesia Sehat (KIS) membuahkan hasil.Kota Mojokerto masuk dalam 10 besar nasional & mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award yang di serahkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo kepada Wakil Wali Kota Mojokerto,Ir.Suyitno di Hotel Grand Mercure Jakarta,Rabu (23/5).dari 38 Kabupaten & Kota di propinsi Jawa Timur,Kota Mojokerto merupakan satu-satunya kota yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sampai dengan 1 Mei 2018.Dalam upaya mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),Pemkot Mojokerto sudah mengintegrasikan warganya untuk terdaftar sebagai peserta JKN-KIs,sekitar 98.8% dari jumlah penduduk 144.758 jiwa sudah menjadi peserta JKN-KIS sudah mempunyai asuransi kesehatan,baik mandiri,ASN,BPJS Pusat dengan KIS maupun warga yang premi asuransi BPJS nya dibiayai oleh Pemkot Mojokerto.Wakil Wali Kota Mojokerto,Ir.Suyitno menyampaikan syukur & apresiasi atas diraihnya penghargaan ini.Ini bisa di capai berkat dukungan dari masyarakat kepada Pemkot Mojokerto untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada warga.Di jelaskan Suyitno,Pemerinah Kota Mojokerto telah berkomitmen mencapai program Universal Health Coverage (UHC) untuk melaksanakan amanah Undang-undang serta untuk penggunaan APBD yang tepat sasaran.Sementara itu,Kepala Dinkes Kota Christina Indah Wahyu mengatakan,sejak tahun 2015 Kota Mojokerto sudah melaksanakan pelayanan kesehataan gratis pada masyarakat dengan mode fee for service atau model klaim pembiayaan kesehatan di sarana pelayanan kesehatan pemerintah dengan hanya menunjukkan KTP-KK.Lebih lanjut dijelaskannya,sarana pelayanan kesehatn yang sudah bekerja sama dengan BPJS tahun 2017 adalah 6 Rumah Sakit Pemerintah & swasta dengan tempat tidur kelas 3 sebanyak 315."Sedangkan anggaran JKN 2018 untuk membayar utang RS Mojokeryo propinsi tahun 2017 sebesar Rp.23 Miliar,"jelasnya.Hadir sebagai undangan khusus dari Presiden RI untuk wawancara dalam kesempatan ini,pasien dari Kota Mojokerto yaitu Dyahningsih,28 tahun dari Kelurahan Miji,Kecamatan Kranggan yang didiagnosa Non Hodgkin Lymphoma & Hartiningsih 69,dari Jalan Panderman,Kelurahan Wates,Kecamatan Magersari yang didiagnosa sirosis hepatis,kedua pasien ini telah dinyatakan "survive" sehat dengan bantuan BPJS.(Di kutip dari Radar Mojokerto,24 Mei 2018).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN