Rabu, 21 Februari 2018

Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan di Lingkungan Prajurit Kulon,Mas'ud Yunus Tanamkan Pendidikan Karakter dengan PKMBP.

Sudah 9 tahun Mas'ud Yunus,Wali Kota Mojokerto,melakukan sidak jam wajib belajar yang dikemas dalam program PKMBP Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan yang dipanyungi dengan Perwali nomor 17 tahun 2009 ini hingga sekarang terus dilakukan wali kota yang sebelumnya menjabat wakil wali kota.Kemarin,Senin (19/2) Wali Kota Mas'ud Yunus di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Siti Amsah Mas'ud Yunus melakukan sidak jam wajib belajar di lingkungan RW.03 Prajurit Kulon,Kota Mojokerto.Siti Amsah dengan telaten masuk dari rumah ke rumah melakukan menginspeksi mendadak & memberikan arahan kepada pelajar yang sedang belajar di rumahnya.Walikota Mas'ud Yunus dalam evaluasi PKMBP kemarin menuturkan bahwa membentuk karakter pendidikan harus di lakukan secara berkelanjutan dengan melakukan kesamaan tujuan antara pemerintah,masyarakat dan keluarga."Kalau membangun jalan setahun bisa jadi,tapi membangun pendidikan karakter itu 10 sampai 20 tahun baru bisa kita rasakan.Itu pentingnya membangun karakter"tuturnya.Karena itu Wali Kota hingga sekarang masih dengan gigih memperjuangkan program yang digagasnya ini agar ada pemahaman bersama bagaimana pendidikan karakter kepada anak-ank mulai dari himbauan pentingnya cara cuci tangan pakai sabun sebelum makan,pentingnya sarapan,pentingnya menabung hingga teladan tentaang patuh kepada orang tua & guru.Sementara itu,Didik, Ketua RW.03 Lingkungan Prajurit Kulon menuturkan bahwa dengan adanya jam wajib belajar yang di canangkan Wali Kota Mas'ud Yunus,anak-anak prestasinya meningkat & melakukan kebiasaan yang baik."Usai Maghrib kami imbau anak-anak untuk belajar lewat speaker masjid.kami juga selalu tekankan pada orang tua tentang jam wajib belajar pada setiap rapat RT.krena progra ini sangat bagus."ujar Didik.(Di kutip dari Radar Mojokerto,21 February 2018).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label : KEGIATAN